Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENINGKATAN KESADARAN NELAYAN DESA MUARA GADING MAS, LAMPUNG TIMUR, DALAM PENGGUNAAN ALAT TANGKAP RAMAH LINGKUNGAN Julian, David; Mayaguezz, Henky; Lahay, Almira Fardani; Reza, Muhammad
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 6 No 2 (2024): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v6i2.6840

Abstract

Tekanan terhadap ekosistem perairan semakin meningkat akibat dari penggunaan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan seperti trawl dan arad. Dampaknya adalah penurunan populasi ikan, degradasi habitat laut, dan ketidakberlanjutan usaha penangkapan ikan. Hal ini juga terjadi di Desa Muara Gading Mas, Labuhan Maringgai, Lampung Timur. Oleh karena itu, Jurusan Perikanan dan Kelautan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung melakukan kegiatan pengabdian dalam rangka mengubah praktek perikanan yang ada menjadi lebih berkelanjutan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan, mengedukasi, dan meningkatkan kesadaran penggunaan alat tangkap perikanan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan kepada komunitas nelayan Desa Muara Gading Mas. Metode yang digunakan adalah pendidikan masyarakat berupa ceramah dan diskusi guna meningkatkan pemahaman dan kesadaran pentingnya penggunaan alat tangkap ramah lingkungan. Evaluasi awal dan evaluasi akhir dilakukan terhadap pemahaman peserta tentang urgensi penggunaan alat tangkap ramah lingkungan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah semua peserta mendapatkan pengetahuan dan pemahaman yang baru berkaitan dengan alat tangkap ramah lingkungan, cara penilaian alat tangkap ramah lingkungan, dan alat tangkap yang dilarang. Selain itu, nelayan sadar akan pentingnya penggunaan alat tangkap ramah lingkungan bagi keberlanjutan usaha perikanan tangkap. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan kesadaran nelayan dalam penggunaan alat tangkap ramah lingkungan.
Population Dynamics of Yellowstripe Scad (Selaroides leptolepis) in Lampung Bay Waters Kartini, Nidya; Yudha, Indra Gumay; Yulianto, Herman; Caesario, Rachmad; Julian, David
Jurnal Biologi Tropis Vol. 24 No. 4 (2024): Oktober - Desember
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v24i4.7578

Abstract

Yellowstripe scad (Selaroides leptolepis) is a type of pelagic fish that is dominantly caught in the waters of Lampung Bay and is landed at the Lempasing Coastal Fisheries Harbor. The high market demand for yellowstripe scad means fishing for this fish is carried out throughout the year. The aim of this research was to analyze the population dynamics of yellow trevally (Selaroides leptolepis) in the waters of Lampung Bay. The yellow trevally fish collected during the research came from fishermen's catches in the waters around Lampung Bay. The study's findings demonstrated that the yellow trevally's development pattern was negative allometric, and its condition factor value varied between 0.7509 and 1.0842.  the growth parameters of yellowstripe scad obtained an asymptotic length (L∞) value of 152 mm, the growth coefficient (K) of 0.57/year, and theoretical age (t0) of -0.2191 years. Yellow trevally have a natural mortality value (M) of 0.80 per year, a fishing mortality value (F) of 1.12 per year, and a total mortality value (Z) of 1.92/year. Yellowstripe scad recruitment peaked in the Sunda Strait between May and September, at 18.19% and 13.90%, respectively.
Optimasi Wisata Bahari dalam Upaya Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Desa Pulau Pahawang Putra, Muhamad Gilang Arindra; Hasani, Qadar; Diantari, Rara; Yuliana, Darma; Damai, Abdullah Aman; Julian, David; Putri, Berta; Reza, Muhammad; Damayanti, Inggar; Saleh, Yuliana; Afrianti, Nur Afni
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 4, No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 4 No 1, Maret 2025
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v4i1.10636

