Claim Missing Document
Check
Articles

Balloon Breathing Exercise Games as Motor-Cognitive Coordination in Elderly with Dementia Sulastien, Herni; Cahyati, Widya Hary
Journal of Creativity Student Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jcs.v8i1.24663

Abstract

The elderly represents the final stage in the human life process, characterized by various physical, cognitive, and functional limitations that arise due to the degenerative process. According to statistical data from 2022, the proportion of the elderly population increased from 7.57% in 2021 to 10.48% in 2022. One of the most prevalent conditions among the elderly is dementia, which manifests as a progressive decline in memory, cognitive abilities, and the capacity to perform daily activities. Without intervention, dementia symptoms worsen over time, necessitating targeted therapeutic approaches to prevent its progression. Engaging in recreational activities, such as playing games, has been shown to keep the mind active and foster cognitive engagement. This is particularly important for the elderly, especially those at risk of or experiencing mild dementia. The "Balloon Breathing Exercise Game" is a simple yet engaging activity that involves the use of locally crafted wooden tools, woven bowls, and plastic balls. This game aims to stimulate cognitive functions, enhance memory, and improve concentration in 11 elderly individuals. The objective of this study was to evaluate the effectiveness of the Balloon Breathing Exercise Game as a therapeutic medium for managing mild dementia in the elderly. A quasi-experimental research design was used, utilizing a one-group pretest-posttest approach to assess the effect (impact) of the intervention. Statistical analysis using a correlation test yielded a significance (sig.) value of 0.021 (<0.05), indicating a significant effect of the Balloon Breathing Exercise Game on reducing Mini-Mental State Examination (MMSE) scores in elderly individuals with mild dementia. Furthermore, a paired sample t-test yielded a sig. (2-tailed) value of 0.005 (<0.05), indicating a significant difference between pretest and posttest MMSE scores following the intervention. In conclusion, the Balloon Breathing Exercise Game is an effective therapeutic medium for managing mild dementia in elderly individuals.
Edukasi Penyakit Degeneratif pada Remaja di Ponpes Darul Muhibin Praya Lombok Tengah Siti Zuraida Muhsinin; Musniati; Herni Sulastien; Diny Kusumawardani
Link Jurnal Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): June : Jurnal Masyarakat
Publisher : CV LINK Education Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63425/ljm.v1i2.60

