Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENGUATAN KEPATUHAN SOP SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KONTAMINASI DI LABORATORIUM KESEHATAN SUMATERA UTARA: ANALISIS ISU BIOETIKA DAN KESELAMATAN KERJA Dara Betsaida Sipayung; Dea Anzelika; Falya Andini; Fatiha Salma Siregar; Muthia Syahbana; Venni Handayani; Aswarina Nasution; Heppy Setya Prima; Eko Prasetya
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 8.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laboratorium kesehatan memiliki peran penting dalam diagnosis dan pengendalian penyakit, tetapi pemeriksaan spesimen biologis berisiko tinggi terhadap kontaminasi. Ketidakpatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) dapat meningkatkan paparan patogen, menurunkan keakuratan hasil pemeriksaan, serta membahayakan tenaga laboratorium dan pasien. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan SOP di laboratorium kesehatan di Sumatera serta mengidentifikasi hambatan kepatuhan dari aspek keselamatan kerja dan bioetika. Penelitian menggunakan desain kualitatif deskriptif yang dilaksanakan pada Februari 2026 di laboratorium mikrobiologi Sumatera Utara. Subjek penelitian adalah tenaga laboratorium yang terlibat dalam pemeriksaan spesimen. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi pustaka. Hasil menunjukkan bahwa SOP telah tersedia, mencakup penanganan spesimen, penggunaan alat pelindung diri, pengelolaan limbah, dan dekontaminasi, namun penerapannya belum konsisten. Hambatan utama meliputi rendahnya pemahaman SOP, kurangnya sosialisasi, serta pengawasan yang belum optimal.
PENERAPAN BIOETIKA DALAM TEKNIK PERSILANGAN ANGGREK VANDA (VANDA SP.): UPAYA MENYEIMBANGKAN PEMANFAATAN DAN PELESTARIAN KEANEKARAGAMAN HAYATI Befani Osanna Purba; Dewi Sinta Wati; Nursakinah Harahap; Sarah Amelia Gultom; Selpiana Br Pasaribu; Aswarina Nasution; Heppy Setya Prima; Eko Prasetya; Nursyamsiah Harahap
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 8.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anggrek merupakan tanaman hias yang memiliki nilai ekonomis tinggi karena bentuk, warna bunga yang menarik, serta daya tahan bunga yang lama. Salah satu jenis anggrek yang memiliki potensi besar sebagai bahan persilangan adalah Vanda sp. karena memiliki ukuran bunga yang besar, bentuk yang bulat, serta variasi warna yang beragam. Upaya peningkatan kualitas dan keragaman tanaman anggrek dapat dilakukan melalui hibridisasi atau persilangan antar tanaman yang memiliki konstitusi genetik berbeda. Persilangan bertujuan untuk menggabungkan sifat-sifat unggul dari kedua tetua, memperluas variabilitas genetik, serta memperoleh tanaman dengan vigor yang lebih baik. Keberhasilan persilangan dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti pemilihan tetua, fertilitas dan viabilitas polen, serta kompatibilitas antar tanaman. Pada tanaman anggrek, proses persilangan umumnya dilakukan secara buatan dengan bantuan manusia karena struktur organ reproduksinya tertutup oleh operculum. Keberhasilan persilangan dapat diamati melalui terbentuknya bakal buah yang tetap segar, berwarna hijau, dan mengalami pembengkakan pada pangkal tangkai bunga. Selanjutnya dilakukan karakterisasi terhadap hasil persilangan berdasarkan beberapa parameter seperti variasi warna bunga, ukuran daun, jumlah anakan, ukuran bunga, serta jumlah kuntum per tangkai. Melalui kegiatan persilangan diharapkan dapat dihasilkan varietas anggrek baru yang memiliki kualitas unggul dan mampu memenuhi kebutuhan pasar yang terus meningkat.
Etika Penanganan Ayam Mati pada Pemeliharaan Ayam KUB (Kampung Unggul Balitbangtan) Di BBRMP Sumatera Utara Dameria Sibarani; Gracelda E. Pardede; Nazlia Ramadani Tambunan; Mawar Gultom; Oktaviani Sitohang; Rusmawar Silaban; Sofiana C.A Sihombing; Heppy Setya Prima; Aswarina Nasution; Eko Prasetya
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 8.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan masyarakat terhadap sumber pangan hewani terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk, sehingga pengembangan ternak unggas lokal menjadi salah satu alternatif untuk mendukung ketersediaan protein hewani. Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) merupakan hasil pemuliaan ayam kampung yang dikembangkan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus mempertahankan kemampuan adaptasi terhadap lingkungan pemeliharaan. Dalam praktik pemeliharaan ayam KUB, berbagai permasalahan dapat muncul, salah satunya adalah kematian ayam selama masa pemeliharaan. Apabila ayam yang mati tidak segera ditangani dengan cara yang tepat, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan penyebaran penyakit, menurunkan kebersihan lingkungan kandang, serta mengganggu kesehatan ternak yang masih hidup. Oleh karena itu, penerapan etika dalam penanganan ayam mati menjadi bagian penting dalam manajemen pemeliharaan unggas. Penulisan ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya penerapan etika dalam penanganan ayam mati pada pemeliharaan ayam KUB di BBRMP Sumatera Utara. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah studi literatur dengan mengkaji beberapa sumber jurnal yang berkaitan dengan pemeliharaan ayam KUB, manajemen kesehatan ternak, serta prinsip biosekuriti dalam usaha peternakan unggas. Hasil kajian menunjukkan bahwa penanganan ayam mati yang dilakukan secara tepat, seperti pemisahan segera dari kandang, pengelolaan bangkai secara higienis, serta penerapan prinsip sanitasi dan biosekuriti, dapat membantu mengurangi risiko penyebaran penyakit dan menjaga kondisi lingkungan kandang tetap bersih. Penerapan etika penanganan yang baik juga berperan dalam mendukung kesehatan ternak serta keberlanjutan kegiatan pemeliharaan ayam KUB.