Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pengaruh Konsumsi Buah Pepaya Terhadap Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Dengan Anemia Ringan di Wilayah Kerja Puskemas Ciomas Kabupaten Serang Tahun 2025 Fairuza, Filda; Halimatusyadiah , Leni; Marbun, Henny Theresia; Imas, Anisa Ratna Kania
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 17 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v17i2.2850

Abstract

Latar Belakang: Anemia merupakan salah satu komplikasi yang paling sering terjadi pada kehamilan dan dapat meningkatkan risiko persalinan prematur, berat badan lahir rendah, hingga kematian ibu dan bayi. Upaya penanggulangan anemia pada ibu hamil dapat dilakukan dengan pendekatan nutrisi berbasis pangan lokal, salah satunya buah pepaya (Carica papaya) yang mengandung zat besi, vitamin C, dan asam folat. Tujuan: dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsumsi buah pepaya terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia dan untuk mengetahui kadar hemolobin ibu hamil sebelum dan sesudah pemberian buah papaya. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 25 ibu hamil trimester I sampai trimsetser III  dengan anemia ringan yang dipilih dengan teknik total sampling di wilayah kerja Puskesmas Ciomas pada tahun 2025. Intervensi berupa konsumsi buah pepaya sebelum mengkonsumsi buah pepaya ibu hamil diperiksa kadar hemoglobinya dan diberikan selama 14 hari dan data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Berdasarkan hasi uji stasitik ada 25 orang ibu hamil yang mengalami anemia ringan dengan rata-rata kadar haemoglobin 9,19 gr/% melalui test normalitas terdapat peningkatan kadar hemoglobin yang signifikan setelah intervensi, dengan nilai p = 0.000 (p < 0.05), yang menunjukkan bahwa konsumsi buah pepaya efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia. Dengan mengkonsumsi buah pepaya selama 14 hari berturut-turut banyaknya buah papaya 140 gram  perhari setelah makan  pagi, ada peningkatan kadar haemoglobin rata-rata 2,5 gr/%. Melalui Test uji Wilcoxon. Buah pepaya California mengandung vitamin C sehingga  baik untuk mengurangi anemia, maka ini layak untuk digunakan sebagai bahan penelitian, sangat berbeda jauh dengan pepaya lokal, yaitu sekitar 78 mg per 100 gram, sedangkan pepaya lokal hanya mengandung sekitar 72 mg per 100 gram.Kesimpulan: Konsumsi buah pepaya berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia. Pemberian buah pepaya dapat dipertimbangkan sebagai intervensi nutrisi alami dalam pencegahan dan penanganan anemia pada ibu hamil.
Comparative Analysis of Cost Effectiveness of Ceftriaxone and Cefotaxime Antibiotic Therapy in Inpatients with Typhoid Fever in Aulia Pandeglang Regional Hospital in 2023 Yusransyah, Yusransyah; Rustiyani, Risa; Nurani, Agnes Wieanita; Stiani, Sofi Nurmay; Udin, Baha; Halimatusyadiah, Leni
Journal of Experimental and Clinical Pharmacy (JECP) Vol 5, No 2 (2025): August 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52365/jecp.v5i2.1436

