Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Building Cultural Harmony and Self-Identity for Muslim Students in Darwin, Australia Hasanah, Uswatun; Ningrum, Ayu Reza; Syarif Zain, Zaki Faddad
Jurnal al-Thullab Vol 10 No 2 (2025): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal
Publisher : Laboratory of Islamic Religious Education Faculty of Tarbiyah and Teacher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/atthulab.v10i2.40024

Abstract

The growing presence of Muslim students in multicultural and secular societies, such as Australia, raises important questions about identity formation and cultural adaptation. This study aims to explore how Muslim students in Darwin construct cultural harmony and develop their self-identity within educational environments that may not fully accommodate religious practices. A descriptive qualitative approach was employed, using in-depth interviews, observations, and documentation involving students, parents, and community representatives, with thematic analysis applied to interpret the data. The findings reveal that Muslim students face multiple challenges, including limited access to worship facilities, lack of halal food, and experiences of stereotyping and social exclusion. Despite these constraints, they actively develop adaptive strategies such as effective time management, selective identity expression, and engagement in constructive dialogue, enabling them to balance academic and religious commitments. Islamic education plays a significant role in strengthening moral values, self-confidence, and a sense of belonging, while support from families, schools, and Muslim communities contributes to creating a more inclusive environment. This study contributes to the development of contextually responsive Islamic education and provides practical insights for enhancing student well-being, identity formation, and cultural harmony in multicultural settings.
Teacher's Pedagogical Competence in Implementing of Kurikulum Merdeka Belajar (Independent Learning Curriculum) in Elementary School Ayu Reza Ningrum; Nurul Hidayah; Ayu Cahya Utami; Nur Hidayah; Rifda Elfiah
JIP Jurnal Ilmiah PGMI Vol 10 No 1 (2024): JIP (Jurnal Ilmiah PGMI)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jip.v10i1.21857

Abstract

The aim of the research is to determine the pedagogical competence of teachers in Kurikulum Merdeka Belajar (independent learning curriculum) at Assalam Elementary School of Bandar Lampung. The research method used is qualitative descriptive research. The subject in this research is lower class teachers totaling 12 teachers. Data collection techniques use interviews and observation. Data analysis techniques in research apply three stages, namely data reduction, data display, and drawing conclusion. The research results display that the pedagogical competence of teachers at Assalam Islamic Elementary School is running well and optimally. There are 5 of the 6 indicators of pedagogical competence in the reasonable category. These indicators include the ability to master student characteristics, master learning theory and educational learning principle, organize educational learning, facilitate the development of student potential, effective communication, and be empathetic towards students. Meanwhile, the indicator of mastering the evaluation of learning outcomes is in the quite good category. In this way, the pedagogical competencies possessed by teachers can be a pioneer of change in realizing the goals of the Kurikulum Merdeka Belajar. Therefore, mastery of pedagogical competencies which is capable and adaptive is able to navigate the flexibility offered by the independent curriculum and create student-centered learning that is delightful and meaningful.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: PENDEKATAN CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR Varisha, Anya; Meriyati; Ayu Reza Ningrum
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v5i1.735

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah dasar berperan penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir logis dan sistematis, namun hasil belajar siswa di Indonesia masih tergolong rendah. Salah satu faktor penyebabnya adalah pendekatan pembelajaran yang tidak menghubungkan materi dengan pengalaman dan konteks budaya siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar serta memetakan tren dan karakteristik penelitian terkait. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA 2020. Sebanyak 10 artikel terbitan tahun 2021-2025 yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan CRT secara konsisten dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa, baik melalui integrasi dengan model Problem Based Learning dan Project Based Learning maupun melalui pemanfaatan media digital dan media konkret. Selain itu, penelitian CRT didominasi oleh desain Penelitian Tindakan Kelas, sementara studi Kuasi Eksperimen masih terbatas. Temuan ini menunjukkan bahwa CRT efektif dan relevan dalam pembelajaran matematika sekolah dasar serta perlu dikembangkan melalui penelitian lanjutan dengan desain metodologis yang lebih beragam.
Systematic Literature Review: Transforming Learning Through Artificial Sintelligence (AI) and Challenges for Educators in Elementary School Learning Juanda, Septiani; Farida, Farida; Ningrum, Ayu Reza
Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah Vol 11, No 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Fakultas Studi Islam UNISKA MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/muallimuna.v11i2.22840

