Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pembuatan Bioplastik Berbahan Dasar Pati Biji Alpukat dan Selulosa dari Limbah Kertas Dengan Metode Melt Intercalation Faisal; Iqbal Kamar; Fatima zahra sitompul zahra; Raudhatul Ulfa; Muhammad Nuzan Rizki; Firza Ahmad Kurniawan
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 02 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i02.23613

Abstract

Peningkatan penggunaan plastik berbasis petrokimia telah menimbulkan permasalahan lingkungan yang serius akibat sifatnya yang sulit terdegradasi secara alami. Salah satu alternatif yang dapat dikembangkan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah bioplastik yang berasal dari sumber daya terbarukan dan mudah terurai. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan pati biji alpukat (Persea americana) sebagai matriks polimer dan selulosa dari limbah kertas HVS sebagai bahan penguat dalam pembuatan bioplastik menggunakan metode melt intercalation. Selain meningkatkan nilai tambah limbah biomassa, pemanfaatan kedua bahan tersebut juga mendukung konsep ekonomi sirkular dan pengurangan limbah padat. Bioplastik dibuat dengan komposisi tetap 5 g pati biji alpukat dan 1 g carboxymethyl cellulose (CMC), sedangkan massa selulosa divariasikan sebesar 0; 0,5; 1; dan 1,5 g. Sorbitol digunakan sebagai plasticizer dengan 5 g. Proses pembuatan dilakukan dengan mencampurkan seluruh bahan dalam 100 mL aquades, kemudian dipanaskan dan diaduk selama 30 menit hingga terjadi gelatinisasi. Campuran yang terbentuk dicetak dan dikeringkan hingga diperoleh film bioplastik. Karakterisasi dilakukan melalui pengujian sifat mekanik yang meliputi kuat tarik, elongasi, dan modulus Young. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan massa selulosa berpengaruh signifikan terhadap sifat mekanik bioplastik. Nilai kuat tarik meningkat dari 0,1387 MPa menjadi 1,4068 MPa seiring bertambahnya massa selulosa hingga 1,5 g. Sebaliknya, nilai elongasi menurun dari 18,16% menjadi 11,52%, menunjukkan berkurangnya fleksibilitas material akibat meningkatnya interaksi antarmolekul antara pati dan selulosa. Nilai modulus Young juga mengalami peningkatan yang mengindikasikan terbentuknya struktur bioplastik yang lebih kaku dan kuat. Peningkatan sifat mekanik tersebut disebabkan oleh peran selulosa sebagai reinforcing filler yang memperkuat matriks pati melalui pembentukan ikatan hidrogen. Meskipun demikian, nilai kuat tarik dan elongasi yang diperoleh masih belum memenuhi persyaratan SNI 7818:2014 untuk plastik biodegradable. Secara keseluruhan, penambahan selulosa limbah kertas terbukti mampu meningkatkan karakteristik mekanik bioplastik berbasis pati biji alpukat dan berpotensi dikembangkan sebagai material ramah lingkungan yang berkelanjutan.  
Upaya Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Kapasitas Mitigasi Bencana Banjir di Desa Meurandeh Aceh Muhammad Isra; Muhammad Nuzan Rizki; Iqbal Kamar; Rita Syntia; Yusna Yusna; Indonesia 2 Teknik Mesin; Universitas Samudra; Langsa Lama; Langsa Langsa; Aceh Aceh; Indonesia Indonesia
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v5i2.26204

Abstract

Dalam rangka meningkatkan kapasitas mitigasi Bencana Banjir di Desa Meurandeh Aceh, telah dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pemberian edukasi dan informasi Bencana Banjir. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman serta solusi kepada masyarakat dalam mengantisipasi dan menanggulangi Bencana Banjir apabila terjadi. Metode pengabdian dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat dengan penyampaian informasi Bencana Banjir yang berfokus pada peningkatan kapasitas kesiapsiagaan, seperti langkah-langkah menghadapi kondisi darurat, upaya penyelamatan diri dari potensi bahaya, serta penanggulangan Bencana Banjir. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini melibatkan dosen Universitas Samudra sebagai pemateri dalam upaya peningkatan kapasitas mitigasi Bencana Banjir. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Meurandeh Aceh, antara lain: (1) Materi informasi Bencana Banjir dapat disampaikan dengan baik meskipun masih terdapat beberapa bagian yang belum optimal; (2) Masyarakat menunjukkan respons positif yang ditandai dengan antusiasme peserta dalam mengikuti kegiatan serta keaktifan dalam diskusi; (3) Berdasarkan hasil tanya jawab dan diskusi, diketahui bahwa pengetahuan awal masyarakat terkait Bencana Banjir masih tergolong rendah; (4) Keberhasilan kegiatan pengabdian ini ditunjukkan oleh meningkatnya pemahaman masyarakat dalam menyikapi potensi Bencana Banjir di Desa Meurandeh Aceh.Berdasarkan hasil kegiatan tersebut, disarankan agar masyarakat, aparatur desa, serta lembaga terkait dapat membentuk forum penanggulangan Bencana Banjir dan relawan Bencana Banjir, menyusun kawasan mitigasi, peta daerah rawan Bencana Banjir, serta mengembangkan sistem peringatan dini berupa peta Indeks Risiko Bencana Banjir di Desa Meurandeh, Aceh.
Effect of Volume Fraction Variation of Hybrid Composite Reinforced Bamboo Fiber and Fiber-Glass Using Polyyester Resin on Tensile Strength and Impack Akbar Gultom; Ferri Safriwardy; Muhammad Nuzan Rizki; Masrullita Masrullita
Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : SAINTIS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33122/ejeset.v5i1.137

