Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Gambaran Asupan Zat Gizi Mikro di Masa Pandemi Pada Mahasiswa Gizi Poltekkes Kemenkes Kupang Meirina S Loaloka; Asweros Umbu Zogara; A.A. Ayu Mirah Adi; Maria Vinsensia D.P Kewa Niron
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 12: November 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v1i12.1052

Abstract

Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui Gambaran Asupan Zat Gizi Mikro Di Masa Pandemi Covid 19 Bagi Mahasiswa Prodi Gizi Poltekkes Kemenkes Kupang Metode Penelitian: Penelitian gambaran asupan nutrisi mikro menggunakan pendekatan crossectional, desain penelitian diskristif analitik. Sampel 86 Orang. Kriteria inklusi meliputi mahasiswa yang sehat, eksklusi meliputi, mahasiswa yang tidak memiliki akses internet, sakit. instrumen yang digunakan geogle form. Hasil dan Pembahasan : Dari hasil penelitian ini menunjukkan asupan zat gizi mikro meliputi Fe dan kalsium menunjukkan kategori defesit yaitu sebesar 48 % dan 40 %. Penelitian ini menjelaskan sebagian besar mahasiswa asupan zat gizi mikro khususnya Fe dan kalsium kategori defesit Hal ini berdasarkan hasil recall yang dilakukan pada mahasiswa dengan rata – rata asupan yang dikonsumsi jarang mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi seperti sayuran hijau dan daging merah. Menurut Food Recall 24 jam selama 3 hari tidak berturut-turut, diperoleh bahwa responden lebih suka jajan, konsumsi nasi dan mie instan. Responden juga sering melewatkan waktu makan siang. Kesimpulan: Asupan Zat Gizi Mikro Meliputi Fe Yaitu sebesar 48 % kategori defesit dan Asupan Zat Gizi Mikro Meliputi Kalsium Yaitu sebesar 40 % kategori defesit
Evaluasi Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Inap Terhadap Pelayanan di Rumah Sakit Kota Kupang Maria Helena D. Nita; Alberth M.Baumali; Maria FVDP Kewa Niron
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 11: Oktober 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v2i11.2406

Abstract

Pelayanan Gizi Rumah Sakit (PGRS) merupahkan bagian integral dari pelayanan kesehatan lainnya di Rumah Sakit. Pelayanan gizi yang di berikan harus di sesuaikan dengan keadaan pasien berdasarkan klinis, status gizi, dan status metabolisme tubuh.Keadaan gizi pasien sangat berpengaruh pada proses penyembuhan penyakit, sebaliknya proses perjalanan penyakit dapat berpengaruh terhadap keadaan gizi pasien. Jenis penelitian adalah deskriptif . Subjek penelitian ini adalah pasien kelas III laki- laki dan kelas III wanita pada 3 RS di Kota kupang yaitu di RSUD Prof Dr W.Z Yohanes Kupang, RSU AL Samuel Moeda Kupang dan RST Wiraksakti Kupang sebanyak 50 Pasien. Berdasarkan hasil penelitian Jumlah usia terbanyak adalah 41 – 50 tahun adalah 14 orang ( 28 %) , Berdasarkan jenis kelamin adalah 26 orang ( 52%) adalah laki – laki, sebanyak 35 pasien ( 70 % ) yang suka pada warna menu makan pagi yang di sajikan sebanyak 35 pasien ( 70 % ) yang tidak suka pada Rasa menu makan pagi yang di sajikan ,dan 35 pasien ( 70 %) yang suka pada rasa makan malam, sebanyak 40 pasien ( 80 % ) yang suka pada Aroma makan siang dan malam, sebanyak 30 pasien yang dapat menghabiskan makan pagi, sebanyak 27 yang dapat menghabiskan makan siang dan sebanyak 20 pasien yang dapat menghabiskan makan malam
DAYA TERIMA COOKIES TEPUNG IKAN CAKALANG DAN TEPUNG KACANG MERAH Niron, Maria; Saleh, Asmulyati S; Hasan, Tobianus; Bere, Dionisius A
Kupang Journal of Food and Nutrition Research Vol. 6 No. 1 (2025): Kupang Journal of Food and Nutrition Research
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/kjfnr.v6i1.1942

