Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : PESHUM

Reposisi Peran Guru Sebagai Murabbi Dalam Pendidikan Islam Di Era Society 5.0 Lilik Noer Laili; Muhammad As’ad Humam; Fajar Mustakhim; Rifqi Khairul Anam
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.13043

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mereposisi peran guru sebagai murabbi dalam pendidikan Islam di era Society 5.0. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada perubahan paradigma pendidikan akibat perkembangan teknologi digital yang berdampak pada pergeseran fungsi guru dari pembimbing spiritual menjadi penyampai informasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) dan analisis deskriptif. Data diperoleh dari berbagai literatur, jurnal, dan sumber akademik yang relevan dengan konsep murabbi, pendidikan Islam, serta tantangan pendidikan di era digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru sebagai murabbi perlu direposisi dengan menekankan integrasi antara kompetensi teknologi, spiritualitas, dan nilai-nilai kemanusiaan. Guru dituntut menjadi pembimbing moral dan teladan digital yang mampu menanamkan etika berteknologi sesuai ajaran Islam. Penelitian ini menegaskan pentingnya reposisi peran murabbi agar pendidikan Islam tidak hanya menghasilkan peserta didik yang cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia dan adaptif terhadap tantangan Society 5.0
Membangun Nalar Kritis Berbasis Akhlak: Perspektif Filsafat Pendidikan Islam Sunarsih; Rully Agung Firmansyah; Waahsturi; Rifqi Khairul Anam
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.14546

Abstract

Pendidikan modern seringkali menekankan pengembangan nalar kritis sebagai tujuan utama, namun abai terhadap fondasi akhlak yang membimbingnya. Fenomena ini menghasilkan individu yang cerdas secara intelektual namun rentan menggunakan kemampuannya untuk tujuan destruktif, seperti penyebaran disinformasi dan perdebatan tanpa adab di era digital. Artikel ini bertujuan untuk merumuskan kembali konsep nalar kritis yang tidak terpisah dari nilai-nilai moral, dengan menggunakan perspektif filsafat pendidikan Islam. Melalui metode studi pustaka kualitatif dengan pendekatan analisis filosofis, penelitian ini menggali khazanah pemikiran Islam klasik, khususnya gagasan tentang ilmu, adab, dan penyucian jiwa (tazkiyatun nafs). Hasilnya menunjukkan bahwa dalam pandangan Islam, nalar kritis yang sejati adalah buah dari sinergi antara kemampuan analisis rasional (‘aql) dan kepekaan spiritual hati (qalb). Kesimpulannya, model pendidikan yang mengintegrasikan nalar dan akhlak secara inheren lebih unggul dalam membentuk insan kamil individu yang tidak hanya mampu berpikir kritis, tetapi juga bertanggung jawab secara moral atas pemikirannya.
Dampak Orientasi Kurikulum Berbasis Standar terhadap tujuan Spiritual Pendidikan islam Dalam Perspektif Ki Hajar Dewantara Imam Solihin; Handoko; Sigit Sugiarto; Rifqi Khairul Anam
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.14566

Abstract

Kajian ini mendiagnosis kegagalan hakikat dalam Pendidikan Islam kontemporer, di mana orientasi kurikulum berbasis standar mewujudkan rasionalitas teknokratis yang secara sistemik mereduksi keutuhan manusia (budi pekerti). Latar belakang penelitian ini adalah ketercerabutan spiritual yang nyata, ditandai oleh dominasi pengukuran kognitif yang mengabaikan dimensi rasa dan karsa. Tujuan fundamental penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dampak instrumental standar terhadap tujuan spiritual, serta merumuskan terapi filosofis berbasis Pendidikan yang Memerdekakan. Menggunakan metode studi kepustakaan analitis-kritis (content analysis mendalam), hasil pembahasan mengungkap bahwa hegemoni standar membelenggu inisiasi batin peserta didik dan mengkhianati peran pemimpin spiritual guru (Ing Ngarsa Sung Tuladha). Rekomendasi teoretis yang diajukan adalah revitalisasi Tri Sentra Pendidikan dan tuntutan agar kebijakan bergeser dari visi kuantitatif (angka) menuju visi kualitatif (watak). Implikasi utama dari temuan ini adalah kebutuhan mendesak untuk mengembalikan budi pekerti sebagai sumbu sentral guna menghindari kelahiran generasi yang cerdas akal namun miskin secara jiwa, sebuah tragedi bagi peradaban.
Co-Authors Abdelmajid Idris Mohammad Khalil Abdul Adhim, M. Abdul Ghofur Adam Rasuli, Moh. Adytia Maulana Zidqi , Muhammad Alamsyah Halim Ali, Mahfud Alif Haidir Aziz, M. Alifatur Rodziah, Dinda Almas Kistina, Sabila Alvina, Tahta Amelia, Fita Anam, Saipul Andri Yanto Ayu Kumala, Firda Ayu Saputri, Dinda Basir Hanif, Ahmad Choiriyah, Mahmadatul Choirul Umam, Choirul Dasuki, Marum Eka pratiwi, Aisyati Fajar Mustakhim Fareed Ahmad Obaidy Faruq Fadhlillah, Fatin Fatahillah, M. Fathy ubaidillah, M. Firliatul Ilahi, Rani Fitria, Habibatul Fitria, Lailatul Fitriana, Rohmatun Gafur, Abd Habibi , Achmad Habibullah Handoko Hardiansyah, Yayak Holis Majid, Nur Hulwa, Febriana Hisana Huwaida, Nisrina Ilahiyah, Athiyah Imam Solihin Intan Fitriani Irfan Ali, Irfan Jannah, Royanatul Karimah, Milla Komariya, Lailatul Lailatul Aulia, Nurul Laili Rohmadhoni Novita Fitri, Noer Lailiyah, Miradatul Lilik Noer Laili M Jadid Khadavi M.Fathy ubaidillah Mariyatul Kifiyah, Sarifah Maulana Ihsan, Maulana Mochammad Zainul Arifin Mochammad Zainul Arifin Mufthi Azizah, Aulia Muhammad As’ad Humam Mukarromah, Nafilatul Mutammimah, Siti Nailul Izzah Nisak, Choirun Nurhayati Nurhayati Nuril Maulida Alfianti, Najwa Nurwahid, Nurwahid Pri Astutik, Imama Putri Nabila, Vania Putriana, Eka Robiatul Adawiyah Rohmatin Ramadhani Rohmatun Fitriana Rudianto Rully Agung Firmansyah Sa'adah, Karomatus Salsabila Makadina, Resfia Samsul Huda Sariroh, Toyiba Sarmita Shofiatul Ulul Hikmah, Fitri Sigit Sugiarto Siti Aisyah Siti Maimunah Sunarsih SYAIFUL, MOHAMMAD Verawati, Tanti Waahsturi Zahro Maulidiya, Luluk Zahro, Lutfiatuz Zahro, Rofiatus Zaini , Ahmad