Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

UPAYA PENINGKATAN PEMASARAN UMKM DESA KOTA BANGUN PASCA PANDEMI COVID-19 MELALUI METODE PENDEKATAN MEDIA DAN TEKNOLOGI Kemal, Rahmat Azhari; Pernantah, Piki Setri; Hafidz, Abdul; Ningsih, Alif Setya; Oktavia, Dian; Kamila, Elsya Nur; Gustina, Helma Lia; Maimunah, Maimunah; Anisyah, Nur; Afiah, Nurul; Riady, Recky Jedianta; Oktaviani, Voni
Dharma Pengabdian Perguruan Tinggi (DEPATI) Vol 4 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/depati.v4i1.4551

Abstract

Pandemi COVID-19 berdampak pada sektor ekonomi, termasuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Desa Kota Bangun, Kabupaten Kampar, Riau memiliki beberapa UMKM yang dapat menjadi potensi untuk menyokong perekonomian desa. UMKM tersebut diantaranya ialah UMKM tempe, tahu, donat, pengepul lidi sawit, serta Pujasera. Namun karena adanya pandemi Covid-19 semua UMKM tersebut mengalami penurunan jumlah konsumen dikarenakan mengikuti protokol dari pemerintah untuk melakukan social distancing, sehingga terkendala untuk melakukan jual beli secara langsung. Meskipun pandemi Covid-19 sudah mulai berakhir, dampak yang diberikannya terhadap UMKM masih dapat dirasakan hingga saat ini, beberapa UMKM di Desa Kota Bangun yang terkena imbas dari pandemi mengalami penurunan penjualan produk sehingga terjadinya penurunan pendapatan. Selain itu pemilik UMKM juga terlambat dalam mengikuti arus perekonomian modern karena kurangnya pengetahuan mengenai pemasaran secara online dengan media E-marketing. Dengan munculnya masalah tersebut pengabdian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan pemasaran UMKM di Desa Kota Bangun yang dilakukan dengan memberikan pendampingan pembuatan media promosi usaha dan aktivitas promosi di media sosial. Kegiatan ini berjalan dengan baik dan mendapatkan apresiasi dari UMKM yang menjadi mitra. Mitra sasaran merasakan manfaat berupa penambahan wawasan serta penambahan omzet dan jangkauan pemasaran. Promosi usaha melalui media sosial diharapkan dapat berkelanjutan agar jangkauan pemasaran UMKM tidak hanya di Desa Kota Bangun saja tetapi hingga dikenal di luar desa. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan serta perekonomian pemilik UMKM Desa Kota Bangun pasca pandemi Covid-19.
EDUKASI DAN SKRINING KESEHATAN PERNAPASAN PADA PENYINTAS COVID-19 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RUPAT UTARA Kemal, Rahmat Azhari; Pernantah, Piki Setri; Suyanto; Arfianti; Fauzi, Zarfiardy Aksa
Jurnal Abdimas Universitas Insan Pembangunan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2024): Abdimas Unipem
Publisher : LPPM Universitas Insan Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58217/jabdimasunipem.v2i1.25

Abstract

Pasien Covid-19 dapat memiliki gejala yang berkepanjangan setelah dinyatakan negatif SARS-CoV-2. Kondisi ini disebut sebagai long Covid. Kualitas kesehatan masyarakat penyintas Covid-19 tersebut perlu ditingkatkan. Kecamatan Rupat Utara merupakan salah satu daerah pesisir dan perbatasan di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Lokasi tersebut menyebabkan relatif sulitnya akses ke layanan kesehatan tersier. Oleh karena itu, tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan edukasi dan skrining kesehatan pernapasan pada penyintas Covid-19. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan metode pemberian edukasi berupa pemaparan materi long Covid dan pentingnya vaksinasi Covid-19, pengenalan senam pernapasan, serta pemeriksaan spirometri pada penyintas Covid-19. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan warga mengenai long Covid dan vaksinasi Covid-19. Masyarakat juga mengetahui dan dapat mempraktikkan senam pernapasan untuk meningkatkan kesehatan pernapasan. Hasil skrining spirometri menunjukkan peserta memiliki kesehatan pernapasan yang baik. Melalui kegiatan ini, masyarakat terutama penyintas Covid-19 di Rupat Utara dapat memiliki kualitas kesehatan yang baik setelah sembuh dari Covid-19.
Edukasi dan Pelatihan Tanaman Obat Keluarga di Kelurahan Sri Meranti, Pekanbaru Rahmat Azhari Kemal; Arfianti Arfianti; Ulfah Ulfah; Bayu Fajar Pratama
Jurnal Surya Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.6.1.2023.11-15