Abstract

Nutrition problems in Indonesia that remain a serious concern are undernutrition and malnutrition, especially Protein Energy Malnutrition (PEM). Undernutrition refers to nutritional status measured using the indicator Weight for Height (BB/TB) with a z-score between -3SD to <-2SD. Data from the World Health Organization (WHO) shows that 54% of deaths in children under five are caused by protein energy malnutrition. This study aims to determine the effect of substitution of tuna flour and red bean flour on the acceptability of cookies. This research is an experimental research with a Completely Randomized Design (CRD). Substitution of tuna and red bean flour was done in three treatments: F1 (30%:5%), F2 (20%:10%), and F3 (10%:15%). Organoleptic test was conducted by 30 panelists from students of Poltekkes Kemenkes Kupang. Data analysis used ANOVA test to determine significant differences between treatments. The results of the organoleptic test showed that cookies with a substitution of tuna flour and red bean flour in treatment F3 had the highest level of acceptance in the aspects of color, aroma, texture, and taste. The average organoleptic assessment shows the like category. ANOVA test showed significant differences between treatments in the aspects of color, aroma, texture, and taste.
Pemberian Edukasi Gizi & Pelatihan Pembuatan Sarapan Pagi One Disk Meal Sebagai Upaya Pencegahan Masalah Gizi Pada Anak SD Binilaka Di Desa Oeltua Kabupaten Kupang Demu, Yohanes Don Bosko; Nenotek, Christina R.; Niron, Maria F Vinsensia D P Kewa
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.13077

Abstract

Latar Belakang: Asupan gizi anak sekolah sangat penting untuk peningkatan status gizi serta meningkatkan kosentrasi dalam belajarTujuan penelitian: Peningkatan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku, Penigkatan Status Gizi anak sekolah menjadi gizi normal, Meningkatkan keterampilan ibu ibu dalam mengolah menu makanan sarapan pagi kepada anak sekolah Metode: Demo pembuatan menu Hasil: Kegiatan yang dilakukan dalam pengabdian masyarakat berupa penyuluhan dan kegiatan demo masak. Sasaran dalam Penyuluhan dan demo masak ini adalah orang tua murid dan guru sekolah dasar negeri SDN Oeltua. Jenis menu Pada kegiatan demo masak berupa menu bitter balen. Peserta yang hadir dikelompokan menjadi dua untuk melakukan praktek menu bitter balen. Setelah selesai pengolahan hasilnya di cicipi oleh perwakilan anak sekolah dasar. Dalam pengolahan menu bitter balen orang tua murid boleh menggantikan daging ayam dengan protein lainnya seperti ikan sehingga dapat meningkatkan selera makan pada anak sekolah dasar. Penyuluhan ini dilakukan agar orang tua dapat mengerti dan memamahami makanan jajanan yang sebaiknya mereka berikan kepada putra putrinya. Sehingga dalam memilih makanan jajanan yang sehat dan bersih serta mempunyai nilai gizi yang tinggi.Simpulan: Perlu dukungan guru dan orang tua murid dalam dalam meningkatkan status gizi anak sekolah dasar
Pelatihan Pembuatan Menu PMT Cegah Stunting kepada Kader POSYANDU di Desa Oeltua Niron, Maria F Vinsensia D P Kewa; Peni, Jane Austen; Nenotek, Christina Rosanty
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.13280

