Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Upaya Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas VI SD Negeri 2 Jatisari Melalui Teknologi Scanning Card Augmented Reality Afrida Dwi Utami; Kartika Chrysti Suryandari; Murwani Dewi Wijayanti
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.87329

Abstract

Media pembelajaran berbasis teknologi Scanning Card Augmented Reality yang diterapkan dalam pendidikan merupakan sebuah inovasi abad 21 yang dilakukan dalam rangka digitalisasi pendidikan. Tujuan dalam penelitian ini yaitu mendeskripsikan implementasi teknologi Scanning Card Augmented Reality pada guru dan siswa, meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa, serta menguraikan bagaimana respon dari siswa terkait implementasi teknologi Scanning Card Augmented Reality. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas dan pengumpulan data menggunakan tes tertulis, wawancara, dan observasi. Data penelitian didasarkan pada hasil tes, wawancara, dan observasi pembelajaran IPA pada kelas VI. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan media Scanning Card Augmented Reality dalam pembelajaran IPA telah digunakan dengan baik sesuai prosedur penelitian dan baik guru maupun siswa mengalami peningkatan dalam menerapkan media pada setiap siklusnya, penggunaan media Scanning Card Augmented Reality dalam pembelajaran IPA dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas VI SD Negeri 2 jatisari, serta respon siswa dalam penggunaan media Scanning Card Augmented Reality saat pembelajaran IPA menunjukkan respon yang positif. Kesimpulan dari penelitian ini yakni upaya peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa kelas VI SD Negeri 2 Jatisari berhasil dan berjalan dengan baik.  
Pelatihan dan Sosialisasi Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) Berbahan Dasar Limbah sebagai Alternatif Pengganti Pupuk Kimia Desa Karangpule Kecamatan Sruweng Ria Widayanti; Latif Nur Hamzah; Nenden Mutiara Ramadhani; Tri Wahyuni Hastuti; Kuni Faizatun; Setiyawati Rahmadhani; Westu Sedya Kinasih; Nadiatussalma Nadiatussalma; Mufidatul Chilmi; Radina Milla Hayati; Murwani Dewi Wijayanti
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i2.103095

Abstract

Penggunaan pupuk kimia secara berlebihan telah menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesuburan tanah, sehingga diperlukan alternatif yang lebih ramah lingkungan seperti Pupuk Organik Cair (POC). Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat Desa Karangpule dalam pembuatan serta pemanfaatan POC sebagai solusi pertanian berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan praktik langsung pembuatan POC dengan bahan limbah organik yang mudah ditemukan. Hasil yang diperoleh dalam sosialisasi ini berupa data kualitatif dan tanggapan peserta terhadap sosialisasi pembuatan POC berbahan dasar limbah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, yang terlihat dari perbedaan skor pretest dan posttest. Peserta juga mampu mempraktikkan pembuatan POC dengan baik dan memahami manfaatnya bagi pertanian. Dengan demikian, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan pupuk organik untuk mendukung pertanian berkelanjutan.
Program Influence Analysis Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) towards improving the concrete field experience of PGSD Kebumen Students Teguh Marwantoro; Desky Arma Sagita; Agustina Puspa Mentari; Murwani Dewi Wijayanti
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v6i3.82351

