Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Lingkungan Fisik Rumah Penderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di Kota Tasikmalaya Falah, Miftahul; Lismayanti, Lilis; Sari, Nina Pamela; Handayani, Hani; Fadhilah, Nur
JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan) Vol. 6 No. 2 (2023): JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : LPPM Universitas Hafshawaty Zainul Hasan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33006/jikes.v6i2.562

Abstract

Abstrak Kejadian ISPA banyak ditemukan di pelayanan kesehatan Tamansari Kota Tasikmalaya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran lingkungan fisik rumah pada penderita ISPA di Puskesmas Tamansari Kota Tasikmalaya. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif. Populasi penelitian adalah penderita ISPA sebanyak 185 penderita dan sampel penelitian 65 orang penderita ISPA. Pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Instrumen pada penelitian ini menggunakan daftar isian Keputusan Menteri Kesehatan RI No.829/Menkes/SK/ VII/1999 tentang persyaratan kesehatan perumahan. Analisis univariat digunakan dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas lingkungan fisik penderita ISPA tidak sesuai yaitu luas ventilasi sebanyak 36 rumah (55,4%), kelembaban rumah 65 rumah (100%), jenis lantai  tidak kedap air 61 rumah (93,8%), jenis dinding tidak kedap air 56 rumah (86,2%), pencahayaan ruang utama 61 rumah (93,8%), pencahayaan ruang tidur 64 rumah (98,5%). Untuk kepadatan penghuni 64 rumah (98,5%), suhu ruang utama 46 rumah (70,8%) dan ruang tidur 50 rumah (76,9%) sudah sesuai Kepmenkes. Disimpulkan bahwa masih banyak rumah tidak sehat pada penderita ISPA seperti luas ventilasi, suhu, kelembaban, dan pencahayaan sehingga kondisi tersebut dapat menambah risiko terjadinya komplikasi. Diharapkan masyarakat dapat meminimalkan faktor yang mempengaruhi ISPA dengan cara memperhatikan lingkungan sekitar tetap sehat. Kata kunci: luas ventilasi, kelembaban, pencahayaan   Abstract Tamansari health services frequently see ISPA cases. The goal of this study was to describe the physical environment of the home in ARI patients at Tamansari Public Health Center in Tasikmalaya. The descriptive method was used in the study. The study sample consisted of 65 patients chosen at random. The instrument in this study adopted of the Minister of Health, Indonesia No.829/Menkes/SK/VII/1999 concerning housing health requirements. Univariate analysis used in the study. The results showed that the majority of the physical environment of ARI sufferers was not suitable, such as ventilation (55.4%), humidity (100%), types of floors (93.8%), types of walls (86.2%), main room lighting (93.8%), bedroom lighting (98.5%). Whereas the occupant density (98.5%), the temperature of the main room (70.8%) and the bedrooms (76.9%) are in accordance with the Minister of Health. It is concluded that patients with ISPA have many unsanitary houses, such as ventilation area, temperature, humidity, and lighting, and that these conditions can increase the risk of complications. It is hoped that by focusing on the surrounding environment, the community will be able to reduce the factors that affect ISPA and keep it healthy. Keywords: ventilation area, humidity, lighting
Efektifitas Pembelajaran Tematik Berbasis Teknologi Informasi di Sekolah Dasar Maritasari, Donna Boedi; Cahyani, Ririn Dwi; Istiani, Herlina; Handayani, Hani; Hijazi, Muh.
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pembelajaran tematik berbasis Teknologi Informasi (IT) di tingkat Sekolah Dasar (SD). Perkembangan teknologi di era digital menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi dunia pendidikan, khususnya dalam penguatan pendekatan pembelajaran yang integratif dan bermakna seperti pembelajaran tematik. Melalui metode studi Pustaka (library research), penelitian ini menelaah berbagai literatur, artikel ilmiah, dan data statistik untuk menganalisis sejauh mana IT dapat meningkatkan kualitas pembelajaran tematik di SD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi IT dalam pembelajaran tematik mampu meningkatkan keterlibatan siswa, mendorong kreativitas, serta menumbuhkan keterampilan abad ke-21 seperti kolaborasi dan berpikir kritis. Namun demikian, efektivitas ini dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti ketersediaan infrastruktur, kompetensi guru, literasi digital siswa, dan kesenjangan akses teknologi di berbagai jenjang pendidikan. Oleh karena itu, pelatihan guru, pengembangan kurikulum adaptif, serta pemerataan fasilitas TI menjadi kunci dalam mengoptimalkan implementasi pembelajaran tematik berbasis teknologi informasi di sekolah dasar.
Sosialisasi Kolaborasi Inovatif Dengan Samsat Dalam Peningkatan Kesadaran dan Kepatuhan Pajak di Kota dan Kabupaten Sukabumi Bagi Wajib Pajak Pemula Nurodin, Idang; Fitriani, Fitriani; Handayani, Hani; Maulia Yusup, Hanny; Destiana Yusuf, Irna; Mulyani, Sri; Rahadatul Aisyi, Syifa
Alahyan Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Nopember
Publisher : PT. Alahyan Publisher Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61492/ecos-preneurs.v3i2.409

Abstract

Increasing tax awareness and compliance among the younger generation is key to expanding the regional tax base and supporting sustainable development. Through the Independent Learning Community Service Program (KKN MBKM), the University of Muhammadiyah Sukabumi, in collaboration with the Sukabumi Tax Administration and Tax Office (P3DW SAMSAT), conducted a Motor Vehicle Tax (PKB) outreach program for high school students as first-time taxpayers. This activity was conducted in four schools in Sukabumi Regency using an educational and interactive approach, including facilitator training, observation, digital material development, and technology-based quizzes. Results demonstrated high participant enthusiasm, increased understanding of tax obligations, and increased utilization of digital regional tax services. This program not only impacted public tax literacy but also provided contextual field experience for students. This synergy between educational institutions and government agencies provides an effective collaborative model for developing a tax-conscious and socially responsible young generation.
Peran Tingkat Pendidikan Ibu dan Kelengkapan Imunisasi Dasar terhadap Kejadian Stunting pada Anak Hardiantini, Nita Yulianti; Solihatin, Yuyun; Handayani, Hani; Kurniawati, Ade; Setiawan, Asep
Jurnal Riset Keperawatan dan Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Riset Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Literasi Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71203/jrkk.v3i1.90

