Claim Missing Document
Check
Articles

Increasing Knowledge About Sexually Transmitted Infections Using The Small Group Discussion (SGD) Approach Among Students At SMP N 1 Bulango Selatan Zainuddin, Zainuddin; Yusuf, Nur Ayun R.; Luadu, Nurmarila; Pilo, Wisnawati; Suardi, Suardi; Basri.K, Sarinah
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 4 NOMOR 2 TAHUN 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v4i2.5467

Abstract

Sexually Transmitted Infections (STIs) are infections caused by microorganisms that are transmitted through sexual contact. The World Health Organization (WHO) announced that more than one million people are infected with STIs every day. Adolescence is a transitional developmental period between childhood and adulthood which experiences many changes and requires guidance and information, especially regarding health. One appropriate strategy to increase youth knowledge is through counseling using the SGD or small group discussion approach. This outreach aims to increase the knowledge of teenagers at SMP N 1 Bulango Selatan about sexually transmitted infections. This outreach activity used a small group discussion outreach strategy which was attended by 20 students of SMPN 1 South Bulango. To measure participants' knowledge, a pre-test and post-test were used with the method used, namely PDCA (Plan-Do-Check-Act). The results of the counseling carried out showed an increase in students' knowledge at SMPN 1 Bulango Selatan about STIs with the average score after the counseling increasing by 33 points. This shows that SGD is effective in increasing knowledge in extension. From this counseling, it can be concluded that students' knowledge at SMPN 1 Bulango Selatan has increased. So it is hoped that students can prevent STIs and disseminate information to the public.
Edukasi tentang Demam Berdarah Dengue (DBD) pada Siswa SMKN 1 Indramayu Syaputra, Eko Maulana; Luxiarti, Riantina; Basri K, Sarinah; Fadilah, Dina Jihan; Sri, Diyana; Romadhon, Istiqomah; Najmalia, Risa Nurun; Amirah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v3i1.712

Abstract

Data kasus DBD di Kabupaten Indramayu pada tahun 2021 yakni sebesar 189 kasus DBD dan terjadi 4 kasus kematian. Anak usia sekolah rentan terhadap penularan DBD karena nyamuk jenis ini berdasarkan sifat spesiesnya mulai aktif menggigit pada jam anak sekolah sedang beraktivitas yaitu pada pukul 09.00-10.00 pagi dan pukul 16.00- 17.00 sore hari. Peningkatan pengetahuan, sikap dan tindakan masyarakat khususnya pada anak sekolah tentang DBD akan sangat mendukung percepatan upaya memutus rantai penularan penyakit DBD. Tujuan dengan diberikannya penyuluhan ini adalah untuk menanamkan pentingnya pencegahan DBD. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Lokasi dan waktu pengabdian ini yaitu pada siswa kelas XI akuntansi SMKN 1 Indramayu pada bulan Oktober 2022. Metode yang dilakukan dalam pengabdian ini adalah berupa penyuluhan mengenai DBD dan pencegahannya. Dalam pelaksanaan pengabdian ini juga memberikan kuesioner sebagai feedback dari materi yang telah disampaikan. Dari hasil pengabdian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa terdapat 5 siswa yang mendapatkan nilai 100 poin. 9 siswa dengan nilai 90 poin, 8 siswa dengan 80 poin, 6 siswa dengan nilai 70 poin, adapun yang mendapat kan nilai terendah ada 4 siswa dengan 60 poin. Dari hasil pengisian kuesioner tersebut diketahui bahwa sebagian besar para siswa memiliki pengetahuan baik.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN APLIKASI SIREKAP-DM PADA KADER KESEHATAN SEBAGAI STRATEGI MENINGKATKAN LAYANAN KESEHATAN PASIEN DIABETES MELITUS DI DESA BUBE Zainuddin; Sulistiani, Ita; Azhar Kadim, Ahmad; Basri K., Sarinah; Prasetyo, Agung
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Kepulauan Lahan Kering Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 Nomor 2 Edisi Oktober 2024
Publisher : Pergizi Pangan DPD NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51556/jpkmkelaker.v5i2.358