Abstract

A family medicinal plant is a group of plants that have health benefits for family health. However, its utilization should be increased. During the COVID-19 pandemic, public interest in traditional herbal medicine increases. Therefore, it has to be balanced with increased knowledge of family medicinal plants as well as knowledge of good practices in the utilization and care of the plants. Education and training of family medicinal plants were conducted for representatives of Sri Meranti District, Pekanbaru City, Riau. Education on types of family medicinal plants and how to properly utilize them was delivered online via the Zoom Meeting platform. The education was followed by training on how to plant and care for the family's medicinal plants. Participants were also given seedlings of family medicinal plants for their yards. After the education, participants’ knowledge of how to utilize family medicinal plants increased. With the increased knowledge as well as the seedlings provided, people in the Sri Meranti district are expected to cultivate and utilize family medicinal plants properly.
PELATIHAN BUDIDAYA IKAN LELE MENGGUNAKAN SISTEM BIOFLOK UNTUK MENINGKATKAN KETAHANAN PANGAN DESA BUKIT KRATAI, KAMPAR, RIAU Rahmat Azhari Kemal; M. Sahrul Adnan; Septi Sabariah Dalimunthe; Murny Agustyana; Leony Belinda Jasril; Sri Novriani; Andre Yuda; Shofiyatummujahidah; Ferdian Yusril Yudiantoro; Fadila Nur Ulfa; Riska Fitriana Wanda
Indonesian Journal of Fisheries Community Empowerment Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v6i2.10387

Abstract

Salah satu program ketahanan pangan yang dapat dilakukan di tingkat desa adalah budidaya ikan lele, yang memiliki prospek permintaan pasar yang tinggi. Salah satu metode budidaya lele yang dapat digunakan adalah metode bioflok. Teknik bioflok bersifat lebih ramah lingkungan, efisien dalam penggunaan air dan pakan, dapat diterapkan di lahan sempit, serta memiliki masa panen yang lebih cepat. Pada kegiatan pengabdian ini, dilakukan diskusi, pelatihan, dan pendampingan terkait permasalahan budidaya ikan lele yang dihadapi oleh masyarakat Desa Bukit Kratai, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Permasalahan utama yang ditemukan adalah serangan penyakit yang menyebabkan kematian benih lele. Berdasarkan hasil pengamatan, hal tersebut diduga disebabkan oleh perawatan ikan dan pengelolaan kolam yang belum optimal. Tim pengabdian memberikan penyuluhan dan pelatihan mengenai persiapan kolam, penebaran benih, dan pemberian pakan. Selain itu, masyarakat juga diberi edukasi mengenai teknik pemanenan. Masyarakat Desa Bukit Kratai telah dapat mempraktikkan budidaya ikan lele dengan metode bioflok. Kegiatan budidaya lele ini diharapkan dapat berkelanjutan sehingga dapat meningkatkan ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat setempat.
Sosialisasi Vaksinasi Human Papilloma Virus di SMK Negeri 1 Pangkalan Kerinci Rahmat Azhari Kemal; Frilianty Putri; Indah Nur Ramadhan; Fadhlatul Jannah; Bimo Diokta Alparisi; Nadya Adha Nasution; Diva Afdholia; Darma Lutfi Ananda; Aufa Rahmatullah; Regita Mayang Rahmi; Risma Diana; Pedro De Gibran
Tamkin Jurnal Pemberdayaan Tazkia Vol. 4 No. 2 (2026): TAMKIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Tazkia Islamic University College

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30993/tamkin.v4i2.912

Abstract

Cervical cancer is among the cancers with a high mortality rate. Therefore, it is crucial to understand and prevent this cancer. One of the preventive measures is through vaccination against the causal pathogen, Human papillomavirus (HPV). One of the target groups in cervical cancer prevention is teenagers in high school. To enhance the understanding of cervical cancer and HPV vaccine, an educational campaign was provided to SMK Negeri 1 Pangkalan Kerinci students. The students were given educational videos through Instagram social media as well as a face-to-face lecture. The result showed an increase in the students’ knowledge on cervical cancer and HPV vaccine. This activity showed that Instagram social media can be utilised as a health education medium to teenagers.
Progressive Muscle Relaxation (PMR) Training to Improve Mental Health of COVID-19 Survivors at Tanjung Medang Health Center NURFI PRATIWI; RAHMAT AZHARI KEMAL; ARFIANTI ARFIANTI; RINA AMTARINA
Tamkin Jurnal Pemberdayaan Tazkia Vol. 4 No. 2 (2026): TAMKIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Tazkia Islamic University College

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30993/tamkin.v4i2.919

Abstract

Despite being declared cured, some of the patients recovering from COVID-19 experience sequelae that last weeks or months. This situation can increase the risk of mental health, one of which is anxiety disorders. One therapy in overcoming anxiety problems is doing progressive muscle relaxation exercises. Progressive muscle relaxation training is an active technique that involves participants actively contracting muscles to create relaxation by progressively relaxing them. In August of 2022, a series of activities were implemented for individuals who had survived COVID-19 in the North Rupat District of the Bengkalis Regency. Participants included patients who had been previously diagnosed with COVID-19 of various ages and were currently experiencing sequelae of COVID-19 such as anxiety. Participants were given counseling about mental health after COVID-19. After that, the survivors were demonstrated and invited to participate in practicing progressive muscle relaxation (PMR) exercises. The DASS score before activity indicated 20% of the survivors who attended experienced anxiety. After the counseling and training, there was an increase in knowledge regarding the average post-test score of 92 compared to the average pre-test score of 65. This PMR knowledge is expected to be practiced sustainably by the community to improve mental health. Keywords: Anxiety; COVID-19; Mental health; Progressive muscle relaxation training; Survivors