Claim Missing Document
Check
Articles

SENI TIGA DIMENSI SEBAGAI IDE DALAM PENCIPTAAN KARYA OBESITY Ridwan, Marsha Nabila; Sadono, Soni; Maulana, Teddy Ageng
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penciptaan  karya  ini  bertujuan memberikan  wawasan  dan  gambaran  serta solusi  kepada  pembaca  dan  penikmat  seni  khususnya  bagi  para  penderita  obesitas. Dimana kegemukan menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan dan juga di akibatkan dari pola makan dan hidup yang tidak baik. Mengkonsumsi makanan cepat saji dan tidak bergizi  dengan  jarangnya  aktivitas  pada  tubuh  menjadi  penyebab  utama  seseorang mudah mengalami kegemukan. Obesitas merupakan suatu keadaan dimana jumlah kalori yang masuk lebih besar dari pada yang dibutuhkan oleh tubuh dengan kata lain adannya penumpukan  lemak  pada  tubuh  secara  berlebihan  sehingga  berat  badan  seseorang melebihi batas normal. penulis mencoba memvisualisasikannya melalui  karya  seni  tiga dimensi dengan seni instalasi.Kata kunci: obesitas, kegemukan, pola makan, makanan cepat saji, kesehatan, sosial.
VISUALISASI BENTUK BAYANGAN UNTUK MENGETAHUI IMAJINASI MANUSIA MELALUI SENI INSTALASI DAN PERFORMANS ART Ariyantiningsih, Aisyiyah; Endriawan, Didit; Maulana, Teddy Ageng
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bayangan adalah sebuah bentuk pantulan dari cahaya pada benda atau objek. Jika  cahaya  mengenai  sebuah  benda  atau  objek,  maka  dapat  membentuk  pantulan berupa bayang – bayang. Suatu objek atau benda akan membentuk bayangan yang lebih besar  dari  aslinya  apabila mendekati  cahaya  Setiap  orang  yang  bernyawa  dan  setiap benda pasti memiliki sebuah bayangan yang terlihat. Kebiasaan penulis melihat sebuah bayangan suatu benda atau melihat bayangan yang merepresentasikan bentuk bayangan tersebut memiliki bentuk lain dari objek. Penulis ingin mengetahui bagaimana kepekaan manusia  terhadap  bayangan  yang  ada  disekitarnya  dan  bagaimana  manusia  dapat berimajinasi dengan sebuah bayangan. Penulis membuat sebuah karya dengan membuat bayangan  bersama  dengan  orang  –  orang  yang  melihat  karyanya  dengan  kreatifitas penulis.  Menciptakan  sebuah  ruangan  yang  memiliki  tinggi  dan  lebar  sesuai  dengan ukuran manusia untuk membuat bayangan, dengan meletakkan cahaya didalam ruangan akan menampakkan bentuk bayangan yang dibuat oleh audien. Ruangan tersebut dibuat dengan warna putih sehingga menghasilkan bayangan tampak lebih jelas. Hasil dari karya ini berupa instalasi yang memiliki ruang untuk membuat sebuah bentuk bayangan yang di buat dengan aturan seni performans art.  Kata Kunci: bayangan, imajinasi, seni instalasi.
