Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengaruh Dan Peran Kepemimpinan Lembaga Pendidikan Islam Fauzan Azhima Sirait; Ibnu Qital Pasaribu; Khoirun Nisa; Rizki Akmalia; Syahfitri Halawa; Sylvi Marsella Diastami
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.15239

Abstract

Kepemimpinan merupakan hal yang dirasakan cukup penting dalam keberlangsungan  Suatu organisasi atau kelompok. Pola kepemimpinan yang baik akan menghasilkan dinamika Organisasi atau kelompok yang efektif dan juga efisien. Begitu pula dalam lingkup pendidikan, Kepemimpinan yang baik dan terstruktur akan menjadikan tercapainya tujuan pendidikan itu Sendiri. Manajemen kepemimpinan yang diaplikasikan dalam pendidikan perlu dilakukan Sebaik mungkin dengan melihat berbagai pertimbangan. Apabila difokuskan dalam pendidikan Islam, manajemen kepemimpinan pada Sekolah nasional  perlu difokuskan untuk mencapai visi dan misi yang telah tersusun Dengan berbagai pertimbangan.                Kepemimpinan pada hakikatnya berhubungan dengan tenaga manusia, hanya terdapat pada kelompok yang terorganisasi, dan sebagai satu kekuatan atau potensi. Di samping itu ciri-ciri dari seorang pemimpin dalam kepemimpinan pendidikan Islam antara lain adalah memiliki pengetahuan dan kemampuan yang cukup untuk mengendalikan lembaga atau organisasinya, memfungsikan keistimewaannya yang lebih dibanding orang lain, memahami kebiasaan dan bahasa orang yang menjadi tanggung jawabnya, mempunyai kharisma atau wibawa di hadapan manusia atau orang lain, bermuamalah dengan lembut dan kasih sayang terhadap bawahannya, agar orang lain simpatik kepadanya, bermusyawarah dengan para pengikut serta mintalah pendapat dan pengalaman mereka, mempunyai Power dan pengaruh yang dapat memerintah serta mencegah karena seorang pemimpin harus melakukan kontrol pengawasan atas pekerjaan anggota, meluruskan kekeliruan, serta mengajak mereka untuk berbuat kebaikan dan mencegah kemungkaran, dan bersedia mendengar nasehat dan tidak sombong, karena nasehat dari orang yang ikhlas jarang sekali kita perolehi. Sebagai seorang pemimpin yang patut diteladani dan dapat dijadikan model ideal bagi kepemimpinan umat, Rasulullah dikaruniai empat sifat utama, yaitu: Sidiq, Amanah, Tablig dan Fathonah. Sidiq berarti jujur dalam perkataan dan perbuatan, amanah berarti dapat dipercaya dalam menjaga tanggung jawab, Tablig berarti menyampaikan segala macam kebaikan kepada rakyatnya dan Fathonah berarti cerdas dalam mengelola masyarakat.
Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Lembaga Pendidikan Islam Di Sekolah MIS Parmiyatu Wassa’adah Amiruddin Siahaan; Rizki Akmalia; Amelia Amelia; Khansa Arista Widya Maulida; Nindya Azzahrah; Yusuf Ali Ahmad Harahap
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1511

Abstract

Penelitian ini merupakan observasi mengenai Pemimpin memiliki peran yang sangat strategis dalam menentukan maju mundurnya sebuah lembaga pendidikan. Oleh karena itu, Pemimpin bertanggung jawab atas penyelenggaraan kegiatan pendidikan, administrasi sekolah, pembinaan tenaga kependidikan lainnya, dan pendaya gunaan serta pemeliharaan sarana dan prasarana. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyatakan bahwa peningkatan profesionalisme pada level satuan pendidikan merupakan tanggung jawab langsung dari kepala sekolah sebagai pemimpin dan manajer sekolah. Karena itu, organisasi penjaminan profesionalisme pendidik pada satuan pendidikan berada langsung di bawah tanggung jawab kepala sekolah.
Peralihan Kurikulum 2013 Menjadi Kurikulum Merdeka Pada Siswa Sma Melalui Inovasi Pendidikan Hafizah Wichayani Rawi; Adliya Salsabila; Nur Ainun; Nurhayati Harahap; Rizki Akmalia; Selfi Purnama Lubis; Syahvira Rachman
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.16093

