Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pendampingan Partisipatif: Solusi Inovatif Pengelolaan Sampah B3 Rumah Tangga (Diapers Bekas Urine) di Pasirkaliki Cimahi Utara Ruhmawati, Tati; Wahyudin, Uyu; Sardin, Sardin; Shantini, Yanti; Rusmiati Hasanah, Viena; Rosita, Neng Ayu; Tantia Nova, Rusyda Ihwani
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20385

Abstract

Pendahuluan: Sampah berbahaya dan beracun rumah tangga merupakan masalah serius yang membutuhkan penanganan khusus. Pendekatan pendampingan partisipatif menjadi solusi potensial untuk memberdayakan keluarga dalam pengelolaan sampah B3 rumah tangga (diapers bekas urine) secara berkelanjutan. Kegiatan ini bertujuan memberdayakan keluarga melalui peningkatan pengetahuan, sikap, dan keterampilan dalam memilah dan mendaur ulang sampah B3 rumah tangga (diapers bekas urine). Metode: Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini meliputi edukasi, pelatihan dan pendampingan dalam melakukan pemilahan dan daur ulang sampah B3 rumah tangga (diapers bekas urine) kepada 20 orang ibu balita yang diambil secara purposive di Wilayah Kelurahan Pasirkaliki, Cimahi Utara. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan melakukan pretest dan posttest. Instrumen pengumpul data terlebih dahulu dilakukan uji validitas dan reliabilitas sehingga valid dan reliabel. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan nilai rerata pengetahuan, sikap dan keterampilan sebelum dilakukan pendampingan secara berurutan; 56, 48, dan 40, sedangkan skor setelah pendampingan menjadi 92, 80, dan 60. Kegiatan menekankan pada intervensi berkelanjutan berbasis pemberdayaan keluarga dan hasilnya terjadi peningkatan skor pengetahuan, sikap, serta keterampilan keluarga secara signifikan, serta memberikan solusi inovatif terhadap persoalan sampah B3 rumah tangga khususnya diapers bekas urine. Kesimpulan: Pendampingan partisipatif berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan keluarga dalam memilah dan mendaurulang sampah B3 rumah tangga khususnya diaper bekas urine.
Teacher Professional Competence of Volunteer Quranic Tutors in Increasing the Interest in Quranic Learning Among School Dropouts at Rumah Tahsin Ar-Rahman, Samarinda: Kompetensi Profesionalisme Guru Pada Relawan Pengajar Mengaji Gratis Dalam Meningkatkan Minat Belajar Mengaji Anak Putus Sekolah Di Rumah Tahsin Ar-Rahman Kota Samarinda Rio Gunawan Salim; Dadang Yunus Lutfiansyah; Viena Rusmiati Hasanah; Windie Karina Farmawati
Borneo Educational Journal (Borju) Vol. 8 No. 1 (2026): February
Publisher : Teacher Training and Education Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/bej.v8i1.2297

Abstract

This study aims to analyze the professional competence of volunteer teachers who provide free Quran recitation lessons in increasing the interest in learning among out-of-school children at Rumah Tahsin Ar-Rahman, Samarinda City. This tahsin house is a community self-help initiative of the Cahaya Kreatif Sinergi Foundation and the Samarinda City Women's Empowerment and Child Protection Agency (DP2PA) to facilitate non-formal religious education for socially vulnerable groups in order to respond to the social problem of assisting school dropouts due to family economic constraints. Although the teachers are volunteers without formal teaching backgrounds or teaching certifications, they are required to have adaptive pedagogical strategies. This study uses a qualitative approach with a case study design. Data were collected through participatory observation, semi-structured interviews with foundation administrators, volunteer teachers, and students (focusing on school dropouts), as well as documentation. Data analysis applied the interactive model of Miles and Huberman. The results showed that the professional competence of volunteer Quran teachers played an important role in increasing the interest in learning the Quran among school dropouts, as seen from the volunteers' ability to apply professional competencies in practice. These competencies are dominated by strengths in the affective-motivational dimension (sincerity, motivation, and emotional regulation), which are supported by the cognitive dimension (mastery of tajwid material), the pedagogical dimension (varied and interactive methods), and the interpersonal dimension (empathic communication), thereby increasing the interest in learning among school dropouts, as indicated by improved focus (attention), understanding of religious values (relevance), self-confidence (confidence), and enthusiasm for learning (satisfaction). This study provides empirical evidence that in the non-formal religious education ecosystem, the absence of certification and academic qualifications in teaching can be effectively bridged by high affective-motivational competence and a humanistic approach by educators.