Abstract

Typhoid fever is still a significant health problem for children in developing countries, including Indonesia. This disease is caused by infection with Salmonella Typhi bacteria, which is a Gram-negative bacteria and requires treatment with antibiotics. The use of antibiotics usually takes up a large portion of the hospital treatment budget. This study aims to compare the cost-effectiveness between two types of antibiotics, namely ceftriaxone and cefotaxime, in typhoid fever patients at Aulia Pandeglang Hospital, and to find the most cost-efficient treatment. This study is descriptive and observational, with retrospective data collection. The data used came from medical records and cost records of inpatients with typhoid fever in children aged 1 to 11 years at Aulia Pandeglang Hospital in 2023. A total of 20 patients met the study criteria. The outcomes measured in this study were the average length of stay in the hospital. The cost components calculated consisted of direct medical costs, such as drug costs, action costs, inpatient costs, medical device costs, and laboratory fees. The analysis was conducted from the payer's perspective. The results showed that the cost for the effectiveness of using ceftriaxone and cefotaxime was IDR 15,264 and IDR 18,265, with an ICER of IDR 257.9 to increase the effectiveness of cefotaxime. The conclusion of this study is that ceftriaxone is a more cost-effective antibiotic.
The Effect of Birth Ball on Reducing Labor Pain in The 1st Active Phase at TPMB Wina Julaeli, S.Tr. Keb. Bdn in Labuan District, Banten Province in 2024 Halimatusyadiah, Leni; Octavia, Rina; Fathiyati, Fathiyati; Giastami, Salma Nur; Rezaldi, Firman
Jurnal Biologi Tropis Vol. 24 No. 3 (2024): July - September
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v24i3.7194

Abstract

The expulsion of the products of conception after reaching a gestational age of more than 37 weeks, either through a natural process through the vagina (spontaneous vaginal) or through surgical action through the stomach (perabdominal), is referred to as childbirth. This study aims to determine the effect of a birth ball on reducing labor pain during the first active phase at TPMB Wina Julaeli, S.Tr. Keb. Bdn in Labuan District, Banten Province in 2024. This research design is quantitative using the Quasy Experiment research method. The design applied in this research was one group pretest – posttest with 30 respondents and data collection using observation sheets was analyzed using the Wilcoxon test. The result obtained was a significance value of 0.000, which was smaller than the significance result of 5% (p-value = 0.000 < 0.05), therefore the conclusion was that Ha was accepted, which means that there was an influence of the birth ball on reducing labor pain during the first active phase at TPMB Wina Julaeli. S.Tr. Keb. Bdn in Labuan District, Banten Province in 2024. This birth ball therapy can be used during every birth process as an option to reduce pain management for mothers in labor.
The Effectiveness of Lavender Aromatherapy on Reducing Pain Intensity in The First Stage of Labor Active Skania, Pratiwi Cahya; Halimatusyadiah, Leni; Jamilah, Jamilah
Jurnal Biologi Tropis Vol. 24 No. 3 (2024): July - September
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v24i3.7405

Abstract

Pregnant woman looks forward to the moment she gives birth in order to experience the joy she longs for. if the baby, placenta, and amniotic membranes leave the mother's uterus at term (after 37 weeks) without complications, the process is considered normal. At TPMB Siti Hapsah, S.Tr.Keb in 2024, the purpose of this study is to determine whether lavender aromatherapy reduces pain intensity during the active phase of first stage labor. The Quasy Experiment research method is used in this quantitative research design. This study used a one-group pretest-posttest design with 32 respondents. The Wilcoxon test was used to analyze the observation sheet data. Lavender aromatherapy was found to be effective at reducing pain intensity during the active phase of first stage labor at TPMB Siti Hapsah, s.Tr.Keb in 2024 because the obtained result had a significance value of 0.000, which was lower than the significance result of 5% (p-value = 0.000  0.05). During the initial active phase of labor, lavender aromatherapy is recommended for use as a complementary therapy.
Pengaruh Konsumsi Buah Pepaya Terhadap Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Dengan Anemia Ringan di Wilayah Kerja Puskemas Ciomas Kabupaten Serang Tahun 2025 Fairuza, Filda; Halimatusyadiah , Leni; Marbun, Henny Theresia; Imas, Anisa Ratna Kania
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 17 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v17i2.2850