Abstract

Latar Belakang: Penyakit degeneratif tidak hanya menyerang usia lanjut, tetapi juga mulai ditemukan pada remaja akibat pola hidup tidak sehat. Minimnya pengetahuan remaja mengenai gaya hidup sehat menjadi tantangan dalam upaya pencegahan dini. Tujuan: meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja tentang pencegahan penyakit degeneratif melalui kegiatan edukatif di lingkungan sekolah. Metode: Edukasi partisipatif berbasis sekolah dengan pendekatan interaktif. Kegiatan dilaksanakan di Ponpes Darul Muhibin Praya, Lombok Tengah, melibatkan 30 siswa kelas X dan XI. Materi edukasi disampaikan melalui penyuluhan, diskusi, kuis interaktif, demonstrasi makanan sehat, dan senam peregangan. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test, serta observasi partisipasi siswa. Hasil: Terdapat peningkatan signifikan pada pengetahuan siswa: sebelum edukasi hanya 28% siswa yang memiliki pengetahuan baik, meningkat menjadi 87% setelah kegiatan. Selain itu, 92% siswa aktif berpartisipasi dan menunjukkan perubahan sikap positif terhadap gaya hidup sehat, seperti mengurangi konsumsi makanan cepat saji dan mulai berolahraga. Kesimpulan: Edukasi penyakit degeneratif berbasis sekolah efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja terhadap kesehatan. Pendekatan interaktif yang menyenangkan terbukti mampu menarik minat siswa. Kolaborasi antara sekolah, perguruan tinggi, dan puskesmas menjadi strategi penting dalam mewujudkan sekolah sebagai pusat promosi kesehatan.
Penyuluhan Kesehatan Tentang Pernikahan Dini Di Dusun Wolobudu, Desa Detusoko Barat, Kecamatan Detusoko Gabriel Mane; Antonia Rensiana Reong; Marianus Oktavianus Wega; Mediatrix Santi Gaharpung; Irni Dwi Astiti Irianto; Musniati; Herni Sulastien
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pernikahan dini diartikan pernikahan yang pasangan masih muda dan belum memenuhi persyaratan untuk melakukan pernikahan. Usia Remaja yang melakukan pernikahan dini beresiko tidak dapat beradaptasi dengan baik dengan lingkungan dan situasi barunya sehingga beresiko menimbulkan stres. Salah satu cara yang tepat untuk merubah sikap dan meningkatkan pengetahuan masyarakat adalah melalui penyuluhan kesehatan. Kegiatan Pengabdian Kepada masyarakat yang dilakukan adalah Penyuluhan kesehatan di Dusun Wolobudu Desa Detusoko Barat, Kecamatan Detusoko. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan Penyuluhan kesehatan adalah tindakan preventif primer untuk mengetahui kondisi kesehatan dan tingkat pemahaman tentang pernikahan dini pada Masyarakat Dusun Wolobudu. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan Penyuluhan kesehatan ini adalah 45 orang. Hasil dari kegiatan penyuluhan kesehatan ini adalah Hasil dari kegiatan penyuluhan kesehatan ini adalah data-data terkait status pernikahan dini yang terjadi, serta kurangnya pengetahuan masyarakat tentang dampak negatif yang terjadi akibat Pernikahan Dini. Oleh sebab itu, melalui kegiatan Penyuluhan kesehatan ini, diharapkan terjadi peningkatan kesadaran untuk menjaga kesehatan diri sendiri, khususnya bagi para remaja agar dapat lebih aktif terlibat dalam mengikuti kegiatan positif di masyarakat sehingga dapat terhindar atau mencegah terjadinya pernikahan dini.
Penyuluhan Dan Pemeriksaan Kesehatan Asam Urat Di Dusun Pemonago Desa Detusoko Barat Kecamatan Detusoko Maria Kornelia Ringgi Kuwa; Mediatrix Santi Gaharpung; Retno Susanti; Laurentina Nona Eda; Erniawati Pujiningsih; Diny Kusumawardani; Herni Sulastien
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asam urat adalah penyakit dari sisa metabolisme zat purin yang berasal dari sisa makanan yang kita konsumsi. Pencegahan terhadap suatu penyakit akan lebih diperhatikan oleh seseorang yang mempunyai pengetahuan dan pengetahuan dapat diperoleh dari berbagai sumber informasi diantaranya melalui penyuluhan atau pendidikan kesehatan. Dengan melakukan kegiatan tes atau pmeriksaan kesehatan bagi orang-orang yang berada dalam kondisi sehat untuk mengambil sampel suatu penyakit tanpa gejala dapat bermanfaat apabila dilakukan pencegahan dini guna meningkatkan prognosisnya. Tes Skrining juga bermanfaat bagi masyarakat luas apabila identifikasi mengarah pada pencegahan primer dan sekunder mendeteksi risiko penyakit dan mencegah dampak lanjutan risiko penyakit. Kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan Kesehatan riwayat kesehatan diberikan secara selektif yang bertujuan untuk mendeteksi risiko penyakit dengan menggunakan metode tertentu. Kegiatan Pengabdian Kepada masyarakat yang dilakukan adalah Penyuluahn dan Pemeriksaan Kesehatan Kadar Asam Urat di Dusun Pemonago Desa Detusoko Barat, Kecamatan Detusoko. