Claim Missing Document
Check
Articles

Respon Pertumbuhan dan Hasil Dua Varietas Tanaman Kacang Panjang (Vigna sinensis L.) Terhadap Pemberian Pupuk N dan K Syahda, Alzena Aufannisa; Barunawati, Nunun
Produksi Tanaman Vol. 10 No. 12 (2022): Terbitan Bulan Desember
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2022.010.12.06

Abstract

Tanaman kacang panjang (Vigna sinensis L.) merupakan tanaman kelompok kacang-kacangan yang menjadi sumber protein nabati, serat, vitamin dan mineral. Produksi tanaman kacang panjang dari tahun 2015 hingga 2019 mengalami penurunan. Pemberian pupuk nitrogen dan kalium serta pemilihan varietas dapat digunakan dalam meningkatkan produksi kacang panjang. Tujuan dari penelitian ini yaitu mendapatkan respon pemberian pupuk N dan K terhadap pertumbuhan dan hasil 2 varietas tanaman kacang panjang. Penelitian dilaksanakan pada bulan April sampai Juli 2022 di Kamang Hilia, Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat. Penelitian ini merupakan percobaan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 faktor yaitu faktor pertama dosis pupuk N dan K serta faktor kedua yaitu varietas kacang panjang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap varietas kacang panjang tidak memberikan respon yang berbeda terhadap pemberian dosis pupuk N dan K. Pemberian pupuk N 50 kg ha-1 dan pupuk K 50 kg ha-1 pada 42 HST mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman yaitu luas daun sebesar 10,63% serta mampu meningkatkan hasil panen yaitu bobot polong per tanaman sebesar 19,77%. Dua varietas kacang panjang tidak memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap semua parameter pertumbuhan dan hasil.
Respon Pertumbuhan Dan Hasil Tiga Varietas Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) pada Pemberian Dosis Pupuk ZA Qotrunanda Rokhadi, Meryta; Barunawati, Nunun
Produksi Tanaman Vol. 10 No. 12 (2022): Terbitan Bulan Desember
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2022.010.12.08

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) menjadi salah satu komoditas hortikultura utama di Indonesia serta memiliki banyak manfaat. Peningkatan produksi tanaman bawang merah dapat diimbangi dengan teknologi budidaya dengan menambahkan sumber nitrogen yang bersumber dari pupuk ZA. Terdapat varietas unggul bawang merah beredar di masyarakat diantaranya varietas Biru Lancor, Super Philip, dan Batu Ijo. Tujuan penelitian ini untuk mempelajari dan mendapatkan pengaruh dosis pupuk ZA terhadap tiga varietas tanaman bawang merah. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret hingga Juni 2022 di Dusun Tampung, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan. Penelitian ini merupakan percobaan faktorial dirancang menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 faktor. Faktor pertama terdiri dari 4 taraf dosis pupuk ZA yaitu D1: N 100 kg ha-1, D2: N 150 kg ha-1 , D3: N 200 kg ha-1 , D4: N 250 kg ha-1 dan faktor kedua terdiri dari 3 taraf varietas yaitu V1: Biru Lancor, V2: Super Philip, V3: Batu Ijo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi pada parameter hasil yakni bobot segar total, bobot segar umbi. jumlah umbi, dan bobot umbi kering per rumpun, bobot kering total per rumpun, bobot umbi kering per petak, dan bobot umbi kering per hektar. Varietas Super Philip dengan pemberian dosis pupuk ZA N 150 kg ha-1 mampu meningkatkan bobot segar total per rumpun (55,33%), bobot segar umbi per rumpun (54,15%), jumlah umbi per rumpun (73,51%), bobot umbi kering per rumpun (55,11%), bobot kering total per rumpun (71,54%), bobot umbi kering per petak (49,34%), dan bobot umbi kering per hektar (49,43%).
Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Seledri (Apium graveolens L.) Akibat Pupuk Nitrogen dan Kapasitas Lapang Manullang, Nadya; Barunawati, Nunun
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 2 (2023): Februari
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.02.04