Abstract

Tranformasi dunia pendidikan Indonesia semakin berkembang, dengan seiring dibuatnya beberapa program pemerintah yang salah satunya, yakni program kampus merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) terhadap peningkatan pengalaman konkret lapangan Mahasiswa PGSD Kebumen. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan artikel adalah metode kuantitatif. Kemudian, sample yang digunakan, yaitu mahasiswa aktif semester 5 dan 7 PGSD Kebumen tahun 2023. Untuk teknik pengambilan sample menggunakan teknik quota sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni, dengan cara penyebaran kuesioner online. Teknik analisis data menggunakan metode analisis data deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan mahasiswa MBKM memiliki kemampuan manajemen kelas tidak berbeda jauh dengan kelas reguler dan memiliki pengalaman lebih tinggi mengenai praktik konkret dibandingkan dengan kelas reguler. Maka, program MBKM dapat dijadikan salah satu upaya dalam peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, berdasarkan hasil penelitian penulis menyimpulkan bahwa Program MBKM dapat mengembangkan soft skill, meningkatkan hard skill, relevansi kebutuhan mahasiswa dengan dunia kerja, dan adanya kesempatan untuk menambah pengetahuan serta pengalaman baru.
Penerapan Model Group Investigation (GI) dengan Media Komik Terhadap Peningkatan Keterampilan Kerja Sama dan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila pada Siswa Kelas 3 Sekolah Dasar Kharisma Anggun; Murwani Dewi Wijayanti
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.104364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis langkah  Group Investigation (GI)  menggunakan komik, (2) meningkatkan kerja sama siswa, (3) meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila, dan (4) mendeskripsikan kendala dan solusi dalam penerapan Group Investigation (GI) menggunakan komik. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas III SD Negeri 2 Pejagoan. Data yang digunakan berupa data kualitatif dan kuantitatif.  Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan tes. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Langkah-langkah penerapan GI menggunakan media komik, yaitu membentuk kelompok dan mengidentifikasi topik, merencanakan investigasi, melaksanakan investigasi, membuat laporan akhir, mempresentasikan laporan akhir, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan persentase kerja sama siklus I=68,42%, siklus II=87,70%, dan siklus III=92,9%. Persentase hasil belajar siklus I 78,57%, siklus II 92,86%, dan pada siklus III 100%. Kendala penelitian, yaitu: (a) siswa pasif, (b) kerja sama siswa kurang, (c) siswa kurang fokus. Adapun solusi, yaitu: (a) guru memberikan motivasi, apresiasi dan ice breaking (b) guru mengarahkan siswa untuk bekerja sama dan membagi tugas secara adil, dan (c) guru memberikan motivasi dan reward bagi siswa yang aktif, Dapat disimpulkan bahwa penerapan model Kooperatif  GI menggunakan media komik dapat meningkatkan kerja sama dan hasil belajar siswa.
Penerapan Model Picture and Picture (PAP) Berbasis Flashcard untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Kelas V Sekolah Dasar Sandra Ayu Risky; Murwani Dewi Wijayanti
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.104806

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menguraikan langkah-langkah model Picture and Picture berbasis Flashcard, (2) meningkatkan hasil belajar. Penelitian ini merupakan PTK kolaboratif. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas VSDN 2 TMW. Data yang digunakan adalah data kualitatif dan kuantitatif. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap yaitu reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) penerapan model Picture and Picture berbasis Flashcard melalui langkah-langkah: (a) penyampaian kompetensi dasar, (b) penyajian materi berbasis Flashcard, (c) penyajian gambar berbasis Flashcard, (d) pemasangan gambar berbasis Flashcard, (e) penjajakan atau penyelidikan berbasis Flashcard, (f) penyajian atau penjelasan materi sesuai kompetensi yang akan dicapai, dan (g) membuat kesimpulan, (2) peningkatan hasil belajar IPAS dengan rata-rata persentase ketuntasan pada siklus I sebesar 78,29%, pada siklus II sebesar 95,65%, dan pada siklus III sebesar 100%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model Picture and Picture berbasis Flashcard secara signifikan dapat meningkatkan hasil belajar.
Penerapan Model Learning Cycle 7E dengan Media Papan Pintar dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPAS pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Deby Amira; Murwani Dewi Wijayanti
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.100115