Abstract

Desa Pulau Pahawang di Kecamatan Marga Punduh, Kabupaten Pesawaran, Lampung, merupakan destinasi wisata bahari yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai wisata berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku wisata melalui pelatihan dan penyuluhan tentang ekosistem terumbu karang dan wisata ramah lingkungan berbasis Green Fins. Metode kegiatan meliputi pra-kondisi, pelatihan, diskusi, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan pemandu wisata dalam menerapkan prinsip wisata berkelanjutan. Diharapkan, hasil ini dapat mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal serta menjaga kelestarian ekosistem bahari di Pulau Pahawang.
Penyuluhan Mitigasi Bencana Pesisir: Upaya Peningkatan Kesiapsiagaan dan Kesadaran Masyarakat Desa Pulau Pahawang, Lampung Julian, David; Hasani, Qadar; Reza, Muhammad; Afrianti, Nur Afni; Diantari, Rara; Yuliana, Darma; Damai, Abdullah Aman; Putra, Muhamad Gilang Arindra; Putri, Berta; Damayanti, Inggar; Saleh, Yuliana
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 4, No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 4 No 1, Maret 2025
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v4i1.10609

Abstract

Program edukasi mitigasi bencana alam wilayah pesisir di Desa Pulau Pahawang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana alam seperti tsunami dan banjir rob. Hasilnya, 78% peserta menyatakan peningkatan pemahaman dan kesiapan menghadapi bencana setelah mengikuti kegiatan, khususnya dalam hal identifikasi risiko dan langkah mitigasi. Keberhasilan program ini menunjukkan pentingnya pendekatan partisipatif. Masyarakat dilibatkan secara aktif dalam setiap tahapannya. Dampak positif lain dari program ini adalah meningkatnya solidaritas komunitas dalam menghadapi bencana, serta munculnya peluang ekonomi baru melalui pengembangan ekowisata berbasis konservasi. Pengalaman ini dapat menjadi fondasi bagi pengembangan program mitigasi di masa depan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan di Desa Pulau Pahawang.
LENGTH-WEIGHT RELATIONSHIP OF Trichopodus pectoralis IN THE SPEECTRA (SPECIAL AREA FOR CONSERVATION AND FISH REFUGIA) OF PATRA TANI FLOODPLAIN, PALEMBANG Haikal, Muhammad Faaris; Suryati, Ni Komang; Julian, David
Aqusains: Jurnal Ilmu Perikanan dan Sumberdaya Perairan Vol. 13 No. 1 (2024): November 2024
Publisher : Jurusan Perikanan dan Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aqs.v13i1.p1619-1631

Abstract

Floodplains are dynamic freshwater ecosystems characterized by significant ecological shifts between dry and rainy seasons. The snakeskin gourami (Trichopodus pectoralis), a resilient blackfish species, thrives in these extreme environments due to its specialized labyrinth breathing organ. However, its wild populations are declining, necessitating sustainable conservation strategies. This study evaluated the effectiveness of the special area for conservation and fish refugia (SPEECTRA) model, developed by BRPPUPP, in Patra Tani, Palembang. The SPEECTRA model leverages seasonal fish migration from rivers to floodplains during inundation, capturing fish in designated conservation ponds to facilitate spawning, protection, and production enhancement. Over a 30-day period at the Patra Tani Installation, purposive sampling was employed to collect T. pectoralis specimens. Growth patterns were analyzed using length-weight regression, and Fulton’s condition factor (Kn) was calculated. Results demonstrated that W=0.0108 L3.1076 with R2=0.9469. The growth pattern of the studied fish exhibited positive allometric characteristics, indicating that the population is likely in a favorable condition. This finding indicated the effectiveness of SPEECTRA as a fishery sanctuary, safeguarding key species such as T. pectoralis while mitigating anthropogenic pressures on aquatic ecosystems.Keywords: Aquatic organisms, sustainability, condition factor.
Composition and Diversity of Macrozoobenthos in Seagrass Areas in Pulau Pahawang Village Yuliana, Darma; Damai, Abdullah Aman; Arindra Putra, Muhamad Gilang; Diantari, Rara; Afrianti, Nur Afni; Damayanti, Inggar; Saleh, Yuliana; Julian, David; Reza, Muhammad; Putri, Berta
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol. 14 No. 4 (2025): August 2025
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtepl.v14i4.1140-1147

