Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA PUPPIM PADA MATERI PERKALIAN BILANGAN CACAH DI KELAS III SDN NO. 75 KOTA TENGAH Sari, Rani Puspita; Abdullah, Gamar; Marshanawiah, Andi; Aries, Nur Sakinah; Assel, Hadi Yamin
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i2.6445

Abstract

This research was motivated by the low level of students' understanding of the basic concept of multiplication, particularly in the topic of whole number multiplication. The aim of this research was to develop PUPPIM learning media that meet the criteria of validity, practicality, and effectiveness for teaching whole number multiplication in Grade III at SDN No. 75 Kota Tengah, Gorontalo City. The research employed a development method using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The subjects were 21 Grade III students. In the feasibility test, PUPPIM was validated by experts. The combined validation results from media, content, and user experts reached 93,1%, categorized as "very feasible." For the practicality test, it used teacher observation sheets, which obtained a percentage of 97,5%, and student observation sheets, which obtained a score of 99,2%, both categorized as "very practical." Effectiveness was evaluated through pre-test and post-test assessments, with the average pre-test score being 49 and post-test 92,8. The difference between the pre-test and post-test scores was 43,8, indicating an improvement of 89,3%. The calculated effectiveness level of the PUPPIM media was 85,9%, categorized as "effective." Therefore, PUPPIM is proven to be effective and feasible for use in primary school learning. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya tingkat pemahaman siswa dalam konsep dasar perkalian, khususnya pada materi perkalian bilangan cacah. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran PUPPIM yang memenuhi kriteria kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan pada materi perkalian bilangan cacah di kelas III SDN No. 75 Kota Tengah Kota Gorontalo. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model penelitian ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas III SDN No. 75 Kota Tengah Kota Gorontalo yang berjumlah 21 orang. Pada uji kelayakan, media PUPPIM diuji melalui validasi oleh tim ahli. Rekapitulasi hasil validasi dari 3 ahli yaitu ahli media, ahli materi, dan ahli pengguna diperoleh persentase sebesar 93,1% dengan kategori “sangat layak”. Pada uji kepraktisan, peneliti menggunakan lembar observasi guru dengan persentase sebesar 97,5% dan lembar observasi siswa memperoleh persentase sebesar 99,2% dengan kategori “sangat praktis”. Pada uji keefektifan, peneliti menggunakan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil rata-rata nilai pre-test sebesar 49 dan post-test sebesar 92,8. Selisih nilai pre-test dan post-test sebesar 43,8. Hal ini berarti bahwa terdapat peningkatan dengan persentase sebesar 89,3%. Berdasarkan hasil tersebut, tingkat efektivitas media PUPPIM berdasarkan perhitungan mencapai 85,9% dengan kategori “efektif”. Dengan demikian media PUPPIM terbukti efektif dan layak digunakan dalam pembelajaran di Sekolah Dasar.
PENGARUH MODEL PBL BERBANTUAN VIDEO ANIMASI TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI PENJUMLAHAN PENGURANGAN PECAHAN Gobel, Agung R.; Abdullah, Gamar; Aries, Nur Sakinah; Marshanawiah, Andi; Assel, Hadi Yamin
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i3.6655

