Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS SALURAN PEMASARAN DAN RISIKO DISTRIBUSI MELON (Cucumis melo L.) YANG DIJUAL DI PASAR TRADISIONAL Ramadhan, Januar; Yoesdiarti, Arti; Miftah, Himmatul
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 7 No. 1 (2021): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jagi.v7i1.4364

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis efisiensi saluran pemasaran dan risiko distribusi Melon yang dijual di pasar tradisional Kota Bogor. Penelitian dilaksanakan di Pasar Jambu Dua dan Pasar Baru Bogor, pemilihan lokasi ini dilakukan secara purposive karena kedua pasar tersebut merupakan pasar tradisional terbesar di Kota Bogor yang mendistribusikan buah dengan kuantitas terbanyak salah satunya yaitu Melon. Penentuan sampel dilakukan secara purposive untuk pedagang retail di pasar tradisional Kota Bogor dan snowball sampling untuk pelaku tataniaga yang menyuplai ke pedagang eceran. Hasil penelitian menunjukan terdapat dua saluran pemasaran yang terbentuk. Saluran I Pedagang pengumpul di Klaten dan Kulonprogo - pedagang besar Pasar Induk Kramat Jati-pedagang pengecer Pasar Tradisional Kota Bogor - konsumen akhir, saluran II Pedagang pengumpul di Grobogan - pedagang besar Pasar Induk Kramat Jati - pedagang pengecer Pasar Tradisional Kota Bogor - konsumen akhir. Nilai marjin pemasaran dan farmer’s share pada analisis efisiensi saluran pemasaran menunjukan saluran pemasaran I dan II memiliki nilai marjin total yang sama yaitu Rp. 10.000 dan farmer’s share paling tinggi yaitu pada saluran pemasaran II sebesar 23,08%. Hasil analisis risiko distribusi dengan pendekatan Enterprise Risk Management (ERM) menunjukan risiko paling tinggi adalah susut bobot tingkat pedagang pengumpul, rusak fisik di tingkat pedagang besar dan susut bobot di tingkat pedagang pengecer
ANALISIS USAHATANI PADI KONSUMSI DAN PENANGKAR BENIH Dinata, Maijar; Masithoh, Siti; Miftah, Himmatul
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 7 No. 1 (2021): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jagi.v7i1.4365

Abstract

Penelitian dilakukan di Desa Purwabakti Kecamatan Pamijahan, bertujuan untuk (1) mengetahui keragaan usahatani padi konsumsi dan penangkar benih,(2) mengetahui tingkat pendapatan usahatani padi konsumsi dan penangkar benih, dan (3) mengetahui tingkat analisis revenue cost ratio pendapatan terhadap biaya usahatani padi konsumsi dan penangkar benih. Metode penelitian adalah analisa deskriptif dan kuantitatif (analisis pendapatan, R/C, titik impas/BEP, dan analisis uji t). Hasil penelitian menunjukan bahwa pendapatan usahatani padi penangkar benih dari luas lahan 1 Ha sebesar Rp 23.728.288 dengan total penerimaan sebesar Rp 35.641.000 dan total biaya sebesar Rp 11.912.712,-. Pendapatan usahatani petani padi konsumsi dari luas lahan 1 Ha sebesar Rp 16.516.678 dengan total penerimaan sebesar Rp 27.257.900 dan total biaya sebesar Rp 10.741.222. (3) Hasil analisis R/C usahatani padi penangkar benih dari luas lahan 1 Ha sebesar 2,99 dan titik impas/BEP (harga) sebesar Rp 2.261, titik impas/BEP (produk) diperoleh 886 per kilogram, serta titik impas/BEP (penerimaan) sebesar Rp 5.517.678,-. Sedangkan hasil analisis R/C usahatani padi konsumsi dari luas lahan 1 Ha sebesar 2,54 dan titik impas/BEP (harga) sebesar Rp 2.089, titik impas/BEP (produk) diperoleh 1.081 per kilogram, serta titik impas/BEP (penerimaan) sebesar Rp 5.707.444,-. Berdasarkan hasil analisis uji t, nilai t hitung lebih besar dari t tabel, dengan nilai probabilitas kurang dari 0,05 artinya H0 ditolak atau H1 diterima, karena ada perbedaan yang nyata antara rata- rata pendapatan penangkar benih dengan padi konsumsi.
ANALISIS EFISIENSI TATANIAGA SAYURAN DAUN DI PASAR TRADISIONAL Riadhotul huda, Wafi; Miftah, Himmatul; Yoesdiarti, Arti
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 7 No. 1 (2021): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jagi.v7i1.4553

