Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Penyuluhan Audio Visual Terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Mencuci Tangan Siswa Kelas IV Silvia febriani; Azlimin; Bariun, La Ode
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v2i3.348

Abstract

Menurut data yang diperoleh dari Puskesmas Lepo-Lepo, menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kasus pada diare pada anak setiap tahunnya. Pada tahun 2021 sebanyak 358 kasus, dan pada tahun 2022 sebesar 319 kasus. Hal ini terjadi karena salah satunya ialah kebiasan mencuci tangan anak sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penyuluhan menggunakan audio visual terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap mencuci tangan pada murid kelas IV di SD 02, Kota Kendari. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Pre-Eksperimental Study yang menggunakan rancangan one grup pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 123 responden dengan sampel 55 responden dengan cara Purposive sampling. Analisis menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dan di uji menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank. Hasil penelitian ini menunjukan menunjukan bahwa variabel pengetahuan diperoleh p-value < α (0,05), maka ada peningkatan tingkat pengetahuan dan variabel sikap uji Wilcoxon Sign Rank Test diperoleh p-value < α (0,05), maka ada perubahan sikap mencuci tangan pada murid kelas IV di SD 02, Kota Kendari. Kesimpulannya ada pengaruh menggunakan audio visual berpengaruh terhadap pengetahuan dan sikap mencuci tangan pada murid kelas IV di SD 02, Kota Kendari. Disarankan bagi puskesmas agar melakukan penyuluhan secara berkesinambungan minimal tiga bulan sekali dengan menggunakan media audio visual.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Dermatitis di Wilayah Kerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendari Rahmat Ardiansyah; Surianto , Toto; Azlimin, Azlimin
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v3i2.369

Abstract

Dermatitis adalah peradangan non-inflamasi kulit yang bersifat akut, yang dipengaruhi faktor, iritan, alergen, dan infeksi. Ini dikarenakan kondisi personal hygiene dan pengetahuan masyarakat yang kurang mengenai penyakit dermatitis serta bisa timbul melalui kondisi sanitasi air bersih yang tidak baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian dermatitis di wilayah kerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendari. Jenis peneltian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional study. Populasi penelitian ini seluruh KK dengan jumlah 8.169. Dengan teknik pengambilan sampel proportional random sampling sebanyak 98 sampel. Data di analisis dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil uji statistik menunjukan hubungan antara personal hygiene dengan kejadian dermatitis diperoleh nilai X2hitung = 86,675 dengan phi = 0,940. Hasil uji statistik pengetahuan dengan kejadian dermatitis menunjukan ada hubungan dengan nilai X2hitung = 48,607 dengan phi = 0,704. Hasil uji statistik menunjukan hubungan antara sanitasi air bersih dengan kejadian dermatitis diperoleh nilai X2hitung = 69,018 dengan phi = 0,839. Diharapkan agar masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi personal hygiene agar dapat hidup dengan sehat sehingga mampu mengatasi terjadinya kejadian penyakit dermatitis. Masyarakat juga harus dapat memahami sebab dan akibat yang ditimbulkan oleh dermatitis sehingga mampu mengatasi hal tersebut.
Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Menopause di Desa Lambangi Kolono Timur Kabupaten Konawe Selatan Aswita, Aswita; Askrening, Askrening; Kartini, Kartini; Halijah, Halijah; Azlimin, Azlimin
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 16 No 3 (2024): September-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v16i3.1530