Abstract

This research aims to determine the effect of the Problem Based Learning (PBL) model assisted by animated videos on problem-solving abilities in the addition and subtraction of fractions material in Class V SDN No. 66 Kota Timur. The research method used is Pre-experimental Design with a One-Group Pretest-Posttest Design research design. This study uses data collection techniques through observation, descriptive tests, and documentation. The sample in this study were 25 students of class V SDN No. 66 Kota Timur. The hypothesis of this study is that there is an effect of the PBL model assisted by animated videos on problem-solving abilities in the addition and subtraction of fractions material in Class V SDN No. 66 Kota Timur. Based on the results of the paired sample t-test, the results of the study indicate that there is an effect of the PBL model assisted by animated videos on problem-solving abilities in the addition and subtraction of fractions material in class V SDN No. 66 Kota Timur. This is proven by the significance value of 0.00 less than 0.05 with an average pretest of 30.88 and an average posttest of 73.28. Thus, H0 is rejected and H1 is accepted. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbantuan video animasi terhadap kemampuan pemecahan masalah pada materi penjumlahan dan pengurangan pecahan di Kelas V SDN No. 66 Kota Timur. Metode penelitian yang digunakan yaitu Pre-experimental Design dengan desain penelitian One-Group Pretest-Posttest Design. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, tes uraian, dan dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN No.66 Kota Timur sebanyak 25 siswa. Hipotesis penelitian ini adalah terdapat pengaruh model PBL berbantuan video animasi terhadap kemampuan pemecahan masalah pada materi penjumlahan dan pengurangan pecahan di Kelas V SDN No. 66 Kota Timur. Berdasarkan hasil uji paired sample t-test, hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model PBL berbantuan video animasi terhadap kemampuan pemecahan masalah pada materi penjumlahan dan pengurangan pecahan di kelas V SDN No. 66 Kota Timur. Hal ini dibuktikan dari nilai signifikansi sebesar 0.00 kurang dari 0.05 dengan perolehan rata-rata pretest 30,88 dan rata-rata posttest 73,28. Dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI VIDEO ANIMASI BERBASIS DISCOVERY LEARNING PADA MATERI BANGUN DATAR KELAS IV Abdullah, Marhama A.; Abdulllah, Gamar; Marshanawiah, Andi; Arif, Rifda Mardian; Aries, Nur Sakinah
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v5i3.7063

Abstract

This research is conducted based on the issue of low mathematics learning outcomes of grade IV students of SDN 2 Togid, especially on the plane figures topic. Data from pre-observations showed a very low level of learning complections, where only 27% of students achieved the LearningObjective Achievement Criteria (KKTP) at 70. Based on this issue, the study tests the effectiveness of animated video-based leaning media. The objective is to discover how animated video learning media based on discovery learning can improve student learning outcomes on plane figures. This stdy uses the Classroo Action Research (CAR) method, implemented in two cycles. Important stages in this study include planning, implementation of actios, observation, and reflection in each cycle. The research subject were grade IV students, and the data were collected through learning outcome test techniques, observation of the learning process, and documentation. The study results on cycle I show that student learning outcomes that reached the reached the criteria for achieving learning objectives were at least 7 out of students, with a percentage of 45%. This result did not meet the performance indicator criteria set at 80%, so it continued to the next cycle. In cycle II, students achived the learning objective achievement criteria were 14 students, with a percentage of 93% and hand achieved the performance indicators set. Based on the research result, animated videos based on discovery learning can improve learning outcomes of grade IV students at SDN 2 Togid, Bolaang Mongondow Timur Regency. ABSTRAKPenelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas IV SDN 2 Togid, khususnya pada materi bangun datar. Data pada observasi awal menunjukkan tingkat ketuntasan belajar yang sangat rendah, di mana hanya 27% siswa yang mampu mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yaitu 70. Berangkat dari permasalahan tersebut, penelitian ini berfokus untuk menguji efektivitas media pembelajaran berbasis video animasi. Adapun tujuan utamanya adalah untuk mengetahui apakah dengan media pembelajaran video animasi berbasis discovery learning hasil belajar siswa pada materi bangun datar dapat meningkat . Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Tahapan penting dalam penelitian ini meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi pada setiap siklusnya. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV, dan data dikumpulkan melalui teknik tes hasil belajar, observasi proses pembelajaran, serta dokumentasi. Hasil penelitian dari 15 siswa menunjukan bahwa dari siklus I hasil belajar siswa yang mencapai kerinteria ketercapaian tujuan pembelajaran minimal sebanyak 7 siswa dengan presentase 47%. Hasil ini belum mencapai kriteria indekator kinerja yang ditetapkan yakni 80%, sehingga dilanjutkan pada siklus selanutnya yakni siklus II. Pada siklus II  siswa yang mencapai kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran sebanyak 14 orang sisw dengan presentase 93% dan telah mencapai indikator kinerja yang ditetapkan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa melalui video animasi berbasis discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas IV SDN 2 Togid kabupaten Bolaang Mongondow Timur.
Efektivitas Model Pembelajaran Problem Posing Setting Think Pair Share pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Kepercayaan Diri Mardiah, Ainun; Maryam, Andi; Marshanawiah , Andi; Muarifah, Muarifah
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 1 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i1.2659

