Claim Missing Document
Check
Articles

TINGKAT KERUSAKAN JALAN DAN KECEPATAN KENDARAAN PADA RUAS JALAN WEDOMU – ATAMBUA KABUPATEN BELU: THE LEVEL ROAD DAMAGE AND VEHICLE SPEED ON THE WEDOMU – ATAMBUA ROAD SECTION, BELU REGENCY Wileam E. Mau; Ketut M. Kuswara; Roly Edyan
BATAKARANG Vol. 5 No. 1a (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis, tingkat kerusakan jalan dan nilai kondisi perkerasan jalan dengan menggunakan metode PCI. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui kecepatan kendaraan di ruas jalan Wedomu – Atambua sesuai dengan standar kelas jalan, serta untuk mengetahui persepsi masyarakat dan masyarakat pengguna jalan dengan menggunakan quisoner. Dari hasil analisis data dengan menggunakan metode PCI terdapat 5 jenis kerusakan yang terjadi di ruas jalan Wedomu-Atambua diantaranya; lubang dengan luas kerusakan sebesar 1267 m², pelepasan butir dengan luas kerusakan 224 m², retak kulit buaya dengan luas kerusakan 97 m², retak memanjang dengan luas kerusakan 551 m², dan ambalas dengan luas kerusakan 639 m². Dari hasil analisis data PCI ini juga di dapat nilai rata-rata PCI sebesar 29,14 dengan kategori buruk (poor). Untuk survey kecepatan kendaraan di peroleh data sebagai berikut: truck dengan nilai kecepatan rata – rata 48,24 km/jam, bus dengan kecepatan rata-rata 48,61 km/jam, pick up dengan kecepatan 50,86 km/jam, mobil sedan dengan kecepatan rata-rata 50,85 km/jam, dan sepeda motor dengan kecepatan 56,09 km/jam. Kecepatan rata – rata 52,05 km/jam sesuai dengan klafikasi fungsi dan medan jalan tidak memenuhi kecepatan rencana yang ditetapkan oleh bina marga sebesar 60 km/jam dengan fungsi jalan alteri. Untuk persepsi masyarakat sekitar bahwa kecelakaan kendaraan merupakan aspek keamanan yang paling berpengaruh bagi masyarakat setempat. Selanjutnya pencemaran udara merupakan faktor berpengaruh bagi kenyamanan masyarakat, faktor berpengaruh aspek biaya bagi masyarakat sekitar ialah perekonomian masyarakat. Berdasarkan presepsi para pengguna jalan menunjukkan bahwa kecelakaan kendaraan merupakan aspek keamanan yang paling berpengaruh bagi pengguna jalan, efektifitas perjalanan merupakan faktor yang berpengaruh bagi aspek kenyamanan pengguna jalan, penggunaan bahan bakar dan perawatan kendaraan merupakan faktor yang berpengaruh bagi aspek biaya pengguna jalan.