Abstract

Sebuah ide, penemuan, atau karya baru di bidang pendidikan yang dapat diterapkan sebagai pembaharuan untuk memajukan tujuan atau memecahkan masalah dikenal sebagai inovasi pendidikan. Inovasi pendidikan dimaksudkan untuk meningkatkan standar dan fokus pada standar tersebut, sehingga memberikan pengajaran yang terbaik bagi anak-anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji inovasi yang diterapkan sekolah dalam persiapan peralihan dari kurikulum 2013 ke kurikulum mandiri, dengan fokus pada sumber daya yang dikembangkan dengan menggunakan data dari wawancara lapangan dan berisi informasi dari para guru yang memberikan penyuluhan tentang masalah tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metodologi kualitatif yang sangat menekankan pada analisis deskriptif. Pendekatan seksptif berusaha menggambarkan peristiwa sebagaimana mestinya pada saat penelitian dilakukan. Menurut hasil wawancara peneliti, peralihan dari kurikulum 2013 ke kurikulum otonom membutuhkan waktu yang tidak sedikit karena keduanya sangat berbeda satu sama lain. Sekolah harus menyiapkan program dan fasilitas yang efektif untuk digunakan oleh siswa dalam rangka mengimplementasikan kurikulum merdeka.
Pengembangan Inovasi Pembelajaran dalam Mewujudkan Tujuan Pendidikan di Era Digital Siti Hanifah Hanum; Zahra Jannah; Wardah Kholilah Tanjung; Zoe Zarka Syafiq; Faradillah Amelia; Amiruddin Siahaan; Rizki Akmalia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan adanya Inovasi pembelajaran di era digital ini tentunya sangatlah berguna dan bermanfaat khususnya bagi dunia pendidikan di dalam pembelajaran. Dalam perkembangan di era digital ini maka interaksi yang terjadi antara Pendidik dengan peserta didik juga terdapat perbedaan dari yang sebelumnya yang mana saat ini proses interaksi pembelajaran mulai bergeser menjadi interaksi pembelajaran digital. Kehadiran inovasi dalam pembelajaran membawa manfaat yang signifikan bagi siswa, guru, dan sistem pendidikan pada umumnya. Inovasi membuka peluang baru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, memberikan pengalaman yang lebih menarik dan relevan, serta membantu siswa berkembang untuk menghadapi tantangan masa depan. Tujuan dari artikel ini untuk mengkaji mengenai pengembangan inovasi pembelajaran, salah satu inovasi di dalam pembelajaran adalah platform pembelajaran online, literasi digital dan penggunaan video pembelajaran juga mengkaji mengenai permasalahan atau tantangan yang dihadapi di dalam pengimplementasian inovasi pembelajaran yang disebabkan oleh perkembangan teknologi dalam pendidikan di era digital dan memberikan solusi bagi tantangan tersebut. Penelitian ini dilakukan melalui metode penelitian kualitatif dengan teknik wawancara dan observasi dari wawancara dan observasi yang telah dilakukan peneliti menunjukkan bahwasanya Inovasi pendidikan di era digital memberi dampak yang besar terhadap perubahan sistem belajar mengajar, seperti adanya inovasi dalam strategi pengajaran dan metode serta model pembelajaran. Desain pembelajaran digital dikembangkan dengan menerapkan prinsip kemandirian, keluwesan, kekinian, dan kesesuaian dengan tingkat kebutuhan. Peserta didik harus mampu dan mau mempersiapkan diri dalam menghadapi era Digitalisasi agar nantinya tidak ketinggalan dan kalah bersaing dengan yang lainnya. Dengan begitu maka dapat tercapainya tujuan pendidikan.
Perencanaan Sarana Prasarana dalam Meningkatkan Prestasi Siswa di SD Swasta Permata Sari Agung Muhammad Nur; Ahmad Renaldi Siregar; Fachri Habib; Hasbih Soleh Suryadi; Lucky Tirta Nurarfiansyah; M. Muftih Dermawan; Rahmad Ali Hanafiah Tanjung; Rizki Akmalia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembelajaran perlu ditunjang dengan adanya fasilitas pendidikan di sekolah yang lengkap dan baik. Dikarenakan ini akan mendukung keberhasilan program kerja dan program kegiatan sekolah dalam mewujudkan cita cita pendidikan. Perencanaan sarana dan prasarana pendidikan merupakan langkah penting dalam memastikan bahwa lembaga pendidikan memiliki fasilitas yang memadai untuk mendukung kegiatan pembelajaran dan perkembangan siswa. Oleh karenanya, dalam artikel ini akan dijelaskan tentang perencanaan sarana prasarana pendidikan dalam sebagai suatu Upaya dalam menigkatkan prestasi belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kaulitatif dengan menggunakan teknik wawancara. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di SD Swasta Permata Sari mengemukakan bahwa sarana dan prasana sangat diperlukan dalam mendukung proses pembelajaran, agar siswa mudah menerima penjelasan dari guru dan menimbulkan minat belajar para siswa. Oleh karena, dibutuhkan perencanaan sarana prasarana pendidikan yang matang sebagai pedoman dalam mengelola sarana prasarana pendidikan. Adapun beberapa tahapan yang dilakukan oleh SD Swasta Permata Sari dalam melakukan perencanaan sarana dan prasarana, yaitu: (1) melakukan analisis kebutuhan; (2) melakukan analisis pembiayaan; (3) melakukan analisis prioritas.
Pendekatan dalam Meningkatkan Manajemen Mutu Pendidikan MIN 8 Medan Agung Muhammad Nur; Ahmad Renaldi Siregar; Fachri Habib; Hasbih Soleh Suryadi; Lucky Tirta Nurarfiansyah; M. Muftih Dermawan; Rahmad Ali Hanafiah Tanjung; Rizki Akmalia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu permasalahan pendidikan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia adalah rendahnya mutu pendidikan pada setiap jenjang dan satuan pendidikan. Perlu kiranya mencari solusi atau jalan keluar untuk peningkatan mutu pendidikan di negeri ini. Pendekatan dalam dunia pendidikan, terutama dalam sebuah lembaga pendidikan, memang sangatlah penting, sebab perencanaan tersebut kedepannya akan berperan vital sebagai petunjuk dalam gerak langkah lembaga tersebut. Oleh karenanya, dalam artikel ini akan dijelaskan tentang pendekatan dan strategi yang perlu diterapkan dan diperhatikan sebagai sala satu upaya dalam meningkatkan mutu pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kaulitatif dengan menggunakan teknik wawancara. Pendekatan pembelajaran yang digunakan di MIN 8 Medan adalah pendekatan yang menitik beratkan pada pengalaman, pendekatakan PAIKEM (Pembelajaran Aktif, Inspiratif/Interaktif/Inovatif, Kritis/Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan) dan pendekatan kolaborasi.
Analisis Implementasi Perencanaan Sarana dan Prasarana Pendidikan di MIS Nurul Fadhilah Nur Alfiana Kholizah; Fathia Hanifah; Tarisa Munawwarah; Dinda Aulia Sani; Intan Savitri; Rizki Akmalia
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i1.3890