Abstract

Seledri (Apium graveolens L.) merupakan tanaman dari keluarga apiaceae. Air dan nitrogen di tanaman saling berhubungan karena air dibutuhkan untuk transportasi nutrisi dan senyawa organik. Berdasarkan hal tersebut apabila tanaman mengalami kondisi kekurangan air maka pemberian nitrogen pada tanaman diperlukan untuk membantu meningkatkan klorofil sehingga tanaman tersebut dapat bertahan di kondisi kurang air. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh pemberian dosis pupuk nitrogen dan pemberian jumlah air yang berbeda terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman. Penelitian ini telah dilaksanakan mulai bulan Mei-Juli 2022 di desa Sumberejo Kota Batu, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 3 ulangan, dan 2 faktor. Faktor pertama adalah dosis pupuk Urea yang terdiri dari 3 taraf yaitu 100 kg ha-1, 150 kg ha-1, dan 200 kg ha-1 dan faktor kedua yaitu perbedaan jumlah air dengan 3 taraf yaitu kapasitas lapang 50%, kapasitas lapang 75% dan kapasitas lapang 100%. Hasil Penelitian menunjukkan adanya pengaruh antara pemberian nitrogen dan air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pemberian dosis pupuk 150 kg N ha-1 dengan kapasitas lapang 75% memberikan hasil yang terbaik pada setiap parameter pengamatan
Pengaruh Berbagai Dosis Pupuk Kandang Ayam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Dua Varietas Kangkung Darat (Ipomoea reptans Poir.) Fairuza, Rizqita Dhia; Rahayu , Aldila Putri; Barunawati, Nunun
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 2 (2024): Februari
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2024.012.02.08

Abstract

Kangkung merupakan tanaman musiman sehingga memiliki masa pertumbuhan yang singkat. Total produksi kangkung di Kabupaten Nganjuk pada tahun 2021 mencapai 151 kw. Sementara itu, hasil analisa tanah di Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk menunjukkan kandungan hara yang rendah. Dengan demikian, upaya yang dapat dilakukan ialah memberikan pupuk kandang ayam sebagai penambah unsur hara dalam tanah serta pemilihan varietas yang tepat. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk dengan ketinggian 52 m dpl pada bulan Mei - Agustus 2021. Penelitian ini dilakukan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari 10 kombinasi perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali. Faktor pertama terdiri dari dosis pupuk kandang ayam yaitu 0 g per polibag (D0), 200 g per polibag (D1), 300 g per polibag (D2), 400 g per polibag (D3) dan 500 g per polibag (D4). Faktor kedua terdiri dari jenis varietas yaitu Bisi (V1) dan Serimpi (V2) pada polibag berukuran 17x35 cm. Analisis data dilakukan dengan uji F pada taraf 5%, apabila terdapat pengaruh nyata maka dilanjutkan dengan BNT pada taraf 5%. Parameter yang diamati dan diukur adalah tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar konsumsi, bobot segar akar dan panjang akar. Hasil analisis ragam diketahui bahwa terdapat interaksi antara pemberian berbagai dosis pupuk kandang ayam dengan dua varietas kangkung pada pengamatan tinggi tanaman 5 HST. Namun secara terpisah, Varietas Bisi memberikan hasil yang lebih tinggi dibandingkan Varietas Serimpi. Hal ini dapat dilihat pada variabel pengamatan tinggi tanaman (cm) umur 20 dan 25 HST, serta jumlah daun (helai) umur 10, 15 dan 25 HST.
Kombinasi Pupuk Nitrogen dan Pupuk Organik Pada Pertumbuhan dan Hasil Kembang Kol (Brassica oleracea Var. Botrytis L) Nitrogen and Organic Fertilizer Combination on Growth and Yield of Cauliflower (Brassica oleracea Var. Botrytis L) Ichsan, Janis Majida; Barunawati, Nunun
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2024.012.01.02