KAJIAN TINGKAT KENYAMANAN PENGENDARA, PEDAGANG DAN MASYARAKAT TERHADAP KEMACETAN LALU LINTAS DI JALAN PRAMUKA PASAR BARU ATAMBUA KABUPATEN BELU: STUDY ON THE COMFORT LEVELS OF DRIVERS, TRADES AND THE PUBLIC TOWARDS TRAFFIC CONCLUSIONS ON THE PRAMUKA PASAR BARU ROAD, ATAMBUA, BELU REGENCY Alfridus Berek; Ketut M. Kuswara; Roly Edyan
BATAKARANG Vol. 5 No. 1a (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemacetan adalah situasi atau keadaan tersendatnya bahkan terhentinya lalu lintas yang disebabkan oleh banyaknya jumlah kendaraan melebihi kapasitas jalan. Masalah kemacetan lalu lintas menimbulkan kerugian yang sangat besar bagi penguna jalan terutama dalam hal pemborosan waktu, pemborosan bahan bakar dan rendahnya kenyamanan berlalu lintas serta meningkatnya populasi udara, kemacetan lalu lintas ini juga terjadi di jalan Pramuka Pasar Baru Atambua, sebagai daerah lintasan utama aktivitas mengakibatkan adanya kendaraan yang parkir sembarang di badan jalan, selain itu banyak kendaraan yang melawan arus jalan atau tidak mematuhi tanda larangan yang ada, serta para pedagang yang berjualan sembarang dipinggir jalan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor yang menyebabkan kemacetan lalu lintas dan persepsi pengendara, pedagang dan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan cara melakukan observasi dilapangan dan melakukan penyebaran kuesioner untuk mendapatkan hasil jawaban dari masyarakat terkait aspek kenyamanan, keamanan dan biaya. Diperoleh hasil penelitian untuk faktor penyebab kemacetan adalah tidak tersedianya tempat parkir, pengendara yang melawan arus, atau tidak mematuhi tanda larangan yang ada, serta pedagang yang berjualan sembarang di badan jalan. Untuk hasil persepsi diperoleh dari kategori tinggi kenyamanan kemudahan dalam memarkir kendaraan dengan nilai (2,68), tempat dagangan yang sudah disediakan dari pemerintah (2,77) dan adanya pedagang yang berjualan sembarang di luar kawasan pasar (2,84), kategori tinggi keamanan pengawasan petugas lalu lintas terhadap kemacetan yang sering terjadi dengan nilai (1,87), beraktivitas setiap hari di pasar (2,44) dan kebersihan yang ada dalam pasar (2,36), kategori tinggi biaya penggunaan bahan bakar kendaraan dengan nilai (2,32), penghasilan yang didapatkan untuk kebutuhan sehari-hari (2,63) dan biaya akses dari tempat tinggal menuju pasar (2,88). Sehingga dapat disimpulkan bahwa kondisi jalan Pramuka pasar baru Atambua tidak nyaman.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN TEKNIK KONSTRUKSI GEDUNG KELAS X SMK NEGERI 2 WAINGAPU: APPLICATION OF AUDIO-VISUAL BASED LEARNING MEDIA TO IMPROVE LEARNING OUTCOMES IN THE SUBJECT OF BUILDING CONSTRUCTION ENGINEERING CLASS X SMK NEGERI 2 WAINGAPU Dikna R. Bera; Paul G. Tamelan; Roly Edyan
BATAKARANG Vol. 5 No. 1a (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah penelitian ini adalah “Bagaimana Penerapan Media Audio Visual dalam Pembelajaran Teknik Konstruksi Bangunan di kelas X SMK Negeri 2 Waingapu? Apa faktor penyebab terhambantnya penerapanan media pembelajaran berbasis audio visual pada mata pelajaran teknik Konstruksi gedung kelas X SMK Negeri 2 Waingapu?” Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Penerapan Media Audio Visual dalam Pembelajaran Teknik Konstruksi Bangunan di kelas X SMK Negeri 2 Waingapu serta Untuk mengetahui faktor penyebab terhambantnya penerapanan media pembelajaran berbasis audio visual pada mata pelajaran teknik Konstruksi gedung kelas X SMK Negeri 2 Waingapu. Adapun manfaat yang dapat diambil dari hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pemilihan media pembelajaran untuk membantu pemahaman dan kualitas siswa pada mata pelajaran Teknik Konstruksi Bangunan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini peneliti menggambarkan penerapan media pembelajaran audio visual dalam Pembelajaran Teknik Konstruksi Bangunan di kelas X. Lokasi yang diteliti adalah SMK Negeri 2 Waingapu. Dengan subjek penelitian meliputi guru matapelajaran teknik Konstruksi bangunan kelas X, Kepala SMK, siswa kelas X TKB 1. Dari hasil penelitian tentang Penerapan Media Audio Visual dalam Pembelajaran Teknik Konstruksi Bangunan di kelas X SMK Negeri 2 Waingapu diperoleh hasil bahwa guru mata pelajaran teknik Konstruksi bangunan kelas X di SMK Negeri 2 Waingapu telah menerapkan media audio visual dalam pembelajaran teknik Konstruksi bangunan dengan efektif, meliputi: bagaimana penerapan media audio visual. Adapun factor terhambatnya penerapanan media pembelajaran berbasis audio visual yaitu terbatasnya vidio siaran materi, adanya alat yang rusak seperti infokus serta peserta didik tidak memiliki leptop. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan media audio visual cocok diterapkan dalam pembelajaran teknik Kontruks Bangunan di Kelas X SMK Negeri 2 Waingapu, dibuktikan dengan hasil belajar siswa yang lebih meningkat.
