Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Compulsive Buying Dan Tren Pembelian Iphone Terhadap Pola Pengeluaran Pada Gen-Z Di Kabupaten Karawang Alya Rinjani; Dedi Mulyadi; Santi Pertiwi Hari Sandi
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 4 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i4.7914

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Compulsive Buying dan Tren Pembelian iPhone terhadap Pola Pengeluaran Generasi Z di Kabupaten Karawang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan deskriptif verifikatif dan data dikumpulkan melalui kuesioner pada 139 responden berusia 18-24 tahun. Analisis deskriptif menunjukkan bahwa perilaku Compulsive Buying berada pada kategori tinggi, mencerminkan kecenderungan responden untuk membeli barang tanpa rencana. Tren Pembelian iPhone juga tinggi, ditandai oleh preferensi terhadap eksklusivitas produk Iphone dan pengaruh media sosial. Pola Pengeluaran responden menunjukkan kecenderungan alokasi dana yang tidak stabil, seringkali terpengaruh oleh promosi atau tren mendadak. Analisis korelasi menunjukkan hubungan positif signifikan antara Compulsive Buying dan Tren Pembelian. Secara parsial, Compulsive Buying berpengaruh signifikan terhadap Pola Pengeluaran, mengindikasikan bahwa dorongan belanja kompulsif meningkatkan pengeluaran yang tidak direncanakan. Tren Pembelian juga berpengaruh positif signifikan, mencerminkan bahwa preferensi terhadap tren memperkuat pola konsumsi. Secara simultan, kedua variabel menjelaskan 64,8% variasi Pola Pengeluaran. Penelitian ini menyoroti pentingnya edukasi keuangan untuk mengurangi perilaku konsumtif di kalangan generasi muda.
Analisis Tabungan Sebagai Salah Satu Sumber Dana Pada Toko Bangunan Pintu Rizki Mandiri Agna Satyo Khaeru; Dedi Mulyadi; Santi Pertiwi Hari Sandi
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 4 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i4.7915

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran sistem tabungan sebagai salah satu sumber dana pada Toko Bangunan Pintu Rizki Mandiri. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan pemilik toko dan empat konsumen yang menggunakan sistem tabungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem tabungan telah diterapkan sejak tahun 2017 sebagai solusi bagi konsumen yang ingin membeli bahan bangunan secara bertahap. Sistem ini memberikan fleksibilitas kepada pelanggan untuk menabung tanpa batasan nominal minimum, sehingga memudahkan mereka dalam merencanakan kebutuhan material bangunan. Selain itu, sistem ini juga terbukti mengalami peningkatan jumlah peserta dan nominal tabungan setiap tahunnya, meskipun sempat mengalami penurunan di beberapa periode. Dalam aspek sumber dana, tabungan konsumen menjadi salah satu sumber pendanaan eksternal bagi toko selain modal sendiri dan pinjaman bank. Dana yang terkumpul digunakan untuk pembelian stok, pembayaran operasional, serta investasi aset tetap. Kesimpulan penelitian ini adalah sistem tabungan memberikan manfaat bagi konsumen dalam memenuhi kebutuhan bahan bangunan, sekaligus menjadi sumber pendanaan alternatif bagi toko. Diharapkan, sistem ini dapat terus berkembang dengan adanya inovasi digitalisasi pembukuan.
Analisis Pendapatan Usaha Tambak Ikan Bandeng Pada Petani Di Desa Tanjungpakis Kecamatan Pakisjaya Fadillah Siva Azzahra; Dedi Mulyadi; Santi Pertiwi Hari Sandi
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 4 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i4.7996

Abstract

Perikanan Indonesia memiliki potensi terbesar di dunia, baik penangkapan maupun budidaya. Menurut Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat menunjukkan bahwa Karawang menghasilkan sebanyak 21.095 ton ikan bandeng. Berdasarkan data di atas, penelitian ini mengambil di Kabupaten Karawang karena Karawang menghasilkan ikan bandeng terbanyak kedua di Provinsi Jawa Barat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui, menganalisis, menghitung, dan menjelaskan (1) bagaiamana hasil usaha tambak ikan bandeng, (2) bagaimana pendapatan petani tambak ikan bandeng di Desa Tanjungpakis. Metode penelitian yang digunakan dengan metode kuantitatif deskriptif yaitu dengan melakukan wawancara secara langsung kepada petani tambak ikan bandeng yang ada di Desa Tanjungpakis Kecamatan Pakisjaya. Hasil penelitian pendapatan total para petani tambak di Desa Tanjungpakis, Kecamatan Pakisjaya sebesar Rp. 887.000.000 pada 2 kali panen dalam 1 tahun dengan luas lahan garapan adalah 86 Ha. Berdasarkan hasil pendapatan para petani tambak menunjukkan bahwa terjadi kerugian atau penurunan pendapatan yang terjadi pada saat musim hujan pada bulan November-Maret, karena musim hujan menentukan kualitas pertumbuhan ikan bandeng yang akan dijual.
Analisis Pendapatan Pada Pedagang Tempe Di Pasar Rengasdengklok Karawang Rahma Alyatunnisa; Santi Pertiwi Hari Sandi; Khaerudin Sidik Patoni
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 4 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i4.8047

