Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Efektivitas Program Muraja’ah Malam Berbasis Whatsapp dalam Meningkatkan Hafalan Alquran Siswa SD Plus Jabal Rahmah Mulia Medan Arini Ulfa Mawaddah; Yurmaini Yurmaini; Umy Fitriani Nasution
HIBRUL ULAMA Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Hibrul’ulama
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/hibrululama.v7i2.1231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program Muraja'ah Malam berbasis WhatsApp dalam meningkatkan hafalan Al-Qur'an siswa di SD Plus Jabal Rahmah Mulia Medan. Program ini memanfaatkan teknologi WhatsApp untuk membantu siswa mengulang hafalan Al-Qur'an di luar jam sekolah, memungkinkan mereka untuk tetap mendapatkan bimbingan guru meskipun berada di rumah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dilakukan terhadap guru Tahfidz, siswa kelas V yang aktif berpartisipasi dalam program ini, serta kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program muraja'ah malam berbasis WhatsApp efektif dalam meningkatkan kualitas hafalan Al-Qur'an siswa. Program ini memberi fleksibilitas dalam proses belajar, memungkinkan siswa untuk tetap mengulang hafalan di rumah dengan bimbingan langsung melalui pesan suara. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa kendala, seperti kelelahan siswa setelah aktivitas harian, kurangnya motivasi sebagian siswa, dan keterbatasan pengawasan orang tua, yang dapat mempengaruhi efektivitas program. Program ini juga terbukti berhasil dalam menciptakan kebiasaan belajar yang konsisten, serta meningkatkan interaksi antara guru dan siswa. Oleh karena itu, meskipun ada tantangan dalam penerapannya, hasil penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan metode pembelajaran tahfidz berbasis teknologi, khususnya penggunaan aplikasi WhatsApp dalam pembelajaran jarak jauh.
The Effect of Using a Digital Qur'an App on Students' Understanding of Tajwid Umy Fitriani Nasution; Sultoni Trikusuma; Muhammad Yuga Raihansyah
Taushiah: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Kemasyarakatan Vol 16, No 1 (2026): Taushiah: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Kemasyarakatan
Publisher : Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/taushiah.v16i1.13851

Abstract

This study aims to determine the effect of using a digital Qur’an app on the understanding of tajwid among students at Al-Razi Sinar Harapan Junior High School in Medan. The study was motivated by the fact that some students still struggle to understand and apply the rules of tajwid when reading the Qur’an. On the other hand, technological advancements have led to the development of various digital Qur’an applications equipped with tajwid features, audio recitations, and translations that have the potential to support the learning process. This study employed a quantitative approach with a correlational design. The study population consisted of 32 students in Class VII-1 at Al-Razi Sinar Harapan Junior High School in Medan, all of whom were included as the study sample using total sampling. Data collection was conducted through questionnaires, a tajwid comprehension test, observations, interviews, and documentation. The data were analyzed using normality tests and simple linear regression. The results indicate that the use of the digital Quran app has a positive and significant effect on students’ understanding of tajwid, with a regression coefficient of 0.675 and a significance value of 0.000 < 0.05. The coefficient of determination (R²) of 0.812 indicates that 81.2% of the variation in students’ understanding of tajwid can be explained by the use of digital Qur’an applications. These findings suggest that digital Qur’an applications are effective as a learning medium for improving students’ understanding of tajwid.
KETERBATASAN PRASARANA SEBAGAI STIMULUS INOVASI PEMBELAJARAN PAI SMP IT AL IKHWAN MEDAN Andini Andini; Nurul Hikmah; Yufita Try Rizky; Aulia Rahmadhani; Yolanda Aktuari; Rahmadani Rahmadani; Muhammad Ridho; Marzuqi Wahid Tanjung; Umy Fitriani Nasution; Salsabila Fitry
Journal of Islamic Religious Education Vol. 2 No. 2 (2026): Februari
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/joire.v2i2.3545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterbatasan prasarana pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai stimulus lahirnya inovasi pembelajaran di SMP IT Al Ikhwan Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan guru PAI, peserta didik, serta pihak manajemen sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan prasarana, seperti minimnya media pembelajaran berbasis teknologi, keterbatasan alat peraga, dan ruang praktik keagamaan, tidak menghambat tercapainya tujuan pembelajaran PAI, melainkan mendorong guru untuk mengembangkan inovasi pembelajaran melalui pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar, penggunaan media sederhana, penerapan metode pembelajaran aktif dan partisipatif, serta penguatan keteladanan dan pembiasaan nilai-nilai Islami. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa keterbatasan prasarana dapat berfungsi sebagai stimulus inovasi pembelajaran PAI apabila direspons secara adaptif dan kreatif oleh guru, sehingga kualitas pembelajaran dan internalisasi nilai-nilai keislaman tetap dapat terjaga secara efektif dan berkelanjutan.  
Strategi Pembelajaran Mufradat Di Mts. Babul ‘Ulum Pajak Rambe Kecamatan Medan Labuhan Nurul Fildzah; Alimuddin Siregar; Umy Fitriani Nasution
Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jkip.v4i4.1285

