Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Penguatan Literasi dan Numerasi Menggunakan Adaptasi Teknologi dalam Pembelajaran di SD oleh Kampus Mengajar Angkatan 6 Mumayizah Mumayizah; Nabila Hamidah; Primavera Faustin Thenaya; Murwani Dewi Wijayanti
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v6i3.82366

Abstract

Tujuan dari kajian ini sejalan dengan salah satu program MBKM (Merdeka Belajar Kampus Mengajar) yaitu Kampus mengajar angkatan 6 yang diadakan oleh Mendikbudristek yaitu untuk memperkuat kemampuan literasi dan numerasi di Sekolah Dasar melalui adaptasi teknologi dalam proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (studi literatur) dengan melibatkan pengumpulan, pembacaan, pencatatan, dan analisis data dari berbagai sumber referensi yang relevan dengan tujuan penelitian. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa (1) penggunaan teknologi dalam pembelajaran di Sekolah Dasar, memiliki dampak positif yang signifikan pada peningkatan literasi dan numerasi siswa; (2) teknologi memungkinkan aksesibilitas yang lebih besar, pembelajaran yang terpersonalisasi, serta pengalaman pembelajaran yang lebih interaktif dan menghibur; (3) teknologi telah mendorong keterlibatan siswa, sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan individual, dan menciptakan lingkungan yang merangsang minat dan motivasi belajar. Kajian ini mencapai simpulan bahwa adaptasi teknologi dalam konteks pendidikan dasar merupakan salah satu cara efektif untuk meningkatkan literasi dan numerasi siswa, yang pada gilirannya akan membekali mereka dengan kompetensi akademik yang kuat untuk mencapai standar pendidikan yang lebih tinggi.
Analysis of The Use of Augmented Reality (AR) Learning Technology on Science Learning Outcomes in Elementary Schools Anisa Kholifah; Ariana Diah; Deby Amira; Murwani Dewi Wijayanti
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v6i3.82219

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang pemanfaatan teknologi pembelajaran berupa media pembelajaran berbasis digital seperti Augmented Reality (AR). Pemanfaatan teknologi pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) dapat membantu siswa memahami materi IPA yang sulit dijelaskan oleh guru. Adapun tujuan penelitian ini, yaitu menganalisis peran teknologi pembelajaran berupa ada atau tidaknya pengaruh penggunaan Augmented Reality (AR) terhadap hasil belajar IPA siswa sekolah dasar. Pendekatan dan metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan literature review, yaitu mengambil berbagai teori dari penelitian yang telah dilakukan pada jurnal-jurnal sebelumnya dan menarik kesimpulan berdasarkan jurnal-jurnal tersebut. Peneliti mengambil 10 jurnal yang relevan dengan topik penelitian dan diambil dari Google Scholar. Berdasarkan kajian literatur yang dilakukan peneliti, terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang positif dan signifikan dalam menggunakan media Augmented Reality.
The Influence of Augmented Reality (AR) Based Learning Media on Elementary School Students' Learning Interest in Human Digestive System Material Umi Samsiyanawati; Dinda Rizky Ikebayu; Sandra Ayu R; Murwani Dewi Wijayanti
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v6i3.82352

Abstract

Pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan sangat diperlukan karena pembelajaran dituntut untuk menggunakan media yang menarik salah satunya yaitu dengan memanfaatkan teknologi Augmented Reality (AR). Tujuan penelitian ini adalah mengkaji penggunaan media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) terhadap minat belajar siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif melalui teknik pengumpulan data kajian literatur. Hasil dari penelitian ini adalah penggunaan media Augmented Reality (AR) dapat memberikan pengaruh terhadap minat belajar siswa sekolah dasar, dimana siswa merasa tertarik dan senang dalam mengikuti pembelajaran. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) dapat mempengaruhi minat belajar siswa sekolah dasar.
Analysis of Increasing Literacy and Numeration of Primary School Students Through The Reading Corner Program Afra Nabila Azzahra; Annisa Itsna Nur'aini; Robbi Rizqi Nugroho; Murwani Dewi Wijayanti
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v6i3.82217

