Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PROFITABILITAS DAN RENTABILITAS TERHADAP HARGA SAHAM BANK DIGITAL DENGAN KECUKUPAN MODAL SEBAGAI VARIABEL MODERASI Eva Izayanti; Wira Hendri; Ega Dwi Putra Marswandi
Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 14 No. 1 (2026): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani
Publisher : LPPM Universitas Gunung Rinjani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53952/jir.v14i1.698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh profitabilitas (ROA) dan rentabilitas (ROE) terhadap harga saham, serta menganalisis peran kecukupan modal sebagai variabel moderasi pada perusahaan bank digital yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019 – 2024. Latar belakang penelitian ini didasari oleh fenomena pertumbuhan bank digital yang sangat dimanis namun seringkali memiliki volatilitas harga saham yang tidak sejalan dengan kinerja keuangan fundamentalnya. Populasi dalam penelitian ini yaitu bank digital dengan pemilihan sampel melalui purposive sampling. Berdasarkan kriteria sampel diperoleh 7 perusahaan dengan periode penelitian enam tahun sehingga diperoleh total sampel sebanyak 42. Jenis penelitian ini yaitu asosiatif kausal dengan pendekatan kuantitatif. Perangkat lunak pengolah data yang digunakan yaitu E-Views 12. Hasil pengujian menunjukan bahwa keseluruhan hipotesis ditolak. Seperti profitabilitas yang diproksikan dengan (ROA) dan rentabilitas diproksikan oleh (ROE) tidak memiliki pengaruh terhadap harga sagam. Begitupun dengan kecukupan modal tidak dapat memoderasi pengaruh profitabilitas terhadap harga saham, serta kecukupan modal tidak dapat memoderasi rentabilitas terhadap harga saham. Penelitian selanjutnya disarankan menambahkan variabel independen lain yang lebih relevan dengan karakteristik industri perbankan digital seperti lain seperti Net Interest Margin (NIM), Price to Book Value (PBV), atau Earnings per Share (EPS). Sedangkan bagi perusahaan bank digital yang mana manajemen nya perlu menjaga keseimbangan antara membangun narasi pertumbuhan bank digital dan memperkuat fundamental keuangan perusahaan.
Environmental Performance and Good Corporate Governance on Firm Value with Firm Size Moderation Ahdiat Furqan; Sahdan Saputra; Susilo Talidobel; Wira Hendri; Restu Alpiansah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12864

Abstract

Firm value merupakan indikator penting yang mencerminkan persepsi investor terhadap prospek perusahaan. Peningkatan perhatian terhadap praktik keberlanjutan mendorong perusahaan menerapkan environmental performance dan good corporate governance (GCG) untuk meningkatkan nilai perusahaan. Namun, hasil penelitian terdahulu mengenai pengaruh kedua variabel tersebut terhadap firm value masih menunjukkan inkonsistensi sehingga diperlukan penelitian lanjutan dengan mempertimbangkan firm size sebagai variabel moderasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh environmental performance dan good corporate governance terhadap firm value, serta menguji peran firm size dalam memoderasi hubungan tersebut pada perusahaan subsektor Food & Beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan, laporan PROPER Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta publikasi Bursa Efek Indonesia. Sampel terdiri atas 28 perusahaan dengan 112 observasi yang dipilih menggunakan purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan pendekatan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa environmental performance tidak berpengaruh signifikan terhadap firm value, sedangkan good corporate governance berpengaruh positif dan signifikan. Firm size tidak memoderasi pengaruh environmental performance, tetapi mampu memoderasi hubungan good corporate governance terhadap firm value, sehingga tata kelola perusahaan menjadi faktor yang lebih menentukan dalam meningkatkan kepercayaan investor dan nilai perusahaan.
Pengaruh Financial Attitude Dan Fear Of Missing Out (FoMO) Terhadap Financial Management Behavior Dengan Self Control Sebagai Variabel Moderasi Stefanny Regina Aprillia; Wira Hendri; Raden Bagus Faizal Irany Sidharta; Restu Alpiansah; Zahrah Zahrah
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1956

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh financial attitude dan Fear of Missing Out (FoMO) terhadap financial management behavior, serta menguji peran self control sebagai variabel moderasi pada Generasi Z di Kota Mataram. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah Generasi Z berdomisili di Kota Mataram yang jumlahnya tidak diketahui secara pasti, dengan sampel sebanyak 96 responden yang ditentukan melalui rumus Lemeshow dan teknik non-probability purposive sampling berdasarkan lima kriteria. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner skala Likert 1-5 secara daring menggunakan Google Form. Analisis data menggunakan Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial attitude berpengaruh positif dan signifikan terhadap financial management behavior (β = 0,341; t = 3,872; p = 0,000). Fear of Missing Out (FoMO) juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap financial management behavior (β = 0,184; t = 1,982; p = 0,048). Self control tidak terbukti memoderasi pengaruh financial attitude terhadap financial management behavior (β = -0,088; t = 0,135; p = 0,893) maupun pengaruh FoMO terhadap financial management behavior (β = -0,088; t = 1,120; p = 0,263). Nilai R² sebesar 0,611 menunjukkan bahwa financial attitude, FoMO, dan self control mampu menjelaskan 61,1% variasi financial management behavior, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Penelitian ini mendukung Behavioral Finance Theory dan Theory of Planned Behavior bahwa sikap keuangan dan tekanan sosial digital berperan penting dalam membentuk perilaku pengelolaan keuangan Generasi Z, sementara kemampuan pengendalian diri belum terbukti memperkuat maupun memperlemah hubungan tersebut. Generasi Z di Kota Mataram disarankan meningkatkan kesadaran atas sikap keuangan yang positif serta kewaspadaan terhadap tekanan tren digital dalam mengelola keuangan pribadi.