Abstract

Anak stunting berisiko mengalami peningkatan kesakitan dan kematian, terhambatnya perkembangan motorik dan mental, penurunan intelektual dan produktivitas, peningkatan risiko penyakit degeneratif, obesitas serta lebih rentan terhadap penyakit infeksi. Stunting pada anak sekolah dasar merupakan manifestasi dari stunting pada masa BALITA yang mengalami kegagalan dalam tumbuh kejar (catch up growth), defisiensi zat gizi dalam jangka waktu lama, serta adanya penyakit infeksi. Stunting tidak hanya disebabkan oleh satu faktor tetapi disebabkan oleh banyak faktor yang saling berhubungan satu dengan lain. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah gizi pada BALITA yaitu dengan melatih kader POSYANDU dalam pengolahan PMT bagi BALITA stunting. Harapan dari upaya ini adalah kader dapat memahami pentingnya pengolahan PMT Lokal bagi BALITA dan memperbaiki status gizi BALITA. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Juni 2024 di Desa Oeltua Kabupaten Kupang. Sasaran kegiatan ini adalah kader POSYANDU berjumlah 35 orang. Pelatihan ini dilaksanakan dengan metode praktek pengolahan PMT. Hasil pelaksanaan kegiatan yaitu adanya peningkatan keterampilan kader dalam mengolah menu PMT
DAYA TERIMA BISKUIT “JATISAR” BAGI BALITA STUNTING Maria F Vinsensia D P Kewa Niron; Maria Goreti Pantaleon; Jane Austen Peni; Regina Maria Boro; Agustina Setia; Anak Agung Ayu Mirah Adi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 1: Juni 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biscuits are a type of food made from wheat flour combined with other ingredients through a heating and molding process. This widely recognized food is often used as a medium for fortification, allowing additional nutrients to be consumed by more people. One of the high-protein food ingredients is sardines. Besides sardines, titi corn can also be used as a protein source because it contains a relatively high amount of protein. This study aimed to determine the acceptability and nutritional content of biscuits substituted with titi corn flour and sardine flour. The study employed a Completely Randomized Design (CRD) consisting of original (control) biscuits and formulated biscuits. The results indicated that the selected formulated biscuit was formula A1 (45% titi corn flour and 5% sardine flour). The best formula of titi corn flour and sardine flour biscuits can be consumed as a snack, especially by toddlers, with a serving size of three 15-gram pieces per snack time to help meet their nutritional needs, making it an effective additional nutrient source in combating stunting
Hubungan asupan energi dan zat gizi serta pengetahuan dengan status gizi pada remaja di Kota Kupang Pantaleon, Maria Goreti; Petrika, Yanuarti; Zogara, Asweros Umbu; Desi, Desi; Niron, Maria
Jurnal SAGO Gizi dan Kesehatan Vol 6, No 2 (2025): Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/gikes.v6i2.2388

Abstract

Background: Nutritional status in adolescents is a crucial factor affecting the quality of future generations. Various nutritional issues among adolescents, such as inadequate nutrient intake, anemia, and obesity, remain significant challenges in Kupang City.Objective: This study aims to analyze the relationship between energy intake, nutrient intake, and nutritional knowledge with the nutritional status of adolescents in Kupang City.Methods: This study was conducted at SMA Negeri 2, SMA Negeri 6, and SMA Negeri 7 in Kupang City using a cross-sectional approach involving 345 students. The sampling technique used was consecutive sampling. Nutritional intake data were collected through interviews using a food recall questionnaire, while nutritional status was assessed through weight and height measurements, which were then analyzed using the WHO Anthro application. Adolescent nutritional knowledge was assessed through a self-administered questionnaire. All data were processed using SPSS software and analyzed using the chi-square test.Results: The majority of respondents had good nutritional status (70,1%). Bivariate analysis showed a significant association between intake of carbohydrate (p=0,000), protein (p=0,016), energy (p=0,000), and fat (p=0,000), with nutritional status. However, the relationship between nutrition knowledge and nutritional status did not show statistical significance (p=0,917).Conclusion: There is a significant relationship between carbohydrate, protein, energy, and fat intake with adolescents' nutritional status, whereas nutritional knowledge does not have a direct impact.
PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG BAYAM MERAH DAN TEPUNG KACANG HIJAU TERHADAP DAYA TERIMA DAN NILAI GIZI COOKIES : Tepung Bayam Merah, Tepung Kacang Hijau, Daya Terima Dan Nilai Gizi Cookies Logo, Lewi Arkalaus Pe; Niron, Maria F Vinsensia D P K; hasan, tobianus
Kupang Journal of Food and Nutrition Research Vol. 4 No. 2 (2023): Kupang Journal of Food and Nutrition Research
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/kjfnr.v4i2.1331