Abstract

Capaian PISA 2018 menunjukkan kemampuan rata-rata membaca siswa Indonesia adalah 80 poin di bawah rata-rata OECD. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran program pojok baca dalam meningkatkan literasi dan numerasi siswa pada jenjang Sekolah Dasar. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian studi literatur dengan model review yang dipilih narrative review. Studi penelitian pada model ini dilakukan dengan membandingkan data dari beberapa jurnal penelitian nasional yang dianalisis serta dirangkum berdasarkan pengalaman penulis, teori dan model penelitian. Hasil penelitian menunjukkan penerapan program "Pojok Baca" di Sekolah Dasar dapat meningkatkan keaktifan dan motivasi siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran, selain itu kemampuan literasi membaca dan numerasi siswa sekolah dasar juga mengalami peningkatan. Kesimpulannya melalui penerapan program pojok baca di sudut setiap kelas mampu meningkatkan minat baca dan pemahaman terkait numerasi peserta didik untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari sehingga keberhasilan pembelajaran dapat tercapai dengan maksimal.
Media Pembelajaran Flipbook Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Kelas V Sekolah Dasar Pada Materi Penerapan Nilai Pancasila Melita Khusnul Amalia; Fitri Jumiyati; Nur Aini Rosita; Murwani Dewi Wijayanti
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v6i3.82315

Abstract

Flipbook adalah media interaktif dengan inovasi yang terbaru bagi guru untuk mengkondisikan proses pembelajaran di kelas. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan terhadap peluang pengembangan media pembelajaran yang terintegrasi dengan teknologi berbasis flipbook dengan harapan dapat memperbesar peluang siswa dalam meningkatkan pemahaman siswa pada materi  Penerapan Nilai Pancasila. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kajian pustaka/literatur. Subjek penelitian ini ialah siswa kelas V Sekolah Dasar. Jenis data penelitian ini ialah data  kualitatif. Prosedur penelitian yaitu pengumpulan data pustaka, menganalisis bahan penelitian, dan mengolah bahan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki persepsi positif terhadap pengembangan media pembelajaran flipbook khususnya pada materi penerapan nilai Pancasila pada siswa kelas V Sekolah Dasar. Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran flipbook layak digunakan untuk siswa sekolah dasar.
Enhancing Students’ Geometry Learning Outcomes and Critical Thinking Skills through the Implementation of Problem Based Learning Model Dewi Indrapangastuti; Murwani Dewi Wijayanti; Achmad Basari Eko Wahyudi
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 2 (2024): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v16i2.4740

Abstract

To enhance students' critical thinking abilities, it is essential to adopt an interactive learning model where students actively participate, and the instructor acts as a facilitator. This can be achieved through the implementation of the Problem-Based Learning (PBL) model in the teaching and learning process. This study aimed to evaluate the improvement of learning outcomes and critical thinking skills through the application of the PBL model among students. Conducted as classroom action research, it involved 40 students from Yogyakarta State University. The research comprised two cycles, each consisting of two sessions. Instruments used included observation sheets for learning implementation, critical thinking assessment sheets, and tests. Data analysis was performed quantitatively using descriptive analysis methods. The findings revealed that (1) the learning process was effectively implemented, with observation data from both cycles rated as good, with a mode of 4 (good); (2) students' learning outcomes improved, with the average post-test scores increasing from 70.85 in Cycle 1 to 80.63 in Cycle 2; (3) students' critical thinking skills also enhanced, with the average score rising from 68.54 in Cycle 1 to 82.08 in Cycle 2. The conclusion of this study is that implementing PBL in the learning process can significantly enhance both critical thinking and learning outcomes. The research implies that teachers' professional competence can be developed through the application of PBL. It is recommended that teachers integrate the PBL model into their teaching practices to foster students' higher-order thinking skills, such as critical thinking, creativity, and scientific reasoning abilities.
Analisis Model Contextual Teaching and Learning dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial pada Pembelajaran IPS Anisa Kholifah Nurhasanah; Murwani Dewi Wijayanti
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91548

Abstract

Keterampilan sosial dalam pembelajaran IPS masih kurang dari kata optimal. Hal ini karena pendidik masih belum maksimal dalam menggunakan model pembelajaran yang inovatif. Indikator keterampilan sosial seperti bekerja sama, berkomunikasi, menerima pendapat teman, mengutarakan pendapat pribadi, dan lain sebagainya. Adapun tujuan penelitian ini, yaitu menganalisis model pembelajaran berupa ada atau tidaknya pengaruh model Contextual Teaching and Learning terhadap keterampilan sosial siswa pada pembelajaran IPS. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review, yaitu mengambil berbagai teori dari penelitian yang telah dilakukan pada jurnal-jurnal sebelumnya dan menarik kesimpulan berdasarkan jurnal-jurnal tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa model Contextual Teaching and Learning efektif dalam meningkatkan keterampilan sosial pada pembelajaran IPS. Simpulan dari penelitian ini adalah model CTL sangat relevan untuk diterapkan dalam meningkatkan keterampilan sosial siswa sekolah dasar pada pembelajaran IPS.
Analysis of Student Engagement and Communication Skills in Basic Concept Science Practicum Zen Arif Setiawan; Milanda Kartika; Ariana Diah; Murwani Dewi Wijayanti; Siti Fatimah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92385

