Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Rendahnya Kunjungan Pasien ke Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular Haspianti; Wa Ode Nova Noviyanti Rachman; Azlimin
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v1i2.36

Abstract

Data Puskesmas Rate-Rate menunjukkan jumlah kunjungan ke Posbindu penyakit tidak menular di wilayah kerja Puskesmas Rate-Rate semakin menurun yaitu 127 orang (0.75%) dari kunjungan sebelumnya yaitu 340 (1.43%). jika dibandikan dengan kunjukan Posbindu Tababu 471 orang, menurun yaitu 1.52 % dari kunjungan sebelumnya yaitu 652 (2.43%). Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan rendahnya kunjungan pasien ke pos pembinaan terpadu penyakit tidak menular pada Kelurahan Rate Rate, Kabupaten Kolaka Timur. Jenis penelitian adalah analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 1.580 orang, dengan sampel adalah 94 orang. Analisis statistik hasil yang digunakan adalah uji chi square dan phi. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan sedang pengetahuan pasien (φ = 0,499), sikap (φ = 0,483), dukungan keluarga (φ = 0,340) dan ada hubungan kuat antara peran petugas kesehatan (φ = 0,622) dengan rendahnya kunjungan pasien. Ada hubungan antara pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, dan peran petugas kesehatan dengan rendahnya kinjungan pasien di Kelurahan Rate-Rate Kabupaten Kolaka Timur.
Hubungan Pendidikan Kesehatan Melalui Leaflet terhadap Pengetahuan Masyarakat tentang Pengolahan Sampah Plastik Safitrah, Rezky; Hamiru, La Ode; Azlimin
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v3i1.298

Abstract

Sampah menjadi masalah berbagai negara karena sulit diurai dan volumenya meningkat. Data Puskesmas Sidamangura menunjukkan Desa Tanjung Pinang menghasilkan sampah terbanyak sebesar 2,5 ton pertahun akibat tidak terdapat tempat pembuangan sampah. Penelitian bertujuan mengetahui hubungan pendidikan kesehatan melalui media leaflet terhadap pengetahuan masyarakat tentang pengolahan sampah plastik di wilayah pesisir Desa Tanjung Pinang Kabupaten Muna Barat. Jenis penelitian kuantitatif dengan pre eksperimen dengan melakukan pendekatan secara “One Group Pre dan Post Test Design. Populasi penelitian sebanyak 350 KK, sampel sebanyak 78 responden secara Proportional Random Sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon signed rank test. Hasil penelitian diketahui bahwa pengetahuan pretest diperoleh 43 responden (55,1%) pengetahuan cukup. Pengetahuan posttetst diketahui sebanyak 73 responden (93,6%) pengetahuan cukup. Ada hubungan pendidikan kesehatan melalui media leaflet terhadap pengetahuan masyarakat tentang pengolahan sampah plastik di wilayah pesisir Desa Tanjung Pinang Kabupaten Muna Barat (t-hitung = 8,731 dan p-value = 0,000). Disarankan kepada masyarakat dan khususnya di wilayah pesisir Desa Tanjung Pinang agar dapat mengetahui dan mencegah penyebaran sampah plastik dan merubah perilakunya dalam membuang sampah pada tempatnya sehingga jumlah penumpukan sampah plastik dapat dikendalikan.
Penyuluhan Audio Visual Terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Mencuci Tangan Siswa Kelas IV Silvia febriani; Azlimin; Bariun, La Ode
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v2i3.348

Abstract

Menurut data yang diperoleh dari Puskesmas Lepo-Lepo, menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kasus pada diare pada anak setiap tahunnya. Pada tahun 2021 sebanyak 358 kasus, dan pada tahun 2022 sebesar 319 kasus. Hal ini terjadi karena salah satunya ialah kebiasan mencuci tangan anak sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penyuluhan menggunakan audio visual terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap mencuci tangan pada murid kelas IV di SD 02, Kota Kendari. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Pre-Eksperimental Study yang menggunakan rancangan one grup pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 123 responden dengan sampel 55 responden dengan cara Purposive sampling. Analisis menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dan di uji menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank. Hasil penelitian ini menunjukan menunjukan bahwa variabel pengetahuan diperoleh p-value < α (0,05), maka ada peningkatan tingkat pengetahuan dan variabel sikap uji Wilcoxon Sign Rank Test diperoleh p-value < α (0,05), maka ada perubahan sikap mencuci tangan pada murid kelas IV di SD 02, Kota Kendari. Kesimpulannya ada pengaruh menggunakan audio visual berpengaruh terhadap pengetahuan dan sikap mencuci tangan pada murid kelas IV di SD 02, Kota Kendari. Disarankan bagi puskesmas agar melakukan penyuluhan secara berkesinambungan minimal tiga bulan sekali dengan menggunakan media audio visual.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Dermatitis di Wilayah Kerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendari Rahmat Ardiansyah; Surianto , Toto; Azlimin, Azlimin
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v3i2.369