Abstract

  Anemia merupakan suatu keadaan Hemoglobin (Hb) di dalam darah lebih rendah dari nilai normal untuk kelompok orang menurut umur dan jenis kelamin.Anemia juga meningkatkan kerentanan penyakit pada saat dewasa serta melahirkan generasi yang bermasalah pada gizi. Faktor yang menyebabkan tingginya angka anemia pada remaja diantaranya rendahnya asupan zat besi dan gizi lain seperti vitamin C,Vitamin A, asam folat, riboflavin, dan B12, kesalahan dalam konsumsi zat besi misalnya konsumsi zat besi bersamaan dengan zat lain yangdapat menggangu penyerapan zat besi.Prevalensi anemia remaja di Nusa Tenggara Timur (NTT) tahun 2021 sebesar 72,2%. Cookies merupakan salah satu produk bakery yang populer di semua kalangan, terbuat dari tepung terigu namun tidak memerlukan pengembangan (unleavened product) melalui proses pencetakan dan pemanggangan serta diutamakan kerenyahan teksturnya dengan kadar air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung bayam merah dan tepung kacang hijau terhadap daya terima cookies. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 taraf perlakuan yaitu P1, P2, dan P3. Dengan proporsi perbandingan tepung bayam merah : tepung kacang hijau adalah P1: 5%:`15%, P2:10%:20%, dan P3: 15%:25% perlakuan berupa substitusi tepung bayam merah dan tepung kacang hijau dengan proporsi perbandingan tepung bayam merah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji organoleptik cookies dengan substitusi tepung bayam merah dan tepung kacang hijau meliputi warna, aroma, tekstur dan rasa yang paling disukai (P1 : 5%, 15%). Untuk nilai gizi yang paling tinggi adalah P1 dengan nilai gizi energi 14,143 gram, protein 34,9 gram, lemak 12,5 gram, karbohidrat 288,9 gram dan Fe 3,4 mg.
PARENTING PATTERNS AND NUTRITIONAL STATUS OF TODDLERS BASED ON TB/U INDICATORS Saleh, Asmulyati S; Niron, Maria F.Vinsensia D.P Kewa
Kupang Journal of Food and Nutrition Research Vol. 5 No. 1 (2024): Kupang Journal of Food and Nutrition Research
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/kjfnr.v5i1.1472

Abstract

Stunting is a chronic malnutrition problem caused by insufficient nutritional intake for a long time. The problem of stunting nutrition is caused by the mother's lack of nutritional knowledge and improper parenting. Based on data from the health center in February 2023 in Oenesu Village, the nutritional status based on the TB / U indicator of toddlers has a short nutritional status of 15 people (18.9%) and a very short nutritional status of 3 people (3.7%). The purpose of the study was to determine the relationship between parenting patterns and nutritional status based on TB / U indicators in toddlers aged 24 - 59 months in Oenesu Village, West Kupang District, Kupang Regency. This study used quantitative methods with a cross sectional design. The research was conducted in January - February 2023 in Oenesu Village. The sample in this study were mothers and toddlers aged 24 - 59 months as many as 53 people with total sampling technique. The research instrument used was a parenting questionnaire. The variables in this study were the nutritional status of TB/U indicators and parenting patterns. Data analysis using univariate analysis and bivariate analysis conducted with Ficher's exact test. The results showed that parenting patterns of feeding were lacking 1 person (1.9%) and parenting patterns of health service utilization were lacking as many as 14 people (26.4%). Conclusion: There is no significant relationship between feeding parenting and health service utilization parenting with nutritional status.
UJI DAYA TERIMA STIK IKAN KEMBUNG YANG DIMODIFIKASI DENGAN TEPUNG BAYAM HIJAU SEBAGAI CEMILAN SEHAT TINGGI ZAT BESI BAGI IBU HAMIL Detaq, Beatrix; Niron, Maria FVDP Kewa; Hasan, Tobianus
Kupang Journal of Food and Nutrition Research Vol. 5 No. 2 (2024): Kupang Journal of Food and Nutrition Research
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/kjfnr.v5i2.1706

Abstract

Anemia that occurs in pregnant women is a condition where there is a lack of red blood cells in the blood circulation or hemoglobin (Hb) so that they cannot carry out their function in carrying oxygen properly. One of the triggers for pregnant women experiencing anemia is a lack of intake of foods rich in iron. One food ingredient that is high in iron is spinach. Spinach can be processed into a main dish or snack that pregnant women like. Spinach preparations that can be given to pregnant women are mackerel fish sticks prepared with the addition of spinach flour. It is hoped that mackerel fish sticks with the addition of spinach flour will be liked and help pregnant women meet their daily iron needs. Research Objectives: The aim of this research is to determine the effect of adding green spinach flour on the acceptability of mackerel fish sticks. Type of Research: This research is an experimental research using a Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatment levels where 1 treatment uses the original recipe and 3 treatments use the addition of green spinach flour where at P1 20%, P215%, and P3 10%. From the results of the research conducted, the most preferred treatment in terms of color, aroma, texture and taste was P1 (adding 20% ​​spinach flour).