Abstract

Keterlibatan siswa dan kemampuan berkomunikasi merupakan salah satu keterampilan yang diperlukan oleh mahasiswa khususnya saat mengerjakan suatu proyek atau praktikum. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis pratisipasi mahasiswa dan komunikasi dalam praktikum konsep dasar IPA.  Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sampel dalam penelitian ini yaitu seluruh mahasiswa semester dua dan empat PGSD Kebumen UNS yang berjumlah 253 mahasiswa. Teknik pengumpulan data melalui observasi secara langsung pada saat pengerjaan proyek dan praktikum pada mata kuliah Manusia dan Lingkungan serta IPA Terapan. Data yang di peroleh kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif Miles dan Huberman. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa sudah mampu terlibat dan berkomunikasi dengan baik pada praktikum kuliah Manusia dan Lingkungan serta IPA Terapan. Kesimpulan dari peneitian ini yaitu keterlibatan dan kemampuan berkomunikasi mahasiswa mahasiswa pada praktikum kuliah Manusia dan Lingkungan serta IPA Terapan berada pada kategori baik
PGSD Student Perceptions Analysis of the Importance of the Entrepreneurship Skills in the Industrial Revolution 4.0 Agustina Tri Widyani; Azizah Neysa Ar Rizky; Dessy Az-Zahra Putri Riyanti; Murwani Dewi Wijayanti
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91505

Abstract

Di era 4.0, keterampilan kewirausahaan semakin krusial bagi mahasiswa untuk mempersiapkan mereka menghadapi tantangan dalam dunia kerja yang semakin berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa PGSD terhadap pentingnya keterampilan kewirausahaan dalam menghadapi tantangan di era revolusi 4.0. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik sampling yang dilaksanakan yaitu imanaen sampling dengan sampel yang diambil yaitu sebanyak 20 mahasiswa PGSD UNS. Data dianalisis menggunakan imanaen deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa PGSD UNS memiliki persepsi positif dengan frekuensi sebesar 70% (14 mahasiswa dari 20 mahasiswa). Persepsi mahasiswa ditinjau dari indikator pengetahuan dan minat diklasifikasikan memiliki persepsi positif dengan frekuensi masing-masing 70% (14 mahasiswa) dan 65% (13 mahasiswa). Oleh karena itu, peran perguruan tinggi di era revolusi imanae 4.0 tidak hanya mencetak lulusan yang berkualitas, tetapi juga menghasilkan wirausahawan muda yang kreatif dan inovatif untuk mendorong tumbuhnya perekonomian Indonesia.
Penerapan Model Kooperatif Tipe Student Team Achievement Division untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Perkalian pada Peserta Didik Kelas II SD Chika Setyorini; Ngatman Ngatman; Murwani Dewi Wijayanti
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.86641

Abstract

Tujuan dari Kurikulum Merdeka untuk memaksimalkan penyebarana pendidikan di Indonesia dengan menggunakan berbagai metode pembelajaran intrakurikuler. Matematika adalah salah satu mata pelajaran yang diajarkan di sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini, yaitu: (1) menjelaskan penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe STAD disertai media konkret untuk meningkatkan hasil belajar Matematika materi perkalian; (2) meningkatkan hasil belajar Matematika materi perkalian; dan (3) menjelaskan kendala dan solusi dalam penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe STAD disertai media konkret untuk meningkatkan hasil belajar Matematika materi perkalian. Pendekatan yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Kolaboratif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada ranah kognitif sebesar 5,44% dari siklus I ke II dan 5,68% dari siklus II ke III. Pada ranah psikomotor terjadi peningkat sebesar 5,59% dari siklus I ke II dan 4,44% dari siklus II ke III. Pada ranah afektif terjadi peningkatan sebesar 3,90% dari siklus I ke II dan 4,47% dari siklus II ke III.