VISUALISASI DEPRESI MELALUI TEKNIK DOUBLE EKSPOSURE DAN SLOW SHUTTERSPEED DALAM KARYA FOTOGRAFI ARCHIVE OF FEELINGS Hernandi, Wira Adhistira; Endriawan, Didit; Maulana, Teddy Ageng
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Emosi  adalah  sesuatu  yang  secara mutlak  berada  pada manusia,  tanpa  ada alasan setiap manusia harus saling menghargai tentang perasaan yang dirasakan manusia lainnya.  Karya  bertajuk  Archive  Of  Feelings  ini  akan  mengangkat  sebuah  gangguan emosional yang dialami oleh individu yaitu Depresi, dan memiliki tingkatannya tersendiri. Melalui karya ini, penulis ingin menggambarkan bagaimana perasaan yang dialami pada individu tersebut namun tidak bisa di ungkapkan juga diceritakan. Pada isu yang diangkat akan  berfokus  pada  tingkatan  terendah  yaitu  stres.  Selain  dari media  penggambaran terhadap  perasaan  individu  yang  mengalami  gangguan  emosional  tersebut,  dengan adanya karya ini juga sebagai perwakilan dari cerita penulis itu sendiri. Penulis berharap bahwa karya Archive of Feelings dapat memberikan pengetahuan lebih terhadap sekitar dalam  gangguan  emosional  ini  serta  meningkatkan  toleransi  dan  menghargai  atas perasaan individu lainnya. Berbagai perasaan stres tersebut akan divisualisasikan dengan menggunakan media fotografi dengan teknik Double eksposure dan Slow Shutterspeed.Kata-kata Kunci: emosi, archive of feelings, fotografi, depresi.
VISUALISASI KETIDAKPERCAYAAN DIRI DAN BODY SHAMING DALAM KARYA FOTOGRAFI MENGGUNAKAN TEKNIK BROKEN MIRROR Aryaguna, Tastian Naufal; Maulana, Teddy Ageng; Rachmawanti, Ranti
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketidakpercayaan  diri  atau  insecure  merupakan  suatu  masalah  yang  sering terjadi  pada  remaja  atau  anak muda,  hal  ini  dapat  terjadi  baik  pada  diri  kita  sendiri maupun  orang-orang  yang  berada  disekitar.  Ketidakpercayaan  diri  merupakan  suatu keadaan emosianal yang membuat seseorang merasa tidak percaya diri akan hal-hal yang ada pada dirinya seperti bentuk tubuh atau status sosial. Ketidakpercayaan diri biasanya didasari  oleh  suatu  perasaan  atau  omongan  yang  dilontarkan  untuk  merendahkan seseorang dan membuat orang lain terlihat buruk hingga merasa kekurangan dengan apa yang  ia miliki..  Hal  itulah  yang mendasari  seorang  wanita  terkadang mempunyai  rasa kepekaan akan suatu emosi yang  lebih besar dibandingakan dengan pria. Namun kasus ketidakpercayaan sendiri lebih banyak dikaitkan dengan rupa atau bentuk dari seseorang yang membuat seseorang saat merasakan ketidapercayaan diri biasanya cendurung untuk menutupi bagian dari dirinya yang dia anggap kurang ideal, contohnya lengan atau paha pada  wanita.  Sedangkan  kata  ideal  pada  bentuk  suatu  badan  atau  rupa  sendiri  tidak mempunyai  acuan  yang  pasti  untuk  dapat  dinilai,  oleh  karena  itu  penulis  ingin mengiplementasikan  suatu  karya  fotografi  yang  meng-ekspresikan  suatu  bentuk ketidakpercayaan menggunakan teknik broken mirror yang mempunyai kesangkutpautan dengan  tema  ketidakpercayaan  diri  itu  sendiri  dengan  pegartian  bahwa  suatu  ketidak sempurnaan itu bukan berarti jelek atau tidak enak dipandang.  Kata  Kunci:  broken  mirror,  ketidakpercayaan  diri,  body  shaming,  insecure,  emosi, fotografi.
