Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Young children nutritional status in Samarinda: does exclusive breastfeeding play a role in stunting prevention? Safika, Erri Larene; Rachmawati, Ayudhia; Pakki, Irfansyah Baharuddin
BKM Public Health and Community Medicine Vol 39 No 01 (2023)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bkm.v39i01.6070

Abstract

Purpose: This study investigated the relationship between exclusive breastfeeding and stunting incidence in young children aged 0-59 months. Method: This is an observational study with a cross-sectional approach. There were 100 mothers with young children aged 0-59 months as respondents from Palaran, Samarinda. The dependent variable was children's height-for-age nutritional status, as in normal or stunting, and the independent variable was exclusive breastfeeding. Young children's height was collected by checking their Maternal and Child Health (KIA) book. Parity, family income, mother's education, mother's knowledge, and family support information were also collected by interview. Bivariate analysis was measured with the Chi-square test. Results: There is no association between exclusive breastfeeding and stunting (p-value>0.05). We also found no association between stunting and parity, family income, mother's knowledge, and family support (p-value<0.05). However, we found a significant relationship between stunting and mother education. Conclusion: Exclusive breastfeeding is not associated with stunting in Palaran, Samarinda. Further research is needed to determine the factors associated with stunting in Samarinda.
Analisis Bibliometrik: Tren Penelitian Pengolahan Limbah Cair 2019-2024 Fitrah, Muhammad Aidil; Rachmawati, Ayudhia; Syamsir, Syamsir
Buletin Keslingmas Vol. 44 No. 1 (2025): BULETIN KESLINGMAS: VOL. 44 NO. 1 TAHUN 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/keslingmas.v44i1.12443

Abstract

Pengolahan limbah cair merupakan masalah lingkungan utama yang telah mendapatkan perhatian besar dalam penelitian ilmiah karena dampaknya terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tren penelitian dalam bidang pengolahan limbah cair selama lima tahun terakhir (2019-2024) untuk memberikan rekomendasi perkembangan riset tentang pengolahan limbah cair dimasa mendatang. Data diperoleh dari basis data artikel ilmiah Google Scholar, Sqopus, dan PubMed. Penelusuran menggunakan aplikasi Publish or Perish dengan kata kunci wastewater treatment dan dianalisis menggunakan VOSviewer. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah publikasi pada tahun 2020, diikuti oleh penurunan hingga tahun 2024. Topik utama dan terbaru yang muncul meliputi photocatalytic degradation, antibiotik, microplastic, ARGs, microalga, dan energy recovery. Temuan ini memberikan dasar ilmiah yang kuat untuk merumuskan kebijakan, inovasi teknologi, serta pendekatan preventif  sekaligus memberikan saran kepada peneliti dalam melakukan kajian penelitian yang mengarah pada topik-topik tersebut dimasa mendatang.
Peningkatan Perilaku Hidup Sehat Anak Melalui Edukasi Kesehatan di Sekolah Dasar Rachmawati, Ayudhia; Rosandini , Adella Nadhif; Riagil , Julia Putri; Puspita , Shindy; Muzaqi , Muhammad Choirul; Bidayah, Afifah; Fauzi , Fahri; Yumanda , Inayah Dwi Setia; Pardilla , Irva Alrisyaduhita; Misnawati; Nurhidayat , Rifki
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v6i3.643