Abstract

Dermatitis adalah peradangan non-inflamasi kulit yang bersifat akut, yang dipengaruhi faktor, iritan, alergen, dan infeksi. Ini dikarenakan kondisi personal hygiene dan pengetahuan masyarakat yang kurang mengenai penyakit dermatitis serta bisa timbul melalui kondisi sanitasi air bersih yang tidak baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian dermatitis di wilayah kerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendari. Jenis peneltian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional study. Populasi penelitian ini seluruh KK dengan jumlah 8.169. Dengan teknik pengambilan sampel proportional random sampling sebanyak 98 sampel. Data di analisis dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil uji statistik menunjukan hubungan antara personal hygiene dengan kejadian dermatitis diperoleh nilai X2hitung = 86,675 dengan phi = 0,940. Hasil uji statistik pengetahuan dengan kejadian dermatitis menunjukan ada hubungan dengan nilai X2hitung = 48,607 dengan phi = 0,704. Hasil uji statistik menunjukan hubungan antara sanitasi air bersih dengan kejadian dermatitis diperoleh nilai X2hitung = 69,018 dengan phi = 0,839. Diharapkan agar masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi personal hygiene agar dapat hidup dengan sehat sehingga mampu mengatasi terjadinya kejadian penyakit dermatitis. Masyarakat juga harus dapat memahami sebab dan akibat yang ditimbulkan oleh dermatitis sehingga mampu mengatasi hal tersebut.
Phenolic, Flavonoid, and Antioxidant Profiles of Sago (Metroxylon sagu Rottb.) Leaf Ethanol Extract Isrul, Muhammad; Ridwan, Bai Athur; Syaiful, Ahmad; Azlimin, Azlimin; Putri, Tenri Zulfa Ayu Dwi; Jambilu, Eviyanti; Bone, Mahfuzun; Maulidya, Vina
Borneo Journal of Pharmacy Vol. 8 No. 4 (2025): Borneo Journal of Pharmacy
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjop.v8i4.7818

Abstract

Oxidative stress drives many degenerative conditions, motivating the search for safe, plant-based antioxidants. Sago (Metroxylon sagu Rottb.) leaf is comparatively underexplored. This study evaluated its antioxidant activity and related it to phenolic and flavonoid contents. A 96% ethanolic leaf extract was assayed for radical-scavenging activity by DPPH using ascorbic acid as the positive control; IC50 values were obtained from linear regression of % inhibition versus concentration (2.5–10 ppm). Composition was profiled by total phenolic content (TPC; Folin–Ciocalteu, expressed as mg gallic acid equivalents per g, mg GAE/g) and total flavonoid content (TFC; AlCl3 colorimetry, expressed as mg quercetin equivalents per g, mg QE/g). The extract showed very strong DPPH activity (IC50 = 11.873 ± 0.025 µg/mL), while ascorbic acid yielded 3.166 ± 0.025 µg/mL; both fall within the <50 µg/mL category. The extract contained TPC = 1.61% w/w (~16.1 mg GAE/g) and TFC = 3.05% w/w (reported on the quercetin-equivalent scale). These indices are consistent with the low IC50 and support a phenolic-driven antioxidant profile. Metroxylon sagu leaf extract exhibits very strong radical-scavenging activity, supported by appreciable levels of phenolics and flavonoids, which identify M. sagu leaves as a promising natural antioxidant source. The findings provide a concise quantitative basis for follow-up work focused on targeted phenolic/flavonoid profiling, as well as broader antioxidant evaluations.