Abstract

Kembang kol (Brassica oleracea Var. Botrytis L.) adalah salah satu komoditas penting dan banyak dibudidayakan di Indonesia. Tanaman kembang kol banyak digunakan masyarakat sebagai bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan gizi. Jumlah produksi kembang kol di Indonesia pada tahun 2020 yaitu 204 ribu ton dengan rata-rata hasil 13 ton ha-1, dan mengalami penurunan produksi pada tahun 2021 dengan total produksi 203 ribu ton dengan rata-rata hasil 12,14 ton ha-1. Produksi dari kembang kol dapat terus ditingkatkan salah satunya dengan cara kegiatan pemupukan. Pupuk dalam praktik budidaya kembang kol tergolong menjadi dua jenis yaitu pupuk anorganik dan pupuk organik. Pemberian pupuk anorganik saja belum dapat meningkatkan produktivitas kembang kol secara berkelanjutan sehingga diperlukan kombinasi penambahan pupuk organik dan anorganik yaitu pupuk nitrogen dan pupuk kandang yang mengandung berbagai bahan organik yang dibutuhkan tanaman dan meningkatkan kesuburan tanah secara berkelanjutan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2023 – April 2023 di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri dari 9 perlakuan dan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi pupuk urea dan pupuk kandang mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kembang kol. Dosis pupuk urea 300 kg ha-1 + 30 ton ha-1 pupuk kandang mampu meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, waktu berbunga yang lebih cepat, diameter bunga dan bobot panen kembang kol dibandingkan dengan perlakuan yang lain. Kata kunci: kembang kol; nitrogen; pupuk anorganik; pupuk organik.
Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Buncis (Phaseolus vulgaris L.) Varietas Gypsy Terhadap Pemberian Dosis Nitrogen dan Kalium Ramadhani, Kartika Yudha; Barunawati, Nunun
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 12 (2024): Desember
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Buncis (Phaseolus vulgaris L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura di Indonesia yang digemari masyarakat. Salah satu upaya untuk meningkatkan hasil dari budidaya buncis adalah dengan cara pemberian pupuk nitrogen dan pupuk kalium.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan dosis pemberian nitrogen dan kalium yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman buncis varietas Gypsy. Penelitian dilaksanakan di Desa Gledug, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur pada Bulan Februari hingga Mei 2023. Penelitian ini merupakan percobaan non faktorial yang dirancang menggunakan rancangan acak kelompok (RAK), terdiri dari 9 perlakuan yaitu: P1 = N 100 kg ha-1 + K 150 kg ha-1; P2 = N 100 kg ha-1 + K 200 kg ha-1; P3 = Dosis N 100 kg ha-1 + K 250 kg ha-1; P4 = N 150 kg ha-1 + K 150 kg ha-1; P5 = N 150 kg ha-1 + K 200 kg ha-1; P6 = N 150 kg ha-1 + K 250 kg ha-1; P7 = N 200 kg ha-1 + K 150 kg ha-1; P8 = N 200 kg ha-1 + K 200 kg ha-1; P9 = N 200 kg ha-1 + K 250 kg ha-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan yang memberikan hasil tertinggi ialah dosis N 150 kg ha-1 + K 200 kg ha-1 mampu meningkatkan bobot polong per tanaman sebesar 40,68% atau 496,52 g tan-1, bobot polong per petak sebesar 40,71% atau 4,47 kg petak-1 dan bobot polong per hektar sebesar 40,69% atau 33,37 ton ha-1.
Respon Pertumbuhan Brokoli (Brassica oleracea L.) Varietas Green Magic Terhadap Pemberian Berbagai Sumber N Dan Dosis Pupuk Organik Sitompul, Putri Punia; Barunawati, Nunun
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 10 (2024): Oktober
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Brokoli (Brassica oleracea) merupakan jenis tanaman sayuran yang termasuk kedalam famili kubis-kubisan. Produktivitas brokoli masih tergolong rendah dan belum mampu memenuhi permintaan pasar. Salah satu penyebabnya yaitu kurang optimalnya penyediaan unsur hara makro yang dibutuhkan tanaman. Pemberian jenis pupuk N dan dosis bahan organik yang sesuai dapat mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian bertujuan mendapatkan kombinasi sumber N dan dosis bahan organik yang paling tepat untuk pertumbuhan dan hasil tanaman brokoli. benih brokoli varietas Green Magic, pupuk Urea, ZA, KNO3 dan pupuk kandang kambing. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan yaitu kombinasi antara dosis pupuk Urea, ZA, KNO3 dan bahan organik pupuk kandang kambing. Selanjutnya, hasil pengamatan dianalisis menggunakan ANOVA atau uji F pada taraf 5%. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret hingga Mei 2023, di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian sumber N dan pupuk kandang kambing dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman brokoli (Brassica oleracea L.). Perlakuan 100 kg ha-1 Urea + 40 ton ha-1 pupuk kandang kambing mampu meningkatkan bobot panen per hektar, dan diameter bunga brokoli dibandingkan dengan 100 kg ha-1 Urea tanpa pupuk kandang kambing berturut 55,82%, dan 29,15%.