VISUALISASI BENTUK MAHKOTA KERAJAAN DI JAWA BARAT DALAM KARYA VIDEO ART Aghitsna Maulana, Dzikry; Maulana, Teddy Ageng; Rachmawanti, Ranti
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerajaan Sunda merupakan kerajaan kuno yang lokasinya terdapat di kawasan Jawa bagian Barat. Berdasarkan sumber sejarah yang ada, salah satu kerajaan yang merdeka dan berdaulat penuh tidak berada di bawah -payung kekuasaan Majapahit yang berkembang dalam periode yang sama yaitu kerajaan sunda . Penelitian terhadap perkembangan kerajaan Sunda sebenarnya telah dilakukan oleh banyak peneliti, Namun penelitian terhadap struktur perwilayahan dan benda-benda pusaka kerajaan tersebut secara khusus belum pernah dilakukan hingga saat ini. Berdasarkan beberapa sumber tertulis terpilih, laporan orang-orang kerajaan sunda memiliki banyak sekali benda pusaka peninggalannya seperti benda pusaka mahkota yang sudah jaman dahulu di buat dan di gunakan sebagai salah satu simbol kekuasaan yang dapat di gunakan oleh seorang raja terdahulu selain itu mahkota juga di gunakan sebagai penutup kepala seorang rasa. Akan tetapi saat ini keberadaan benda-benda pusaka tersebut perlahan mulai menghilang akibat korosi dan kemakan oleh usia dari benda tersebut oleh karena itu penulis ingin mengamankannya dalam usaha mendigitalisasikannya kedalam sebuah karya video art agar benda-benda pusaka terutama mahkota tersebut tidak akan hilang karena datanya sudah ada di dalam dunia digital. Dalam proses mendigitalisasikannya butuh beberapa data yang harus di siapkan seperti pengambilan foto dan video secara langsung kemudian pengunaan aplikasi editing yang tepat agar dapat menghasilkan sebuah karya video art yang bagus dan dapat di nikmatiKata kunci: kerajaan di jawa barat, Mahkota, video art
LIMA EMOSI DASAR MANUSIA MELALUI SENI NEW MEDIA Hapsari, Annisa Dwi; Maulana, Teddy Ageng; Yuningsih, Cucu Retno
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era teknologi yang kini kian berkembang sangat memudahkan manusia dalamberinteraksi dan berkomunikasi kapan saja dan dimana saja. Interaksi ini dapat memunculkan emosipada diri manusia yang dapat mempengaruhi kondisi suasana ha}, perilaku, bahkan pengambilankeputusan dalam keseharian. Gagasan ini merupakan sebuah topik latar belakang berdasarkanpengalaman pribadi penulis dengan menggunakan referensi emosi dasar berdasarkan pemaparanFischer, Shaver dan Carnochan dalam buku <How Emo}ons Develop and How they OrganizeDevelopment= dengan menggunakan metode penciptaan karya seni new media dengan visualberupa lukis digital dan audio berupa frekuensi berdasarkan buku <Healing and Recovery= karyaDavid R. Hawkins. Dengan penggunaan seni new media pada pengkaryaan merupakan bentukeksplorasi media baru yaitu media digital pada proses visualisasi lima emosi dasar manusia yangmenciptakan karya berupa lukis digital. Dengan gabungan lukis digital dan audio berupa frekuensihasil akhir karya berupa video. Karya dari tugas akhir ini bertujuan untuk memvisualisasikan limaemosi dasar manusia melalui seni new media. Kata Kunci: Emosi Dasar, Frekuensi, New Media, Digital Pain}ng
PEMBUATAN KARYA FILM EKSPERIMENTAL NAHA LEMBUR KURING Nugraha, Farhan Sayyidan; Maulana, Teddy Ageng; Wiguna, Iqbal Prabawa
