Claim Missing Document
Check
Articles

Budaya Organisasi dalam Pengembangan Sumber Daya Manusia di Sekolah Dasar Negeri 1 Teluk Kemang Kabupaten Musi Banyuasin Ashari, Ayu; Setyaningsih, Kris; Kanada, Rabial
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8947

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengenai budaya organisasi dalam pengenbangan sumber daya manusia di sd negeri 1 teluk kemang sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pengembangan sumber daya manusia di sd negeri 1 teluk kemang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dan pendekatan deskriprif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 1 Teluk Kemang. Dalam penelitian ini, yang menjadi informan kunciadalah ketua organisasi, sedangkan informan pendukung adalah wakil ketua organisasi dan guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik yang digunakan dalam analisis data adalah reduksi data, penyajian data, dan veifikasi data. Uji keabsahan data penelitian ini menggunakan triangulasi sumber, trianguasi teknik/metode, dan triangulasi waktu.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa budaya organisasi merupakan kegiatan yang membangun kinerja sumber daya manusia untuk lebih berkopeten lagi dalam melaksanakan tugas sebagai ketenaga pendidikan. Kegiatan ini cukup efektif untuk mendukung segala kegiatan yang ada di sekolah. upaya budaya oragnisasi dalam pengembangan sumber daya manusia yakni dengana cara inovasi yang selalu memadai, memberikan perhatiaan pada setiap masalah, berorientasi pada hasil yang akan tercapai, berorientasi kepada semua kepentingan karyawan, mendukung produktivitas pegawai/karyawan dan juga memepertahankan dan menjaga stabilitas karyawan untuk memebangun kinerja sumber daya manusia. Faktor pendukung dan faktor penghambat dalam budaya organisasi dalam pengembangan sumber daya manusia, faktor pendukung ialah berupa kepemimpinan yang baik, lingkungan kerja yang mendukung serta kebijakan yang adil diterapan di sekolah untuk semua karyawan. Sedangkan faktor pengahambat ialah budaya kerja yang tidak inklusif serta kurangnya sumber daya manusia.
Strategi Kepala Madrasah dalam Mengembangkan Budaya Religius Melalui Program Maqomam Mahmuda di MTs Nurul Iman Modong Rizana, Shofta; Annur, Saipul; Kanada, Rabial
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.12049

Abstract

Adapun penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana strategi kepala madrasah dalam mengembangkan budaya religius melalui program maqomam mahmuda di MTs Nurul Iman Modong dan menganalisis faktor-faktor pendukung dan penghambat strategi kepala madrasah dalam mengembangkan budaya religius melalui program maqomam mahmuda di MTs Nurul Iman Modong. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif. Dalam penelitian ini yang menjadi informan penelitian yaitu kepala madrasah, pembina program maqomam mahmuda, dan waka kesiswaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik yang digunakan dalam analisis data yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun pengecekan keabsahan data penelitian menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi kepala madrasah dalam mengembangkan budaya religius melalui program maqomam mahmuda di MTs Nurul Iman Modong sudah berjalan cukup baik. Hasil penelitian ini dapat dilihat dengan adanya beberapa budaya religius dalam program maqomam mahmuda yang dibuat kepala madrasah sudah dijalankan yaitu muraja’ah sebelum pembelajaran dimulai, salat dzuhur berjamaah, salat dhuha berjamaah, dan yasinan bersama. Adapun faktor pendukungnya yaitu adanya dukungan dari kepala madrasah dan adanya dukungan dari para guru. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu kurangnya kesadaran peserta didik dan pengaruh negatif lingkungan peserta didik.
Peran Kepala Sekolah sebagai Leader dalam Mendisiplinkan Guru dan Siswa di SMAN 1 Banyuasin 1 Juliya, Siti; Niswah, Choirun; Kanada, Rabial
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.12050