Abstract

Latar Belakang: Anemia merupakan salah satu komplikasi yang paling sering terjadi pada kehamilan dan dapat meningkatkan risiko persalinan prematur, berat badan lahir rendah, hingga kematian ibu dan bayi. Upaya penanggulangan anemia pada ibu hamil dapat dilakukan dengan pendekatan nutrisi berbasis pangan lokal, salah satunya buah pepaya (Carica papaya) yang mengandung zat besi, vitamin C, dan asam folat. Tujuan: dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsumsi buah pepaya terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia dan untuk mengetahui kadar hemolobin ibu hamil sebelum dan sesudah pemberian buah papaya. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 25 ibu hamil trimester I sampai trimsetser III  dengan anemia ringan yang dipilih dengan teknik total sampling di wilayah kerja Puskesmas Ciomas pada tahun 2025. Intervensi berupa konsumsi buah pepaya sebelum mengkonsumsi buah pepaya ibu hamil diperiksa kadar hemoglobinya dan diberikan selama 14 hari dan data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Berdasarkan hasi uji stasitik ada 25 orang ibu hamil yang mengalami anemia ringan dengan rata-rata kadar haemoglobin 9,19 gr/% melalui test normalitas terdapat peningkatan kadar hemoglobin yang signifikan setelah intervensi, dengan nilai p = 0.000 (p < 0.05), yang menunjukkan bahwa konsumsi buah pepaya efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia. Dengan mengkonsumsi buah pepaya selama 14 hari berturut-turut banyaknya buah papaya 140 gram  perhari setelah makan  pagi, ada peningkatan kadar haemoglobin rata-rata 2,5 gr/%. Melalui Test uji Wilcoxon. Buah pepaya California mengandung vitamin C sehingga  baik untuk mengurangi anemia, maka ini layak untuk digunakan sebagai bahan penelitian, sangat berbeda jauh dengan pepaya lokal, yaitu sekitar 78 mg per 100 gram, sedangkan pepaya lokal hanya mengandung sekitar 72 mg per 100 gram.Kesimpulan: Konsumsi buah pepaya berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia. Pemberian buah pepaya dapat dipertimbangkan sebagai intervensi nutrisi alami dalam pencegahan dan penanganan anemia pada ibu hamil.
The influence of cotton fabric haecting perineum (PHP) on the perineum haecting practicum competence of midwifery students of the Salsabila Serang High School Of Health Sciences Octavia, Rina; Halimatusyadiah, Leni; Lustiani, Ika; Adista, Nuria Fitri; Prihantiningsih, Anggarani
Science Midwifery Vol 12 No 2 (2024): June: Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v12i2.1580

Abstract

Pantum is a tool to support the teaching and learning process and has an important role in supporting teaching and learning activities (Annisa, 2021). Perineal Haecting to stop bleeding and reconnect and restore the function of the vaginal mucosa, connective tissue and muscles (Aritonang, 2021). Perineal Haecting is one of the competencies that midwifery students must have (Elvira, 2023). The availability of Perineum Haecting Pantum (PHP) which can be used repeatedly in practicums is an ideal teaching tool because it is practical and more economical (Utami, 2023). This research uses the quantitative Quasy Experiment method with a one group pretest – posttest design. The sampling technique for this research was total sampling of 62 respondents. The research time is April-May 2024. Research methods use the Shapiro-Wilk statistical test. Based on the results of statistical tests, p = 0.001. This means that there is a significant difference between the perineal suturing abilities of the model group and the non-model group.
Pemberdayaan Kader Posyandu Dalam Pelatihan Pembuatan Katsu Ikan Payus untuk Pencegahan Stunting Leni Halimatusyadiah; Rina Octavia; Fajrin Noviyanto; Dinda Ayu Aprilia Qurotul Ain; Rahma Maghfiroti Maula
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/e2erx826