Abstract

Ringkasan: Latar Belakang: Peningkatan usia harapan hidup menyebabkan semakin banyak perempuan mengalami menopause dengan berbagai dampak kesehatan fisik dan psikologis yang memerlukan identifikasi faktor risiko untuk intervensi dini. Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian menopause di Desa Lambangi Kecamatan Kolono Timur Kabupaten Konawe Selatan. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional terhadap 64 ibu berusia 40-65 tahun menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner karakteristik dan pengetahuan menopause, kemudian dianalisis dengan Chi-Square (? = 0,05) dan Confidence Interval 95%. Hasil: Analisis statistik menunjukkan hubungan signifikan (p < 0,05) antara usia menarche (p = 0,003), paritas (p = 0,011), pendidikan (p = 0,045), pekerjaan (p = 0,003), dan riwayat penggunaan kontrasepsi hormonal (p = 0,015) dengan kejadian menopause. Simpulan: Usia menarche, paritas, pendidikan, pekerjaan, dan penggunaan kontrasepsi hormonal merupakan faktor determinan kejadian menopause. Saran: Diperlukan peningkatan pelayanan konseling pra-menopause dan penelitian lanjutan faktor menopause untuk mengurangi dampak negatif.
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Rasionalitas Penggunaan Antibiotik Menggunakan Metode CBIA (Cara Belajar Insan Aktif) di Desa Puusangi Kecamatan Anggalomoare Kabupaten Konawe: Pengetahuan; Antibiotik; Metode CBIA Prasetyo, Mulyadi; Azlimin, Azlimin; Hadju, Laodes; Solihin, Solihin; Baco, Juliana; Wijayanti, Putri Mega
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v5i2.479

Abstract

Jumlah angka kematian akibat resistensi antibiotik terus meningkat setiap tahunnya mencapai 1,27 juta jiwa. Penggunaan antibiotik yang tidak rasional dapat menimbulkan dampak serius, seperti meningkatnya resistensi terhadap bakteri yang menyebabkan tingginya angka perawatan dan kematian. Resistensi antibiotik menyebabkan pengobatan menjadi sulit karena antibiotik yang ada tidak lagi efektif dalam membunuh bakteri dan jika tidak ditangani maka penyebaran resistensi ini dapat menjadikan bakteri patogen lebih mematikan di masa mendatang. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang resistensi antibiotik, terutama terkait penggunaan antibiotik secara rasional. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kepada masyarakat dengan pendekatan CBIA (Cara Belajar Insan Aktif), dilengkapi dengan pretest dan posttest untuk mengukur pengetahuan masyarakat tentang antibiotik. Adapun hasilnya yaitu menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, di mana sekitar ± 90% masyarakat Desa Puusangi memiliki pengetahuan yang masuk dalam kategori “kurang baik” pada saat melakukan pretest, akan tetapi setelah dilakukan penyuluhan, sekitar ± 80% masyarakat menunjukkan peningkatan pengetahuan yang masuk dalam kategori “baik” pada saat melaukan posttest.
Efek Kepemimpinan Spiritual Terhadap Peningkatan Kinerja Sumber Daya Manusia dan Organisasi di Puskesmas Kota Kendari Azlimin Azlimin; Juslan Juslan
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 10 No 01 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v10i01.880

Abstract

Pegawai sering menderita keterasingan antarpribadi dan kelelahan di tempat kerja. Spiritualitas adalah sebuah proses dalam kehidupan individu, berupa makna dan tujuan, dan semuanya berdampak pada individu lain dan lingkungannya, termasuk organisasi Puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan spiritual terhadap peningkatan kinerja SDM dan Organisasi puskesmas di Kota Kendari. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan, wawancara, dan pengumpulan data sekunder. Data dianalisis menggunakan metode kuantitatif. Responden penelitian adalah pegawai Puskesmas yang ditentukan secara proposional random sampling. Responden dalam penelitian ini berjumlah 61 sampel. Analisis data menggunakan metode SEM dengan sofware SmartPLS 3.0. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan spiritual berpengaruh positif terhadap kinerja sumber daya manusia (T-statistik=10,181≥1,989; Pv=0,000) dan kinerja organisasi (T-statistik=23,426≥1,989; Pv=0,000). Diharapkan pengambil kebijakan dan pimpinan puskesmas untuk meningkatkan meningkatkan kemampuan organisasi bersifat hierarkis: memanamkan kayakinan dan harapan kepada semua sumber daya manusia sehingga dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi dapt dilakukan dengan penuh keyakinan.
EFEK KEPEMIMPINAN SPIRITUAL TERHADAP PENINGKATAN KINERJA SUMBER DAYA MANUSIA DAN ORGANISASI DI PUSKESMAS KOTA KENDARI Azlimin; Juslan
Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2021): Jurnal MediLab Mandala Waluya
Publisher : Prodi D4 Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883.5.2.10