Abstract

Adapun tujuan penelitian untuk mengetahui peran kepala sekolah sebagai leader dalam mendisiplinkan guru dan siswa, serta faktor pendukung dan penghambat peran kepala sekolah sebagai leader dalam mendisiplinkan guru dan siswa. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif. Dalam penelitian ini yang menjadi informan penelitian yaitu kepala sekolah, guru dan siswi di SMAN 1 Banyuasin 1. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik yang digunakan dalam analisis data adalah reduksi data, penyajian data, verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data penelitian ini menggunakan triangulasi sumber triangulasi teknik dan triangulasi waktu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran kepala sekolah sebagai leader dalam mendisiplinkan guru dan siswa di SMAN 1 Banyuasin 1 sudah berjalan dengan baik. Hasil penelitian ini dapat dilihat dengan peran kepala sekolah sebagai leader dalam menggerakkan warga sekolah, membimbing warga sekolah, memberi dorongan kepada warga sekolah, membina warga sekolah dan melindungi warga sekolah. Adapun faktor pendukungnya ialah yang pertama adalah pembinaan kedisiplinan tenaga kependidikan, pemberian motivasi, penghargaan. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu yang pertama kurangnya dana pendidikan, karena biaya dalam pelaksanaan pendidikan juga sangat dibutuhkan yang kedua kurangnya daya inovasi, yang ketiga ketidak pedulian terhadap berbagai perkembangan, dan yang terakhir kurangnya sarana dan prasarana yang mendukung.
Pelaksanaan Praktik Kerja Industri (Prakerin) Bagi Siswa Jurusan Bisnis Daring & Pemasaran di SMK Negeri 3 Palembang Dinita, Jessa Fadiah; Setyaningsih, Kris; Kanada, Rabial
Journal of Law, Administration, and Social Science Vol 4 No 4 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jolas.v4i4.832

Abstract

Pelaksanaan praktik kerja industri (PKL) merupakan bagian penting dari kurikulum pendidikan vokasi yang bertujuan untuk mempersiapkan siswa dengan keterampilan praktis yang relevan dengan dunia industri. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pelaksanaan praktik kerja industri (PKL) bagi siswa jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran di SMK Negeri 3 Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen terkait kurikulum dan pelaksanaan praktik kerja industri (PKL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan praktik kerja industri (PKL) di SMK Negeri 3 Palembang telah memberikan kontribusi positif dalam mempersiapkan siswa untuk dunia kerja. Namun, terdapat beberapa tantangan seperti kesesuaian kurikulum dengan kebutuhan industri, penempatan siswa yang belum optimal, dan kurangnya dukungan dari pihak industri. Studi ini memberikan wawasan yang berharga bagi pengembangan lebih lanjut dalam implementasi praktik kerja industri (PKL) di SMK serta memperkuat keterhubungan antara pendidikan dan dunia industri.
Pelaksanaan Administrasi Kesiswaan Di MTs Negeri 2 Palembang Cahaya, Harisma; Setyaningsih, Kris; Rohman, Asep; Kanada, Rabial
Journal of Law, Administration, and Social Science Vol 4 No 5 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jolas.v4i5.897