Abstract

Pendidikan kesehatan sejak dini menjadi salah satu langkah strategis dalam membentuk pola perilaku hidup bersih dan sehat sebagai investasi masa depan. Mitra kegiatan menghadapi permasalahan terkait dengan rendahnya pengetahuan dan kebiasaan perilaku hidup bersih dan sehat pada anak usia sekolah dasar. Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan pengetahuan serta membentuk kebiasaan hidup sehat sejak dini, khususnya dalam menjaga kebersihan gigi dan memahami penggunaan obat yang tepat. Program yang dijalankan terdiri dari dua kegiatan utama, yaitu Apoteker Cilik (APOCIL) dan SIKAP CERIA (Sikat Gigi Setiap Hari untuk Cegah Karies Anak). Kegiatan dilakukan melalui pendekatan edukatif yang interaktif, seperti pemaparan materi, simulasi, dan praktik langsung yang melibatkan total 54 siswa dari SD MA’ARIF dan SD Negeri 005 Sepaku. Evaluasi dilakukan dengan metode pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pemahaman peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan, yaitu sebesar 21% pada pemahaman mengenai profesi apoteker dan obat, serta 6,99% pada kebiasaan menyikat gigi yang baik dan benar. Selain peningkatan kognitif, kegiatan ini juga turut membentuk keterampilan komunikasi dan rasa percaya diri peserta. Adapun kedepannya pihak sekolah dan tenaga kesehatan setempat dapat melanjutkan kegiatan edukasi sejenis secara berkala melalui program UKS atau kemitraan dengan perguruan tinggi setempat, sehingga perilaku hidup bersih dan sehat dapat berlangsung secara konsisten dan berkelanjutan
Penguatan karakter dan kompetensi pelajar melalui program edukasi terpadu dalam membangun generasi muda unggul di Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku Rachmawati, Ayudhia; Putra, Umar Farauk Eka; Dhafin, Ahmad; Rachmadani, Nova Sri; Wulandari, Tiara Sahfitri; Ridho Abdilah, Muhammad Noval; Umhersuny, Brithnay Vensca Valencia; Marsanda, Siti; Rizal, Muhammad; Sasmita, Khania Fazza; Al Mubarok, Ahmad Zakki
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.34558

Abstract

Abstrak Pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian integral dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berfungsi memberdayakan masyarakat melalui transfer ilmu dan keterampilan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada 31 Juli hingga 7 Agustus 2025 di Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelajar melalui penguatan pengetahuan, sikap, dan keterampilan sosial. Terdapat 76 pelajar dari jenjang SD, SMP, dan SMA yang terlibat aktif dalam empat program utama, yaitu edukasi literasi keuangan dan pembiasaan menabung, pelatihan kepemimpinan serta manajemen organisasi, penyusunan business plan sederhana, dan forum debat pelajar yang dipadukan dengan pelatihan manajemen konflik sosial. Seluruh kegiatan dirancang dengan pendekatan partisipatif melalui metode ceramah, diskusi interaktif, Focus Group Discussion, simulasi, dan demonstrasi praktik agar peserta dapat belajar secara aktif dan kontekstual. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan nyata pada berbagai aspek kemampuan pelajar; 82% peserta memahami konsep dasar literasi keuangan, 76% mampu menyusun ide usaha sederhana, 79% dapat menjelaskan fungsi manajemen organisasi, dan 81% menunjukkan peningkatan dalam kemampuan komunikasi serta penyelesaian konflik. Adapun model pemberdayaan berbasis partisipasi efektif dalam memperkuat karakter, kemampuan berpikir kritis, serta kesadaran sosial pelajar, sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan ke-4 tentang pendidikan berkualitas dan tujuan ke-8 mengenai pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. Kegiatan ini diharapkan menjadi model edukasi terpadu yang dapat direplikasi untuk membentuk generasi muda yang unggul dan berdaya saing di wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara. Kata kunci: business plan; kepemimpinan; literasi keuangan; manajemen konflik; pengabdian masyarakat.   Abstract Community service is an integral component of the Tri Dharma of Higher Education, serving as a means to empower communities through the transfer of knowledge and practical skills. This program was conducted from July 31 to August 7, 2025, in Tengin Baru Village, Sepaku District, Penajam Paser Utara Regency, with the primary objective of enhancing students’ capacity through the strengthening of knowledge, attitudes, and social skills. A total of 76 students from elementary, junior high, and senior high school levels actively participated in four main programs: financial literacy education and saving habits, leadership and organizational management training, basic business plan development, and a student debate forum combined with conflict management training. All activities were designed using a participatory approach, integrating lectures, interactive discussions, Focus Group Discussions, simulations, and practical demonstrations to promote active and contextual learning. The implementation results indicated significant improvements in various aspects of students’ competencies: 82% of participants demonstrated an understanding of basic financial literacy concepts, 76% were able to formulate simple business ideas, 79% could explain the functions of organizational management, and 81% showed enhanced communication and conflict resolution skills. The participatory empowerment model proved effective in strengthening students’ character, critical thinking, and social awareness, while simultaneously contributing to the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly Goal 4 on quality education and Goal 8 on decent work and economic growth. This activity is expected to serve as an integrated educational model that can be replicated to develop an excellent and competitive young generation in the supporting areas of the new capital city, Nusantara. Keywords: business plan; leadership; financial literacy; conflict management; community services.
Pemberdayaan Wanita Tani: Pendekatan Komunitas dalam Pengelolaan Sampah Anorganik di Desa Sidomulyo Rahmayanti, Sri; Rahma Nabilla, Hanifah; Alifka Ramadani, Sela; Nabilla, Nabilla; Adelina Butar Butar, Bellinda; Aprilia Sarwani, Audi; Hasbiah; Ravli Saputra, Ardi; Nabillah, Nur Annisa; Daffi Maulany, Ahmad; Nurjanah, Nurjanah; Nuraini, Siti; Rachmawati, Ayudhia; Masyhuri Majiding, Chaidir
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.5 No.2 (2025) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/8v9x0q35