Abstract

Background: Stunting is a chronic nutritional problem among children under five that remains a major public health challenge. Disease prevention through basic immunization plays an important role in supporting optimal growth. Methods: This study employed an analytic observational design with a cross-sectional approach to examine the relationship between maternal education level and completeness of basic immunization, as well as its association with stunting among children under five. A total of 83 children were selected using simple random sampling. Data were collected through structured questionnaires and verification of Maternal and Child Health (MCH) books, then analyzed using the chi-square test. Results:The findings showed that there was no significant relationship between maternal education level and completeness of basic immunization (p = 0.573). However, a significant relationship was found between completeness of basic immunization and stunting incidence (p = 0.046), where children with incomplete immunization were more likely to experience stunting. Conclusion: Completeness of basic immunization plays an important role in stunting prevention. Therefore, strengthening immunization programs and providing continuous health education to families and communities are essential to reduce stunting prevalence.
Karakteristik Sosiodemografi dan Kondisi Kesehatan Anak pada Kejadian Stunting Balita Putri Pitriani, Intan; Handayani, Hani; Budiawan, Heri; Kurniawati, Ade; Setiawan, Asep
Jurnal Riset Keperawatan dan Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Riset Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Literasi Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71203/jrkk.v3i1.95

Abstract

Background: Stunting is a chronic nutritional disorder in children under five and remains a major public health problem in Indonesia. Its occurrence is influenced by various factors, including family sociodemographic characteristics and child health conditions. Objective: This study aimed to examine the association between maternal sociodemographic factors and child health conditions and the incidence of stunting among children under five. Methods: An analytical observational study with a cross-sectional design was conducted. A total of 83 children under five were selected using simple random sampling. Data were collected through structured questionnaires and anthropometric measurements. Statistical analysis was performed using the Chi-square test. Results: Family income was significantly associated with stunting (p = 0.029), with a higher proportion observed among children from families earning below the regional minimum wage. Child age was also significantly associated with stunting (p = 0.012), particularly among those aged 25–48 months. In contrast, maternal age, maternal education, maternal occupation, number of children, and history of infectious diseases were not significantly associated with stunting (p > 0.05). Conclusion: Family income and child age were significantly associated with stunting among children under five.
Co-Authors Abdurahman, Imam Aceng Kurniawan Adi Cifriadi, Adi Alhamid, Muhammad Rizki Miftha Ali Firdaus Alisya, Tita Amalia, Siska An Nisa Suryani Andriani, Woro Aniek Sri Handayani Arief Ramadhan Ariyani, Hana Asep Setiawan Asron Ferdian Falaah, Asron Ferdian Aulia Akbar Aulia, Neza Auliani, Sephia Nazwa Azani, Nilam Wahdiaz Barkudin, Barkudin Birawan, I Gusti Kade Brahmantia, Bayu Budiana, Ijang Cahyani, Ririn Dwi Chalid, Mochammad Dadi Rusadi Maspanger Darsono Darsono Destiana Yusuf, Irna Dicky Firmansyah Donna Boedi Maritasari Dwista Anggraeni, Dinda Elin Nuraini Fatinah, Hasna Fatmawati, Rosia Fauziah, Hilma Fiza Fitriani Fitriani FITRIANI, Irma Nur FITRIANI, RACHMA Hardiantini, Nita Yulianti Henry Prastanto, Henry Herdiani, Ida Heri Budiawan Herlina, Riana Hidayat, Atep Hijazi, Muh. Hudzaifah Al Fatih Idang Nurodin Ikhsan Ikhsan Imaniar, Melsa Sagita Indria Kuncoro, Indria Istiani, Herlina Karenina, Puteri Khairani, Luthfia Khumaira, Novita Anis Kinanthi, Alivia Kurniawati, Ade Lilis Lismayanti Maemonah, Maemonah Martanti, Nurmala Nurani Maspanger, Dadi Rosadi Maulia Yusup, Hanny Megawati - Meika Syahbana Rusli Miftahul Falah Miftahul Falah Mochammad Imron Awalludin Mohammad Irfan Faturrohman, Mohammad Irfan Muhammad Irfan Faturrohman, Muhammad Irfan Neni Sholihat Norma Arisanti Kinasih, Norma Arisanti Nugraha, Budy Nur Fadhilah Nurani, Ai Yasri Nuryadin, Yadin Obie Farobie Oni Sahroni, Oni Pangripta, Genta Putri Pitriani, Intan R. Romli, Yusuf Rahadatul Aisyi, Syifa Ramadhan, Adihtya Regina , Gelfira Dewi Rohimah, Hanny Ronny Mugara, Ronny Rusdiana Rusdiana Santi Puspitasari Sari, Laras Mayangda Sari, Nina Pamela Saryomo, Saryomo Sherly Hanifarianty, Sherly Shirley Savetlana, Shirley Sri Mulyani Sri Mulyanti Syaputra, Rangga Syfa, Syfa Tien, Rany Tita Puspita Ningrum, Tita Puspita Titin Suhartini, Titin Trisya, Cintia Putri Yastuti, Meylani Indri Yulita, Feni Yuyun Solihatin Zainal Muttaqin Zalianti, Nova