Abstract

This research aims to identify issues in the implementation of student administration at MTs Negeri 2 Palembang, focusing on indicators of coordination, motivation, communication, and direction, as well as supporting and inhibiting factors. This study employs a qualitative descriptive approach, with the main informant being the Head of Administration and supporting informants including the School Principal, Vice Principal of Student Affairs, Teachers, and Students. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using data reduction, data presentation, and verification techniques, and tested for validity through source and technique triangulation. The results show that student administration can be more effective and efficient by: 1) enhancing coordination not only through meetings but also in daily activities, 2) providing optimal motivation and building morale among administrative staff, 3) ensuring clear and effective communication, and 4) providing easily understandable guidance. Supporting factors for student administration include adequate facilities and infrastructure and good cooperation, while inhibiting factors include students frequently forgetting to bring required administrative documents and a decrease in human resources in the administrative department. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi masalah dalam pelaksanaan administrasi kesiswaan di MTs Negeri 2 Palembang, dengan fokus pada indikator koordinasi, motivasi, komunikasi, dan pengarahan, serta faktor-faktor pendukung dan penghambat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan informan utama Kepala Tata Usaha dan informan pendukung Kepala Sekolah, Waka Kesiswaan, Guru, dan Siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan verifikasi, serta diuji keabsahannya dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa administrasi kesiswaan bisa lebih efektif dan efisien dengan: 1) meningkatkan koordinasi tidak hanya melalui rapat tetapi juga dalam kegiatan sehari-hari, 2) memberikan motivasi yang optimal dan membangun kepada tenaga administrasi, 3) memastikan komunikasi yang jelas dan baik, dan 4) memberikan pengarahan yang mudah dimengerti. Faktor pendukung administrasi kesiswaan meliputi sarana dan prasarana yang memadai serta kerja sama yang baik, sedangkan faktor penghambatnya adalah siswa sering lupa membawa persyaratan administrasi yang diperlukan dan berkurangnya sumber daya manusia di bagian tata usaha.
Peran kepala tata usaha dalam pengawasan dan pemeliharaan arsip di lembaga pendidikan Sari, Selvi Irta; Hasbi, M; Kanada, Rabial
Journal of Law, Administration, and Social Science Vol 4 No 6 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jolas.v4i6.1114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengawasan kepala tata usaha dalam pemeliharaan arsip dan mengidentifikasi kendala yang dihadapinya di MTs Marfu'ah Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif, yang melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dikumpulkan dari kepala tata usaha sebagai informan utama dan staf tata usaha sebagai informan pendukung, serta dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan verifikasi untuk memastikan validitas data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengawasan kepala tata usaha berfungsi penting dalam memastikan pemeliharaan arsip sesuai dengan standar yang ditetapkan, termasuk pengaturan ruangan, kebersihan, dan pemeliharaan dokumen. Meskipun sebagian besar standar telah dipenuhi, terdapat beberapa kendala seperti suhu dan kelembaban ruangan yang belum optimal serta kurangnya kesadaran staf mengenai pentingnya kebersihan arsip. Tindakan koreksi yang telah dilakukan mencakup perbaikan fisik ruangan dan peningkatan edukasi staf. Hasil penelitian ini menekankan perlunya perbaikan lebih lanjut dalam fasilitas penyimpanan dan pelatihan staf untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan arsip di MTs Marfu'ah Palembang.
PERAN KEPALA MADRASAH SEBAGAI LEADER DI MTS MUHAMMADIYAH 1 PALEMBANG Setyaningsih, Kris; Astuti, Serli Widia; Kanada, Rabial; Ibrahim, Ibrahim
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v10i2.6158

Abstract

Abstract: This article is entitled the role of the madrasa head as a leader at Mts Muhammadiyah 1 Palembang. The source of data used by researchers in this study was obtained from MTs Muhammadiyah 1 Palembang. This article focuses on the role of the madrasah principal as a leader in mobilizing, directing, guiding, setting an example, and providing encouragement to teachers & staff, as well as students at MTs Muhammadiyah 1 Palembang. This study uses a descriptive qualitative research method by using data collection methods in this study are observation, interviews and documentation. The data obtained is then analyzed and presented again or data is reduced and then presented and then drawn conclusions. The results of this study indicate that the madrasah principal at MTs Muhammadiyah 1 Palembang carries out its role as a leader, by providing results in the form of achieving the vision and mission, activities that are ready to help teacher performance and encouragement of motivation for all madrasah residents by increasing the achievement and existence of educational institutions, adding facilities and infrastructure. madrasas and be a role model for all madrasa residents by applying discipline in time and in dress and behavior. The head of the madrasa is very influential in his role as a leader at MTs Muhammadiyah 1 Palembang because the leader is a leadership that influences members with various roles that must be applied in everyday life.Keywords: madrasah principal, leaderAbstrak: Artikel ini berjudul peran kepala madrasah sebagai leader di Mts Muhammadiyah 1 Palembang. Sumber data yang digunakan peneliti pada penelitian ini diperoleh dari MTs Muhammadiyah 1 Palembang. Adapun artikel ini berfokus pada peran kepala madrasah sebagai leader dalam menggerakan, mengarahkan, membimbing, memberi teladan, serta memberi dorongan kepada guru & staff, serta siswa di MTs Muhammadiyah 1 Palembang. Penelitian ini menggunakan metode peneltian yaitu deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dan disajikan kembali atau direduksi data lalu disajikan kemudian ditarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasanya kepala madrasah di MTs Muhammadiyah  1 Palembang  melaksanakan perannya sebagai leader, dengan memberikan  hasil berupa pencapaian visi misi, kegiatan yang siap membantu kinerja guru serta dorongan motivasi untuk seluruh warga madrasah dengan peningkatan prestasi dan eksistensi lembaga pendidikan, penambahan sarana dan prasarana madrasah serta menjadi teladan bagi seluruh warga madrasah dengan menerapkan disiplin waktu dan dalam berpakaian maupun bersikap. Kepala madrasah sangatlah berpengaruh dalam perannya sebagai leader di MTs Muhammadiyah 1 Palembang karena leader merupakan kepemimpinan yang sifatnya mempengaruhi anggota dengan berbagai macam peran yang harus diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.Kata Kunci: Kepala Madrasah, leader
Utilization of Digital Technology in Marketing Education Services at Kusuma Bangsa High School Palembang Zulkipli; Firmansyah; Kanada, Rabial
International Journal of Applied Educational Research (IJAER) Vol. 1 No. 2 (2023): December 2023
Publisher : MultiTech Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59890/ijaer.v1i2.1133