Abstract

Pengelolaan sampah anorganik menjadikan tantangan lingkungan mendesak di wilayah pedesaan seperti Desa Sidomulyo, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh tim PPK Ormawa OSEAN bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam mengolah sampah anorganik menjadi produk bernilai ekonomi. Peserta dipilih berdasarkan keaktifan KWT di desa dan keterlibatan mereka dalam kegiatan lingkungan. Evaluasi pengetahuan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test dengan format pilihan ganda serta observasi keterampilan praktik. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebesar 3,23% dan seluruh peserta (100%) mampu membuat produk kerajinan layak pakai. Selain peningkatan keterampilan, peserta juga menyampaikan testimoni bahwa kegiatan ini mampu menumbuhkan kesadaran lingkungan dan motivasi kewirausahaan rumah tangga. Pengelolaan sampah organik melalui daur ulang kreatif terbukti membantu mengurangi potensi pencemaran plastik di lingkungan sekitar desa. Keberlanjutan program diupayakan melalui pembentukan kelompok usaha kecil berbasis KWT dan kolaborasi berkelanjutan dengan UKM 3R. Model ini dapat direplikasi di wilayah pedesaan yang lain dengan menyesuaikan sumber daya lokal dan karakter sosial masyarakat.
An Assessment of Sanitation Facilities in Places of Worship in Samarinda City Fitrah, Muhammad Aidil; Rachmawati, Ayudhia; Elvira, Vivi Filia
Panakeia Journal of Epidemiology Vol. 2 No. 2 (2025): Panakeia Journal of Epidemiology
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ddgvwd10

Abstract

Places of worship are intensively used public facilities, and inadequate environmental quality may heighten the risk of disease transmission. Monitoring of sanitation compliance in such facilities remains limited, particularly in densely populated residential areas with greater environmental vulnerability. This study aimed to describe environmental health conditions and sanitation facilities in places of worship situated in densely populated areas of Samarinda City, Indonesia. A descriptive observational design was applied using a sanitation assessment checklist covering location, building conditions, clean water, wastewater disposal, solid waste management, latrine conditions, ventilation, lighting, and worship facilities. A total of 20 worship places were evaluated, and data were analyzed descriptively using frequencies, percentages, and mean scores. Results showed that all sites (100%) achieved scores ≥7000, indicating compliance with sanitation requirements, with an average score of 12,535. Clean water availability, flooring, wall conditions, and ventilation were the best-performing aspects (100%). However, deficiencies were observed in lighting (80%), sealed wastewater channels (65%), and standardized temporary waste storage (50%). Overall, sanitation conditions were good, although improvements in lighting and waste management remain necessary.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan Kejadian Hipertensi pada Penyapu Jalan di Kota Samarinda: Factors Associated with Hypertension among Street Sweepers in Samarinda City Erri Larene Safika; Ayudhia Rachmawati; Syamsir Syamsir; Anitatia Ratna Megasari
Integrated Nutrition Journal Vol. 1 No. 1 (2025): Integr. Nutr. J.
Publisher : Program Studi Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia. Alamat: Jl. Sambaliung Kampus Gunung Kelua Samarinda 75123, Kalimantan Timur, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/sbbvbp95

