Claim Missing Document
Check
Articles

PENGENALAN TEKNIK PEMELIHARAAN DAN MANFAAT JAMBU KRISTAL DI DESA MEKAR JAYA, KECAMATAN BANJARAN, KABUPATEN BANDUNG Santi Rosniawaty; Mira Ariyanti; Erni Suminar; Rija Sudirja
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i9.3205-3211

Abstract

Konsumsi buah-buahan sangat dianjurkan untuk peningkatan gizi masyarakat dan ketahanan tubuh. Namun demikian kemampuan untuk membeli buah-buahan masih terbatas karena pada umumnya masyarakat lebih mementingkan untuk membeli kebutuhan pokok. Ditengah masa endemi ini, diperlukan daya tahan tubuh yang tinggi agar tidak sakit, salah satunya melalui asupan buah dengan kandungan vitamin C yang tinggi. Melalui penanaman jambu kristal dan dipelihara dengan baik di pekarangan rumah masyarakat, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan gizi (khususnya vitamin C) secara mandiri tanpa membeli. Dipilihnya Kampung Empel, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung karena merupakan daerah yang cocok untuk ditanami jambu kristal dan masyarakatnya mempunyai pekarangan yang luas. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah penjajagan, penyuluhan, pendampingan dan evaluasi. Materi yang diberikan saat penyuluhan adalah pemeliharaan tanaman jambu kristal dan manfaatnya untuk kesehatan. Kegiatan yang dilakukan adalah persiapan bibit jambu kristal, penanaman jambu kristal di halaman dan pemeliharaan jambu kristal. Hasil dari kegiatan ini adalah masyarakat lebih mengenal pemeliharaan jambu kristal dan manfaat buah jambu kristal  serta peningkatan minat masyarakat untuk meningkatkan gizi dan daya tahan tubuh melalui konsumsi jambu kristal, mengingat masa pandemi covid saat itu. Kegiatan penyuluhan ini berdampak positif terhadap prospek dan minat untuk menanam jambu kristal di pekarangan rumah.
PENINGKATAN P-POTENSIAL, P-TERSEDIA, SERAPAN P SERTA HASIL PADI MELALUI APLIKASI KOMBINASI PEMBENAH TANAH DAN PUPUK N, P, K PADA SAWAH INCEPTISOLS: Peningkatan P-Potensial, P-Tersedia, Serapan P Serta Hasil Padi Melalui Aplikasi Kombinasi Pembenah Tanah Dan Pupuk N, P, K Pada Sawah Inceptisols Emma Trinurani Sofyan; Rija Sudirja; Benny Joy; Ficky Yulianto Wicaksono; Chamid Itmam
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 14 No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/ajip.v14i2.3893