Abstract

Proses pelaksanaan kegiatan posyandu tidak kondusif dalam pencatatan dalam administrasi dan pendokumentasian kegiatan Posyandu pasien DM, masih dilakukan secara manual dan konvensional berupa buku catatan, sehingga perlu adanya pencatatan dan sistem pelaporan posyandu berbasis inovatif dengan basis digital. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk untuk memberikan pelatihan dan pendampingan dengan aplikasi SIREKAP-DM bagi para kader Kesehatan di desa Bube. Metode yang dilakukan dalam pengabdian masyarakat dilakukan dengan memberikan pelatihan dan pendampingan pada Kader di Desa Bube. Mitra pada pelaksanaan Pengabdian masyarakat ini adalah Perawat Puskesmas Suwawa. Tahapan dalam pelaksanaan metode ini terbagi dalam persiapan kegiatan PKM, implementasi kegiatan PKM dan pasca kegiatan PKM. Hasil kegiatan, adanya pelatihan dan pendampingan pelatihan melalui aplikasi SIREKAP DM, mereka mampu mengoperasikan dan mampu mencloude data kedalam aplikasi SIREKAP DM. Kegiatan yang sudah dilaksanakan diharapkan dapat berkelanjutan secara mandiri oleh kader di wilayah kerja Puskesmas Suwawa desa Bube, Setiap Desa dapat melaksanakan pelatihan kader kesehatan dalam penggunaan aplikasi SIREKAP DM secara rutin melalui anggaran kelurahan.
Penggunaan Leaflet sebagai Media Literasi dalam Penerapan Hygiene dan Sanitasi Makanan di Panti Asuhan: Use of Leaflets as a Literacy Media in Implementing Food Hygiene and Sanitation in Orphanages Basri K, Sarinah; Jusuf, Herlina; Flora Ninta Tarigan, Sylva; Aulia, Ulfa; Avianti Hadju, Vidya
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.6778

Abstract

Pentingnya makanan dan minuman bagi kelangsungan hidup makhluk hidup, serta dampak negatif yang dapat timbul akibat pengelolaan makanan yang tidak baik. Penyakit bawaan makanan merupakan tantangan besar bagi kesehatan masyarakat, dengan jutaan orang terpengaruh setiap tahunnya. Oleh karena itu, pengabdian ini bertujuan untuk menjelaskan penerapan hygiene dan sanitasi makanan di panti asuhan melalui media leaflet. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2024 di sebuah panti asuhan di Gorontalo, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan praktik kebersihan dan sanitasi makanan. Metode yang digunakan terdiri dari dua tahap: observasi dan edukasi menggunakan media literasi berupa leaflet. Hasil observasi menunjukkan bahwa praktik higiene dan sanitasi di panti asuhan masih sangat kurang, ditandai dengan penjamah makanan yang tidak mencuci tangan, tidak menggunakan pakaian pelindung, serta peralatan yang tidak dibersihkan dengan baik. Untuk mengatasi masalah ini, literasi dilakukan mengenai penerapan higiene dan sanitasi yang baik dengan menggunakan media leaflet. Leaflet tersebut dirancang untuk memberikan informasi praktis tentang pentingnya hygiene dan sanitasi makanan, termasuk panduan mencuci tangan, etika penanganan makanan, dan langkah-langkah menjaga kebersihan di dapur. Diharapkan, kegiatan ini akan memberikan manfaat signifikan bagi anak-anak, pengelola, dan penjamah makanan dalam meningkatkan standar kesehatan dan kebersihan di panti asuhan.
Deteksi Dini Sindrom Metabolik: Screening Penanda dan Edukasi sebagai Upaya Preventif Samsiana; Rachman, Irwandi; K, Sarinah Basri; Ismaniar, Nur Inayah
LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/lajpm.v2i2.196

Abstract

Sindrom metabolik (SM) merupakan kelompok kondisi yang meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan diabetes tipe 2. Penanda sindrom metabolik, yang meliputi obesitas abdominal, hipertensi, kadar glukosa darah tinggi, dislipidemia, dan resistensi insulin, menjadi indikator penting dalam mendeteksi kondisi ini sejak dini. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan edukasi dan screening awal dalam mendeteksi adanya penanda sindrom metabolik pada pegawai. Metode penyampaian yang dilakukan adalah dengan edukasi terkait sindrom metabolik, pencegahan, dan pemeriksaan fisik metabolik secara langsung dalam mendeteksi adanya penanda sidroma metabolik. Sasaran dalam pengabdian ini adalah pegawai Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) sebanyak 30 orang. Pengabdian masyarakat ini berjalan dengan lancar dan komunikatif serta pemeriksaan kesehatan dapat terlaksana dengan baik. Hasil yang ditemukan yaitu 27% mengalami berat badan lebih dan 20% obesitas, 70% dengan lingkar perut berisiko, 10% mengalami tekanan darah berisiko serta 7% mengalami prediabetes.
Edukasi Kesehatan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat untuk Meningkatkan Kesadaran Bahaya Merokok di Desa Haya-Haya Hadju, Vidya Avianti; K, Sarinah Basri; Lahay, Sitty Fadhilla Fitrianty
Damhil: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 1: June 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/damhil.v4i1.32826

