Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PERMEN COUGH BERBAHAN REMPAH DAPUR Rasdianah, Nur; Ramadhani, Fika Nuzul; Uno, Wiwit Zuriati
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v6i1.39280

Abstract

Batuk merupakan salah satu cara untuk membersihkan saluran pernapasan dari lendir atau bahan dan benda asing yang masuk dan juga merupakan gejala dari suatu penyakit. Banyaknya jenis obat batuk yang dijual bebas mendorong masyarakat untuk melakukan pengobatan sendiri. Selain obat batuk yang dijual bebas beberapa rempah dapur dapat digunakan untuk mengatasi gejala batuk. Rimpang jahe dan sereh merupakan rempah dapur yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh karena memiliki kandungan antioksidan yang cukup tinggi sebagai peningkat sistem imun dan juga dapat mengatasi gejala batuk. Manfaat yang sama antara rimpang jahe, sereh dan madu dalam mengatasi gejala batuk membuat ketiganya dapat dikombinasikan dalam mengatasi gejala batuk. Tujuan dari kegiatan pengabdian iniadalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keaktifan ibu rumah tangga dalam mengolah rempah dapur agar bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan serta mengatasi gejala batuk agar dapat meminimalkan penggunaan obat-obatan kimia. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Ombulo, Limboto Barat serta dihadiri oleh Kepala Desa Ombulo, serta ibu-ibu PKK Desa Ombulo sebanyak 31 orang. Kegiatan berlangsung melalui penyuluhan, dan demonstrasi melalui video mengenai cara pengolahanrimpang jahe, sereh dan madu menjadi permen cough. Kegiatan berjalan lancar dengan hasil evaluasi menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat lebih meningkat dilihat dari antusiasme peserta dalam dalam mengikuti tanya jawab. Kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keaktifan ibu rumah tangga dalam mengolah rempah dapur berupa rimpang jahe dan sereh yang dikombinasikan dengan madu agar bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan serta mengurangi gejala batuk agar meminimalkan penggunaan obat sintetis.
Uji Aktivitas Antihiperglikemik Ekstrak Etanol 70% Daun Hulotua (Commelina longifolia L.) Secara In Vivo Menggunakan Mencit Andy Suryadi, A. Mu'thi; Ramadhani, Fika Nuzul; Makkulawu, Andi; Uno, Wiwit Zuriati; Manno, Mohamad Reski; Maku, Diva Julyar Cahyani
Journal of Pharmacology and Natural Products Vol. 2 No. 1 (2025): Volume 2, Nomor 1, Tahun 2025
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jpnp.v2i1.126

Abstract

Tanaman Hulotua (Commelina longifolia L.) merupakan tanaman yang berasal dari family commelinaceae yang dapat dijadikan sebagai sumber tanaman yang berkhasiat sebagai obat. Dipercaya tanaman yang masuk kedalam genus commelina memiliki kandungan senyawa yang dapat berpotensi sebagai antihiperglikemik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antihiperglikemik ekstrak etanol 70% daun hulotua (Commelina longifolia L.) menggunakan mencit. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimental model pre and post test randomize control group design dengan mengukur pengaruh ekstrak etanol daun hulotua terhadap kadar glukosa darah pada mencit. Penelitian ini menggunakan mencit yang terbagi menjadi 5 kelompok dan terdiri dari 5 kelompok perlakuan diantaranya kelompok kontrol negatif (Na-CMC), kelompok kontrol positif (Glibenklamid), kelompok uji I (dosis 5,6 mg/20 g BB mencit), kelompok uji II (dosis 11,2 mg/20 g BB mencit) dan kelompok uji III (22,4 mg/20 g BB mencit). Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun hulotua (Commelina longifolia L.) yang diekstraksi menggunakan metode maserasi didapatkan hasil persen rendemen sebesar 21,67%, dan diantara kelompok uji I, kelompok uji II, dan kelompok uji III menunjukkan ketiga dosis ini dapat menurunkan kadar glukosa darah mencit, dengan dosis yang memiliki efektiftas paling baik sebagai antihiperglikemik pada mencit jantan terdapat pada dosis 22,4 mg/20 g BB mencit dengan penurunan kadar glukosa darah dari 70,04 mg/dL ke 132,2 mg/dL.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Edukasi Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai Herbal Antidiabetes di Desa Ombulo Kabupaten Gorontalo Uno, Wiwit Zuriati; Pakaya, Mahdalena Sy; Hunawa, Rachmawaty D; Puluhulawa, Lisa Efriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v4i1.31309