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular (PTM) yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia. Aktivitas fisik diketahui sebagai faktor protektif terhadap hipertensi, namun hal tersebut belum tentu sepenuhnya melindungi kelompok pekerja fisik seperti penyapu jalan. Di Kota Samarinda, penyapu jalan berperan penting dalam menjaga kebersihan lingkungan, namun kondisi kesehatan mereka sering kali terabaikan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan hipertensi pada penyapu jalan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross-sectional. Subjek penelitian ini adalah 48 penyapu jalan di Kota Samarinda yang dipilih menggunakan total dan purposive sampling. Variabel yang diukur antara lain kejadian hipertensi, jenis kelamin, lingkar pinggang, rasio lingkar pinggang-pinggul, kebiasaan merokok, dan asupan zat gizi (energi, protein, lemak, karbohidrat, serat, natrium). Analisis bivariat dilakukan dengan Uji Chi Square. Hasil: Sebanyak 68,7% responden mengalami hipertensi, dan seluruh responden laki-laki mengalami hipertensi. Terdapat hubungan antara kejadian hipertensi dengan jenis kelamin (p=0,044) dan asupan protein (p=0,034), namun tidak dengan lingkar pinggang, rasio lingkar pinggang-pinggul, kebiasaan merokok, dan asupan energi, lemak, karbohidrat, serat, dan natrium. Kesimpulan: Penyapu jalan perlu menjadi sasaran untuk program pencegahan dan penanggulangan hipertensi.
Penerapan irigasi tetes, pelatihan pemasaran digital UMKM, dan pengembangan web GIS dalam pemberdayaan masyarakat Desa Suko Mulyo Ayudhia Rachmawati; Dwi Wahyu Wardhana; Sya’diah Rahmah Fulaiyah; Tiara Fitri Aulia; Mei Rieska Putri Suhartono; Frisa Nabila; Bella Sapitri; Mei Riesda Putri Suhartono; Adam Prima Harum; Alif Fajar Saputra
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.34557