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air adalah sumber kehidupan terbesar bagi manusia dan makhluk hiduplainnya, dan alam adalah penopang dari apa yang ada di muka bumi ini. Rasa cinta yangdiciptakan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa kepada manusia mestilah diterapkan kepadaalam semesta ini. Jika tidak, maka kondisi alam tidak akan terawat danketidakseimbangan akan terjadi. Alam terkadang meluapkan apa yang membuatnyaterancam dengan suatu bencana. Bencana alam yang berkaitan dengan air pambahasankali ini lebih tertuju kepada Banjir bandang. Banjir bandang merupakan salah satufenomena bencana alam yang bisa diakibatkan oleh tingkah laku manusia yang tidakpeduli terhadap keseimbangan alam. Keserakahan dan kondisi keterbatasan ekonomimengakibatkan manusia tidak lagi memikirkan dampak buruk dari apa yangdiperbuatnya. Dalam pengkaryaan ini, penulis akan memvisualkan suatu kejadian nyatayang mengupas sebab dan akbit bencana alam banjir bandang yang terjadi di salah satuwilayah Indonesia demi mengangkat kesadaran akan pentingnya menjaga danmemelihara alam yang ada disekitar kita khususnya kepada sebuah karya filmeksperimental. Dengan menggunakan metode pembuatan film yang bereksperimenmelalui data yang didapatkan menjadi sebuah konsep skenario yang dikemas tanpamenggunakan narasi maupun dialog, namun di presentasikan kedalam sebuah simbolvisual melalui gerakan teatrikal sebagai penyampaian elemen semiotika atau pesantersirat. Kata kunci: Bencana Alam, Film Eksperimental, Teatrikal, Semiotika
PERILAKU MANUSIA TERHADAP TEKNOLOGI DALAM KARYA SENI INSTALASI BERJUDUL HUMAN CHANGE Budiman, Cecep Ramdhan; Maulana, Teddy Ageng; Rachmawanti, Ranti
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tugas Akhir ini memiliki tujuan sebagai sarana pengekspresian penulis terhadap realita yang terjadi saat ini dimana perilaku manusia berubah secara drastis dengan adanya teknologi khususnya smartphone.Hubungan antara manusia dan teknologi tidak dapat dipisahkan satu sama lain karena ide atau pemikiran manusia juga dipengaruhi oleh teknologi dan sebaliknya.karya.melalui karya ini penulis ingin membuat suatu karya yang divisualisasikan dari tahapan bayi sampai lansia sehingga kita dapat memahami dan mengetahui bagaimana sikap,pola pikir,serta interaksi sosial manusia yang dipengaruhi oleh teknologi dan membangun potensi perilaku manusia yang positif sehingga anak-anak sampai lansia dapat memahami dan menggunakan teknologi dengan baik dan bijaksana. karya ini diciptakan lewat karya instalasi berjudul HUMAN CHANGE dengan menggunakan kaca pertama berbentuk layar yang mempresentasikan sebuah gambaran kehidupan di zaman sekarang dan 7 kaca berikutnya bergambar bayi,remaja,dan orang dewasa yang menggambarkan orang-orang yang hidup di umur yang berbeda serta gambar objek-objek yang merepresentasikan teknologi. Kata kunci: perilaku manusia, teknologi, seni instalasi
REPRESENTASI BENANG SEBAGAI BENTUK IKATAN DALAM MENGENAL DIRI MELALUI KARYA SENI INSTALASI Salimah, Hamidah; Maulana, Teddy Ageng; Wiguna, Iqbal Prabawa
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyesalan menjadi bagian penting dari tumbuhnya kecemasan, overthinking, dan ketidakpercaya dirian yang akhirnya menghasilkan pola pikir negatif, dimana faktor utama dari penyesalan ialah kesalahan masa lalu yang dibuat serta trauma masa lalu yang dihasilkan dari pola asuh orang tua hingga membuatnya menjadi pribadi yang memiliki kesadaran diri rendah terhadap nilai, keberadaan, dan kepercayaan diri yang dimiliki. Bentuk penyesalan ini menjadi bagian dari tekanan dan kerumitan pada pikiran yang tidak dapat diutarakan dan akhirnya memberikan dampak tersendiri terhadap apa yang dimiliki dalam diri penulis. Pada pengkaryaan ini, penulis membuat karya seni instalasi sebagai bentuk dari pengalaman akan pencarian ikatan dalam menemukan keberadaan cahaya yang dimiliki hingga memunculkan bentuk alasan tersendiri dari respon-respon yang diterima oleh diri yang direpresentasikan kedalam bentuk Sound, Cermin, dan Sensor. Tujuan dalam karya seni ini untuk dapat mengenal diri dan menemukan sisi positif serta sebagai bentuk dari pelepasan emosi yang diutarakan melalui bentuk katarsis yang direpresentasikan kedalam karya seni instalasi berbasis 8Benang9. Kata kunci: Penyesalan, Kecemasan, Mengenal Diri, Katarsis, Seni Instalasi.