EVALUASI KINERJA SISTEM JARINGAN IRIGASI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN AIR IRIGASI DI DESA PARITI KABUPATEN KUPANG: EVALUATION OF THE IRRIGATION NETWORK SYSTEM TO MEET THE NEEDS OF IRRIGATION WATER IN PARITI VILLAGE, KUPANG REGENCY Orlando Y. Kolo; Jakobis J. Messakh; Roly Edyan
BATAKARANG Vol. 5 No. 1a (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Pariti merupakan salah satu desa yang terletak di Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sumber air utama yang digunakan untuk mengairi areal sawah di desa Pariti berasal dari sumber mata air yang memiliki potensi debit air yang besar, sehingga masyarakat setempat membuat tampungan. Selain itu, disiasati pula penggunaan sumur bor sebagai sumber tambahan untuk menambah jumlah debit air. Sistem jaringan irigasi desa Pariti merupakan jaringan irigasi sederhana. Karekteristik ini dicirikan oleh fasilitas bangunan yang tersedia, dan dibangun berdasarkan pengetahuan masyarakat setempat sehingga kurang memiliki sistem jaringan irigasi yang baik. Seiring bertambahnya usia bangunan maka jaringan irigasi tersebut mengalami kerusakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar debit air yang tersedia dan kondisi saluran irigasi baik pada saluran primer, sekunder, dan tersier serta untuk mengetahui tingkat kecukupan air terhadap pengelolaan jaringan irigasi Desa Pariti. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Penelitian ini memperoleh data tentang potensi debit air pada saluran primer sebesar 83 liter/detik, saluran Sekunder memiliki potensi debit 24 liter/detik dan saluran tersier memiliki potensi debit 23 liter/detik. Evaluasi pada kondisi saluran di dapat beberapa kerusakan pada badan saluran akibat masyarakat membobol dinding saluran untuk mengambil air secara ilegal, dan kurangnya pemeliharaan saluran yang mengakibatkan terhambatnya kecepatan aliran air. Untuk perhitungan kebutuhan air untuk tanaman pada sebesar 1, 78 l/dt/Ha yang mampu mengairi sawah seluas 47 Ha dari luas lahan 98 Ha. Penelitian ini hanya sebatas potensi debit air yang tersedia pada bulan tertentu yang ada pada sawah Kukak Pariti, perlu dilakukan penelitian berkaitan dengan ketersediaan air sepanjang tahun agar bisa melakukan pembagian pola tanam.
