Claim Missing Document
Check
Articles

IDENTIFIKASI SUMBERDAYA LAHAN PADA KETERSEDIAAN LOGAM BERAT (PB, CD DAN CR) TANAH SAWAH DI DAERAH PENGAIRAN SUNGAI CIKIJING KECAMATAN RANCAEKEK Leony Agustine; Rija Sudirja; Rachmat Harryanto
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 22, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (659.734 KB) | DOI: 10.25077/jtpa.22.1.22-31.2018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengevaluasi sebaran pencemaran ketersediaan logam berat (Pb, Cd dan Cr) dari pembuangan limbah pabrik tekstil terhadap tanah sawah di daerah pengairan Sungai Cikijing Kecamatan Rancaekek, 2) mengkaji kandungan ketersediaan logam berat (Pb, Cd dan Cr) dan bahan organik yang terdapat pada tanah sawah di daerah pengairan Sungai Cikijing Kecamatan Rancaekek. Penelitian dilaksanakan pada lahan sawah tercemar logam berat dari limbah pabrik tekstil dari pengairan sungai Cikijing Kecamatan Rancaekek dan dilanjutkan dengan analisis tanah di Laboratorium Kesuburan Tanah dan Nutrisi Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran. Penelitian dilakukan dengan penetapan titik sampel didasarkan kepada sistem purposive random sampling. Jumlah sampel adalah 50 yang terletak pada 4 desa. Variabel yang diamati dan diukur dalam penelitian ini meliputi variabel utama yaitu kandungan ketersediaan logam berat (Pb, Cd, dan Cr) dan variabel pendukung meliputi C-organik tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan ketersediaan logam berat setiap lokasi sampel masih berada dibawah batas kritis untuk logam berat Pb, Cd dan Cr.
Pengaruh Penggunaan Lahan dan Posisi Lereng Kandungan C-Organik dan Beberapa Sifat Fisik Tanah Inceptisols Jatinangor, Jawa Barat: Pengaruh Penggunaan Lahan dan Posisi Lereng Kandungan C-Organik dan Beberapa Sifat Fisik Tanah Inceptisols Jatinangor, Jawa Barat Erna Dewi; Rachmat Haryanto; Rija Sudirja
AGROSAINSTEK: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian Vol 4 No 1 (2020): AGROSAINSTEK: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian
Publisher : Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/agrosainstek.v4i1.37

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari penggunaan lahan dan posisi lereng terhadap kandungan c-organik dan beberapa sifat fisik tanah pada daerah Jatinangor, Jawa Barat. Penelitian dilaksanakan pada bulan April 2018 sampai Oktober 2018. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial. Faktor pertama adalah penggunaan lahan (hutan dan tegalan) dan faktor kedua adalah posisi lereng (atas, tengah dan bawah). Metode pengambilan sampel menggunakan metode survai, komparatif dan deskriptif melalui pendekatan fisiografik (fisiography approach) secara bebas, yaitu metode survai berdasarkan penampakan fisiografis lahan dan pengambilan contoh tanah dilakukan secara transek pada lereng yang sama tanpa memperhitungkan jarak antar titik pengamatan. Pengamatan yang dilakukan adalah C-organik, Tekstur, Bobot isi dan Permeabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penggunaan lahan (hutan dan tegalan) dan posisi lereng (atas tengah dan bawah) berpengaruh terhadap kandungan c-organik dan sifat fisik tanah seperti Tekstur (pasir, debu dan liat), bobot isi dan permeabilitas pada tanah Inceptisol Jatinangor. Penggunaan lahan tegalan dengan posisi lereng bawah mempunyai pengaruh paling baik terhadap kandungan c-organik, tekstur, bobot isi dan permeabilitas tanah dibandingkan dengan penggunaan lahan dan posisi lereng lainnya.
Evaluasi Kesesuaian Lahan untuk Tanaman Mulato (Brachiaria hybrid cv. Mulato) pada Tiga Lokasi yang Berbeda Ferdy Firmansyah; Rija Sudirja; Apong Sandrawati; Mahfud Arifin; Iin Susilawati
Soilrens Vol 20, No 1 (2022)
Publisher : Dept Ilmu Tanah & Sumberdaya Lahan Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/soilrens.v20i1.41351