Representasi Perasaan Pribadi dari sebuah Karya Seni Video Colorfeels Representation of Personal Feeling from Video Arts Colorfeels Alifiardi, Lukman; Maulana, Teddy Ageng; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karya tugas akhir ini diawali dari sebuah pertanyaan dari penulis tentang bagaimana manusiadapat mengungkapkan perasaan tanpa menunjukkan sebuah ekspresi dan gerak gerik manusia. Laluterciptalah sebuah teori psikologi warna yang memadukan antara sebuah perasaan dan warna. Di eramodern ini pengungkapan perasaan 琀椀dak hanya ditunjukkan lewat ekspresi wajah saja. Banyakmanusia yang melakukan pengungkapan perasaannya lewat sebuah media. Salah satu contohnya yaituseniman yang mengungkapkan perasaan ha琀椀nya lewat sebuah karya lukis. Salah satu penyampaianvisual sebuah perasaannya yaitu lewat warna berdasarkan teori psikologi warna. Psikologi warnamerupakan cabang ilmu psikologi yang mempelajari warna sebagai faktor yang ikut memengaruhiperilaku manusia. Warna dapat memengaruhi persepsi dan kemudian menjadi proses penilaianterhadap kedekatan logika yang terasosiasi pada unsur-unsur persamaan pemaknaan. Kata Kunci: Perasaan, Warna, Psikologi Warna, Seni Video
Co-Authors Adrian Permana Zen Aghitsna Maulana, Dzikry Ahmed, Akell Aladina, Autada Alifia, Aura Diffa Fata Alifiardi, Lukman Andrianawati, Aida Ariyantiningsih, Aisyiyah Arnanti Primiana Yuniati Aryaguna, Tastian Naufal Athifa Sri Ismiranti Azzahra, Nadine Putri Baskara, Candra Budiman, Cecep Ramdhan Cahyani, Salsabila Qotrunnada Cucu Retno Yuningsih Didit Endriawan Donny Trihanondo Dyah Ayu Wiwid Sintowoko Erlana Adli Wismoyo Farhan, Aditya Muhammad Filiasari, Theresia Nara Firdaus Azwar Ersyad, Firdaus Azwar Gumelar, Muhammad Hanina, Fathin Impyaz Hapsari, Annisa Dwi Hernandi, Wira Adhistira Hibatullah, Fikri Nabil Husna, Syinsya Azizah Iqbal Prabawa Wiguna Irwana Zulfia Budiono Jadid, Na’im Kahagi, Chelsea Angelica Koto, Bagindo Ath-Thariq Kuntum Indah Purnama Sari Kurniawan, Mohd Ridho Lakoro, Muhammad Alvaro Putra Mahendra, Rengga Nadif Mardiyah, Annisa Nurul Maryam, Adia Masykur, Hanifah Fajri Nahari, Frida Nasution, Lulu Amalia Niken Laksitarini Ningsih, Sri Mulya Nugraha, Drajat Aji Nugraha, Farhan Sayyidan Nurwidhi, Dwiannisa Shafira Nusantari, Alya Paramitha Pebrianti2 Pebrianti2, Paramitha Prasetyo, Dewo Ananda Pratama, Lutfi Hendra Priana, Muhammad Eric Putri, Aiza Selvira Putri, Assyla Dwi Retna Putri, Parvaty Pratiwi Qonita, Azizah Rachmawati, Ranti Rafli, Muhammad Rahmah, Fathiyah Nurshabrina Raisa, Ragilia Ramadhani, Avisha Ersya Ramadhita, Rahima Novia Ranti Rachmawanti Riady, Olivia Ruscha Ridwan, Marsha Nabila Rismawati, Nindya Alviona Rizqillah, Aprillayalia Aghnia Salimah, Hamidah Sari, Ardhea Maya Soni Sadono Subagja, Fadli Ahmad Taruna, Nurrizky Adi Titihan Sarihati Tri Haryotedjo Ully Irma Maulina Hanafiah Zen, Adran Permana