Abstract

Seagrass beds, particularly those found in Pulau Pahawang Village, serve as vital marine ecosystems that support diverse marine life. This study aims to investigate the composition and diversity of macrozoobenthos within these seagrass ecosystems. Seagrass and macrozoobenthic data were gathered through a 30 m line transect and 1m×1m. The samples were identified to the species or genus level, and the data were analyzed for composition and diversity using the Shannon-Wiener (H’), Dominance (C), and Evenness (E) indices. To assess the relationship between seagrass cover and macrozoobenthic density, a Pearson correlation test was performed. The seagrass species found is Enhalus acoroides. The macrozoobenthic community found in the seagrass ecosystem consists of 2 classes: 22 Gastropoda and 16 Bivalvia. The diversity index of macrozoobenthos (1.47-2.81) show moderate diversity, with high similarity (0.638–0.917), amd low dominance (0.059–0.265) indicates a balance community. The environmental conditions, including water temperature (30.8°C–31.8°C), salinity (30–31), and dissolved oxygen (5.8–6.8 mg/L), strongly support the growth of seagrasses and macrozoobenthos. This study emphasizes the importance of monitoring water quality and species diversity to ensure the sustainability of the seagrass ecosystem and other in Pulau Pahawang Village.   Keywords: Biodiversity, Enhalus acoroides,  Macrozoobenthos, Seagrass beds, Water quality.
OPTIMALISASI RUANG TERBUKA HIJAU DENGAN SISTEM AKUAPONIK BERBASIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI PAHAWANG, LAMPUNG Amiin, Muhammad Kholiqul; Yusuf, Maulid Wahid; Julian, David; Putri, Septi Malidda Eka
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i2.6393

Abstract

Sistem akuaponik adalah sistem pertanian yang menyatukan budidaya perikanan dengan budidaya tanaman khususnya sayuran tanpa media tanah (hidroponik). Sistem ini dikenal mampu mengatasi permasalahan keterbatasan lahan dikarenakan dapat diaplikasikan di lahan yang sempit seperti pekarangan rumah menggunakan terpal berukuran 2x2 m2 untuk budidaya ikan dan pipa untuk tempat budidaya sayuran. Dengan kemudahan tersebut, sistem ini dapat diterapkan oleh siapapun baik sebagai hobi maupun untuk bisnis yang menjanjikan.Masyarakat Desa Pulau Pahawang yang berlokasi di kawasan Teluk Lampung masih belum mengetahui teknik budidaya dengan sistem akuaponik ini. Oleh karena itu, pengabdian masyarakat yang kami lakukan menggabungkan pengalaman, pengetahuan dan teknologi di bidang perikanan modern serta pertanian hidroponik yang ramah lingkungan dan berkelanjutan sehingga diharapkan mampu berkontribusi terhadap peningkatan perekonomian masyarakat di Desa Pulau Pahawang, khususnya Dusun Kalangan. Tujuan dari pengabdian ini adalah membantu dan membimbing masyarakat Dusun Kalangan, Pahawang untuk melakukan budidaya ikan nila salin (Oreochromis niloticus) yang kemudian diintegrasikan dengan tanaman sayur-sayuran melalui metode akuaponik. Selain itu akuaponik tersebut dapat dijadikan salah satu destinasi wisata ketika ada pengunjung yang datang ke Dusun Kalangan.
PENGOLAHAN LIMBAH ANORGANIK BERBASIS MASYARAKAT DI LINGKUNGAN 1 KEL. BUMI WARAS KEC. BUMI WARAS KOTA BANDARLAMPUNG Putriani, Rizha Bery; Putri, Septi Malidda Eka; Lahay, Almira Fardani; Julian, David; Hasani, Qadar
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 2, September
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i2.7909