Abstract

Indonesian Health Survey data shows that the number of active smokers reaches 70 million people. Smoking behavior is a risk factor for increasing the prevalence of non-communicable diseases, so efforts to stop cigarette consumption must continue in order to prevent premature death and reduce the prevalence of smoking-related diseases. The objective of this community service initiative is to empower the community in raising awareness about the dangers of smoking through health education in Haya-Haya Village. The method used was observation and analysis of health issues in Haya-Haya Village. Activities included raising awareness among the community about the dangers of smoking, checking blood pressure, and providing educational materials about the dangers of smoking door to door. The three community service activities carried out have a strong synergy in achieving the goal of increasing community awareness about the dangers of smoking. The socialization provides a strong foundation of knowledge, the billboards provide consistent visual reminders, while the door-to-door distribution of stickers ensures the message reaches the family level. This community service activity demonstrates a concrete effort to increase community awareness and knowledge about the negative health impacts of smoking, particularly in Haya-Haya Village.
Edukasi tentang Demam Berdarah Dengue (DBD) pada Siswa SMKN 1 Indramayu Syaputra, Eko Maulana; Luxiarti, Riantina; Basri K, Sarinah; Fadilah, Dina Jihan; Sri, Diyana; Romadhon, Istiqomah; Najmalia, Risa Nurun; Amirah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v3i1.712

Abstract

Data kasus DBD di Kabupaten Indramayu pada tahun 2021 yakni sebesar 189 kasus DBD dan terjadi 4 kasus kematian. Anak usia sekolah rentan terhadap penularan DBD karena nyamuk jenis ini berdasarkan sifat spesiesnya mulai aktif menggigit pada jam anak sekolah sedang beraktivitas yaitu pada pukul 09.00-10.00 pagi dan pukul 16.00- 17.00 sore hari. Peningkatan pengetahuan, sikap dan tindakan masyarakat khususnya pada anak sekolah tentang DBD akan sangat mendukung percepatan upaya memutus rantai penularan penyakit DBD. Tujuan dengan diberikannya penyuluhan ini adalah untuk menanamkan pentingnya pencegahan DBD. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Lokasi dan waktu pengabdian ini yaitu pada siswa kelas XI akuntansi SMKN 1 Indramayu pada bulan Oktober 2022. Metode yang dilakukan dalam pengabdian ini adalah berupa penyuluhan mengenai DBD dan pencegahannya. Dalam pelaksanaan pengabdian ini juga memberikan kuesioner sebagai feedback dari materi yang telah disampaikan. Dari hasil pengabdian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa terdapat 5 siswa yang mendapatkan nilai 100 poin. 9 siswa dengan nilai 90 poin, 8 siswa dengan 80 poin, 6 siswa dengan nilai 70 poin, adapun yang mendapat kan nilai terendah ada 4 siswa dengan 60 poin. Dari hasil pengisian kuesioner tersebut diketahui bahwa sebagian besar para siswa memiliki pengetahuan baik.
PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU DALAM PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PENGEMBANGAN MEDIA GENIUS (GAME EDUKASI NUTRISI) BERBASIS MONOPOLI Zainuddin, Zainuddin; Basri K., Sarinah; Indra, Indra
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Kepulauan Lahan Kering Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 Nomor 2 Edisi Oktober 2025
Publisher : Pergizi Pangan DPD NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51556/jpkmkelaker.v6i2.461