Abstract

In an instructive organization, offices and frameworks are important parts. Managers of educational institutions are obliged to maintain their facilities and infrastructure. Facilities and infrastructure in this case are aspects that support the success of the teaching and learning process as well as the efficiency and effectiveness of all school activities. In addition, it is important for educational institutions to provide public services to increase community response and student satisfaction. It is undeniable that the completeness of these facilities will increase parents' trust in the school, and students will also be enthusiastic in every learning process. Facilities and infrastructure can also increase the potential for student enthusiasm for learning well. Through research using subjective strategies and interview procedures, the analysts state observable facts related to the office and foundation at MIS Nurul Fadhilah where the office and framework in the school are towards the culmination and perfection of interaction for this.
Kepemimpinan Lembaga Pendidikan Islam di MAN 2 Model Medan Ade Irvan Margolang; Azwar Alamsyahdana; Jogi Pras; Khairul v; Muharil Ashari; M Rezi Syahbanda Nst; Rizki Akmalia
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i1.3891

Abstract

Leadership developed by individuals in leading Islamic educational institutions will have a significant impact on improving the quality of these institutions. Leaders of Islamic educational institutions can use some of the characteristics of Islamic leadership to carry out leadership tasks. Islamic leadership strikes a balance between worldly and spiritual leadership by prioritizing long-term goals over short-term organizational goals, requiring a strong commitment to Islamic principles, and treating leadership responsibilities not only as a human responsibility that is only accountable to members but also to God. SWT. Leadership developed by individuals in leading Islamic educational institutions will have a significant impact on improving the quality of these institutions.
Strategi Baru Guru Bimbingan Konseling dalam Pembenahan Sikap dan Disiplin Siswa SMP Yohana Fransisca; Ely Armayani; Citra Dewi Utami; Yulia Sri Hikmah; Fakhira Batubara; Rizki akmalia
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The educational process requires discipline to develop each student's strong personality and to keep the learning and teaching environment in good condition. To establish order and discipline in schools, it is very important. Schools have an important role in determining how students behave. Student learning achievement is influenced by the level of student discipline. The purpose of this study is to analyse the new strategy of counselling guidance teachers in revamping the attitude and discipline of junior high school students. This research method is descriptive qualitative. In this research, primary data is obtained by means of interview method. The result of this research is that the involvement of school enforcers must exist in helping counselling teachers carry out their mission and duties. It will not be possible for counseling teachers to walk alone if there is a lack of support from several important parties in the school. BK teachers when carrying out their duties will be successful if BK teachers explore psychology as a provision for understanding every change in student behaviour, because if in theory BK teachers must carry out all aspects of BK but in reality in the field it will not be possible or less than optimal to apply. So the essence of BK activities, BK teachers cannot overly follow all the points of necessity when conducting guidance and counselling, because the development of the times the attitudes and characters of children have changed and of course if applied like that it will actually make the problem grow instead of being resolved.