Abstract

Stunting merupakan kondisi ketika anak mengalami kekurangan gizi kronis yang disertai infeksi, sehingga tinggi badan anak lebih rendah dari usianya. Salah satu faktor penyebab stunting adalah kurangnya asupan zat gizi makro (protein) dan zat gizi mikro (Fe, Zn, Ca, serta vitamin D, A, dan C). Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan kader Posyandu di Kelurahan Cilaku, Kota Serang, melalui pelatihan pembuatan Katsu Ikan Payus (Elops hawaiensis) sebagai Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dalam upaya pencegahan stunting. Kegiatan dilaksanakan melalui kolaborasi antara dosen kebidanan, dosen farmasi, mahasiswa S1 Kebidanan, dan kader Posyandu Cilaku. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, pendistribusian, monitoring, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan mitra sebesar 29% mengenai gizi dan pencegahan stunting, serta peningkatan keterampilan dalam pembuatan Katsu Ikan Payus. Produk ini menjadi inovasi menu PMT dalam kegiatan posyandu dan memberikan peluang ekonomi bagi kader dalam memproduksi serta mengembangkan olahan ikan payus. Program ini diharapkan dapat diimplementasikan secara berkelanjutan sebagai alternatif pemanfaatan sumber daya alam lokal untuk pemenuhan protein hewani dan perbaikan status gizi masyarakat
Promosi Kesehatan Bijak Menggunakan Antibiotik Pada Santriwati di Ponpes Ath-Thohariyah 2 Desa Sindanghayu Saketi Pandeglang Banten Fajrin Noviyanto; Afifah Nur Shobah; Leni Halimatusyadiah; Deo Renata; Selvi Maria Ulfah; Iqlima Raina Khairunnisa; Yensi Widiasti Agustine; Alfi Rahmadhant; Desi Permatasari
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/j5katb97

Abstract

Penggunaan antibiotik yang tidak rasional masih menjadi masalah kesehatan global, termasuk di lingkungan pesantren yang memiliki tingkat interaksi tinggi sehingga berisiko terhadap penyebaran penyakit infeksi. Kurangnya pengetahuan santri mengenai indikasi, dosis, dan durasi penggunaan antibiotik dapat meningkatkan kejadian resistensi antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat pengetahuan serta efektivitas promosi kesehatan dalam meningkatkan pemahaman santriwati mengenai penggunaan antibiotik yang bijak. Penelitian ini menggunakan desain pre-ekperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel penelitian adalah 80 santriwati di Pondok Pesantren Ath-Thohariyah 2, Pandeglang, Banten. Intervensi dilakukan melalui promosi kesehatan berupa penyuluhan, diskusi interaktif, dan pemberian leaflet. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan total skor jawaban benar meningkat dari 654 pada pre-test menjadi 1078 pada post-test (selisih 424). Peningkatan terbesar terjadi pada pemahaman terkait penggunaan antibiotik untuk infeksi virus, pentingnya menghabiskan antibiotik, serta bahaya penggunaan tanpa resep. Disimpulkan bahwa promosi kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan santriwati mengenai penggunaan antibiotik secara rasional. Edukasi berkelanjutan diperlukan untuk membentuk perilaku penggunaan antibiotik yang tepat guna mencegah resistensi antibiotik di lingkungan pesantren.
Promosi Kesehatan Bijak Menggunakan Antibiotik pada Santriwati di Ponpes Ath-Thohariyah 2 Desa Sindanghayu Saketi Pandeglang Banten Fajrin Noviyanto; Afifah Nur Shobah; Leni Halimatusyadiah; Deo Renata; Selvi Maria Ulfah; Iqlima Raina Khairunnisa; Yensi Widiasti Agustine; Alfi Rahmadhanti; Desi Permatasari
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/n550xe03

Abstract

Penggunaan antibiotik yang tidak rasional masih menjadi masalah kesehatan global, termasuk di lingkungan pesantren yang memiliki tingkat interaksi tinggi sehingga berisiko terhadap penyebaran penyakit infeksi. Kurangnya pengetahuan santri mengenai indikasi, dosis, dan durasi penggunaan antibiotik dapat meningkatkan kejadian resistensi antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat pengetahuan serta efektivitas promosi kesehatan dalam meningkatkan pemahaman santriwati mengenai penggunaan antibiotik yang bijak. Penelitian ini menggunakan desain pre-ekperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel penelitian adalah 80 santriwati di Pondok Pesantren Ath-Thohariyah 2, Pandeglang, Banten. Intervensi dilakukan melalui promosi kesehatan berupa penyuluhan, diskusi interaktif, dan pemberian leaflet. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan total skor jawaban benar meningkat dari 654 pada pre-test menjadi 1078 pada post-test (selisih 424). Peningkatan terbesar terjadi pada pemahaman terkait penggunaan antibiotik untuk infeksi virus, pentingnya menghabiskan antibiotik, serta bahaya penggunaan tanpa resep. Disimpulkan bahwa promosi kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan santriwati mengenai penggunaan antibiotik secara rasional. Edukasi berkelanjutan diperlukan untuk membentuk perilaku penggunaan antibiotik yang tepat guna mencegah resistensi antibiotik di lingkungan pesantren.
Pengaruh Edukasi Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil Trimester III Rina Octavia; Sandy Nurlaela Rachman; Leni Halimatusyadiah; Alya Widianti
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.60883