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan Penyuluhan dan Pemeriksaan Kesehatan Kadar Asam Urat adalah tindakan preventif primer untuk mengetahui kondisi kesehatan Masyarakat Dusun Pemonago. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan Skrining ini adalah 25 orang. Hasil dari kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan kadar Asam Urat ini adalah data status kesehatan peserta terkait riwayat penyakit dan keluhan yang dirasakan oleh peserta, serta memberikan edukasi tentang Asam Urat Kepada masyarakat.
Skrining Kesehatan Di Dusun Nuagiu Desa Detusoko Barat Kecamatan Detusoko Mediatrix Santi Gaharpung; Maria Kornelia Ringgi Kuwa; Retno Susanti; Yustina Wela; Laurentina Nona Eda; Nia Supiana; Herni Sulastien
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skrining merupakan suatu prosedur tes guna mengetahui potensi atau gangguan kesehatan pada seseorang. Melakukan kegiatan tes skrining bagi orang-orang yang berada dalam kondisi sehat untuk mengambil sampel suatu penyakit tanpa gejala dapat bermanfaat apabila dilakukan pencegahan dini guna meningkatkan prognosisnya. Tes Skrining juga bermanfaat bagi masyarakat luas apabila identifikasi mengarah pada pencegahan primer dan sekunder mendeteksi risiko penyakit dan mencegah dampak lanjutan risiko penyakit. Kegiatan pelayanan skrining riwayat kesehatan diberikan secara selektif yang bertujuan untuk mendeteksi risiko penyakit dengan menggunakan metode tertentu. Kegiatan Pengabdian Kepada masyarakat yang dilakukan adalah Skrining Kesehatan di Dusun Nuagiu Desa Detusoko Barat, Kecamatan Detusoko. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan Skrining adalah tindakan preventif primer untuk mengetahui kondisi kesehatan Masyarakat Dusun Nuagiu. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan Skrining ini adalah 62 orang. Hasil kegiatan Skrining adalah data-data terkait status kesehatan peserta yaitu berat badan, tekanan darah, kontrol gula darah, asam urat, riwayat penyakit dan keluhan peserta. Tidak ditemukan gangguan kesehatan yang serius dari peserta skrining. Oleh sebab itu, melalui kegiatan Skrining ini, diharapkan terjadi peningkatan kesadaran untuk menjaga kesehatan diri sendiri serta melakukan general check up untuk mendeteksi adanya penyakit secara dini.
Edukasi Pencegahan Anemia Pada Remaja Dengan Isi Piring Ku Irni Dwiastiti Irianto; Herni Sulastien; Siti Zuraida Muhsinin; Siti Aisyah; Musniati; Diny Kusumawardani; Erniawati Pujiningsih; Ni nyoman Ernawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia merupakan suatu kondisi di mana jumlah dan ukuran sel darah merah atau kadar hemoglobin dalam darah berada di bawah nilai ambang batas yang telah ditentukan. yang ditandai dengan Gejala 5L (lemah, letih, lesu, lelah, lunglai), wajah pucat dan kunang-kunang, sehingga anemia pada remaja akan berdampak pada penurunan konsentrasi belajar, penurunan kesegaran jasmani, pencegahan anemia pada remaja dapat dilakukan dengan beberapa cara seperti memberikan edukasi gizi pada remaja melalui isi piringku. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan edukasi pencegahan anemia pada remaja dengan harapan remaja memiliki pengetahuan mengenai anemia dan remaja tidak mengalami anemia. Metode yang digunakan dengan edukasi, diskusi,pembagian leaflet mengenai materi anemia, pelaksaan pengabdian ini dilakukan melalui berapa tahapan yaitu pelaksanan edukasi, diskusi dan pembagian leaflat. Jumlah peserta pada penyuluhan adalah 33 orang. Hasil yang di dapatkan saat pengadian masyarakat ini bahwa remaja dapat mengetahui upaya pencegahan anemia dengan isi piringku pada remaja. Diharapkan kegiatan pengabdian masyarakat ini berkelanjutan dilakukan.
Edukasi hidup sehat untuk mencegah hipertensi di masyarakat car free day Udayana Mataram Musniati; Siti Zuraida Muhsinin; Herni Sulastien; Diny Kusumawardani
Link Jurnal Masyarakat Vol 2 No 2 (2025): December : Jurnal Masyarakat
Publisher : CV LINK Education Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63425/ljm.v2i1.116