Abstract

Menurut Permendagri No. 42 Tahun 2007, pasar tradisional adalah lokasi di mana penjual dan pembeli bertemu untuk melakukan transaksi. Selain itu, pasar tradisional juga berfungsi sebagai sarana interaksi sosial budaya serta mendukung pengembangan ekonomi masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis, menghitung, dan menjelaskan bagaimana pendapatan pedagang tempe serta berbagai kendala yang dihadapi oleh pedagang tempe di Pasar Rengasdengklok, Karawang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling, yaitu pemilihan sampel berdasarkan kriteria tertentu yang disesuaikan dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan dan biaya yang dikeluarkan oleh pedagang tempe berbeda, tergantung pada volume penjualan dan faktor pendukung lainnya. Selain itu, ditemukan bahwa pedagang dengan umur lebih tua dan berjenis kelamin laki-laki memiliki pendapatan lebih tinggi dibandingkan pedagang lainnya. Rata-rata pendapatan pedagang tempe adalah sebesar Rp 1.857.200 per hari. Salah satu kendala utama yang dihadapi oleh pedagang tempe adalah faktor umur.
Analisis Financial Distress pada Perusahaan Sektor Food & Beverage yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan Menggunakan Model Ohlson, Taffler, Fulmer, Zavgren dan Zmijewski Periode 2020-2024 Intan Kelana; Dedi Mulyadi; Santi Pertiwi Hari Sandi
JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Vol. 12 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Sekretariat Pusat Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jemsi.v12i2.6480

Abstract

This study aims to analyze the accuracy of financial distress prediction models, namely the Ohlson, Taffler, Fulmer, Zavgren, and Zmijewski models, in food and beverage companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the period 2020-2024. The sample consisted of 30 companies. Data analysis used five models, and accuracy testing was performed using Microsoft Excel. The results showed differences, with the Zavgren model having the highest accuracy of 97%, while the Zmijewski model had the lowest accuracy of 67%. PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk, PT Estika Tata Tiara Tbk, PT Dua Putra Utama Makmur Tbk, PT Sentra Food Indonesia Tbk, and PT Jaya Agra Wattie Tbk are companies that are consistently predicted to experience financial distress due to commodity price volatility, climate change, industry slowdown, high operational costs, dependence on imports, weak cash flow, and heavy debt burdens. Management responded with debt restructuring, changes in control and governance, asset sales, and strengthening liquidity and capital.    
Pengaruh Harga Batubara Acuan (HBA) dan Debt to Equity Ratio (DER) Terhadap Harga Saham Perusahaan Energi Subsektor Batubara Yang Terdaftar di BEI Periode 2020-2024 Andri Fabian Mahardika; Dedi Mulyadi; Santi Pertiwi Hari Sandi
JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Vol. 12 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Sekretariat Pusat Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jemsi.v12i2.6594

Abstract

This study aims to analyze the conditions of the Benchmark Coal Price (HBA), Debt to Equity Ratio (DER), and stock prices, as well as to examine the correlation and influence of HBA and DER on stock prices, both partially and simultaneously, in coal subsector companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2020-2024 period. This study uses a quantitative approach with descriptive and verification analysis methods and path analysis techniques. Secondary data were obtained from the Indonesia Stock Exchange, the Ministry of Energy and Mineral Resources, and company financial reports. The research sample consisted of 5 coal subsector companies selected using a purposive sampling technique, with a total of 100 quarterly observation data. Data processing was carried out using SPSS 26 software. The results showed that there was no correlation between HBA and DER. Partially, HBA had a positive and significant effect on stock prices, while DER had a negative and significant effect on stock prices. Simultaneously, HBA and DER had a significant effect on stock prices, indicating that stock prices were influenced by commodity price dynamics and company capital structure.  
Pengaruh Financial Self Control dan Fanatisme Terhadap Perilaku Konsumtif Pada Penggemar NCT di Kabupaten Karawang Hikmah Fauziyah; Dedi Mulyadi; Santi Pertiwi Hari Sandi
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 7 No. 6 (2025): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v7i6.7754