MOTIVASI DAN KREATIVITAS BELAJAR DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DI MASA NEW NORMAL (PASCA PANDEMIC COVID-19) DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) NEGERI 5 KUPANG: MOTIVATION AND CREATIVITY LEARNING TO INCREASING STUDENT LEARNING OUTCOMES IN THE NEW NORMAL TIME (POST PANDEMIC COVID-19) IN SMKN 5 KUPANG Mareny Martha Fuy; Asrial; Roly Edyan
BATAKARANG Vol. 5 No. 1a (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode jenis kuantitatif dengan analisis regresi berganda. Dilaksanakan di SMK Negeri 5 Kota Kupang dengan populasi siswa kelas 10, 11, dan 12 dengan jumlah sampel sebesar 156 orang responden, pengumpulan data adalah kuesioner yang dikembangkan dari variabel 1) Motivasi Belajar, 2) Kreativitas Belajar, dan 3) Hasil Belajar. Hasil penelitian menunjukkan pengujian regresi berganda dengan analisis uji F dan uji T sebagai berikut 1). Uji Regresi menunjukkan bahwa hasil hipotesis pertama diketahui nilai signifikansi untuk pengaruh X1 terhadap Y adalah sebesar 0,004 < 0,05 dan t hitung 2,890 > t tabel 1,975, sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 di terima yang berarti terdapat pengaruh X1(Motivasi Belajar) terhadap Y (Hasil Belajar). 2). Dari hasil analisis regresi berganda penelitian ini tidak sesuai dengan hipotesis kedua yang diajukan, dimana adanya pengaruh Kreativitas Belajar (X2) terhadap Hasil Belajar (Y). Hal ini di dukung dengan hasil analisis dimana diketahui nilai signifikansi untuk pengaruh X2 terhadap Y adalah sebesar 0,119 > 0,05 dan t hitung 1,569 < t tabel 1,975, sehingga dapat disimpulkan bahwa H2 ditolak yang berarti tidak terdapat pengaruh X2 (Kreativitas Belajar) terhadap Y. 3). Diketahui nilai signifikansi untuk pengaruh X1 dan X2 secara simultan terhadap Y adalah 0,004 < 0,05 dan nilai f-hitung 5,712 > f tabel 3,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa H3 diterima yang berarti terdapat pengaruh X1 (Motivasi Belajar) dan X2 (Kreativitas Belajar) terhadap Y (Hasil Belajar).
learning loss LEARNING LOSS PEMBELAJARAN JARAK JAUH PENDIDIKAN PROFESI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2023 Edyan, Roly; Asrial; Kuswara, Ketut M.; Hikmah; Hadinata, Satrama Royal
Jurnal Lazuardi Vol 7 No 3 (2024): Vol 7 No 3 (2024): JURNAL LAZUARDI EDISI XIV BULAN SEPTEMBER
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53441/jl.Vol7.Iss3.134

Abstract

The purpose of this study is to describe distance learning and the difficulties faced by PPG participants in positions, lecturers and tutors that allow learning loss to occur. This research is a qualitative research with a descriptive approach. Data collection techniques used are observation, interviews and documentation. The results of this study found that the main form of learning loss found in students participating in PPG In Position was the form of learning loss that occurred when students felt ineffective in lectures compared to face-to-face in class. Most of the network constraints experienced by participants from the district and city areas in NTT will disrupt activities and the delivery of information received will not be optimal. PPG participants were still involved in teaching during PPG implementation. it was found next that it was difficult for the participants to understand and operate the internet and the material presented. Methods and solutions applied by PPG participants in their positions, tutor teachers and lecturers to improve concentration and effectiveness of learning properly include designing lessons/lectures well and varying according to the ability of PPG participants to access the internet. Pamomg teachers, lecturers and PPG participants communicate regularly about the obstacles encountered during online learning. The hybrid learning model is a combination of bold and alluring. Doing another approach model if PPG participants experience very limited internet communication