Abstract

Vegetables can be in the form of plants or parts of plants that are consumed fresh or ripe as part of the diet. There are very diverse types of vegetables in the form of tubers, fruit, flowers or leaves. Leaf vegetables are the type most consumed. 97.29% of the Indonesian population consumes vegetables, the types of vegetables consumed by the Indonesian population are leaf vegetables such as kale, chicory and caisim. The purpose of this research is to analyze the efficiency of trading channels and marketing functions carried out by each marketing actor in the Bogor City Traditional Market by using trading margin, farmer share, profit ratio and R / C cost. This research was conducted on the trading channel actors in the Traditional Market in Bogor City. The number of respondents in the study were 15 farmer respondents and 42 merchant respondents from both markets. The data analysis used purposive method for lapak traders and snowball sampling from retailers to farmers. The results of this study were four leaf vegetable trading channels in the Traditional Market of Bogor City with the efficiency level of the three vegetables considered to be the most efficient, namely channel IV on kale vegetables, channel II on chicory and channel IV on caisim, with each having a margin of yield of 3500, 800, 700 and the highest farmer's share was 82.93%, 81.40% and 59.52%. Thus it is necessary to do more analysis related to the strategy of developing vegetable commodities of kale, chicory and caisim in traditional markets related to marketing activities.
ANALISIS STRUCTURE, CONDUCT, PERFORMANCE (SCP) BUAH PEPAYA CALIFORNIA (Carica papaya L.) DI PASAR TRADISIONAL KOTA BOGOR Marfuah Zuher, Vigia; Yoesdiarti, Arti; Miftah, Himmatul
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 7 No. 2 (2021): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jagi.v7i2.4948

Abstract

Pepaya California merupakan buah yang banyak disukai oleh masyarakat Kota Bogor sehingga keberlanjutan pasokannya sangat diperlukan. Kinerja pasokan diantaranya dilakukan melalui analisis Structure Conduct Performance pelaku pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stuktur, perilaku, kinerja pasar dan risiko rantai pasok beserta mitigasinya. Data yang diambil adalah data primer melalui wawancara langsung dengan bantuan kuisioner dan observasi. Data sekunder diperoleh dari literatur. Hasil penelitian menunjukan struktur pasar yang terbentuk ditingkat pedagang pengumpul desa dan pedagang besar adalah monopolistik dan ditingkat pedagang pengecer oligopoli. Lembaga pemasaran yang terlibat lemah dalam penentuan harga. Terdapat empat saluran pemasaran yang terbentuk. Saluran I Pedagang pengumpul desa Jember-pedagang besar Kramat Jati-pedagang pengecer Pasar Tradisional Kota Bogor - konsumen akhir, saluran II Pedagang pengumpul desa Malang - pedagang besar Kramat Jati - pedagang pengecer Pasar Tradisional Kota Bogor - konsumen akhir, saluran III Pedagang pengumpul desa Cianjur – pedagang besar kramat jati – pedagang pengecer Pasar Tradisional Kota Bogor – konsumen akhir dan saluran IV Pedagang pengumpul desa Sukabumi – pedagang pengecer Pasar Tradisional Kota Bogor – konsumen akhir. Nilai marjin pemasaran dan farmer’s share pada analisis kinerja pasar menunjukan saluran pemasaran III merupakan saluran yang memiliki marjin pemasaran terendah yaitu Rp. 5.500,00 dan farmer’s share paling tinggi yaitu 45%. Kata Kunci : Farmer’s share, pepaya California, structure conduct performance, Pasar tradisional Bogor
IMPLEMENTASI MBKM (MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA) MENURUT PERSPEKTIF MAHASISWA AGRIBISNIS Masitoh, Siti; Miftah, Himmatul; nahraeni, Wini; Yoesdiarti, Arti; Novita, Ita
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 7 No. 2 (2021): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jagi.v7i2.5036