Abstract

This study aims to analyze the influence of Financial Self Control and Fanaticism on the Consumptive Behavior of NCT fans in Karawang Regency. The descriptive verification method was used with samples selected randomly through simple random sampling, involving respondents who were NCT fans in Karawang Regency. Data collection was carried out using a questionnaire with research instruments that had been tested for validity and reliability. The results of the study based on descriptive analysis showed that Financial Self Control was in the very good category, reflected in the respondents' ability to manage finances and postpone non-urgent purchases. Fanaticism showed a very high category, seen from the enthusiasm and strong emotional attachment to NCT. Consumptive Behavior was in the high category, marked by the tendency to buy both official and unofficial merchandise for emotional satisfaction. Correlation analysis revealed no significant relationship between Financial Self Control and Fanaticism, indicating that the two variables run independently. Partially, Financial Self Control was proven to have a significant negative effect on Consumptive Behavior, indicating that the better a person's financial control, the lower their consumptive behavior. While Fanaticism has a significant positive effect, indicating that the higher a person's fanaticism, the higher the tendency to behave consumptively. Simultaneous analysis shows that Financial Self Control and Fanaticism together have a significant influence on Consumptive Behavior. In conclusion, a high level of fanaticism encourages consumptive behavior, while good financial management can reduce it. These two factors together play an important role in shaping the consumption patterns of NCT fans. Practical implications of the study include the importance of financial education for K-Pop fans to prevent excessive consumptive behavior, including financial management training and understanding of priority needs.
Analisis Car Free Day dalam Meningkatkan Pendapatan UMKM di Karangpawitan Karawang Jamal Handitia Putra; Dedi Mulyadi; Santi Pertiwi Hari Sandi
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 7 No. 8 (2025): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v7i8.7929

Abstract

This research aims to analyze how Car Free Day (CFD) activities can increase the income of MSMEs (Micro, Small, and Medium Enterprises) in Karangpawitan, Karawang. The research method uses a qualitative descriptive approach with purposive sampling technique. From a total population of 155 MSME owners, 38 respondents were selected based on specific criteria: they must have been selling in the area for at least two years, were willing to be interviewed, and represented one to two similar types of MSMEs. The research findings show that CFD has a significant impact on increasing MSME income. MSME owners who have other business locations experienced income increases ranging from 25% to 85%, while MSME owners based in Karangpawitan recorded increases of up to 700%. The highest increases occurred in December at 50% and April at 49%, coinciding with year-end holidays and Eid al-Fitr celebrations. Enterprises related to children’s entertainment and culinary sectors experience the most significant growth. This research reveals that CFD not only serves as a public space for social and sports activities but also becomes a strategic opportunity for MSMEs to increase their income and expand their market reach.
Co-Authors Adiilah Eka Pridhi Afriza Apriliana Fajri Agna Satyo Khaeru Alifia Rachma Suhandoko Alya Rinjani Amanda Fauziyah Hani Amelia Nurafiah Amir Andreansyah Andri Fabian Mahardika Andri Setiawan Anjani Ayu Pratiwi Apsari Indriani Fatimah Aris Munandar Asep Darojatul Romli Aura Aulia Ayu Anisa Azhi Fadlih Saputra Bagas Arya Septian Cecep Abdul wahid Cindy Safiatun Nazihah Dedi Mulyadi Dela Syafitri Deninda Maryama F.S Devina Damayanti Deyani Faidah Dhelzahra Yashinta Diah Kartika Afryani Dian Meiliya Putri Dinah Siti Rubai’ah Adawiyah Dwi Epty Hidayati Dwi Epty Hidayaty Elsa Nurmalasari Enzelia Umu Rahmawati Erna Diana Yanti Fadillah Siva Azzahra Fitri Amalia Fitri Fauziah Hanibah Miftahul Janah Suhardi Hikmah Fauziyah Hoeriah Hoeriah Ida Royani Indah Putri Pratiwi INTAN KELANA Istighna Al Muna Jamal Handitia Putra Khaerudin Sidik Patoni Kintan Rahayu Lidya Putri Permana Linawati Linawati Lisa Ara Ghea Sagala Mawa Syahputri Miftahul Ulum Mochamad Ismail Sanjaya Muhammad Wahid Hidayat Mutiara Mutiara Mutiara Ramadhini Nabila Nur Hayati Fadhilah Nanda Juwita Putri Naomi Sianturi Nel Yunita Nelia Wulan Safitri Ninik Marera Novi Agustin Nuke Betharini Nur Laili Isnawati Nurhalimah Nurhalimah Nurul Fadillah Pipih Nurlatifah Putri Widyani Rahma Alyatunnisa Raka Fahrizal Irwansyah Reisa Alika Fatiha Riki Ahmad Nugraha Rizieq Nur Ilham Ropina Sitanggang Rosya Luckyta Aji Kusuma Sarah Elvina Aulia Sekar Ayu Puspitasari Selvy Nur Agustiin Sephia Maharani Siska Nur Agustin Siti Amamilah Siti Naziatul Zanah Siti Zakiyyah Frialyani Sri Herlina Ardinengsih Susanti Nurmalasari Syafa Ramdila Laksana Syifa Edenia Syifa Pramudita Faddila Tiwi Umaydatul Febianty Sukma Umi Widyaningrum Vevi Gusniar Vina Lingga Virgita Vivi Putri Haryani Widia Maelanicha Zalfa Salsabila Nurdin Zildjian Aprilia Zulfa Fauzia