Abstract

Abstrak Desa Suko Mulyo merupakan desa dengan potensi pertanian dan usaha mikro yang menjanjikan, namun menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan teknologi irigasi, kurangnya literasi digital dalam pemasaran produk UMKM, serta belum optimalnya pemetaan potensi wilayah secara digital. Berdasarkan hasil observasi, mitra masyarakat membutuhkan dukungan berupa penerapan teknologi tepat guna dan pelatihan yang berorientasi pada penguatan kapasitas lokal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan pemahaman masyarakat dalam pemanfaatan teknologi pertanian melalui penerapan sistem irigasi tetes, penguatan kemampuan pelaku UMKM dalam bidang pemasaran digital, serta pengembangan Web GIS potensi desa sebagai sarana promosi dan perencanaan pembangunan berbasis data. Adapun kegiatan yang terselenggara dirancang demi mewujudkan tujuan pembangunan yang berkelanjutan (SDG’s)  melalui pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi dan inovasi lokal. Metode pemberdayaan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah interaktif, praktik langsung, dan kolaborasi partisipatif yang melibatkan 26 peserta dari unsur perangkat desa, kelompok PKK, dan masyarakat umum. Kegiatan dilaksanakan di Desa Suko Mulyo, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur pada akhir Juli hingga pertengahan Agustus 2025. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan rerata skor pengetahuan peserta sebesar 38,6% dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi pertanian dan media digital, serta tumbuhnya kesadaran akan pentingnya pengelolaan potensi desa secara terintegrasi. Luaran dari pelaksanaan program meliputi satu sistem irigasi tetes yang berfungsi optimal, modul pelatihan pemasaran digital, dan website Web GIS potensi desa yang dapat diakses publik. Program ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kapasitas mitra, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap penguatan ekonomi lokal dan keberlanjutan pembangunan desa berbasis teknologi. Kata kunci: digital marketing; irigasi tetes; pemberdayaan masyarakat; UMKM; web GIS Abstract Suko Mulyo Village has strong potential in agriculture and small enterprises but continues to face several challenges, such as limited irrigation technology, low digital literacy among MSME actors, and the underuse of digital mapping to display local resources. Field observations indicated that the community needs support through the application of appropriate technology and capacity-building activities. This community engagement program was carried out to improve the community’s knowledge and skills in using agricultural technology through the introduction of a drip irrigation system, to strengthen MSME actors in digital marketing practices, and to develop a Web-GIS platform as a medium for promotion and data-based village planning. The program was aligned with the Sustainable Development Goals (SDGs) by promoting technology-driven empowerment and local innovation. The empowerment approach combined interactive lectures, hands-on practice, and participatory collaboration involving 26 participants consisting of village officials, PKK women’s group members, and local residents. Activities were conducted in Suko Mulyo Village, Tenggarong Seberang District, Kutai Kartanegara Regency, East Kalimantan Province, from late July to mid-August 2025. The results showed a clear improvement in participants’ understanding and skills, reflected in an average knowledge increase of 38.6 percent. The program produced three main outputs: an operational drip irrigation system, a digital marketing training module, and a publicly accessible Web-GIS platform of village potentials. Overall, the program enhanced community capacity, encouraged local economic growth, and supported sustainable village development based on technology. Keywords: digital marketing; derip irrigation; community empowerment; MSME; web GIS
Pelatihan Guru UKS se-Kota Samarinda untuk mewujudkan sekolah sehat mencetak generasi hebat Riyan Ningsih; Ayudhia Rachmawati; Syamsir Syamsir; Vivi Filia Elvira; Morrin Choirunnisa Thohira
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 5 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i5.34042