Abstract

Peningkatan hasil padi diperlukan karena meningkatnya kebutuhan beras nasional, namun, produktivitas lahan masih menjadi masalah utama, terlebih maraknya degradasi kesuburan tanah dan alih fungsi lahan. Pemberian bahan organik dibarengi pupuk N, P, K dapat dilakukan untuk meningkatkan efisiensi pemupukan dan mengurangi input pupuk kimia. Tujuan percobaan adalah untuk mengetahui pengaruh sinergi kedua bahan dalam meningkatkan P-potensial, P-tersedia, serapan P, dan hasil padi serta mencari dosis terbaik yang menghasilkan gabah kering giling (GKG) tertinggi dengan pengurangan input pupuk kimia. Percobaan dilakukan pada bulan Juli-Desember 2025 di Lahan Percobaan Kimia Tanah dan Nutrisi Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran. Rancangan Acak Kelompok (RAK) dilakukan dalam percobaan ini dengan 9 perlakuan dan 3 kali ulangan dengan rincian: Kontrol; N, P, K rekomendasi; 1 pembenah tanah; ¼ pembenah tanah + 1 dosis N, P, K; ½ pembenah tanah + 1 dosis n, p, k; ¾ pembenah tanah + 1 dosis N, P, K; 1 pembenah tanah + ½ dosis n, p, k; 1 pembenah tanah + ¾ dosis N, P, K; 1 pembenah tanah + 1 dosis N, P, K. Hasil percobaan mengindikasikan bahwa kedua bahan dapat bersinergi dan berpengaruh nyata dalam meningkatkan kadar P-potensial, P-tersedia, serapan P, serta hasil padi kecuali pada persentase gabah bernas. Dosis 8 t ha-1 kombinasi pembenah tanah dan 50% N, P, K anjuran (262,5 kg. ha-1 Urea; 37,5 kg. ha-1 SP-36; dan 37,5 kg ha-1 KCl) dapat meningkatkan hasil gabah kering giling (3,39 kg petak-1) dengan mengurangi input pupuk kimia sebesar 50%.
PENGARUH PEMBENAH TANAH DIPERKAYA ASAM AMINO TERHADAP KTK, N-TOTAL, SERAPAN-N, DAN HASIL PADI SAWAH DI INCEPTISOLS Sofyan, Emma Trinurani; Sudirja, Rija; Citraresmini, Ania; Wicaksono, Fiky Yulianto; Desev, Najma Fashally
Agrimasta Vol 3, No 2 (2026): Maret
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrimasta.v3i2.70308

Abstract

Tanah Inceptisol memiliki kendala kesuburan berupa rendahnya kandungan bahan organik, kapasitas tukar kation (KTK), dan nitrogen. Penelitian Ini bertujuan untuk menentukan dosis optimal bahan pembenah tanah (kompos eceng gondok, biochar jerami, dan asam humat) yang diperkaya asam amino terhadap sifat kimia tanah dan hasil panen padi (Oryza sativa L.) di rumah kaca pada tanah Inceptisol Jatinangor. Metode penelitian menggunakan Rancangan Blok Acak (RBD) dengan tujuh perlakuan, mulai dari kontrol, dosis tunggal NPK, hingga kombinasi bahan pembenah tanah dengan berbagai dosis NPK (¼, ½, ¾, dan 1 dosis yang direkomendasikan). Parameter yang diukur meliputi kapasitas pertukaran kation (CEC) tanah, nitrogen total, penyerapan nitrogen, dan berat biji padi giling kering (MDGW). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi bahan pembenah tanah yang diperkaya asam amino secara signifikan meningkatkan komponen hasil panen. Kombinasi bahan pembenah tanah dengan ½ hingga ¾ dosis NPK yang direkomendasikan mampu menghasilkan WDM yang setara dengan dosis NPK penuh. Hal ini menunjukkan bahwa bahan pembenah tanah dapat meningkatkan efisiensi penyerapan nitrogen dan memperbaiki retensi nutrisi pada tanah Inceptisol. Kesimpulannya, penggunaan bahan pembenah tanah ini secara efektif mengurangi kebutuhan pupuk anorganik sambil mempertahankan produktivitas padi.
Spatial distribution of status silicon availability for plant and its effect to rice yield Qurrohman, Budy Frasetya Taufik; Suriadikusumah, Abraham; Joy, Benny; Sudirja, Rija
SAINS TANAH - Journal of Soil Science and Agroclimatology Vol 20, No 1 (2023): June
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/stjssa.v20i1.65862