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the problem-posing learning model with the Think Pair Share (TPS) setting on flat-sided solid geometry material in relation to students' critical thinking skills and self-confidence. The study employs a pretest-posttest control group experimental design. The sample was randomly selected, followed by a pretest to measure initial abilities and a posttest to evaluate learning outcomes. The research instruments include lesson plans (RPP), student worksheets, pretest and posttest critical thinking tests, as well as a self-confidence questionnaire. Data were analyzed using a t-test for critical thinking skills and the Mann-Whitney test for self-confidence. The results show that the TPS learning model is more effective than conventional teaching methods in improving students' critical thinking skills and self-confidence in the flat-sided solid geometry material at SMP 23 Sinjai. Based on pretest data for critical thinking skills and self-confidence between the experimental and control classes, no significant average differences were observed. However, posttest analysis results indicate significant values of 0.021 for critical thinking and 0.002 for self-confidence, both of which are less than 0.05. This indicates that the problem-posing learning model with the TPS setting is more effective than conventional methods in enhancing students' critical thinking skills and self-confidence
Pengembangan 3D-Geo AR Cards untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Sekolah Dasar Marshanawiah, Andi; Abdullah, Gamar; Saleh, Meylan; Arif, Rifda Mardian; Liliernawati, Liliernawati
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 3 (2025): Juli - September 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.3.2025.6860

Abstract

Pemahaman konsep geometri, khususnya bangun ruang, merupakan kompetensi dasar dalam pendidikan matematika di sekolah dasar. Namun, banyak siswa mengalami kesulitan dalam topik ini karena sifatnya yang abstrak, sehingga menyebabkan hambatan dalam menguasai konsep matematika yang lebih kompleks di jenjang pendidikan berikutnya. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran inovatif yang dapat menyajikan konsep geometri secara lebih konkret dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan 3D-Geo AR Cards sebagai media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) guna meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar terhadap konsep geometri tiga dimensi. Melalui penggunaan 3D-Geo AR Cards, siswa dapat memvisualisasikan dan berinteraksi dengan objek geometri tiga dimensi sehingga lebih mudah memahami konsep tersebut. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas lima tahapan, yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil validasi menunjukkan skor 95% dari ahli materi (kategori “sangat layak”) dan 97,5% dari ahli media (kategori “sangat layak”). Implementasi dilakukan pada 17 siswa, dengan respon guru memperoleh skor 97,5% dan respon siswa sebesar 92,23% (keduanya dalam kategori “sangat praktis”). Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep siswa dengan skor N-Gain sebesar 78% (kategori “efektif”). Temuan ini menunjukkan bahwa 3D-Geo AR Cards efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep geometri serta menegaskan potensi besar teknologi AR dalam memperkaya pengalaman belajar matematika di tingkat sekolah dasar.
PENGEMBANGAN E-BATAR (ELEKTRONIK BAHAN AJAR BANGUN DATAR) BERBASIS PEMBELAJARAN DEEP LEARNING KELAS V DI SD Lestari, Priscya Ayu; Pulukadang, Wiwy Triyanty; Marshanawiah, Andi; Arif, Rifda Mardian; Aries, Nur Sakinah
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v5i2.6167