Abstract

Angka kematian ibu masih menjadi masalah kesehatan yang penting di Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk menurunkan angka kematian ibu adalah melalui Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K). Namun, masih ditemukan ibu hamil yang memiliki pengetahuan rendah mengenai perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi, sehingga diperlukan edukasi kesehatan untuk meningkatkan pemahaman ibu hamil. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Cikeusik Tahun 2026. Metode penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 37 ibu hamil trimester III yang diperoleh menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan P4K yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Paired Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan ibu hamil sebelum diberikan edukasi sebesar 6,43 dan meningkat menjadi 13,92 etelah diberikan edukasi. Hasil uji Paired Sample t-test menunjukkan nilai p-value sebesar 0,001 (p<0,05). Kesimpulan edukasi Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil trimester III. Edukasi P4K dapat dijadikan sebagai salah satu upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan kesiapan persalinan serta mencegah komplikasi selama kehamilan dan persalinan.
Co-Authors Afifah Nur Shobah Afifah Nur Shobah Agustiansyah, Lucky Dita Agustin, Elsa Agustin, Siti Alfi Rahmadhant Alfi Rahmadhanti Alya Widianti Amelia, Rosni Andri Harpan Anggarani Prihantiningsih Prihantiningsih Apriliani, Ade Ashari, Elva Febri Baha Udin Cahya Skania, Pratiwi Deo Renata Desi Permatasari Desi Trisnawati Dewi Intan Sri Rahayu Dinda Ayu Aprilia Qurotul Ain Dwiyarina Margarisa Endah Endah Endang Safitri Eva Kholifah Fajrin Noviyanto Fajrin Noviyanto Fajrin Fajrin Noviyanto, Fajrin Fathiyati Fathiyati Fathiyati, Fathiyati Filda Fairuza Gharrat Fanai, Dini Giastami, Salma Nur Hanifah Dwi Safitri Hendra Jaya Imas, Anisa Ratna Kania Iqlima Raina Khairunnisa Isti Dwi Pruschia Jamilah Jamilah Lilis Zuniawati Setianingsih Lina Mardianti Lustiani, Ika M. Fariz Fadillah M. Fariz Fadillah M. Fariz Fadillah Mardianto Marbun, Henny Theresia Meila Pertiwi Muhammad Amin Nasution Muhammad Andry Mutia Muhardiyanti Nur Shobah, Afifah Nur Utami, Annisa Maulidya Nurani, Agnes Wieanita Nuria Fitri Adista Oktaviana Hadi, Agriyaningsih Rahma Maghfiroti Maula Renata, Deo Renditya Ismiyati Rima Herawati Rina Octavia Rinditya Lutfiah Syafa Kurnadi Rizqi, Syifa Maulidia Rustiyani, Risa Saefurrohman, Zulius Aditia Safitri, Endang sari, nina yuliana Selvi Maria Ulfah Septriliyana, R. Noucie Shobah, Afifah Nur Siska Siska Stiani, Sofi Nurmay Syifa Maulidia Rizqi Sylvi Addini Tanjung, Siti Aisiyah Teguh Ardianto, Teguh Theresia Marbun, Henny Yensi Widiasti Agustine Yuliana Sari, Nina Yusransyah, Yusransyah