INSTALASI PERPIPAAN DAN MESIN DINAMO AIR PADA FASILITAS UMUM KAWASAN EKOWISATA PANTAI OESINA KABUPATEN KUPANG Asrial, Asrial; Tamelan, Paul G.; Kuswara, Ketut M.; Selan, Milson M.; Edyan, Roly
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu masalah yang sering dihadapi oleh masyarakat di daerah tersebut adalah sulitnya mendapatkan air bersih dalam jumlah yang cukup, terutama saat musim kemarau. Sistem perpipaan yang kurang optimal dan ketiadaan mesin dinamo air yang andal sering kali menyebabkan distribusi air menjadi tidak merata dan tidak mencukupi kebutuhan harian warga. Hal ini dapat berdampak negatif pada kualitas hidup masyarakat, termasuk kesehatan dan produktivitas mereka. Program ini dirancang berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan dan diskusi dengan masyarakat setempat, sehingga solusi yang diberikan benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan mereka. Dengan melibatkan masyarakat secara aktif dalam proses perencanaan dan pelaksanaan, diharapkan kegiatan ini tidak hanya menyelesaikan masalah teknis, tetapi juga memberdayakan warga untuk menjaga dan memelihara sistem yang telah dibangun secara mandiri. Program ini akan dilaksanakan dengan menggunakan beberapa metode utama yakni Pendekatan Partisipatif, Survei dan Analisis Kebutuhan, Pemberdayaan dan Pelatihan Masyarakat, Kolaborasi dengan Pihak Terkait, Monitoring dan Evaluasi. Melalui partisipasi aktif masyarakat, instalasi sistem perpipaan yang baru dan pemasangan mesin dinamo air dapat diselesaikan secara tepat waktu dan sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah dirancang, Dengan adanya sistem perpipaan yang lebih efisien dan dukungan mesin dinamo air yang andal, air bersih kini dapat didistribusikan secara merata ke kamar mandi di kawasan pantai Oesina.
RENOVASI FASILITAS UMUM KAWASAN EKOWISATA PANTAI OESINA KABUPATEN KUPANG Hikmah, Hikmah; Messakh, Jakobis J.; Setiawaty, Tetty; Deku, Andriana; Edyan, Roly
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Timbulnya minat pengunjung tidak semata-mata karena hanya keindahan wisatanya saja, melainkan fasilitas yang ada juga akan mempengeruhi. Wisatawan akan datang dan berkunjung kembali apabila tersedianya fasilitas-fasilitas yang dapat memenuhi segala kebutuhannya selama menikmati daya tarik wisata tersebut. Dengan adanya fasilitas-fasilitas tersebut juga diharapkan dapat membuat wisatawan merasa lebih nyaman dan tinggal lebih lama serta memberikan kesan yang baik tehadap daya tarik wisata yang dikunjunginya. Tujuan di lakukan kegiatan ini adalah untuk menciptakan kebesihan, kerapihan, dan keindahan di sekitar pantai Oesina. mengembangkan kreativitas dan peduli terhadap lingkungan. Dalam kegiatan ini melibatkan civitas akademika Progam Studi Pendidikan Teknik Bangunan terdiri dari staf Dosen, Pegawai dan Mahasiswa. Kondisi ini tidak hanya mengurangi kenyamanan dan estetika lingkungan, tetapi juga dapat menghambat berbagai aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan sosial, ekonomi, dan budaya. Dalam beberapa kasus, fasilitas umum yang tidak terawat bahkan dapat membahayakan keselamatan warga. Oleh karena itu, renovasi fasilitas umum menjadi kebutuhan yang mendesak untuk memastikan bahwa masyarakat dapat terus menikmati manfaat dari fasilitas tersebut dengan aman dan nyaman.
PEMANFAATAN ABU SERBUK KAYU SEBAGAI BAHAN TAMBAHAN PEMBUATAN PAVING BLOCK Asrial, Asrial; Edyan, Roly; Pandie, Imanuel A.