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi yang terus meningkat di Indonesia, termasuk di Provinsi Gorontalo. Desa Ombulo memiliki potensi tanaman obat keluarga (TOGA) seperti daun sirsak, miana, sambiloto, dan kumis kucing yang terbukti memiliki aktivitas antidiabetes, namun pemanfaatannya masih rendah akibat kurangnya pengetahuan masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan TOGA sebagai produk herbal antidiabetes sekaligus membuka peluang usaha berbasis sumber daya lokal. Metode kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui edukasi dan pelatihan kepada anggota PKK Desa Ombulo, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo meliputi ceramah interaktif, diskusi, pre-test dan post-test, serta praktik pembuatan produk herbal seperti teh celup daun sirsak, permen daun miana, dan simplisia sambiloto serta kumis kucing. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta setelah kegiatan edukasi. Sebagian besar peserta juga mampu mengikuti proses pembuatan produk herbal dengan baik. Produk hasil pelatihan dikemas secara sederhana dan berpotensi dikembangkan menjadi usaha rumah tangga. Program pengabdian ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam pemanfaatan TOGA sebagai solusi preventif dan terapi pendukung diabetes, serta membangun semangat wirausaha berbasis pemanfaatan tanaman obat lokal
Isolasi dan Karakterisasi Mikroba Air Tawar Dari Kawasan Danau Limboto Pakaya, Mahdalena Sy.; Djuwarno, Endah Nurrowinta; Abdulkadir, Widy Susanti; Aman, La Ode; Uno, Wiwit Zuriati; Magfirah Nur Cahyani
Journal of Pharmacology and Natural Products Vol. 2 No. 2 (2025): Volume 2, Nomor 2, Tahun 2025
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jpnp.v2i2.105

Abstract

Mikroba air tawar adalah organisme mikroskopis yang hidup di lingkungan air tawar, seperti sungai, danau, rawa, kolam, dan mata air. Mereka memainkan peran penting dalam ekosistem air tawar, terutama dalam siklus nutrisi, keseimbangan ekologi, dan pembersihan lingkungan alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi mikroba air tawar dari Danau Limboto. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang akan dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Farmasi dengan metode sebar untuk isolasi serta pengamatan morfologi secara makroskopis dan mikroskopis untuk karakterisasi. Hasil karakterisasi didapatkan 8 isolat mikroba, yang terdiri atas 5 isolat bakteri (BA1, BB1, BC1, BC2 dan BC3) dan 3 isolat jamur (JB1, JC1, JC2).
Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Face Spray Gel Ekstrak Daun Kelor (Moringa Oleifera L.) Menggunakan Basis Carbopol dan HPMC Thomas, Nurain; Hutuba, Ariani; Uno, Wiwit Zuriati; Mo'o, Faradila Ratu Cindana; Malopo, Ekaria Revalya
Jurnal Farmasi Teknologi Sediaan dan Kosmetika Vol. 2 No. 1 (2025): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jftsk.v2i1.149

Abstract

Daun kelor (Moringa oleifera L.) dikenal sebagai tanaman yang kaya akan senyawa flavonoid, yang berpotensi sebagai zat aktif dalam formulasi kosmetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi formulasi dan karakteristik fisik dari ekstrak daun kelor dalam bentuk sediaan face spray gel, dengan menggunakan basis gelling agent berupa carbopol dan HPMC. Proses penelitian dimulai dengan uji skrining fitokimia untuk memastikan keberadaan senyawa flavonoid dalam ekstrak daun kelor. Selanjutnya, formulasi dilakukan dengan variasi jenis dan konsentrasi gelling agent. Evaluasi formula meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, daya lekat, daya sebar, viskositas, dan uji iritasi. Hasil menunjukkan bahwa semua formula memiliki stabilitas fisik yang baik. Uji organoleptik mengonfirmasi tekstur gel yang sesuai, warna seragam, dan bau yang tidak menyengat. Uji pH menunjukkan nilai yang aman untuk kulit, berada pada kisaran pH alami kulit manusia (5–6). Formula dengan carbopol memiliki viskositas dan daya lekat lebih tinggi, sedangkan HPMC memberikan daya sebar yang lebih luas. Kesimpulannya, ekstrak daun kelor dapat diformulasikan dalam sediaan face spray gel yang stabil secara fisik, nyaman digunakan, dan aman untuk kulit. Penelitian ini membuka peluang untuk pengembangan produk kosmetik alami berbasis ekstrak daun kelor, memberikan manfaat potensial dalam perawatan kulit sekaligus mendukung inovasi berbasis bahan alam.
UJI TOKSISITAS AKUT EKSTRAK ETANOL 70% DAUN HULOTUA (Commelina Longifolia L.) SECARA IN VITRO DENGAN METODE Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) Suryadi, A. Muthi Andi; Pakaya, Mahdalena Sy.; Taupik, Muhammad; Uno, Wiwit Zuriati; Manno, Mohamad Reski; kopman, aldafarista
Journal of Pharmacology and Natural Products Vol. 1 No. 3 (2024): Volume 1, Nomor 3, Tahun 2024
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jpnp.v1i3.118