Abstract

Silicon (Si) is a beneficial element for rice plants. However, evaluating the Si availability status of paddy soil is rarely done. This study aimed to investigate the Si availability for plant (SiAP), spatial distribution, SiAP correlations with some soil properties and the effect of SiAP status on the rice yield. This study used a survey method to collect paddy soil and water sample. The pot experiment method was used to evaluate paddy plant response to SiAP level. Based on K-means, cluster analysis showed that soil SiAP was categorized low (< 147 mg SiO2 kg-1), moderate (147 – 224 mg SiO2 kg-1) and high (> 224 mg SiO2 kg-1). The SiAP status of the paddy soil area of 26,395 hectares (25%), 61,744 hectares (59%) and 15,952 hectares (15%) was categorized as low, moderate and high, respectively. This present study revealed that the upland area paddy soil has higher SiAP than the lowland area. Total silicon dioxide (SiO2) and clay percentage were negatively correlated with the SiAP in soils. Silicon addition to the paddy soil with SiAP status showed low to high increase in rice yield by 0.2%, 3.9% and 2.7%.
Co-Authors Abdul Halim luthfi Abraham Suriadikusumah Ade Ismail Ade Setiawan Ade Setiawan Ade Setiawan Agung Karuniawan Agus Susanto Agus Wahyudin Ainun Fadilah Al- Adawiah, Alin Robial Alin Robial Al- Adawiah Andre R. Daud Ania Citraresmini Anne Nurbaity Anni Yuniarti Apong Sandrawati Asep Anang Asmi Maulina Bahjatien, Isnaini Dzatie Benny Joy Betty Natalie Fitriatin Budi Nugroho Budy Frasetya Taufik Qurrohman Chamid Itmam Chamid Itmam Citra Bakti, Citra Cucu Suherman Daud Siliwangi Saribun Dedi Ruswandi Desev, Najma Fashally Desvia Diyanti Nursyabani Dimas Nur Annisa Dimas Nur Annisa Istiqomah Dirga Sapta Sara Diyan Herdiyantoro Djuansah, Muhamad Rahman Djuwansah, Muhamad Rachman Elisabeth Mora Emma Trinurani Emma Trinurani Sofyan Encep Hidayat Salim Erika Wahyuni Saragih Erna Dewi Erna Dewi . Erni Suminar Eso Solihin Eso Solihin Fadhilah, Rifat Ferdy Firmansyah Ficky Yulianto Wicaksono Fiky Yulianto Wicaksono Furqan Mubarak Djula Ganjar Herdiansyah Ganjar Herdiansyah, Ganjar H. Afrianto H. Afrianto, H. Haris Maulana Hendi Hidayat Hendi Hidayat, Hendi Hermawan, Mega Kartika Husein, Anne Yuliana Iin Susilawati Indra Permana Intan Ratna Dewi Anjarsari Islamy Hasan Hermawan Johar Arifin Leony Agustine Leony Agustine Liana Sari, Stefina Lindung Tri Puspasari Lubis, Ary Satria M. Arief Sholeh Mahfud Arifin Masruri, Muhammad Kholil Maulana, Haris Maya Damayani Maya Damayani Maya Damayani Meddy Rachmadi Mieke Rochimi Setiawati Mira Ariyanti Mochamad Arief Sholeh Mochamad Arief Soleh Mubarok, Zakka Tafwidh Muhammad Farghan Fauzan Nadia N. Kamaluddin Nadia Nuraniya Kamaluddin Oviyanti Mulyani Pudjawati Suryatmana Pujawati Suryatmana Purwono Purwono, Purwono Qurrohman, Budy Frasetya Taufik Rachmad Akbar Rachmat Harryanto Rachmat Harryanto Rachmat Haryanto Rachmat Haryanto, Rachmat Rani Ros Reginawanti Hindersah Rhazista Noviardi Rhendika Indra Yunianto Rina Devnita Rizky Febria RR Darlita RR Darlita Rudianto, Safira Damayanti Salsabila Dwi Ananda Sandrawati, Apong Santi Rosniawaty Santoso, Dwi Andreas Sari, Stefina Liana Sri Muji Rahayu Stefina Liana Sari Suryatma, Pujawati Suryo Firnato Syaiful Anwar Syariful Mubarok Syfani Fitria Syfani Fitria Tualar Simarmata Vera Oktavia Subardja Vera Oktavia Subarja Wawan Sutari Wicaksono, Ficky Yulianto Wulan Sri Damayanti Yulianti Machfud Yuliati Machfud Yusup Hidayat Zahra, Siti Revita