Abstract

Tujuan program MBKM adalah mendorong mahasiswa agribisnis dalam menguasai berbagai bidang ilmu pengetahuan dengan bidang keahliannya, sehingga siap bersaing dalam dunia global. Kebijakan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memilih mata kuliah yang akan mereka tempuh berdasarkan keinginan sendiri. Pelaksanaan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka mendorong proses pembelajaran di perguruan tinggi semakin otonom dan fleksibel. Pendidikan selalu mengupayakan terciptanya peserta didik yang selalu melakukan pembaharuan setiap waktu. Tidak hanya berpendidikan tinggi akan tetapi mampu menjadi agen perubahan dalam lingkup kecil maupun besar. Dari perubahan dan inovasi yang dihasilkan tersebut mampu memberikan kontribusi yang maksimal bagi kemajuan suatu bangsa yang memiliki sumber daya manusia yang berkualitas. Responden penelitian sebanyak 49 mahasiswa Prodi Agribisnis dari 181 mahasiswa aktif. Hasil penelitian menunjukkan implementasi Program MBKM pada Prodi Agribisnis menurut perspektif mahasiswa berada pada angka 60,2% (rata-rata dari 14 pertanyaan). Hal ini dilihat dari dilihat dari aspek kesiapan dokumen, dukungan program terdahulu, kesiapan mahasiswa menjadi bagian dalam program, perolehan ketrampilan dan kompetensi tambahan dalam penyelesaian permasalahan, kaitan program dengan masa studi, meluasnya perspektif dan bertambahnya kompetensi yang dibutuhkan dengan belajar di prodi lain, kesesuaian program dengan kebutuhan lulusan di masa mendatang, kaitan program dengan kompetensi ketrampilan lulusan setelah lulus dan bekerja, kaitan program dengan persiapan menghadapi masa pasca kampus (bekerja), dan kedalaman pengetahuan mahasiswa tentang program. Implikasi kebijakan baik bagi prodi, fakultas, dan universitas adalah memperkuat terkait penguatan kesiapan untuk memfasilitasi mahasiswa yang berminat mengambil MBKM Magang Industri melalui penguatan dengan mitra dunia industri dan membentuk Pusat Inkubasi Bisnis untuk kegiatan kewirausahaan. Kata kunci: MBKM, Perspektif, Magang Industri, Kewirausahaan
HUBUNGAN ORIENTASI PASAR DENGAN INOVASI PRODUK SAYURAN DI KOTA BOGOR JAWA BARAT Nadita; Novita, Ita; Miftah, Himmatul
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jagi.v8i1.5564

Abstract

Sayuran merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Potensi tersebut meliputi nilai ekonomi, kandungan nutrisi yang relatif tinggi dan kemampuan menyerap tenaga kerja yang relatif banyak. Salah satu penghasil sayuran terbesar di Jawa Barat yaitu Kota Bogor. Jumlah produksi sayuran di Kota Bogor cenderung mengalami fluktuasi, sedangkan konsumsi sayuran mengalami peningkatan seiring dengan pertambahan jumlah penduduk. Banyaknya petani dan petani pendatang baru di Kota Bogor membuat persaingan tidak dapat dihindari. Untuk itu petani harus bisa meningkatkan kinerja pemasaran dengan melakukan inovasi agar dapat bertahan. Orientasi pasar menjadi penghubung dengan inovasi untuk meningkatkan penjualan sayuran. Tujuan dari penelitian ini adalah: untuk mengetahui dan menganalisis orientasi pasar dan inovasi yang dilakukan produsen sayuran, serta hubungan orientasi pasar dengan inovasi sayuran di Kota Bogor. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive sampling). Data terdiri atas data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui observasi lapang dan wawancara dengan menyebarkan kuesioner, sedangkan data sekunder diperoleh dari berbagai literatur dan instansi terkait. Responden dalam penelitian ini sebanyak 53 orang kelompok wanita tani, kelompok tani dewasa, kelompok taruna tani dan pelaku usaha hidroponik. Analisis data secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan uji korelasi rank spearman. Kesimpulan penelitian ini adalah (1) Pelaku usaha/petani telah melakukan orientasi pasar yang berkenaan dengan pelanggan, pesaing dan koordinasi antar fungsi, (2) Pelaku usaha/petani telah melakukan inovasi yang berkenaan dengan produk, proses dan output, dan (3) Terdapat hubungan orientasi pasar secara positif dan signifikan terhadap inovasi. Kata Kunci : Sayuran, Orientasi Pasar, Inovasi
Strategi Pengembangan Dan Perluasan Wilayah Pasar Petani Pisang Uli (Musa paradisiaca sapientum) ramdani, Doni; Yoesdiarti, Arti; Miftah, Himmatul
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jagi.v9i1.8246