Inovasi Guru BK dalam Memberikan Layanan BK di Tingkat SMP Dwi Agustina Kurnianingasih; Indri Ariani; Raisya Nafilah Lubis; Salsabila Henrita Sari; Wahyu Indah Sari; Rizki Akmalia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis inovasi guru bk dalam memberikan layanan bk di tingkat SMP. Metode penelitian ini yaitu kuantitatif. Topik penelitian ini merupakan sumber data dari wawancara lapangan, yaitu informasi yang diberikan oleh guru bimbingan konseling tentang masalah tersebut dan penilaian peneliti. Responden penelitian ini yaitu Guru Bk, penelitian ini dilakukan di sekolah SMP Negeri 35 Medan. Teknik pengumpulan data penelitian ini yaitu observasi, wawacara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini yaitu bahwa dalam bidang bimbingan dan konseling, inovasi dapat dimaknai sebagai usaha untuk mewujudkan suatu gagasan, pengetahuan, keterampilan, serta pengalaman, metode, cara, atau sarana dalam menciptakan atau memperbaiki suatu produk, proses, dan layanan dalam bidang bimbingan dan konseling, agar mampu memberikan nilai yang berarti atau signifikan dan menjadi solusi dari suatu pemecahan masalah konseli/siswa. Setiap guru BK harus selalu berusaha bekerja dan memberi layanan yang terbaik pada peserta didik, guru BK tidak boleh puas dengan kerja standar yang sudah dilakukan sekarang Guru BK harus terus mempertanyakan perbaikan apa yang bisa dilakukan, apalagi saat pandemi dan siswa melakukan belajar dari rumah (BDR). Guru BK juga perlu menggali dan mengembangkan terus keahlian mereka untuk menciptakan layanan BK yang menarik dan bermakna
Co-Authors Ade Irvan Margolang Adelia Fitri Adliya Salsabila Agung Muhammad Nur Ahmad Ardhi Mauluddin Sitorus Ahmad Renaldi Siregar Aidatul Fauziah Aina Ul Mardiyah Ray Aji Pramudya Alfi Hafifah Habibah Amaluddin Tanjung AMELIA AMELIA Amiruddin Siahaan Anggi Gusrina Simatupang Ansari Fahmi Ari Wibowo Sembiring Arimbi Syahkila Simangunsong Azwar Alamsyahdana Bunga Br Lubis Citra Dewi Utami Desmawati Ramadhani Sianipar Dina Oktapia Dinda Aulia Sani Dwi Agustina Kurnianingasih Elsa Elitia Hasibuan Ely Armayani Era Yunita Fachri Habib Fakhira Batubara Faradillah Amelia Fathia Hanifah Fauzan Azhima Sirait Fauzan Azrohid Fitra Amalia Harahap Hafizah Wichayani Rawi Hasbih Soleh Suryadi Hasriyati Harahap Ibnu Qital Pasaribu Indri Ariani Intan Savitri Irma Tussa’diyah Hasibuan Jogi Pras Khadijah Pasaribu Khairul v Khansa Arista Widya Maulida Khoirun Nisa Lola Amalia Sibarani Lucky Tirta Nurarfiansyah Lydia Amelia M Rezi Syahbanda Nst M. Muftih Dermawan M. Solih Muhammad Irvan Marsya Muhammad Syaukani Siraj Muhammad Tri Suci Apriani Harahap Muharil Ashari Mulia Ardiansyah Harahap Nadia Sabrina Siregar Nazwa Awallul Rahma Nindi Aulia Putri Nindya Azzahrah Nur Ainun Nur Alfiana Kholizah Nurhayati Harahap Nuria Tri Utami Putri Wulandari Rahmad Ali Hanafiah Tanjung Raisya Nafilah Lubis Ryan Fazli Zulna Salsabila Henrita Sari Salsabila Yasmin Selfi Purnama Lubis Siti Halija Siti Hanifah Hanum Suhada Aulia Fahra hrp Syafira Syafira Syahfitri Halawa Syahvira Rachman Sylvi Marsella Diastami Tarisa Munawwarah Tarisa Munawwarah Tiwi Wulandari Togu Yunus Hidayatullah Tri Suci Apriani Harahap Wahyu Indah Sari Wardah Kholilah Tanjung Wardah Sahrani Sibarani Yohana Fransisca Yuli Amelia Yulia Sri Hikmah Yusril Ardiansyah Yusuf Ali Ahmad Harahap Zahra Jannah Zikrani Khalilah Zoe Zarka Syafiq Zuchairunnisa Zuchairunnisa Zulqaidah Zulqaidah