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan langkah-langkah, peningkatan hasil belajar IPAS, dan kendala solusi terhadap penerapan model Learning Cycle 7E dengan media papan pintar. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IV yang berjumlah 21 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi dan tes. Validitas data menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terjadi peningkatan pembelajaran dengan menerapkan model Learning Cycle 7E dengan media papan pintar, (2) penerapan model Learning Cycle 7E dengan media papan pintar dapat meningkatkan hasil belajar IPAS yaitu siklus I = 71,43% siklus II = 85,71%, dan pada siklus III = 95,24%,(3) kendala dalam pembelajaran siswa sulit dikondisikan. Namun, setiap siklus menunjukkan peningkatan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan model Learning Cycle 7E dengan media papan pintar dapat meningkatkan hasil belajar IPAS pada siswa kelas IV SDN 2 Karangsari tahun ajaran 2024/2025.
Penerapan Quantum Learning dengan AR untuk Meningkatkan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Dita Novia Ramdhani; Murwani Dewi Wijayanti
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pada penelitian ini meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa melalui penerapan Model Quantum Learning dengan media Augmented Reality (AR), dan mendeskripsikan kendala serta solusi selama penerapan Model Quantum Learning dengan media AR dalam proses pembelajaran. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 3 siklus. Data yang digunakan ialah data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi, wawancara, dan tes. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian pada penerapan Model Quantum Learning dengan Media Augmented Reality terdapat enam langkah yakni (a) Tumbuhkan (b) Alami, (c) Namai, (d) Demonstrasi, (e) Ulangi, dan (f) Rayakan. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan pada keterampilan berpikir kritis, pada siklus I masih dalam kategori rendah, siklus II dengan kategori cukup, dan siklus III dengan kategori baik. Hasil belajar juga terjadi peningkatan yang signifikan pada siklus I sampai siklus III. Kendala pada penerapan Model Quantum Learning dengan Media Augmented Reality dapat diatasi dengan solusi guru diharapkan memberikan motivasi dan ice breaking untuk menyemangatkan siswa, dan guru diharapkan mengarahkan siswa untuk membagi tugas dengan adil pada setiap anggota kelompok. Kesimpulan penelitian ini yaitu penerapan Model Quantum Learning dengan Media Augmented Reality dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar IPAS pada siswa kelas V sekolah dasar.
Penerapan Model Project Based Learning (PjBL) dengan Media Augmented Reality (AR) dalam Mendukung Literasi Digital dan Hasil Belajar IPAS pada Siswa Kelas IV SD Audri Aulia Justisia; Murwani Dewi Wijayanti
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.104743

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis langkah-langkah model PjBL dengan media AR, (2) mendukung literasi digital siswa, (3) meningkatkan hasil belajar IPAS, (4) mendeskripsikan kendala dan solusi. Penelitian dilaksanakan dalam bentuk Penelitian Tindakan Kelas. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan: (1) terdapat enam langkah model PjBL dengan media AR, yaitu (a) menentukan pertanyaan dengan media AR, (b) mendesain perencanaan proyek, (c) menyusun penjadwalan proyek, (d) memonitoring pembuatan proyek, (e) menguji hasil, (f) mengevaluasi pengalaman, (2) hasil peningkatan literasi digital pada siklus I = 78,47%, II = 84,38%, dan III = 90,97%, (3) peningkatan hasil belajar IPAS pada siklus I = 69,23%, II = 80,77%, dan III = 92%, (4) kendala yang dihadapi, yaitu siswa pasif dalam presentasi dan guru belum memberikan evaluasi menyeluruh. Solusi yang diberikan yaitu memotivasi dan memastikan siswa mendapatkan evaluasi. Peningkatan ini dikarenakan guru menerapkan model PjBL dengan media AR.
Profil Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Melalui Studi Kasus di Sekolah Dasar Kristina Aspri Hartini; Kartika Chrysti Suryandari; Murwani Dewi Wijayanti; Moh. Salimi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107313