Abstract

The study aims to determine the internal and external factors that influence the development of the Banana (Musa paradisiaca sapientum) farming business in Ruguk Village and to formulate an optimal strategy for developing the banana farming business. The analysis used is descriptive analysis, IFE Matrix analysis, EFE Matrix, Internal – External (IE) Matrix, SWOT Diagram, and SWOT analysis. Respondents were selected purposively. The respondents were 8 (eight) experts in their fields. From the results of In the Internal – External (IE) matrix analysis, it was concluded that the farming business should implement a growth strategy, and from SWOT Diagram Analysis since the farming is in quadrant I, they should use an aggressive strategy. Ten specific strategies have resulted from the SWOT analysis, namely the SO strategy: 1). Expanding the scale of banana production, 2) Expanding marketing to supermarkets, and 3) Diversifying processed chip products. WO strategy: 1) Improving the management and the functions of farmer producers cooperative, 2) Providing facilitation and education on diversification of processed products, 3) Utilizing information technology for marketing, communication, and transaction facilities. ST strategy: 1) Improving cultivation management and maintenance to increase the quality and quantity of production. WT strategy: 1) Education on how to handle the disease, 2) Carry out plant maintenance regularly, and 3) Delivery on time.
The Influence of Market Orientation with Product Innovation of Hydroponic Vegetables in Bogor City, West Java Miftah, Himmatul; Limakrisna, Nandan; Hanan, Sufrin
Formosa Journal of Applied Sciences Vol. 3 No. 5 (2024): May 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjas.v3i5.9159

Abstract

Vegetables are one of the leading agribusiness commodities because, in addition to having a relatively high economic value, the trend of demand is increasing. This study aims to identify the market orientation of hydroponic vegetable producers, determine the effect of market orientation on the marketing innovation of hydroponic vegetable companies, and determine the impact of market orientation on vegetable marketing performance mediated by innovation. Respondents in this study totaled 60 people. The results concluded that market orientation has a significant effect on innovation. This research concludes that market orientation is critical to pay attention to because it will influence the company to innovate.
Peran Apklikasi Informasi dalam Administrasi Keuangan pada Bidang Artistik dalam Produksi Film Elgar, Muhamad; Miftah, Himmatul
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 11 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i11.15399

Abstract

Kuliah Kerja Lapangan (KKL) ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan strategi pengelolaan keuangan dengan aplikasi informasi di industri film, penulis memutuskan untuk magang di sebuah tim artistik film bernama SINDIKART sebagai administrator keuangan (admin finance) untuk mendukung operasional perusahaan di bidang perfilman. SINDIKART adalah sebuah art-house yang dipimpin oleh Asep Suryaman, seorang art director yang berpengalaman dalam berbagai produksi film panjang. Tugas utama penulis adalah mengelola pemasukan dan pengeluaran perusahaan sebagai admin finance, Namun, penulis juga terlibat dalam tugas lain seperti Art Standby, art standby bertanggung jawab atas semua props yang berada di dalam set. Oleh karena itu, penting bagi art standby untuk mengetahui props apa saja yang diperlukan untuk setiap set dan scene, artikel ini dibuat untuk lebih memahami penggunaan microsoft excel dalam pendataan dan pemasukan di bidang artistic, Data pada artikel ini adalah data yang sudah dikumpulkan melalui observasi selama KKL,  Pengalaman ini menunjukkan bahwa penggunaan Excel sangat membantu proses pendataan dan penulisan  dan juga meningkatkan keakuratan laporan keuangan yang sangat Mendukung aktivitas   perusahaan saat pembuatan film Keterbatasan pengalaman ini adalah terbatasnya durasi KKL dan terbatasnya penggunaan komputer. Penulis juga mendapatkan pengalaman menjadi admin finace dan wawasan mengenai cara pembuatan film di lapangan melalui magang di SINDIKART.
Risk Mitigation of Oyster Mushroom Production and Distribution Using Method Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) Himmatul Miftah; Rapigah, Siti; Mubarokah, Syaima Lailatul; Masithoh, Siti; Kusumawati, Riny; Pramartaa, Ikhsan Qodri
Indonesian Journal of Applied Research (IJAR) Vol. 6 No. 3 (2025): Indonesian Journal of Applied Research (IJAR)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ijar.v6i3.748