Abstract

The field of materials and technology has developed rapidly, various types of inventions have been developed and researched to obtain new materials that are suitable for use at low production costs. The potential of bamboo plants is promising where the availability is abundant and sustainable, the utilization of specimens is made with polyester binders reinforced with natural and synthetic fibers. The type of bamboo that will be investigated for the tensile strength and toughness of the specimen with the difference in fiber volume fraction is a reference for the combination of bamboo fiber and fiber-glass where the volume fraction of 25% SB:25% FG, 35% SB:15% FG and 40% SB:10% FG particles at a fixed resin volume is 50%. Of the three variations in the volume fraction, the highest tensile strength in a balanced fiber filler is 40% bamboo fiber: 10% fiber-glass with an average value of 80.907 MPa, with a tensile strain of 2.53 % The lowest tensile strength value is in the volume fraction of 35% bamboo fiber: 15% fiber-glass with an average value of 75.552 MPa, with a tensile strain of 2.09%. For the highest toughness value of the specimen is in the volume fraction of 35% bamboo fiber: 15% fiber-glass, i.e., 0.83 J〖/mm〗^2 With an absorbed energy of 43.73 joules. On the other hand, the lowest toughness value is in the volume fraction of 25% bamboo fiber: 25% fiber-glass with an average value of 0.24 J〖/mm〗^2. With an absorbed energy of 39.94 joules. The observation results showed that the fiber volume was good at a percentage of 40% SB with 15% FG suitable for combination as an alternative tensile material. The toughness value in the volume fraction of 40% SB:10% FG is very low. However, the observation of bamboo fiber fracture results has a strong enough ability for the application of manufacturing products and others.
Co-Authors A, Aljufri Abdul Rahman Abdul Rahman Aceh Aceh Adi Setiawan Ahmad Fikri Ahmad Nayan Akbar Gultom Akbar Rizqullah Akmal, Khafid Khaulsar Akmal, Syarifah Alchalil Alchalil Aljufri Aljufri aljufri aljufri, aljufri Amalia Harmin Asnawi Daniel, Muhammad Dedi Afandi Dodi Mulyadi Durmuş, Alpaslan Fadhilla, Cut Alna Faisal Faisal Faisal Faisal Faris Ahmad Mizanus Sabri Fathan Mubina Dewadi Fatima zahra sitompul zahra fatimah Fatimah Fatimah Zahra Fauzan Fauzan Ferri Safriwardy Fibarzi, Wiza Ulfa Firza Ahmad Kurniawan Gunawan, Chichi Rizka Hadi, Dodi Alfarasi Hery Widijanto Indonesia 2 Teknik Mesin Indonesia Indonesia Indra Mawardi Iqbal Kamar Iqbal Kamar Iqbal Kamar Isra, Muhammad Kamar, Iqbal Kamil, Syahiir Karyadi Karyadi Karyadi Karyadi Langsa Lama Langsa Langsa Marini Bravikawati Masrullita Masrullita Masrullita, M Masrullita, Masrullita Maulidan, Rahmat Maysyarah, Tjut Rizqi Muhammad Habibi Muhammad Habibi Muhammad Isra Muhammad Isra Muhammad Muhammad Muhammad Syahril Muhammad Zulfri Mutia, Sri Nanda, Rizki Aulia Nurlaila, Rizka Nurul Islami, Nurul Putra, Reza Qulfaj, Asadda Ramadhan, Muhammad Faiz Rambe, Farhan Wafi Rangkuti, Mhd. Saleh Raudhatul Ulfa Riskan, Ardi Rita Syntia Rita Syntia Rizki Aulia Nanda Rizqullah, Akbar Shaki Saptiadi Putra Simbolon, Muhammad Iqbal Sofyan Sofyan Suhara, Ade Sumawijaya Syamsul Bahri Tjut Rizqi Maysyarah Hadi Tukino, Tukino Ulfa, Raudhatul Universitas Samudra Yani, Firda Tirta Yasir Amani Yusna Yusna Yusuf, Edy Z Zulfahmi Zulmiardi, Zulmiardi