Pengaruh Dosis Nitrogen dan Bahan Organik Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Wortel ( Daucus carota L.) Varietas Gundaling Kaban, Gabriella; Barunawati, Nunun
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 10 (2024): Oktober
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Wortel temasuk sayuran umbi-umbian yang memiliki kandungan nutrisi yang tinggi seperti vitamin A, B1, C. Peningkatan produksi wortel dapat dilakukan dengan pemberian dosis nitrogen dengan penambahan bahan organik berupa pupuk kandang. Tanaman wortel berpengaruh terhadap sifat fisik tanah yang gembur dan remah untuk pertumbuhan dan perkembangan umbi. Pupuk Nitrogen mampu mempengaruhi panjang tanaman, panjang daun, bobot daun tanaman, dan diameter tanaman dan mampu mempengaruhi tinggi tanaman wortel, panjang umbi, bobot umbi. Tujuan penelitian ini untuk mempelajari interaksi dosis pupuk N dan bahan organik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman wortel. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan Juni 2023 di Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur. Alat yang digunakan yaitu meteran, timbangan digital, jangka sorong dan alat dokumentasi. Sedangkan bahan yaitu benih wortel, insektisida klorpirifos, pupuk urea dan kotoran kambing. Penelitian ini merupakan percobaan faktorial yang di rancang dengan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri dari 2 faktor dan diulang sebanyak 3 kali. Adapun faktor pertama ialah dosis pupuk Faktor pertama (N) yaitu pupuk N yang terdiri dari 3 taraf, yaitu 100 kg ha-1, 125 kg ha-1, 150 kg ha-1. Faktor kedua (K) yaitu dosis pupuk kotoran kambing terdiri dari 3 taraf yaitu 0 ton ha-1, 20 ton ha-1 dan 40 ton ha-1. Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi antara pemberian dosis pupuk nitrogen dan pupuk kotoran kambing terhadap hasil tanaman wortel berupa bobot total per tanaman, bobot umbi per tanaman, diameter umbi, panjang umbi, bobot umbi per petak dan bobot umbi per hektar.
Respon Pertumbuhan Tanaman Okra (Abelmoschus esculentus L.) Varietas Garibar Terhadap Pemberian Dosis NPK Dan Dosis Pupuk Kotoran Ayam Ainur, Reza; Barunawati, Nunun; Roviq, Mochammad
Produksi Tanaman Vol. 13 No. 3 (2025): Maret
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Tanaman okra (Abelmoschus esculentus L.) merupakan salah satu tanaman dimanfaatkan buahnya dapat ditanam di Indonesia yang memiliki manfaat bagi kesehatan manusia. Faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan hasil tanaman okra ialah nutrisi yang bersumber dari pemupukan. NPK sebagai unsur hara yang dibutuhkan tanaman. Selain itu, pupuk kotoran ayam dapat memperbaiki sifat kimia, biologi, dan fisika tanah. Salah satu varietas tanaman okra yang dapat digunakan ialah varietas Garibar. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei hingga Juli 2023 di Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Penelitian ini merupakan percobaan faktorial dirancang menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor. Faktor pertama terdiri dari 3 taraf dosis NPK yaitu P1 : N 100 kg ha-1; P 19 kg ha -1; K 70 kg ha -1, P2 : N 150 kg ha-1; P 36 kg ha -1 ; K 120 kg ha -1,P3 : N 200 kg ha-1; P 50 kg ha -1 ; K 170 kg ha -1 dan faktor kedua terdiri dari 3 taraf dosis yaitu K0 : pupuk kotoran ayam 0 ton ha-1, K1 : pupuk kotoran ayam 10 ton ha-1, K2 : pupuk kotoran ha-1. Hasil penelitian menunjukkan pemberian dosis NPK N 150 kg ha-1; P 36 kg ha -1 ; K 120 kg ha -1 (P2) mampu meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, dan diameter batang. Pemberian dosis NPK N 100 kg ha-1; P 19 kg ha -1; K 70 kg ha -1 (P2) dan dosis pupuk kotoran ayam 20 ton ha-1 mampu meningkatkan jumlah buah dan berat buah per tanaman.
Pengaruh Tegakan Mahoni dan Jati terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tiga Varietas Kacang Hijau (Vigna radiata L.) pada Sistem Agroforestri Udayana, Cicik; Barunawati, Nunun; Pramesti, Anggarina Dian
Jurnal Galung Tropika Vol 14 No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/jgt.v14i2.1350