Abstract

This research developed Deep Learning-based E-Batar (Electronic Teaching Materials for Two-Dimensional Shape) to improve student's learning outcomes at SDN No. 89 Sipatana, Gorontalo City. This Research and Development (R&D) applied the ADDIE development model, which included five stages (analysis, design, development, implementation, and evaluation). Experts in their fields validated the development of this learning media. The data in this research were collected through observation, interviews, questionnaires, and documentation. Based on the validation analysis, media validators gave 97.5% (very feasible), material validators 1 86%, material validators II 88% (very feasible), user experts 97.8% (very feasible), and student learning outcomes 68.6% (quite effective). In conclusion, the E-Batar (Electronic Teaching Materials for Two-Dimensional Shape) media developed is suitable to be a learning and prove the learning outcomes of grade V elementary school students ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif E-Batar (Elektronik Bahan Ajar Bangun Datar) berbasis Deep Learning, dengan harapan media ini dapat digunakan secara layak untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik di SDN No. 89 Sipatana Kota Gorontalo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan menerapkan model pengembangan ADDIE, yang mencakup lima tahapan, yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, serta evaluasi. Untuk memastikan kelayakan dari E-Batar yang dikembangkan, dilakukan proses validasi oleh para ahli di bidangnya. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, serta dokumentasi. Berdasarkan hasil dari validasi menunjukkan tingkat kelayakan dengan persentase sebagai berikut: validator media 97,5% (sangat layak), validator materi I 86%, validator materi II 88% (sangat layak), ahli pengguna 97,8% (sangat layak), serta hasil belajar peserta didik 68,6% (cukup efektif). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media E-Batar (Elektronik Bahan Ajar Bangun Datar) yang dikembangkan sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas V sekolah dasar.
Picture and Picture Learning Model in Improving Mathematics Learning Outcomes for Students at SDN Wonobodro 01 on Flat Shapes Matter Purwantyono, Bambang; Nadhiyya, Asa; Anaguna, Nursyam; Manullang, Ketrin R; Marshanawiah, Andi
Journal Of Education And Teaching Learning (JETL) Vol. 6 No. 2 (2024): Journal of Education and Teaching Learning (JETL)
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jetl.v6i2.1985

Abstract

The problem in this research is that the learning outcomes of class II students at SDN Wonobodro 01 are still low in Mathematics on the topic of flat shapes. This is because the learning system provided by the teacher in class is less interesting, causing students to be less enthusiastic about participating in the learning provided. The aim of this research is to determine the increase in mathematics learning outcomes in flat shapes material using the picture and picture learning model for class II students in the first semester of SDN Wonobodro 01. The research method used is classroom action research (CAR) which is carried out in two cycles and every cycle consists of four stages, namely planning, implementation, observation and reflection. The research results showed that the picture and picture model was successful in improving student learning outcomes. This was shown by the results of the percentage of student completion in the pre-cycle of only 19.2% with an average class score of 53.1. Then, in cycle I it increased to 53.8% with an average class score of 64.8 and increased again in cycle II to 92.3% with an average class score of 90.7. Thus, it can be concluded that the use of the picture and picture model in the material for building mathematical data was successful because student learning outcomes increased each cycle.
PENGEMBANGAN MEDIA PECAHAN EDUKATIF CERDAS AKRILIK HARIAN (PECAH) PADA SISWA KELAS V SD NEGERI Pratiwi, Ni Putu Citra; Pulukadang, Wiwy Triyanty; Aries, Nur Sakinah; Husain, Rusmin; Marshanawiah, Andi
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v5i3.6135

Abstract

This research is motivated by students' low understanding of the concept of fractions, which is abstract and difficult to visualize, especially in the material of multiplication and division of fractions. This research aims to develop an innovative learning media called PECAH Media (Pecahan Edukatif Cerdas Acrylic Harian) to help students understand the concept of fractions concretely. The research method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE development model which includes five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The results of the feasibility test showed that the media was classified as very feasible with a feasibility score of 94.1%, then the practicality test showed that the media was classified as very practical with a practicality score of 100% from teachers and 88.96% from students. From the effectiveness aspect, this media was able to improve student learning outcomes significantly, with an N-Gain value of 0.96 (high category) and an effectiveness of 96.77% with an effective category. These findings indicate that PECAH Media is a feasible, practical, and effective learning media in improving students' understanding of the operation of multiplication and division of fractions. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep pecahan yang bersifat abstrak dan sulit divisualisasikan, khususnya pada materi perkalian dan pembagian pecahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran inovatif bernama Media PECAH (Pecahan Edukatif Cerdas Akrilik Harian) guna membantu siswa memahami konsep pecahan secara konkret. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi lima tahap: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Hasil uji kelayakan menunjukan bahwa media tergolong sangat layak dengan skor kelayakan 94,1%, kemudian uji kepraktisan menunjukkan bahwa media tergolong sangat praktis dengan skor kepraktisan 100% dari guru dan 88,96% dari siswa. Dari aspek efektivitas, media ini mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan, dengan nilai N-Gain sebesar 0,96 (kategori tinggi) dan efektivitas sebesar 96,77% dengan kategori efektif. Temuan ini menunjukkan bahwa Media PECAH merupakan media pembelajaran yang layak, praktis, dan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa pada pengoprasian materi perkalian dan pembagian pecahan.
Pengembangan Media Pembelajaran Edufraction Magnet Board pada Materi Pecahan Kelas III SDN 04 Botupingge Doloan, Mutiara Damayanti; Halidu, Salma; Aries, Nur Sakinah; Abdullah, Gamar; Marshanawiah, Andi
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.7.2.2024.4802