Abstract

The production process of making raw materials for horticultural commodities has various risks, both internal and external, and if it occurs, it will hinder the company's goals. This research aims to analyse and measure risks in the production and distribution of oyster mushrooms and determine actions to mitigate risks. The research method used purposive and snowball sampling. Data were analysed using descriptive analysis through interviews and quantitatively through risk analysis and Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) methods. The study results indicated that risks occur from the nursery stage to distribution to consumers. Risk mapping that needs to be watched out for: Mucor spp disease, baglogs attacked by crepe pests, damaged baglogs in the incubation section, and incorrect and irregular watering and fertilization. The risks in distribution analysed are the risk of heavy losses, physical damage, and unsold goods. The most significant risks in the distribution process were heavy losses and physical damage to mushrooms at the farmer level during the sorting process, and physical damage at the retailer level during the sorting process due to the presence of old, wet, and yellowing mushrooms, as well as unsold mushrooms. Production is mitigated by cleaning around the mushroom house, burning diseased baglogs, arranging baglog entry and exit times to facilitate the sorting process, and implementing routine work direction and evaluation. Mitigation of unsold risks during distribution: making a purchasing plan according to previous sales results, selling remaining mushrooms at a lower price than the purchase price, and using PBP and VBP packaging.
Co-Authors Abdul Aziz Afandi, Santia Ahmid, Ahmid Ahmid, Ahmid Aidah, Yuyu Aina, Ana Aina, Ana Aisah Rini Susanti Alfiah, Ananda Ananda, Agustia Rizka Antoni, Erwin Antoni, Erwin Apendi Arsyad Ar- Rozi, Muhammad Fakhrudin Arsyad, Eki Fadhal Arti Yoesdiarti Arti Yusdiarti Azrin Syamsuddin Bidari Silmi Dean Riza Rivanda Dianda, Rusli Dinata, Maijar Elgar, Muhamad Elis Marfu'ah Elis Marfuah Erika Ewiel, Ewiel Farrizal, Fony Fauzi Ahmad Muda Fazalika, Feri Dwi H Tsuwaibah Habibi, Muhsin Habibi, Muhsin Hanan, Sufrin Hanifah, Ishmah I Gusti Bagus Wiksuana Ikhsan Qodri Pramartaa Iskandar, Imam Ita Novita Khairi, Yudri Khairi, Yudri Khairi, Yudrik Khairi, Yudrik Kusnadi, Sidik Laksana, Shefira Gustiana M. A. Sunaryo Marfuah Zuher, Vigia Maulana, Harry Muchransyah Nadita Nahraeni, Wini Namira L Ramadhani Namira Laila Ramadhani Nandan Limakrisna Nirmalasari, Suci Novita Yulanda Novita, Ita Parlindungan, Muhammad Dapot Parlindungan, Muhammad Dapot Ramadhan, Andhika Wahyu Ramadhan, Andika Wahyu Ramadhan, Januar Ramdani, Doni Rapigah, Siti Riadhotul huda, Wafi Riny Kusumawati Riri Setyawati Ruslan, Muhammad Robi Saefullah, Lutfi Saefullah, Lutfi Santia Afandi Siti Malihatul Aviah Siti Masithoh Siti Masitoh Siti Rohmah Soka, Tiara Dewi Soka, Tiara Dewi Soka, Tiara Dwi Soka, Tiara Dwi Sulistiawati , Riri Sumantri Sumantri Sumantri Sunaryo, Muhammad Abdurohman Suryana, Dede Suryana, Dede Susanti, Aishah Rini Syaima Lailatul Mubarokah Tamaradewi, R. Nadya Tiara Amanda Lestari Vigia Marfu’ah Zuher Yanyan Mulyaningsih Yodfiatfinda, Yodfiatfinda Yusdiarti, Arti Yusdiarti, Arti