Abstract

Stunting merupakan malnutrisi kronis yang berdampak pada perkembangan fisik dan kognitif anak. Upaya pencegahan stunting perlu melibatkan edukasi gizi yang efektif dan menyenangkan untuk meningkatkan literasi gizi masyarakat. Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan media edukasi GENIUS (Game Edukasi Nutrisi untuk Stunting) berbasis permainan monopoli guna meningkatkan literasi gizi kader posyandu dalam upaya pencegahan stunting. Kegiatan ini merupakan bagian dari KKN-PK dengan menggunakan Model Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan kader posyandu secara aktif dalam setiap tahap kegiatan. Kegiatan dilaksanakan di Desa Pontolo pada 10 dan 23 Juli 2025, meliputi persiapan, perancangan, pelatihan, implementasi, dan evaluasi. Kader terlibat dalam permainan edukasi secara interaktif dan didampingi oleh fasilitator. Penggunaan media GENIUS menunjukkan peningkatan signifikan dalam literasi gizi kader posyandu, dengan skor pemahaman meningkat menjadi 85,56% setelah intervensi. Permainan yang melibatkan elemen edukatif dan interaktif berhasil menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan menarik. Media edukasi GENIUS efektif dalam meningkatkan literasi gizi kader posyandu dan dapat menjadi alat yang berguna dalam upaya pencegahan stunting. Pendekatan interaktif mendorong partisipasi aktif kader dan memperkuat penyampaian pesan gizi kepada masyarakat.
PEMANFAATAN LIMBAH TEMPURUNG KELAPA MENJADI BIOBRIKET : SOLUSI ENERGI TERBARUKAN BERBASIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI KAWASAN PESISIR TELUK TOMINI Maksum, Tri Septian; Basri K, Sarinah
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Kepulauan Lahan Kering Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 Nomor 2 Edisi Oktober 2025
Publisher : Pergizi Pangan DPD NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51556/jpkmkelaker.v6i2.490

Abstract

Peningkatan kebutuhan energi global dan keterbatasan cadangan bahan bakar fosil mendorong upaya pengembangan sumber energi terbarukan yang ramah lingkungan. Limbah tempurung kelapa, yang banyak dihasilkan di wilayah pesisir, termasuk Teluk Tomini, berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku biobriket bernilai ekonomis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Pesisir Bintalahe, Kabila Bone, Bone Bolango dalam mengenal, memahami, dan memanfaatkan limbah tempurung kelapa menjadi biobriket sebagai alternatif energi terbarukan. Metode pelaksanaan meliputi persiapan alat dan bahan, pembuatan biobriket oleh tim pelaksana, sosialisasi melalui pemutaran video proses pembuatan disertai pemaparan materi, serta demonstrasi penyalaan biobriket di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pengetahuan masyarakat mengenai tahapan pembuatan biobriket, karakteristik dan keunggulannya, seperti nyala api yang lebih lama, emisi asap rendah, ramah lingkungan, dan potensinya sebagai pengganti bahan bakar fosil. Produk biobriket yang dihasilkan mampu menyala stabil dan efisien sehingga layak digunakan untuk keperluan rumah tangga maupun usaha kecil. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pemanfaatan limbah tempurung kelapa menjadi biobriket dapat menjadi solusi pengelolaan limbah sekaligus alternatif energi bersih yang mendukung ketahanan energi lokal juga membuka peluang ekonomi baru melalui pengolahan limbah menjadi produk bernilai jual.
Pengaruh pemberian makanan tambahan (PMT) lokal terhadap perubahan status gizi balita Hadju, Vidya Avianti; Basri K., Sarinah; Aulia, Ulfa; Mahdang, Putri Ayuningtias
Gema Wiralodra Vol. 14 No. 1 (2023): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/gw.v14i1.359

Abstract

Permasalahan gizi pada balita masih menjadi prioritas untuk ditangani. Anak yang mengalami kekurangan gizi merupakan faktor penyebab utama dari kematian anak, timbulnya penyakit dan kecacatan. Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan status gizi balita dengan pemberian makanan tambahan (PMT). PMT dapat diolah menggunakan bahan makanan berbasis pangan lokal dengan harga yang terjangkau. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh dari PMT lokal terhadap perubahan status gizi balita. Literature review diperoleh dari pencarian database Google Scholar. Pencarian artikel dibatasi dari 2018-2023 dengan kata kunci pengaruh PMT Lokal terhadap Perubahan Status Gizi. Artikel ilmiah  yang  digunakan  dalam penelitian  ini berjumlah 10 tentang pengaruh PMT lokal terhadap perubahan status gizi balita. Hasil penelitan menyimpulkan ada pengaruh yang signifikan antara PMT lokal dengan perubahan status gizi balita. Pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal dapat dijadikan salah satu strategi suplementasi dalam mengatasi masalah gizi pada balita.