Abstract

The objective of this research is to evaluate actual and potential land suitability of mulato grass (Brachiaria hybrid cv. Mulato) as forage crop at Dago Dairy Lembang, UPBS Pangalengan and UPBS’s field at Cipunagara. The research is qualitative descriptive research with survey that the data taken from the field and supported by laboratory analysis. Soil sampling carried out by composite sampling method with diagonal systhematic pattern. Land quality obtained from land observation and laboratory analysis compared with mulato’s land suitability criteria to obtain the land suitability level. The actual land suitability level of mulato grass were about S2 (moderately suitable) to S3 (marginally suitable) at Dago Dairy’s field, S2 and S3 at UPBS Pangalengan’s field, S2, S3 and N (non-suitable) at UPBS’s field at Cipunagara. Limiting factors found were oxygen availability (oa), nutrient retention ability (nr), nutrient availability (na) and erosion hazard (eh). Each limiting factor fixed by soil drainage, calcium carbonate or sulfur application, fertilization and cover crop cultivation. Potential suitability of mulato grass after improvement were S1 to S2 at Dago Dairy, S1 to S2 at UPBS Pangalengan and S1, S2 to S3 at UPBS’s land at Cipunagara.
DISPERSI POPULASI SAPI PASUNDAN BERDASARKAN KONDISI GEOGRAFIS DI KABUPATEN GARUT Johar Arifin; Andre R. Daud; Asep Anang; Rija Sudirja
Jurnal Produksi Ternak Terapan Vol 1, No 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.601 KB) | DOI: 10.24198/jptt.v1i1.27645

Abstract

Garut District is one of Pasundan Cows Population in West Java, The modus of population is the south coast. The aim of the research is to determinate about dispersion population of Pasundan cows at Garut District based on geographic condition themselves and migration pattern them. The research was done from  December 2019 until January 2020 at basic population area. The method using is descriptive, so survey was done on area basic population based on topography, agronomy, temperature, rainfall, humidity and hydrology. The result of this research is the dispersion population of Pasundan Cows at Cibalong, Pameungpeuk and Cikelet sub district that have villages with sloping and flat topography (land slope  under 450) on height from sea level under 500 hsl, air temperature 25-32 ºC  on rain fall 2000-25000 mm/year. Their climatology adapted with agro climatology and hydrology on grazing. The hydrology is influenced Cikaso, Cibaluk and Cieurih River. Mekarmukti and Caringin Sub District are not basic population of Pasundan Cows, because two area is a exclusive gardeners. The migration among animal is influenced geographic condition it. Conclusion of this research is dispersion of Pasundan Cows Population is influenced the geographic condition, as agro climatology, topography, temperature, rainfall, humidity and hydrology that enveloping grazing area.
Reducing Pb accumulation in roots of sweet potato under low lead-contaminated soil by Azotobacter inoculation Reginawanti Hindersah; Vera Oktavia Subarja; Pujawati Suryatmana; Rija Sudirja; Agung Karuniawan; Yusup Hidayat
Journal of Degraded and Mining Lands Management Vol 10, No 2 (2023)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15243/jdmlm.2023.102.4271

Abstract

Agricultural soil is possibly threatened by lead (Pb) contamination due to the intensive use of fertilizers. The rhizobacteria were recommended for the bioremediation of soils contaminated by low concentrations of Pb. The experiment was conducted to observe the Azotobacter's ability to proliferate in Pb-contaminated broth and to decrease the Pb availability in soil, Pb uptake by sweet potato roots, and sweet potato growth. The resistance test was performed by growing five Azotobacter isolates in N-free broth with various Pb levels. A pot experiment was conducted in a factorial randomized block design to test three levels of Pb in soil and two Azotobacter isolates. The results showed that Azotobacter Azv4 and A. choroococcum were resistant to 100 mg L-1 Pb in N-free broth. In the pot experiment, Azotobacter Azv4 Inoculation caused less Pb in soil and roots of sweet potatoes grown in Pb-contaminated soil than A. choroococcum. Either Azotobacter or Pb soil did not influence vine length. However, Azv4 was more prominent in increasing branch number, root volume and length; higher Pb in soil reduced branch number but did not affect root parameters. Azotobacter Azv4 increased more shoot and root dry weight compared to A. choroococcum, but both isolates did not change the shoot-to-root ratio (S/R). The Pb contamination only reduced root dry weight and reduced the S/R. This research considered utilizing rhizobacteria Azotobacter for reducing Pb levels in soil and roots; and increasing sweet potato biomass.
Spatial distribution of status silicon availability for plant and its effect to rice yield Budy Frasetya Taufik Qurrohman; Abraham Suriadikusumah; Benny Joy; Rija Sudirja
SAINS TANAH - Journal of Soil Science and Agroclimatology Vol 20, No 1 (2023): June
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/stjssa.v20i1.65862