Abstract

This study aims to analyze the transformation of artificial intelligence (AI)- based learning and identify the challenges of its implementation in elementary schools. The method used was a Systematic Literature Review (SLR) of 15 articles from relevant national and international journals. The results show that AI can transform learning to be more personalized, interactive, and adaptive, and increase learning effectiveness through automated feedback and student data analysis. Furthermore, the role of teachers shifts to that of facilitators and collaborators. However, AI implementation still faces various challenges, such as limited teacher competency, infrastructure, and ethical and privacy issues. Therefore, comprehensive preparedness is needed to ensure optimal and sustainable use of AI to support improvements in the quality of elementary education.
Persepsi Guru Dalam Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Discovery Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Sistem Siswa MI (Madrasah Ibtidaiyah) Eka Candra Kurniawati; Ayu Reza Ningrum; Mahmud Rudini
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.5704

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menjelaskan Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Discovery Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Sistem Siswa MI (Madrasah Ibtidaiyah). Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Sampel penelitian ini mencakup seratus sepuluh guru MI (Madrasah Ibtidaiyah) dan guru SD (Sekolah Dasar) dari 90 sekolah yang berbeda. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner, sedangkan teknik analisis data menggunakan proporsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (Lkpd) Berbasis Discovery Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Sistem Siswa MI (Madrasah Ibtidaiyah). Guru belum mengetahui kemampuan Berpikir sistem kategori sangat tinggi, LKS yang ada saat ini belum melatih kemampuan siswa untuk berpikir sistem juga termasuk dalam kategori rendah karena guru belum menilai kemampuan peserta didik untuk berfikir kritis. Dapat disimpulkan bahwa (LKPD) Berbasis Discovery Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Sistem dibutuhkan oleh guru dan peserta didik untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Sistem Siswa MI (Madrasah Ibtidaiyah).
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW : EKSPLORASI MODEL PEMBELAJARAN SAVI DI SEKOLAH DASAR Sander, Alex; Meriyati; Ayu Reza Ningrum
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v5i1.774

Abstract

Pembelajaran di sekolah dasar memerlukan model pembelajaran yang mampu melibatkan siswa secara aktif agar proses belajar menjadi lebih bermakna. Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan adalah model Somatic, Auditory, Visualization, Intellectual (SAVI) yang mengintegrasikan aktivitas fisik, pendengaran, pengamatan, dan proses berpikir dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran SAVI di sekolah dasar serta mengidentifikasi kelebihan dan kekurangannya bagi peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan prosedur seleksi artikel menggunakan pendekatan PRISMA. Data penelitian diperoleh melalui penelusuran artikel ilmiah pada database Google Scholar dengan bantuan aplikasi Publish or Perish. Artikel yang dipilih kemudian diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan sehingga diperoleh 13 artikel penelitian yang relevan untuk dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran SAVI di sekolah dasar dilakukan dengan mengintegrasikan unsur somatic, auditory, visual, dan intellectual melalui berbagai aktivitas pembelajaran seperti diskusi kelompok, penggunaan media visual, permainan edukatif, serta kegiatan pemecahan masalah. Selain itu, penggunaan media pembelajaran seperti gambar, video pembelajaran, kartu pembelajaran, dan alat peraga turut mendukung efektivitas penerapan model SAVI. Hasil analisis juga menunjukkan bahwa model SAVI memiliki beberapa kelebihan, antara lain meningkatkan keaktifan, motivasi, serta pemahaman konsep siswa. Namun demikian, penerapan model ini juga memiliki beberapa keterbatasan, seperti memerlukan persiapan pembelajaran yang lebih matang dan ketersediaan media yang memadai. Oleh karena itu, model pembelajaran SAVI dapat menjadi salah satu alternatif model pembelajaran inovatif yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR Ahmad Fauzi Abdilah; Uswatun Khasanah; Ayu Reza Ningrum
Tunas Nusantara Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/wcxsd780

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar masih menghadapi permasalahan rendahnya keterlibatan aktif dan kemampuan berpikir kritis peserta didik, khususnya dalam keterampilan membaca, menulis, dan berbicara. Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran yang mampu mendorong keaktifan dan kemandirian belajar, salah satunya adalah discovery learning. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model pembelajaran discovery learning pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengkaji 20 artikel terpilih dari 64 artikel yang diperoleh melalui database Publish or Perish, Google Scholar, dan Scopus pada rentang tahun 2018–2024. Proses seleksi menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi serta dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan discovery learning melalui enam sintaks utama (stimulation, problem statement, data collection, data processing, verification, dan generalization) terbukti efektif meningkatkan keterampilan berbahasa peserta didik, meliputi membaca, menulis, dan berbicara. Selain itu, model ini juga berdampak positif terhadap peningkatan hasil belajar, keaktifan, kreativitas, serta kemampuan berpikir kritis peserta didik. Dengan demikian, discovery learning menjadi model pembelajaran yang relevan dan adaptif untuk mendukung pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.