Abstract

AbstrakSekolah menjadi institusi pendidikan yang bertanggung jawab dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan siswa, baik secara fisik, mental, dan sosial. Namun, di Kota Samarinda, banyak sekolah dasar yang menghadapi berbagai tantangan, seperti fasilitas sanitasi yang tidak memadai, pengelolaan limbah yang buruk, dan kurangnya pendidikan kesehatan. Data menunjukkan bahwa dari 227 SD yang ada, hanya 8,37% yang meraih penghargaan adiwiyata, yang mana menunjukkan masih rendahnya optimalisasi program sekolah sehat berbasis lingkungan. Guru UKS memiliki peran strategis dalam membina perilaku hidup bersih dan sehat. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas guru UKS melalui pelatihan terpadu yang mencakup peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta rencana penyusunan rencana sekolah sehat yang aplikatif dan berkelanjutan. Mitra dalam kegiatan adalah Dinas Pendidikan Kota Samarinda dengan peserta 72 guru UKS dari SD Negeri dan Swasta, yang mengalami tantangan dalam aspek perencanaan program dan keterbatasan SDM yang terlatih. Pelaksanaan kegiatan melalui tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan pelatihan (penyajian materi, pembagian booklet, dan diskusi), serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Materi yang diberikan meliputi konsep sekolah sehat, gizi seimbang, PHBS, kesehatan mental, dan mekanisme pelaporan kegiatan UKS. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta sebesar 27,55% setelah pelatihan (p-value 0,000, uji Wilcoxon). Kegiatan ini juga menghasilkan modul pelatihan, panduan pelaporan UKS, serta penandatanganan kerja sama (MOA dan IA) antara Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman dan Dinas Pendidikan Kota Samarinda. Secara keseluruhan, kegiatan ini efektif meningkatkan kompetensi guru UKS dan memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan sekolah yang sehat, aman, dan berkelanjutan, guna meningkatkan kuantitas sekolah dengan predikat adiwiyata. Kata kunci: sekolah sehat; Guru UKS; pelatihan; perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS); sekolah dasar Abstract Schools play a crucial role in fostering students’ physical, mental, and social health by providing supportive learning environments. In Samarinda, many elementary schools still face significant obstacles such as inadequate sanitation, poor waste management, and limited health education. Data show that only 8.37% of the 227 elementary schools have received the Adiwiyata award, reflecting the low optimization of environment-based healthy school programs. UKS (school health unit) teachers hold a strategic role in promoting clean and healthy behavior among students. To address these issues, a community engagement program was initiated to improve the capacity of UKS teachers through integrated training that enhances knowledge, skills, and the ability to develop sustainable school health action plans. Conducted in partnership with the Samarinda City Education Office, the program engaged 72 UKS teachers from public and private elementary schools, many of whom face challenges in planning and lack access to trained human resources. The program was carried out in three phases: preparation, training (including material presentation, booklet distribution, and discussion), and evaluation using pre- and post-tests. The training covered topics such as healthy school concepts, balanced nutrition, clean and healthy living behaviors (PHBS), mental health, and UKS reporting mechanisms. Evaluation results revealed a 27.55% increase in participant knowledge (p-value = 0.000, Wilcoxon test). The initiative also produced a training module, a UKS reporting guide, and a formal collaboration agreement (MOA and IA) between the Faculty of Public Health, Mulawarman University, and the Samarinda City Education Office. Overall, the program successfully enhanced teacher competence and promoted cross-sector collaboration to support the development of healthier, safer, and more sustainable schools, with the long-term goal of increasing Adiwiyata recognition. Keywords: healthy school; school health unit (UKS); teacher training; clean and healthy living behavior (PHBS); elementary school
Empowering communities: Education for hypertension and diabetes prevention Ratih Wirapuspita Wisnuwardani; Ayudhia Rachmawati; Akhmad Dzikri; Ika Wulan Sari
Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol. 9 No. 2 (2024): May 2024
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v9i2.12552