Abstract

Silicon (Si) is a beneficial element for rice plants. However, evaluating the Si availability status of paddy soil is rarely done. This study aimed to investigate the Si availability for plant (SiAP), spatial distribution, SiAP correlations with some soil properties and the effect of SiAP status on the rice yield. This study used a survey method to collect paddy soil and water sample. The pot experiment method was used to evaluate paddy plant response to SiAP level. Based on K-means, cluster analysis showed that soil SiAP was categorized low (< 147 mg SiO2 kg-1), moderate (147 – 224 mg SiO2 kg-1) and high (> 224 mg SiO2 kg-1). The SiAP status of the paddy soil area of 26,395 hectares (25%), 61,744 hectares (59%) and 15,952 hectares (15%) was categorized as low, moderate and high, respectively. This present study revealed that the upland area paddy soil has higher SiAP than the lowland area. Total silicon dioxide (SiO2) and clay percentage were negatively correlated with the SiAP in soils. Silicon addition to the paddy soil with SiAP status showed low to high increase in rice yield by 0.2%, 3.9% and 2.7%.
RESPONS PERTUMBUHAN AKAR BIBIT SECANG (Caesalpinia sappan L.) DI DATARAN RENDAH TERHADAP SITOKININ DAN GIBERELIN santi rosniawaty; Alin Robial Al- Adawiah; Syariful Mubarok; Rija Sudirja; Mira Ariyanti
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 7, No 1 (2023): AGRISAINTIFIKA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v7i1.3660

Abstract

Secang (Caesalpinia sappan L.) merupakan salah satu tanaman obat yang ada di Indonesia.  Bagian tanaman secang yang dimanfaatkan adalah empulur yang ada pada batang.  Saat panen secang, batang ditebang, sehingga diperlukan replanting.  Replanting membutuhkan bibit yang baik, untuk meningkatkan pertumbuhan maka dapat diaplikasikan zat pengatur tumbuh (ZPT) saat di pembibitan. Sitokinin dan Giberelin adalah ZPT yang berperan aktif dalam pembelahan sel sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan.  Akar adalah salah satu organ utama tanaman, apabila pertumbuhan akar baik maka pertumbuhan bagian atas tanaman (batang dan daun) akan baik pula.  Kisaran ketinggian tempat tumbuh secang, mulai dari dataran rendah hingga dataran tinggi.  Perbedaan suhu akibat perbedaan ketinggian tempat akan berpengaruh pada pertumbuhan bibit secang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian sitokinin dan giberelin terhadap pertumbuhan akar bibit secang. Percobaan dilakukan di kebun percobaan Kec. Kawalu pada ketinggian 317 meter di atas permukaan laut, pada bulan Juni sampai Oktober 2022. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan konsentrasi sitokinin, giberelin dan kombinasi keduanya. Satu perlakuan terdiri dari 7 bibit dan diulang tiga kali,  Hasil percobaan menunjukkan terdapat respons panjang akar terhadap aplikasi ZPT sitokinin dan giberelin, sedangkan respons volume akar dan bobot kering akar terhadap ZPT adalah tidak berbeda.Kata kunci : Bibit, Giberelin, Sitokinin, Secang
Enhancing Agronomic Traits of Food Crops with Biofilm Biofertilizers: Promoting Sustainable Farming in Indonesia - A Systematic Review Elisabeth Mora; Tualar Simarmata; Rija Sudirja
JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 2, No 2 (2023): September 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v2i2.818