Abstract

Latar belakang: Hipertensi merupakan akibat dari serangkaian faktor genetik dan lingkungan. Faktor tersebut digolongkan menjadi yang dapat dirubah dan tidak dapat di rubah, sehingga dengan pemberian edukasi dan perubahan gaya hidup menjadi salah satu faktor yang bisa dirubah. Tujuan: Pengabdian masyarakat ini untuk memberikan informasi untuk mencegah hipertensi kepada semua golongan masyarakat. Metode: Kegiatan ini menggunakan metode penyuluhan tidak langsung melalui komunikasi massa dengan media leaflet berisi materi tentang pencegahan hipertensi. Sebanyak 30 leaflet dibagikan kepada pejalan kaki pada kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Udayana, Kota Mataram. Kegiatan postnya dilaksanakan melalui respon langsung (observasi perilaku) pada saat pembagian leaflet. Hasil: Respon yang diperoleh adalah 6 orang membaca dan melihat leaflet dengan seksama, 10 orang hanya menunjukkan ketertarikan tanpa bertanya, 4 orang mengajak berdiskusi, dan 10 orang hanya mengambil leaflet tanpa memperhatikannya lebih jauh. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat berhasil menjangkau masyarakat dengan berbagai respon berbeda. Mayoritas penerima leaflet menunjukkan ketertarikan terhadap materi pencegahan hipertensi, yang ditandai dengan sebagian membaca leaflet secara seksama dan sebagian lainnya mengajak berdiskusi. Metode penyuluhan melalui komunikasi massa dengan media leaflet efektif dalam menyampaikan informasi dan meningkatkan kesadaran tentang pencegahan hipertensi di masyarakat
Analisis Bibliometrik Tren Penelitian Penggunaan Gadget, Pola Tidur, dan Kesehatan Mental: Studi Berdasarkan Data Dimensions dan Publish or Perish (2020–2026) Menggunakan VOSviewer Baiq Amalia Sholiha; Herni Sulastien; Diny Kusumawardani
Aesculapius Medical Journal Vol 6 No 1 (2026): Febuary
Publisher : Fakultas Ilmu Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/amj.6.1.2026.293-297

Abstract

Abstract The rapid increase in gadget use in recent years has impacted sleep patterns and mental health, particularly in children and adolescents. This study aims to map research trends related to this topic through bibliometric analysis. Data were obtained from Dimensions (30 articles) and Publish or Perish (866 articles) for the period 2020–2026. Analysis using VOSviewer produced three visualizations: network, overlay, and density. The network visualization results revealed five main clusters: gadget use, sleep disorders, mental health, special populations, and the COVID-19 pandemic. The overlay visualization shows a shift in research focus from the pandemic (2020–2022) to gadget addiction and sleep quality (2023–2026). The density visualization highlights dense keywords such as child, gadget use, addiction, and sleep pattern. These findings provide a comprehensive overview of global research directions and can inform public health interventions to limit screen time and promote healthy sleep habits. KEYWORD : Bibliometrics; Gedget ; Mental Health; Sleep Patterns; VOSviewer
Edukasi gizi dan diet seimbang pada anak prasekolah di TK NW Mataram Diny Kusumawardani; Herni Sulastien; Siti Zuraida Muhsinin; Musniati; Baiq Lindi
Link Jurnal Masyarakat Vol 3 No 1 (2026): June : Jurnal Masyarakat
Publisher : CV LINK Education Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63425/ljm.v3i1.193

Abstract

Latar Belakang: Kelompok anak usia prasekolah mudah mengalami masalah gizi akibat asupan yang tidak seimbang; pemberian pendidikan gizi pada tahap awal dapat membantu meningkatkan pengetahuan orang tua dan anak mengenai pola makan sehat. Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan tentang gizi dan diet seimbang pada anak prasekolah di TK NW Mataram. Metode: Kegiatan dilakukan dengan desain pretest-posttest pada 35 anak prasekolah. Edukasi diberikan melalui ceramah interaktif, permainan edukatif, media gambar “Isi Piringku”, dan praktik memilih makanan sehat. Pengukuran pengetahuan dilakukan sebelum dan sesudah edukasi menggunakan kuesioner sederhana dan dianalisis secara deskriptif. Hasil: Nilai rata-rata pengetahuan anak meningkat dari 58,4 sebelum edukasi menjadi 84,6 setelah edukasi. Sebanyak 85,7% anak mampu menyebutkan makanan sehat setelah intervensi dibandingkan 37,1% sebelum intervensi. Anak menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan. Kesimpulan: Edukasi gizi dan diet seimbang efektif meningkatkan pengetahuan anak prasekolah mengenai makanan sehat. Program serupa perlu dilakukan secara berkala dengan melibatkan guru dan orang tua.
Mothers' Knowledge about Feeding Children Aged 6-24 Months Erniawati Pujiningsih; Herni Sulastien; Musniati Musniati; Siti Aisyah; Dahliana Isnaini
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS6.5116