Abstract

Pemahaman siswa terhadap operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan dengan penyebut yang sama masih menjadi tantangan, khususnya pada siswa kelas III SDN 04 Botupingge. Rendahnya pemahaman ini menunjukkan perlunya media pembelajaran yang inovatif untuk membantu siswa memahami konsep pecahan dengan lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengembangkan media pembelajaran Edufraction Magnet Board (EMB) pada materi penjumlahan dan pengurangan pecahan berpenyebut sama, (2) menguji kelayakan media EMB, (3) mengevaluasi kepraktisan media EMB, dan (4) mengidentifikasi keefektifan penggunaan EMB sebagai media pembelajaran.Penelitian ini menggunakan metode pengembangan dengan model ADDIE, yang meliputi lima tahap: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian adalah siswa kelas III SDN 04 Botupingge. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi untuk ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa; lembar observasi untuk guru dan siswa; serta soal pretest dan posttest. Data dianalisis secara kuantitatif untuk kelayakan dan kepraktisan, serta kualitatif untuk wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media EMB dinilai sangat layak dengan skor rata-rata 92,96% dari validator ahli. Media ini juga dinilai sangat praktis oleh guru dan siswa dengan skor rata-rata 92,91%. Dari segi keefektifan, hasil N-Gain Score sebesar 78% menunjukkan kategori efektif. Temuan ini mengindikasikan bahwa EMB adalah media pembelajaran yang layak, praktis, dan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap penjumlahan dan pengurangan pecahan berpenyebut sama. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam menyediakan alternatif media pembelajaran berbasis manipulatif yang tidak hanya menarik perhatian siswa tetapi juga mampu meningkatkan hasil belajar mereka secara signifikan. Model pengembangan ADDIE yang digunakan juga terbukti relevan dalam menghasilkan media pembelajaran berkualitas
Pengembangan Media Pembelajaran Bangun Ruang Berbasis Adobe Flash Pada Siswa Sekolah Dasar Pulubala Abubakar, Nurfadila; Pulukadang, Wiwy Triyanty; Marshanawiah, Andi
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Mei - Agustus 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.2.2024.4151

Abstract

The problem identified at SDN 16 Pulubala is the lack of teacher creativity inutilizing spatial geometry learning media, which leads to a lack of interest and motivation among students in learning mathematics. Therefore, the development of spatial geometry learning media is expected to help students comprehending the material on the spatial geometry. This research is a Research and Development (R&D). The objectives of this research and development are to develop adobe flash-based spatial geometry learning media and to assess its feasibility based on expert evaluations of content, media, and feedback from teachers and students. The research method used is the Research and Development (R&D) with the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Data analysis techniques employed in this research are descriptive and qualitative. The results of the development of Adobe Flash-based spatial geometry learning media indicate that the feasibility aspects have achieved a very feasible category, with an average rating of 87,5% from content experts and 95%from media experts, making it suitable for trial. Furthermore, based on teacher feedback, the Adobe Flash-based spatial geometry learning media received 92,85% in the very feasible category, while student responses averaged 92,60%, also in the very high category. The media evaluation achieved an 87,42% score in the very high category. Thus, the overall score recapitulation is 91,074%. Therefore, the developed Adobe Flash-based spatial geometry learning media is highly suitable for use in teaching and learning activities.