Abstract

Intensive use of inorganic fertilizers causes damage to soil ecosystem and environment. While, the utilization of biofertilizers holds significant potential in enhancing soil health and increasing crop yields as a viable solution for achieving more sustainable agricultural practices. This literature review explores biofilm biofertilizers (BBF) and plant growth promoting rhizobacteria (PGPR), examining their applications in improving soil-plant health, growth, and productivity. Employing Systematic Literature Review (SLR) methodologies, scientific literature from 2012 to 2022 was analyzed following PRISMA guidelines. Reputable journals indexed in Google Scholar and E-Journal Springer were selected, and relevant keywords were used to gather primary references. Results demonstrate that PGPR from various genera (Serratia sp., Bacillus sp., Pseudomonas sp., Streptomyces sp., and Cyanobacteria) produce growth promoters like indole-3-acetic acid (IAA), gibberellins, ethylene, and cytokinins. Combining BBF with chemical fertilizer can reduce chemical usage by up to 48%, reducing reliance on them. BBF containing PGPR exhibit potential to enhance agronomic of food crops traits and promote sustainable farming practices in Indonesia.Keywords: Systematic review, Biofilm, Biofilm Biofertilizer, Sustainable farming, Indonesia
PENGENALAN TEKNIK PEMELIHARAAN DAN MANFAAT JAMBU KRISTAL DI DESA MEKAR JAYA, KECAMATAN BANJARAN, KABUPATEN BANDUNG Santi Rosniawaty; Mira Ariyanti; Erni Suminar; Rija Sudirja
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i9.3205-3211

Abstract

Konsumsi buah-buahan sangat dianjurkan untuk peningkatan gizi masyarakat dan ketahanan tubuh. Namun demikian kemampuan untuk membeli buah-buahan masih terbatas karena pada umumnya masyarakat lebih mementingkan untuk membeli kebutuhan pokok. Ditengah masa endemi ini, diperlukan daya tahan tubuh yang tinggi agar tidak sakit, salah satunya melalui asupan buah dengan kandungan vitamin C yang tinggi. Melalui penanaman jambu kristal dan dipelihara dengan baik di pekarangan rumah masyarakat, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan gizi (khususnya vitamin C) secara mandiri tanpa membeli. Dipilihnya Kampung Empel, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung karena merupakan daerah yang cocok untuk ditanami jambu kristal dan masyarakatnya mempunyai pekarangan yang luas. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah penjajagan, penyuluhan, pendampingan dan evaluasi. Materi yang diberikan saat penyuluhan adalah pemeliharaan tanaman jambu kristal dan manfaatnya untuk kesehatan. Kegiatan yang dilakukan adalah persiapan bibit jambu kristal, penanaman jambu kristal di halaman dan pemeliharaan jambu kristal. Hasil dari kegiatan ini adalah masyarakat lebih mengenal pemeliharaan jambu kristal dan manfaat buah jambu kristal  serta peningkatan minat masyarakat untuk meningkatkan gizi dan daya tahan tubuh melalui konsumsi jambu kristal, mengingat masa pandemi covid saat itu. Kegiatan penyuluhan ini berdampak positif terhadap prospek dan minat untuk menanam jambu kristal di pekarangan rumah.
Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung (Zea Mays L.)Terhadap Pemberian Pupuk Majemuk P dan K Eso Solihin; Rija Sudirja; Haris Maulana; Nadia Nuraniya Kamaluddin
Jurnal Pertanian Khairun Vol 2, No 2: (Desember, 2023)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpk.v2i2.6837