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi pembelajaran mufradat dalam pembelajaran bahasa Arab serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dalam pelaksanaannya di MTs. Babul ‘Ulum Pajak Rambe, Kecamatan Medan Labuhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data dijamin melalui teknik triangulasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran mufradat memiliki peran penting dalam mendukung penguasaan empat keterampilan berbahasa Arab, yaitu menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Guru menerapkan strategi pembelajaran yang variatif dan menyenangkan, antara lain melalui penghafalan kosakata dengan metode bernyanyi serta kegiatan muhadatsah yang dilakukan di dalam dan di luar kelas. Strategi tersebut mampu meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar peserta didik. Namun demikian, pelaksanaan pembelajaran mufradat masih menghadapi beberapa kendala, seperti kondisi cuaca yang tidak mendukung pembelajaran luar kelas, kemampuan membaca tulisan Arab yang belum merata di kalangan siswa, serta kurangnya ketertiban kelas yang memengaruhi konsentrasi belajar This study aims to examine vocabulary (mufradat) learning strategies in Arabic language instruction and to identify the obstacles encountered in their implementation at MTs. Babul ‘Ulum Pajak Rambe, Medan Labuhan District. The research employed a qualitative approach, with data collected through observation, interviews, and documentation. Data validity was ensured through triangulation, while data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that vocabulary learning plays a crucial role in supporting students’ mastery of the four Arabic language skills, namely listening, speaking, reading, and writing. Teachers implemented various engaging learning strategies, including memorizing vocabulary through songs and conducting daily conversation (muhadatsah) activities both inside and outside the classroom. These strategies were effective in enhancing students’ motivation and participation. Nevertheless, several challenges were identified, such as unfavorable weather conditions affecting outdoor learning activities, students’ limited ability to read Arabic script fluently, and classroom discipline issues that hinder learning concentration.
PENERAPAN METODE MANZIL DALAM PROGRAM TAHFIDZ AL-QUR’AN DI MA’HAD ABU UBAIDAH BIN AL JARRAH MEDAN Nurul Huda Hasibuan; Syariah Hafizhoh; Umy Fitriani Nasution; Muhammad Hanif
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 3 (2026): Inpress Vol. 9 No. 3 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i3.61649

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui perencanaan apa saja yang dilakukan dalam penerapan metode manzil pada program tahfidz Al-Qur’an di Ma’had Abu Ubaidah bin Al-Jarrah Medan. 2) mengetahui pelaksanaan metode manzil pada program tahfidz Al-Qur’an di Ma’had Abu Ubaidah bin Al-Jarrah Medan. 3) mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan metode manzil pada program tahfidz Al-Qur’an di Ma’had Abu Ubaidah bin Al-Jarrah Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data yang dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan koordinator, ustadzah, musyrifah dan santri, serta dokumentasi terkait kurikulum dan evaluasi program. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah penerapan metode manzil pada program tahfidz Al-Qur’an di Ma’had Abu Ubaidah bin Al-Jarrah Medan berjalan dengan baik, dibuktikan dari hasil penelitian yaitu 1) perencanaan pelaksanaan metode manzil telah berjalan baik, terencana dan terorganisir dibuktikan dengan adanya pelatihan bagi pengajar dan musyrifah, mempersiapkan kurikulum, modul panduan, serta buku pengawasan harian santri, penugasan khusus musyrifah sebagai pembimbing, dan bimbingan pra program santri dalam kegiatan BILHAQ yang menjadi syarat wajib sebelum menjadi santri tahfidz. 2) Pelaksanaan metode manzil terlaksana dengan baik dan terstruktrur sesuai dengan jadwal harian yang telah disusun dalam program tahfidz. 3) faktor pendukung penerapan metode manzil diantaranya, lingkungan yang kondusif, dukungan penuh dari ustadzah dan musyrifah, adanya metode pendukung (sabqi), pembatasan jumlah santri disetiap asrama, pengawasan terstruktur, pembatasan penggunaan telepon genggam, evaluasi berkala, lomba hafalan antar rumah tahfidz, serta rihlah (rekreasi). Selanjutnya, faktor penghambatnya adalah perbedaan kemampuan menghafal diantara santri, kurang semangat dan jenuh, serta fisik santri mulai lelah.