Abstract

This research discusses the utilization of digital technology in the context of marketing educational services at Kusuma Bangsa High School Palembang. This research is a type of qualitative research with descriptive characteristics that explores various qualitative aspects in understanding marketing strategies involving digital technology. In this study, data were obtained through interviews, observations, and documentation from various parties, including the principal, vice principal for student affairs, multimedia experts, and other resource persons who have related information. The results showed that the utilization of digital technology is an important key to the existence of educational institutions in the digital era. Kusuma Bangsa High School Palembang implements an education services marketing strategy through various digital platforms, with content curation and public relations team training. The utilization of digital technology in marketing education services at Kusuma Bangsa High School Palembang has succeeded in maintaining its existence and attracting public interest. This research provides in-depth information about the importance of digital technology in marketing education services and how educational institutions can utilize it effectively. The implications of this research are expected to be useful for other educational institutions that want to improve marketing efforts through digital technology.
The School Principal's Strategies in Maintaining the Quality of Education at Muhammadiyah 1 High School Palembang Kanada, Rabial; Firmansyah; Zulkipli
International Journal of Applied Educational Research (IJAER) Vol. 2 No. 1 (2024): February 2024
Publisher : MultiTech Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59890/ijaer.v2i1.1631

Abstract

High quality education is a significant priority in efforts to enhance students' competencies and maintain the school's reputation. This research aims to uncover the strategies of the school principal in maintaining the quality of education at Senior High School Muhammadiyah 1 Palembang. The study utilizes a qualitative method with a case study approach, conducting in-depth interviews with the school principal, teachers, and staff, as well as non-systematic observations of school activities, and relevant documentation studies. After data collection, thematic analysis was employed, involving data coding, identification of main themes, and interpretation of findings within the context of the school principal's strategies to uphold the quality of education. The research findings indicate that the principal of Senior High School Muhammadiyah 1 Palembang demonstrates a strong commitment to enhancing the quality of education through various strategies including teacher development, development of a curriculum based on local values, empowerment of students in soft skills development, close collaboration with parents and the community, and utilization of technology in learning. Senior High School Muhammadiyah 1 Palembang also engages in partnerships with private companies and alumni to support educational programs, and the formation of the school quality team plays a crucial role in monitoring and evaluating education. All these efforts create an educational environment focused on sustainable quality and student-oriented needs.
Evaluasi Program Tahfidz Al-Qur'an: Dampak Terhadap Pembentukan Karakter Islami Siswa Dwita, Pelangi Maulidia; Niswah, Choirun; Kanada, Rabial
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 3 (2025): MARET 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan program tahfidz Al-Qur'an di SMA IT Izzuddin Palembang, serta dampak dan manfaatnya bagi siswa, sekolah, dan masyarakat. Program tahfidz di sekolah ini diimplementasikan sebagai bagian dari upaya pendidikan holistik yang mengintegrasikan pengetahuan agama dan akademik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program tahfidz di SMA IT Izzuddin Palembang telah berjalan dengan baik dan efektif, ditandai dengan adanya koordinasi yang solid antara kepala sekolah, pembina tahfidz, dan guru-guru yang terlibat. Komunikasi yang baik juga menjadi faktor penting dalam kelancaran program ini, baik antar pihak internal sekolah maupun dengan siswa. Program tahfidz memberikan dampak positif, terutama dalam peningkatan kemampuan hafalan Al-Qur'an, pembentukan karakter siswa, serta peningkatan reputasi sekolah di mata masyarakat. Selain itu, program ini juga berperan dalam memperkuat hubungan antara sekolah dan komunitas sekitar. Secara keseluruhan, program tahfidz Al-Qur'an di SMA IT Izzuddin Palembang telah memberikan kontribusi signifikan dalam membentuk generasi muda yang berkarakter baik dan berwawasan luas, sekaligus memperkokoh citra sekolah sebagai institusi pendidikan yang berkomitmen pada pengembangan nilai-nilai agama dan moral.