Abstract

The use of phosphorus and potassium compound fertilizers has become a commonly used strategy in modern agricultural practices to increase crop yields, optimize land use, and minimize environmental impacts. This study aims to determine the effect of applying a combination of PK (53–34) compound fertilizer doses on increasing the growth and yield of maize (Zea mays L.). This research was conducted at the Experimental Garden of the Faculty of Agriculture, Jatinangor Campus, Sumedang Regency, West Java. The altitude of the place is about 750 meters above sea level. The method in this study used a randomized group design (RAK) with ten treatments and three replications. Treatment A (Control), (B) Standard fertilizer (Urea, SP-36, and KCl), (C) 1 Urea + 1/2 PK, (D) 1 Urea + 1 PK, (E) 1 Urea + 1 ½ PK, (F) 3/4 Urea + ½ PK, (G) 3/4 Urea + 1 PK, (H) 3/4 + 1 ½ PK, (I) ½ Urea + 1 PK, and (J) 1 PK. The results showed that the doses of urea fertilizer (225 kg ha-1) and PK compound (60 kg ha-1) gave the best results on plant height, number of leaves, cob length, cob diameter, cob weight with cob, cob weight without cob, and weight per hectare.
Co-Authors Abdul Halim luthfi Abraham Suriadikusumah Ade Ismail Ade Setiawan Ade Setiawan Ade Setiawan Agung Karuniawan Agus Susanto Agus Wahyudin Ainun Fadilah Al- Adawiah, Alin Robial Alin Robial Al- Adawiah Andre R. Daud Anne Nurbaity Anni Yuniarti Apong Sandrawati Asep Anang Asmi Maulina Bahjatien, Isnaini Dzatie Benny Joy Benny Joy Benny Joy Benny Joy Benny Joy Benny Joy Betty Natalie Fitriatin Budi Nugroho Budy Frasetya Taufik Qurrohman Chamid Itmam Citra Bakti, Citra Cucu Suherman Daud Siliwangi Saribun Dedi Ruswandi Desvia Diyanti Nursyabani Dimas Nur Annisa Dimas Nur Annisa Istiqomah Dirga Sapta Sara Diyan Herdiyantoro Djuansah, Muhamad Rahman Djuwansah, Muhamad Rachman Elisabeth Mora Emma Trinurani Emma Trinurani Sofyan Encep Hidayat Salim Erika Wahyuni Saragih Erna Dewi Erna Dewi . Erni Suminar Eso Solihin Eso Solihin Fadhilah, Rifat Ferdy Firmansyah Furqan Mubarak Djula Ganjar Herdiansyah Ganjar Herdiansyah, Ganjar H. Afrianto H. Afrianto, H. Haris Maulana Hendi Hidayat Hendi Hidayat, Hendi Hermawan, Mega Kartika Husein, Anne Yuliana Iin Susilawati Indra Permana Intan Ratna Dewi Anjarsari Islamy Hasan Hermawan Johar Arifin Leony Agustine Leony Agustine Liana Sari, Stefina Lindung Tri Puspasari Lubis, Ary Satria M. Arief Sholeh Mahfud Arifin Masruri, Muhammad Kholil Maulana, Haris Maya Damayani Maya Damayani Maya Damayani Meddy Rachmadi Mieke Rochimi Setiawati Mira Ariyanti Mochamad Arief Sholeh Mochamad Arief Soleh Mubarok, Zakka Tafwidh Muhammad Farghan Fauzan Nadia N. Kamaluddin Nadia Nuraniya Kamaluddin Oviyanti Mulyani Pudjawati Suryatmana Pujawati Suryatmana Purwono Purwono, Purwono Rachmad Akbar Rachmat Harryanto Rachmat Harryanto Rachmat Haryanto Rachmat Haryanto, Rachmat Rani Ros Reginawanti Hindersah Rhazista Noviardi Rhendika Indra Yunianto Rina Devnita Rizky Febria RR Darlita RR Darlita Rudianto, Safira Damayanti Salsabila Dwi Ananda Sandrawati, Apong Santi Rosniawaty Santoso, Dwi Andreas Sari, Stefina Liana Sri Muji Rahayu Stefina Liana Sari Suryatma, Pujawati Suryo Firnato Syaiful Anwar Syariful Mubarok Syfani Fitria Syfani Fitria Tualar Simarmata Vera Oktavia Subardja Vera Oktavia Subarja Wawan Sutari Wicaksono, Ficky Yulianto Wulan Sri Damayanti Yulianti Machfud Yuliati Machfud Yusup Hidayat Zahra, Siti Revita