Abstract

All chemical substances classified as drugs must undergo evaluation for their toxicological qualities prior to widespread acceptance in traditional medicine by the community. The Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) method is a preliminary test using shrimp larvae to observe the toxic effects of a compound in plant extracts. This study aimed to determine the toxicity of 70% ethanol extract of Hulotua (Commelia longifolia L.) leaves in vitro using the Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) method. This study employed an experimental method through phytochemical screening using a color test and toxicity testing using Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) method. The results of phytochemical screening using the tube test method indicated that 70% ethanol extract was positive for alkaloids, flavonoids, tannins and terpenoids. In the meantime, an acute toxicity test of 70% ethanol extract of Hulotua ( Commelia longifolia L.) leaves was slightly toxic to Artemia salina larvae where the LC50 value >1000 µg/mL was 670.049 µg/mL.
Formulasi dan Evaluasi sediaan Handwash Emulgel dari Sari umbi Wortel (Daucus carota.) adam mustapa, mohamad; aprianto paneo, mohamad; Uno, Wiwit Zuriati; Anggai, Rifka Anggraini; Olii, Zihan Maura Putri
Journal of Pharmacology and Natural Products Vol. 1 No. 3 (2024): Volume 1, Nomor 3, Tahun 2024
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jpnp.v1i3.134

Abstract

Carrots are a vegetable that has health benefits. Carrot tubers contain saponin, besides that the leaves contain tannin and the tubers have an antibacterial effect against gram-positive and gram-negative bacteria. Flavonoids in carrot tubers are known to inhibit the bacteria Propionibacterium acne, Staphylococcus aureus, Escherichia coli. This research aims to determine the formulation and evaluation of carrot root juice (Daucus carota L.) in the form of emulgel hand washing soap, using experimental laboratory methods. This research began with optimizing the HPMC gel base to see the concentration of the gel base using three different concentration variations, namely (0.5%), (1%), and (1.5%), of these three concentrations HPMC produced the base. gel with good viscosity and clarity, namely 1%. Then the Handwash Emulgel preparation was formulated in one formula with an active substance concentration of (20%) and HPMC base (1%). Evaluation of the Handwash Emulgel preparation includes organoleptic tests (mint aroma, orange color, thick gel form), viscosity test gets 1400 Cp, pH test gets pH 7, homogeneity test gets homogeneous results, foam height test gets 30mm. The research results show that carrot root juice (Daucus carota L.) can be formulated as an active substance in making hand washing soap emulgel preparations.
ANTIBIOFILM ACTIVITY OF MANGOSTEEN (Garcinia mangostana L.) LEAF EXTRACT AGAINST COLLECTION OF BACTERIAL ISOLATES FROM DIABETIC ULCERS Gubali, Derina Dwifrila Ridhani; Rasdianah, Nur; Akuba, Juliyanty; Abdulkadir, Widy Susanti; Uno, Wiwit Zuriati
BIOLINK (Jurnal Biologi Lingkungan Industri Kesehatan) Vol. 10 No. 2 (2024): February
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/biolink.v10i2.11185

Abstract

Mangosteen (Garcinia mangostana L.) is a plant that contains many benefits and has the potential to be a medicinal plant in treating various diseases. Mangosteen leaves contain flavonoids, saponins, tannins, alkaloids and terpenoids which are known to have antibacterial and antibiofilm properties. This anti-biofilm agent is an alternative treatment for diabetic wound infections where cases of antibiotic resistance have increased. One of the causes of resistance is the biofilm formed by infectious bacteria. This research is a type of laboratory experimental research which aims to determine the anti-biofilm activity of mangosteen leaf extract against biofilms formed by a collection of bacterial isolates from diabetic wounds. The antibiofilm activity test carried out consisted of a cell attachment prevention test, a biofilm formation inhibition test, and a biofilm destruction test using the crystal violet staining method using the tube method and measuring optical density values ​​on a UV-Vis spectrophotometer. The concentrations of mangosteen leaf extract used are 60%, 80% and 100% as well as control – and control +. The results of the antibiofilm test showed that mangosteen leaf extract had the best activity in inhibiting biofilm formation, preventing cell attachment, and destroying biofilm, respectively. The three most optimal activities were found at a concentration of 100%, with an inhibition percentage of 50.51%, prevention of 32.56%, and destruction of 5.63%.
Transforming Teacher Performance Through School Management Digitalization And Data-Based Discipline Systems At Smp Negeri 03 Limboto Barat Lamatenggo, Nina; Razak, Intan Abdul; ABAS, MAMAT; Uno, Wiwit Zuriati
Qoumun: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2025): Qoumun: Journal of Social and Humanities
Publisher : Cv. Kayaswara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze how digital school management and data-driven discipline systems contribute to improving teacher performance at SMP Negeri 03 Limboto Barat. A descriptive qualitative method was employed, involving interviews, observations, and document analysis to explore teachers’ experiences and the school’s implementation processes. The findings reveal that digitalization strengthened accountability, enhanced consistency in teachers’ work behavior, and improved the efficiency of administrative tasks. Teachers became more disciplined, more responsive to their professional responsibilities, and more consistent in fulfilling instructional requirements. The digital system also enabled more objective supervision and supported evidence-based decision-making within the school. Overall, the study shows that digital transformation not only improves internal school governance but also provides insights into effective performance management practices relevant to broader organizational and managerial contexts.