Abstract

Dalam masyarakat modern, tekanan dan kecemasan telah menjadi norma dalam bekerja. Pegawai sering menderita keterasingan antarpribadi dan kelelahan di tempat kerja. Dengan hadirnya konsep spiritual dalam bekerja akan membuat rasa nyaman dalam bekerja. Spiritualitas adalah sebuah proses dalam kehidupan individu, berupa makna dan tujuan, dan semuanya berdampak pada individu lain dan lingkungannya, termasuk organisasi Puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan spiritual terhadap peningkatan kinerja SDM dan Organisasi dengan mengambil puskesmas se Kota Kendari. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan, wawancara, dan pengumpulan data sekunder, kemudian dianalisis menggunakan metode kuantitatif . Subjek atau responden penelitian ditentukan secara proposional random sampling. Responden dalam penelitian ini berjumlah 61 sampel. Analisis data menggunakan metode SEM dengan sofware SmartPLS 3.0. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala likert. Hasil peneliian menunjukkan bahwa kepemimpinan spiritual berpengaruh positif dan siginifikan terhadap kinerja Sumber Daya Manusia dan organisasi.
SKRINING HIV (Human Immunodeficiency Virus) PADA PASIEN TB (TUBERKULOSIS) DI UPTD PUSKESMAS LATAMBAGA DAN UPTD PUSKESMAS KOLAKAASI KABUPATEN KOLAKA Rosdarni; Sintya Pratiwi Yopitar; Azlimin
Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol. 7 No. 2 (2023): JURNALMEDILAB MANDALA WALUYA
Publisher : Prodi D4 Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis, penyakit yang paling sering terjadi pada penderita HIV karena disebabkan kerusakan cellular immunity oleh infeksi HIV, hal inilah yang menyebabkan tuberkulosis merupakan salah satu infeksi oportunistik. Tuberkulosis dan HIV (Human Immunodeficiency Virus) memiliki kesamaan dalam menimbulkan gejala klinis pada penderitanya yaitu terjadinya penurunan sistem imun didalam tubuh, sehingga penurunan sistem imun yang terjadi pada pasien tuberkulosis dapat menyebabkan virus dengan mudah untuk masuk ke dalam tubuh, salah satunya yatitu virus HIV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi pasien tuberkulosis yang mengalami infeksi HIV di UPTD Puskesmas Latambaga dan UPTD Puskesmas Kolakaasi Kabupaten Kolaka. Jenis penelitian ini adalah metode kuanitatif yang bersifat deskriptif dengan rancangan penelitian Cross Sectional dan pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan Teknik Simple Random Sampling. Sampel penelitian ini adalah pasien tuberkulosis di UPTD Puskesmas Latambaga dan UPTD Puskesmas Kolakaasi Kabupaten Kolaka. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka diperoleh hasil bahwa presentase skrining HIV pada pasien tuberkulosis di UPTD Puskesmas Latambaga adalah 0% sedangkan di UPTD Puskesmas Kolakaasi adalah 4,35%. Diharapkan bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian yang mendalam pada semua variabel yang mampu mempengaruhi terjadinya infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus) pada pasien tuberkulosis. Disamping itu, diharapkan dapat menambahkan beberapa parameter pemeriksaan lain pada pasien tuberkulosis serta lebih memperhatikan faktor­faktor yang mempengaruhi hasil pemeriksaan.
Faktor Berhubungan Dengan Penyebab Timbulnya Sampah di Wilayah Pesisir Desa Toli-Toli Kecamatan Lalonggasometo Santoso, Aldi; Rahmawati, Rahmawati; Azlimin, Azlimin
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/