Abstract

Critical thinking skills are very important to be implemented since elementary education, but in practice, elementary school students still face various challenges in developing these abilities. The purpose of this study is to describe the profile of critical thinking skills of students at Paduroso Elementary School by referring to the six main indicators proposed by Facione and to identify students' strengths and weaknesses in applying critical thinking skills through a case study approach that reflects real events in the school environment, in order to provide an in-depth understanding of the actual condition of students' critical thinking abilities. Data collection activities were carried out using a qualitative approach through a case study involving 54 students from grades IV, V, and VI at Paduroso Elementary School.  Data were collected through a critical thinking test based on two real-life incidents at school: a lost shoe and a broken flower pot. Data analysis techniques used the Miles and Huberman model, which consists of data sorting, data presentation, and conclusion formulation. The results showed that the evaluation, interpretation, and self-control indicators obtained the highest scores, indicating that students' abilities to understand situations and evaluate actions reflectively were quite good. Conversely, analysis and inference were still low, indicating the need for strengthening logical thinking and drawing conclusions. This study concluded that real-life case-based and dialogic learning were effective in fostering critical thinking skills. Future recommendations include the development of systematic learning strategies that hone analytical and inferential skills, and involve the role of teachers and a supportive learning environment.Keterampilan berpikir kritis sangat penting diterapkan sejak pendidikan dasar namun pada praktiknya, siswa sekolah dasar masih menghadapi berbagai tantangan dalam mengembangkan kemampuan ini.. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan profil keterampilan berpikir kritis siswa SDN Paduroso dengan mengacu pada enam indikator utama yang dikemukakan oleh Facione serta mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan siswa dalam menerapkan keterampilan berpikir kritis melalui pendekatan studi kasus yang mencerminkan peristiwa nyata di lingkungan sekolah, guna memberikan pemahaman mendalam mengenai kondisi aktual kemampuan berpikir kritis siswa.  Kegiatan pengambilan data dilakukan dengan pendekatan kualitatif melaui  studi kasus yang melibatkan 54 siswa dari kelas IV, V, dan VI di SDN Paduroso.  Data dikumpulkan melalui tes berpikir kritis berbasis dua peristiwa nyata di sekolah, yaitu kasus sepatu hilang dan pot bunga pecah.  Tenik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari pemilahan data, pemaparan data, dan perumusan kesimpulan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator evalusi, interpretasi, dan pengendalian diri memperoleh skor tertinggi, menandakan kemampuan siswa dalam memahami situasi dan mengevaluasi tindakan secara reflektif cukup baik.  Sebaliknya, analisis dan Inferensi masih rendah, menandakan perlunya penguatan dalam berpikir logis dan penyusunan kesimpulan.  Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran berbasis kasus nyata dan dialogis efektif dalam mendorong keterampilan berpikir kritis. Rekomendasi ke depan adalah pengembangan strategi pembelajaran sistematis yang mengasah kemampuan analitis dan inferensial, serta melibatkan peran guru dan lingkungan belajar yang mendukung.
Pola Asuh Orang Tua terhadap Pembentukan Karakter dan Prestasi Belajar Siswa Kelas IV SD Dhini Fitrah Salsabila Susilo; Murwani Dewi Wijayanti
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107260

Abstract

Education is an important character foundation in the development of students, especially at the Elementary School level, because it forms personality and moral values from an early age. This study aims to explore the relationship between parenting patterns and character formation and learning achievement of fourth grade Elementary School students. Using a literature study approach, data were collected and explained from various scientific journals, books, and relevant articles that discuss the influence of parenting patterns on character development and children's academic achievement. The analysis was carried out by reviewing the results of previous studies to identify general patterns and differences in the influence of each type of parenting pattern. The results showed that students who were raised with a democratic parenting pattern tended to have responsible, disciplined, and empathetic characters, which had a positive impact on academic achievement. In contrast, authoritarian and permissive parenting patterns showed obstacles in the formation of strong character and optimal academic achievement. This finding is the importance of the role of parents in supporting the development of children's character and academics through appropriate parenting patterns. Pendidikan karakter menjadi fondasi penting dalam pengembangan peserta didik, khususnya pada jenjang Sekolah Dasar, karena membentuk kepribadian dan nilai moral sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk menggali hubungan antara pola asuh orang tua dengan pembentukan karakter dan prestasi belajar siswa kelas IV Sekolah Dasar. Dengan menggunakan pendekatan studi literatur, data dikumpulkan dan dianalisis dari berbagai jurnal ilmiah, buku, serta artikel relevan yang membahas pengaruh pola asuh terhadap perkembangan karakter dan capaian akademik anak. Analisis dilakukan dengan mengkaji hasil-hasil penelitian sebelumnya untuk mengidentifikasi pola umum serta perbedaan pengaruh dari masing-masing tipe pola asuh orang tua. Hasil studi menunjukkan bahwa siswa yang dibesarkan dengan pola asuh demokratis cenderung memiliki karakter bertanggung jawab, disiplin, dan empatik, yang berdampak positif terhadap prestasi akademik. Sebaliknya, pola asuh otoriter dan permisif menunjukkan hambatan dalam pembentukan karakter yang kuat dan capaian akademik optimal. Temuan ini menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendukung pengembangan karakter dan akademik anak melalui pola asuh yang tepat.