Abstract

Mung bean production in Indonesia has experienced a decline was caused by the decline in agricultural land area. The planting area in Indonesia for mung bean in 2017 was 206.832 ha, then it decreased to 189.298 ha in 2021. The agroforestry planting pattern is an effort to increase mung bean production, which has decreased due to the reduction in agricultural land area. The aims of this research are to test the growth and yield of three varieties of mung bean that are suitable for planting under mahogany and teak stands using an agroforestry system. The research used combined randomized block design (RBD) Nested Design consisted of 2 treatments, namely types of stands (mahogany and teak stands) and mung bean varieties (Vima 5, Vimil 2, and Kutilang). The results showed that the dry weight of seeds of the varieties of Vima 5 (2.60 ku ha-1), Vimil 2 (1.69 ku ha-1), and Kutilang (2.54 ku ha-1) planted under teak stands had higher yield than under mahogany stands.
Co-Authors ., Damanhuri Adi, Isa Apri Agwi, Szatayu Nabila Ahmad Syahrian Siregar, Ahmad Syahrian Aini Nurul Ainur, Reza al zahra, alifia Amanah, Mar’atus Sholihatul Andi Kurniawan Anggraeni, Listy Anna Satyana Karyawati Armita, Deffi Arsy, Andra Fatiqha Bajafitri, Amul Heksa Barasa, Roynaldo Bimantara, Dhimas Sigit Erlina, Yunita Erlinda Damayanti Fairuza, Rizqita Dhia Fathurrohman, Kamal Hidayati Karamina hikmatyar, zen Ichsan, Janis Majida Ilmi, Kharisma Choirun Kaban, Gabriella Karuniawan Puji Wicaksono Karyawati, Anna Satyana  Koesriharti Koesriharti Lesmanasari, Maydya M. Dawam Maghfoer, M. Dawam M. Roviq, M. Roviq Maghfoer, Moch Dawam Maghfour, Mochammad Dawam Manullang, Nadya Mariani, Sekty Denny Mazidah, Nitha Ardhiyah Nur Meiana M, Nadya Inri Moch. Dawam Maghfoer Mochammad Dawam Maghfoer Mochammad Roviq Muhammad Siddiq, Muhammad Murdiono, Wisnu Eko Nihayati, Ellis Nurul Istiqomah Pramesti, Anggarina Dian Pratama, Faris Fikardian Pratiwi, Wiwin Priasmoro, Yuda Pangestu Qotrunanda Rokhadi, Meryta Rachma, Herda Rahayu , Aldila Putri Rahayu, Aldila Putri Ramadhani, Kartika Yudha Ramadhani, Putri Wahyu Riadi, Ketrin Gracia Dyah Ristikawati, Dinar Roviq, Muhammad Saitama, Akbar Salori, Agy Salsabila, Salvia Sandi, Farhadz Fadhillah Saputra, Andy Wijaya Sari, Tria Ratna Sebastian, Hadi Setyono Yudo Tyasmoro Simorangkir, Exaudi Kirana T Sitompul, Putri Punia Sumardi . Sunaryo Sunaryo Suparanti, Mirayunda Susanti, Mia Maya Syahda, Alzena Aufannisa Syahrul Kurniawan Syukur Makmur Sitompul, Syukur Makmur Tarihoran, Masnidar Tatik Wardiyati Titiek Islami Udayana, Cicik Ula, Sofiatul Utami, Widi Rizky Wahyu Utomo Wahyu, Dina Wahyuni, Pipit Wibowo, Aris Satriyo Wisynu Ari Gutama Wulandari, Choirummintin Yenni Yenni Yuniandhari, Neni Zakariyah, Nur Fahmi