Jurnal Teknologi Vol 18 No 2 (2024): Nopember 2024
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paving block (bata beton) adalah suatu komposisi bahan bangunan yang dibuat dari campuran semen portland atau bahan perekat hidrolis sejenisnya, air dan agregat dengan atau tanpa bahan tambahan lainnya yang tidak mengurangi mutu bata beton itu (SNI 03-0691-1996). Pemanfaatan limbah dalam proses pembuatan paving block adalah salah satu alternatif untuk mengurangi biaya produksi, dan mengurangi campuran pasir pada proses pembuatan paving block. Pemanfaatan limbah yang akan digunakan pada penelitian ini yaitu abu serbuk kayu, karena abu serbuk kayu memiliki kandungan Silika (SiO2) sebesar 67,964%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan abu serbuk kayu sebagai salah satu bahan tambahan pembuatan paving block dan mengetahui kuat tekan paving blok menggunakan bahan tambahan abu serbuk kayu. Penelitian ini dilaksanakan selama dua bulan dari bulan November sampai bulan Januari di Laboratorium Pendidikan Teknik Bangunan, FKIP, Undana dan Laboratorium Politeknik Kupang. Penelitian ini menggunakan metode trial and error dengan lima variasi penambahan abu serbuk kayu sebesar 0 %, 9 %, 11 %, 13 % dan 15 % dan tiga kali pengulangan. Hasil penelitian diperoleh serbuk kayu yang digunakan sebagai bahan tambahan pembuatan paving block terlebih melewati proses pembakaran hingga menjadi abu sehingga dapat dicampurkan sebagai bahan tambahan pembuatan paving block dan kuat tekan yang dihasilkan yaitu penambahan abu serbuk kayu 11 % sebesar 30,79 Mpa merupakan kuat tekan tertinggi, diikuti penambahan abu serbuk kayu 13 % sebesar 27,41 Mpa, penambahan abu serbuk kayu 9 % sebesar 26,68 Mpa, penambahan abu serbuk kayu 15 % sebesar 23,91 Mpa dan tanpa penambahan abu serbuk kayu sebesar 10,31 Mpa. penggunaan abu serbuk kayu sebagai bahan tambahan pembuatan paving block dapat mengikatkan mutu paving block.
PENATAAN KAWASAN PASAR LILI SEBAGAI PASAR SEHAT DI KABUPATEN KUPANG: ARRANGEMENT OF THE LILI MARKET AREA AS A HEALTHY MARKET IN KUPANG REGENCY Rifal Reianldo N. Rona Biha; Hikmah; Roly Edyan
BATAKARANG Vol. 6 No. 1a (2025)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui kondisi eksisting bangunan pasar, sanitasi dan jalan pada Pasar Lili Kabupaten Kupang, dan menganalisis kembali desain Pasar Lili menjadi pasar yang mengacu pada standar pasar yang sehat dan nyaman. Metode penelitian tergolong dalam penelitian deskriptif, dengan memberikan gambaran yang sistematis berdasarkan fakta, karakteristik, dan hubungan fenomena yang dipelajari. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi lingkungan, dan dokumentasi. Hasil penelitian ditinjau dari variabel kondisi eksisting bangunan pasar, sanitasi dan jalan pada Pasar Lili menunjukkan bahwa kondisi eksting di Pasar Lili belum memadai sepenuhnya dimana ditinjau dari kondisi bangunan; kondisi sanitasi yang mencakupi air bersih, limbah, drainase, dan sampah; kondisi jalan; serta kondisi area parkir di pasar Lili yang kurang sehingga dapat mempengaruhi kesehatan dan kenyamanan baik bagi pedagang maupun pengunjung pasar. Selanjutnya untuk variabel redesain kembali pasar sebagai pasar sehat dan nyaman, menunjukkan bahwa redesain dengan konsep yang mengacu pada kriteria pasar sehat menghasilkan konsep redesain bangunan terdiri dari konsep redesain Kios, los, pasar, fasilitas penunjang pasar, standar pembagian zonasi dalam pasar, sirkulasi, tempat parkir, sistem utilitas seperti air bersih, kamar mandi dan toilet, drainase serta pengeolahan sampah yang sesuai dengan sifat dan fungsi ruang serta penataan zona pedagang yang sesuai dengan jenis dan karakteristik barang dagangan yang di jual dengan mengacu pada peraturan yang berlaku.