Abstract

Hypertension and diabetes serve as significant risk factors for cardiovascular disease. Nutrition education plays a pivotal role in both preventing and managing these conditions. By promoting healthy eating behaviors and encouraging regular exercise, nutrition education can significantly reduce the likelihood of developing these chronic diseases and enhance overall health outcomes. The volunteering project's primary objective is to enhance knowledge about hypertension and diabetes to prevent and manage these conditions in Sepaku, Penajam Paser Utara, East Kalimantan, while also understanding the underlying causes of hypertension and diabetes. Implementation involves conducting lectures utilizing PowerPoint presentations, facilitating discussions, and conducting measurements of glucose levels, blood pressure, weight, and height. Before and after nutrition education, measurements of knowledge about hypertension and diabetes were conducted, with paired t-test analysis. The result of the activity is that participants gained significant information and increased their knowledge about the causes, prevention and treatment of hypertension and diabetes. Therefore, the importance of regular activities in increasing awareness in the prevention and treatment of hypertension and diabetes.
Co-Authors Abdul Ridho Dhafa Risqillah Abdullah, Ahmad Fadhlil Azhim Adam Prima Harum Adelina Butar Butar, Bellinda Afifah Bidayah Akhmad Dzikri Akhmad Dzikri Al Mubarok, Ahmad Zakki Alfina Rahma Adila Alif Fajar Saputra Alifka Ramadani, Sela Amalia, Syaumi Nur Amirah, Nada Anastasya, Melisa Angela Lionthin Salsa Anitatia Ratna Megasari Aprilia Sarwani, Audi Aprilianus Reynaldy Nurak Arnelya Natasha Lumadyo Arsyina, Lia Ashri Rahmaya Nur Ayu Amalia Rahmi Azzahra, Gasella Aurelia Bambang Wispriyono Bella Sapitri Blego Sedionoto Blego Sedionoto Blego Sedionoto, Blego Cica Rahmawati Daffi Maulany, Ahmad Danang Wahansa Sugiarto Danang Wahansa Sugiarto Desy Hajizah Dewi Novita Hardianti Dewi Novita Hardianti Dhafin, Ahmad Dortua Lince Sidabalok Dwi Wahyu Wardhana Ellanda Yunisa Elvira, Vivi Filia Erna Fidyatun Erri Larene Safika Ervini Ervini Evi Martha Fauzi , Fahri Frisa Nabila Hasbiah Hutabarat, Fiery Indra Christian Ika Wulan Sari Inayah, Andini Nur Tsabita Irene Fidela Fuan Taruk Padang Irfansyah Baharuddin Pakki Jenissa, Abel khadri, Albrian Khairunnisa, Nur Baiti Marsanda, Siti Masithah Masithah Masithah Masithah Masruroh1,2, Ah Yusuf3 , Nikmatur Rohmah4, Irfansyah Baharudin Pakki5 , Anita Dewi Prahastuti Prasojo6 , Qurnia Andayani1 , *Agung Dwi Laksono7 Masyhuri Majiding, Chaidir Mei Riesda Putri Suhartono Mei Rieska Putri Suhartono Misnawati Morrin Choirunnisa Thohira Morrin Choirunnisa Thohira Muh Amri Arfandi Muhammad Aidil Fitrah MUHAMMAD RIZAL Munawati Banne La’bi Muzaqi , Muhammad Choirul N. Nurjanah Nabilla Nabilla Nabillah, Nur Annisa Nada, Nur Nazliyatun Nur Nazliyatun Nada Nur, Muhammad Roihan Nurhidayat , Rifki Nurilmi, Alifani Siti Nurmala Indika Oniek Lestari, Oniek Pardilla , Irva Alrisyaduhita Pradita, Adelia Putri Puri Handayani Pusparini, Ryzkita Puspita , Shindy Putra, Umar Farauk Eka Putri Fitria Listi Rachmadani, Nova Sri Rahma Nabilla, Hanifah Rahmadani, Tiara Fitri Rahmadina, Andi Nur Nayla Ramadanti, Nadiyah Karin Ramadhani, Irma Ratih Wirapuspita Wisnuwardani Ravli Saputra, Ardi Rea Ariyanti Redi Yudha Irianto Riagil , Julia Putri Ridho Abdilah, Muhammad Noval Riyan Ningsih Riyan Ningsih Riyan Ningsih Rosandini , Adella Nadhif Rugayyah, Syarifah Sabrinanova, Monanda Sartika, Afnila Sasmita, Khania Fazza Siswanto Siswanto Siti Fadilah Harun Siti Nuraini Sitohang, Yohana Sitti Badrah Sri Rahmayanti, Sri Suleman, Angellia Syafira Fitri Syamsir Syamsir Syamsir Syamsir Syamsir Syamsir Syamsir Syamsir Syamsir Syamsir Sya’diah Rahmah Fulaiyah Tiara Fitri Aulia Tirsa Aulia Juniarti Tirsa Tonapa Umhersuny, Brithnay Vensca Valencia Utami, Reza Evelin Vionita, Wanda Dila Virgil, Aron Natala Vivi Filia Elvira Vivi Filia Elvira Vivi Filia Elvira Wardhani, Amelia Yunita Wulandari, Tiara Sahfitri Wulandari, Yanti Nur Yumanda , Inayah Dwi Setia Zalzabila Maharani, Siti Malikha