Abstract

Sampah pesisir telah menjadi permasalahan global dan menjadi isu yang tengah banyak dibahas. Hal ini dikarenakan sampah pesisir memberikan dampak terhadap lingkungan, ekonomi, dan kesehatan manusia. Jumlah produksi sampah di Kecamatan Lalonggasomeeto tahun 2022 sekitar 799.20 ton dan menghasilkan sampah setiap hari sekitar 2.29 ton. Dengan jumlah penduduk sekitar 5474 jiwa dengan jumlah sebanyak 78 KK, desa Toli-Toli pada tahun 2022 sekitar 37.98 ton dan menghasilkan sampah 0,10 ton perhari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penyebap timbulnya sampah di Desa Toli-Toli Kecamatan Lalonggasomeeto Kabupaten Konawe. Jenis Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi berjumlah 78 KK dengan sampel sebanyak 65 sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil uji statistik menunjukan hubungan antara pengetahuan dengan timbulan sampah diperoleh nilai phi =0,630. Sarana-prasarana menunjukan ada hubungan dengan nilai phi =0,520. Dan pengelolaan sampah diperoleh nilai phi =0,6663. Saran dari penelitian ini diharapkan masyarakat desa selalu menjaga kebersihan lingkungan sehingga dapat mengurangi resiko kejadian penyakit yang bersumber dari sampah sehingga mengurangi berkembangbiaknya vektor penyakit.
Analisis Drug Related Problems (DRPs) Pada Pasien Rawat Jalan Diabetes Melitus Tipe 2 Periode Januari – Juni 2023 di Rumah Sakit X Mawaddayanti, Desri; Lolok, Nikeherpianti; Azlimin
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i4.212

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan salah satu penyakit tidak menular (PTM) yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa dalam darah (hiperglikemia). Pasien DM dengan komplikasi, biasanya akan mendapatkan terapi polifarmasi. Polifarmasi adalah meresepkan obat melebihi obat yang diperlukan secara klinis atau penggunaan obat lebih dari lima jenis obat. Polifarmasi salah satu faktor penyebab terjadinya Drug Related Problems (DRPs). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kejadian DRPs pada pasien rawat jalan dengan diagnosa diabetes melitus tipe 2 di Rumah Sakit X. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dan dilakukan secara retrospektif dengan data rekam medik pasien. Sampel penelitian ini sebanyak 70 sampel yang diambil secara purposive sampling. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini bahwa kasus DRPs pada pasien rawat jalan diabetes melitus tipe 2 periode januari – juni di Rumah Sakit X yaitu terdapat kasus potensi interaksi obat. Hal ini dapat terjadi karena adanya penggunaan obat yang lebih dari satu sehingga meningkatkan terjadinya interaksi obat. Kesimpulan penelitian ini yaitu ditemukan kejadian DRPs pada kategori interaksi obat. Sementara untuk kategori indikasi yang tidak di obati, pemilihan obat yang tidak tepat, dosis subterapeutik, gagal menerima obat, overdosis, reaksi obat yang merugikan dan penggunaan obat tanpa indikasi tidak ditemukan kejadian DRPs pada pasien rawat jalan Diabetes Melitus tipe 2 di Rumah Sakit X
Hubungan Evaluasi, Keyakinan Normatif, dan Sikap terhadap Minat Menjadi Peserta BPJS di Wilayah Kerja Puskesmas Morosi Kabupaten Konawe Dode, Hartian; Azlimin, Azlimin; Asri, Andi; Iswanto, Rolly
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jikmw.v5i1.1100

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya minat masyarakat untuk menjadi peserta BPJS Kesehatan, yang diduga dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti evaluasi program, keyakinan normatif, dan sikap masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara evaluasi, keyakinan normatif, dan sikap terhadap minat masyarakat menjadi peserta BPJS Kesehatan di Kabupaten Konawe. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan teknik analisis data Structural Equation Modeling (SEM). Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik Cluster Random Sampling, di mana wilayah penelitian dikelompokkan berdasarkan desa/kelurahan yang berada di bawah cakupan Puskesmas Morosi. Besar sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5%, sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak 398 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara evaluasi terhadap sikap dengan koefisien sebesar 0,146 namun tidak signifikan secara statistik. Sementara itu, keyakinan normatif berpengaruh signifikan terhadap sikap dengan koefisien sebesar 0,326. Sikap juga memiliki hubungan yang signifikan dengan minat menjadi peserta BPJS dengan koefisien sebesar 0,182. Hasil ini menunjukkan bahwa faktor sosial seperti dorongan keluarga dan lingkungan sekitar berperan penting dalam membentuk sikap masyarakat, yang pada akhirnya mempengaruhi minat mereka untuk berpartisipasi dalam program BPJS Kesehatan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa keyakinan normatif dan sikap memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat masyarakat untuk menjadi peserta BPJS Kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan penyuluhan, sosialisasi, dan edukasi oleh pihak terkait untuk memperkuat persepsi positif masyarakat terhadap program BPJS.