Abstract

Proper provision of complementary foods starting from the age of 6-24 months and continuing breastfeeding until the age of 2 years must be optimized by increasing maternal knowledge. This is because mothers have an important role in the growth and development of children, especially maternal knowledge has an influence on the mindset and level of concern to provide the right food intake for their children. The purpose of this study was to identify the characteristics of respondents based on age, education and occupation. Identify mother's knowledge about complementary feeding for children aged 6-24 months in Giri Madia village. This study used descriptive method. The sample size was 44 people with sampling using simple random sampling technique. Data collection using a questionnaire, where the questionnaire has been used during preliminary studies by showing very good results, namely 6 out of 10 respondents said that complementary foods should be given at the age of 6 months. Respondents were asked to select one of the available answers by ticking, namely: true or false. Data processing was carried out with several stages, namely editing, coding, tabulating, and cleaning. The results showed that the characteristics of respondents based on age were mostly early adulthood as many as 23 respondents (52%), education almost half had a junior high school education as many as 21 respondents (47.7%), the occupation of almost all respondents was working.
Co-Authors Aan Dwi Sentana Abdul Rahman Al-Khuzaifi Abdurrahman Khuzaifi Ade Irma Fitria Ningsih Aga, Maria Sofia Anita Agus Alfarizi Andy Susbandiyah Ifada Ari Yuniastuti Arisna, Bernadetha Baiq Alda Benita Baiq Amalia Sholiha Baiq Amalia Sholiha Baiq Lindi Baiq Susanti Bluden, Maria Nona Lili Chatila Maharani Dahliana Isnaini Daniaty, Asri Diny Kusumawardani Diny Kusumawardani Diny Kusumawardani Dita Dara Pertiwi Eda, Laurentina Nona Eka Rudy Purwana Ely Mawadaah Emi Laksmi Zahara Erniawati Pujiningsih Erniawati Pujiningsih Eva Zulfa Eva Zulfa Fikri, Lalu Teguh Ariasandi Gaharpung, Mediatriks Santy Gea, Gabre Prama Hadi, Sofian Hasanah, Idyatul Hastuti, Salvira Hilmiati Hilmiati Irianto, Irni Dwiastiti Irmayanti Irmayanti Irni Dwi Astiti Irni Dwi Astiti Irianto Irni Dwiastiti Irianto Irni Dwiastiti Irianto Kamila, Nurul Auliya Khairil Pahmi Kusrini S. Kadar Kusumawardani, Dini Kusumawardani, Diny Kuwa, Maria Kornelia Ringgi L. Taufik Hidayat Laurentina Eda Laurentina Nona Eda Linda Linda M. Sidrotullah Mane', Gabriel Maria K. Ringgi Kuwa Maulana Maulana Mbola, Maria Mediatrix Santi Gaharpung Mediatrix Santi Gaharpung Megawati, Jamila Purnama Sari Moa, Martinus Muhammad Amrin Hakim Muhsinin, Siti Zuraida Musniati Musniati Musniati Musniati, Musniati Nggato, Katarina Rati Ni nyoman Ernawati Nia Supiana Nia Supiana, Nia Nufus, Lale Syifaun Nur Oktaviani Nur Radiah Nurul Hidayati Oktaviani, Fitria Deva Petronela Lito Pujiningsih, Erniawati Putu Widhi Sudariani Reong, Antonia Rensiana Retno Susanti Safitri, Saitun Saitun Sapitri Shohipatul Mawaddah Siti Aisyah Siti Aisyah Siti Aisyah Siti Zuraida Muhsinin Sriama Muliani Syahrul Syahrul Syahrul, Syahrul Tandiyo Rahayu Uswatul Izzah Bialfi Hasanah Uswatul Izzah Bialfi Hasanah Vilatri, Gaudensia Cindi Wardani, Yulia indah Wa’a, Faleria A. S. Ruing Wega, Marianus Oktavianus Wela, Yustina Widya Hary Cahyati Wijaye, I Wayan Arte Winanda Sri Rahayu Yupita, Baiq Yustina Wela Yustina Wela Zaini Hidayat Zaini Hidayat Zaini Z Zulkifli Zulkifli Zulkifli Zulkifli