Abstract

Lingkungan 1 Kelurahan Bumi Waras sebagai daerah yang langsung berbatasan dengan laut dimana banyak ditemukan sampah laut (marine debris) dekat kawasan pemukiman penduduk sekitar. Daerah ini sangat kumuh karena begitu banyak tumpukan sampah di pinggir laut yang beraneka jenis yang mengakibatkan perairan menjadi kotor berwarna kehitaman serta berbau tidak sedap akibat dari buangan limbah rumah tangga dan sebagainya. Sampah laut ini sudah ada sejak lama dan belum ada tindakan preventif yang dilakukan oleh kelompok masyarakat setempat. Berbagai macam masalah muncul akibat adanya sampah laut (marine debris) seperti menimbulkan berbagai macam penyakit bagi biota laut, mempengaruhi ekosistem laut, berkurangnya produktivitas ikan yang ditangkap dan berkurangnya keindahan wilayah pesisir dan tentunya merusak lingkungan sekitar pemukiman masyarakat sampah itu sendiri adalah sumber dari berbagai penyakit.Pengetahuan masyarakat yang masih minim terkait permasalahan sampah melalui kegiatan pengabdian ini masyarakat memahami akan pentingnya pengelolaan sampah anorganik menjadi barang yang berguna yaitu dengan membuat ecobriks. 
Edukasi Pemanfatan Sampah Rumah Tangga Bagi Masyarakat Pesisir Bumi Waras-Lampung Lahay, Almira Fardani; Putra, Muhamad Gilang Arindra; Putriani, Rizha Bery; Putri, Septi Malidda Eka; Julian, David; Reza, Muhammad; Amiin, Muhammad Kholiqul
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 3 No 1, Maret 2024
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v3i1.8698

Abstract

Sampah menjadi salah satu permasalah umum yang menarik banyak perhatian dari seluruh kalangan karena hingga saat ini masih menjadi permasalahan yang belum dapat ditangani secara baik bahkan menjadi potensi bencana yaitu bencana darurat sampah. Sebagai Langkah mitigasi bencana darurat sampah dapat dilakukan dengan penanganan sampah. penanganan sampah adalah rangkaian kegiatan mencakup pemilahan-pemisahan sampah menurut jenis dan sifatnya, pengumpulan sampah, pengakutan sampah dan pengolahan hasil akhir. Satu bentuk pengolahan hasil akhir untuk sampah rumah tangga adalah dengan mengubah sampah organik rumah tangga menjadi kompos. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi kepada masyarakat Pesisiri Bumi Waras. Kegiatan pengelolaan sampah rumah tangga dengan mengolah sebagai pupuk kompos, dapat diterima oleh masyarakat sebagai salah satu solusi upaya pengurangan penumpukan sampah di wilayah Pesisir Bumi Waras, dan juga dapat sebagai sarana usaha penjualan pupuk untuk menambah penghasilan masyarakat.
Penyuluhan Mitigasi Bencana Pesisir: Upaya Peningkatan Kesiapsiagaan dan Kesadaran Masyarakat Desa Pulau Pahawang, Lampung Julian, David; Hasani, Qadar; Reza, Muhammad; Afrianti, Nur Afni; Diantari, Rara; Yuliana, Darma; Damai, Abdullah Aman; Putra, Muhamad Gilang Arindra; Putri, Berta; Damayanti, Inggar; Saleh, Yuliana
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 4 No 1, Maret 2025
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v4i1.10609

Abstract

Program edukasi mitigasi bencana alam wilayah pesisir di Desa Pulau Pahawang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana alam seperti tsunami dan banjir rob. Hasilnya, 78% peserta menyatakan peningkatan pemahaman dan kesiapan menghadapi bencana setelah mengikuti kegiatan, khususnya dalam hal identifikasi risiko dan langkah mitigasi. Keberhasilan program ini menunjukkan pentingnya pendekatan partisipatif. Masyarakat dilibatkan secara aktif dalam setiap tahapannya. Dampak positif lain dari program ini adalah meningkatnya solidaritas komunitas dalam menghadapi bencana, serta munculnya peluang ekonomi baru melalui pengembangan ekowisata berbasis konservasi. Pengalaman ini dapat menjadi fondasi bagi pengembangan program mitigasi di masa depan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan di Desa Pulau Pahawang.