Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Pemberdayaan Kelompok Tani Melalui Budidaya Tanaman Cabai di Lahan Kering Menggunakan irigasi Tetes di Desa Selengen Kabupaten Lombok Utara Afifah Farida Jufri; Nurrachman; Anjar Pranggawan Azhari; Dwi Noorma Putri; Suprayanti Martia Dewi
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v4i2.111

Abstract

optimal untuk pertanian. Ketersediaan sumur bor di desa ini seharusnya dapat meningkatkan pendapatan keluarga petani dengan menanam komoditas yang memiliki nilai ekonomis tinggi di musim kering menggunakan teknologi irigasi tetes yang efisien dalam penggunaan air. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberdayakan kelompok tani dalam memanfaatkan lahan kering dan sumur bor yang tersedia di sekitar lahan tersebut melalui penanaman cabai rawit dengan teknologi irigasi tetes. Metode yang digunakan adalah metode Tindak Partisipatif (Participatory Action Program) dengan melakukan pendampingan, diskusi dan kegiatan usaha tani secara langsung. Pada akhir kegiatan dilakukan evaluasi kehadiran peserta, dan keberhasilan pertumbuhan dan produksi tanaman cabai rawit. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian ini berdampak positif dengan bertambahnya wawasan dan pengetahuan petani baik dalam penggunaan teknologi irigasi, penanaman bahkan pemeliharaan tanaman dari serangan hama. Dari data yang diperoleh, dapat diketahui bahwa dengan memanfaatkan teknologi irigasi tetes, lahan pertanian yang sebelumnya tidak ditanami pada saat musim kering dapat dimanfaatakan oleh petani dan memberikan hasil yang cukup baik.
Penerapan Pengelolaan Hama Terpadu pada Budidaya Sayuran di Pekarangan Pondok Pesantren Tuhfatul Anfananiyah Lombok Tengah Novita Hidayatun Nufus; Amrul Jihadi; Afifah Farida Jufri; Suprayanti Martia Dewi; Dwi Noorma Putri; Anjar Pranggawan Azhari
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v4i2.125

Abstract

Yayasan Pondok Pesantren Tuhfatul Anfananiah Nahdlatul Wathan (NW) yang berlokasi di desa Gerantung, Kabupaten Lombok Tengah memiliki potensi pengembangan budidaya sayuran organik di pekarangan. Salah satu permasalahan pada budiaya sayuran adalah serangan hama dan penyakit. Untuk itu, dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat terkait dengan pengelolaan hama terpadu (PHT) yang meliputi penyuluhan dan pelatihan. Kegiatan bertujuan untuk penyuluhan dilaksanakan pada 1 april 2023 dan dihadiri oleh 60 orang peserta yang terdiri dari siswa dan pengurus pesantren. Kegiatan pelatihan pembuatan pestisida nabati dan pengamatan hama tanaman dilaksanakan pada 5 Mei 2023 dan dihadiri oleh 30 orang siswa dan pengurus pesantren. Diharapkan kegiatan yang dilaksanakan mampu memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta mengenai pengelolaan hama dan penyakit tanaman secara terpadu dan dapat diterapkan pada budidaya sayuran organik di pekarangan.
PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI CABAI RAWIT (CAPSICUM FRUTESCENS) PADA SISTEM IRIGASI TETES TERHADAP APLIKASI PAKLOBUTRAZOL DAN PUPUK SILIKA DI KABUPATEN LOMBOK UTARA JUFRI, AFIFAH FARIDA; NURRACHMAN, NURRACHMAN; JAYAPUTRA, JAYAPUTRA; NUFUS, NOVITA HIDAYATUN; JIHADI, AMRUL
GANEC SWARA Vol 17, No 4 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Mahasaraswati K. Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35327/gara.v17i4.676

Abstract

This research aims to determine the effect of the combination of silica and paklobutrazaol on increasing cayenne pepper production. The research was conducted in North Lombok at an altitude of 300 m above sea level with dry, sandy soil conditions. The research was carried out for 7 months, from May to October 2023. The materials used were free-pollen cayenne pepper of the CBR 25 variety, liquid silica, and paclobutrazole. The research design used was a factorial randomized block design (RAK). The first factor is paclobutrazol, which consists of 3 levels of treatment: without paklobutrazol, paclobutrazol 250 ppm, and paclobutrazol 500 ppm. The second factor is silica with two levels, namely without silica and 2 ml/L silica. The results showed that silica application resulted in growth that was not significantly different in plant height, diameter, and canopy width but significantly different in the percentage of flower fall and fruit set per plant. Plants applied with silica gave a smaller percentage of flower fall than without silica at 12.17%, and fruit weight per plant was heavier at 182.75 gr/plant. Giving paclobutrazol to plants gave significantly different results in plant height, stem diameter, crown width, number of flowers, percentage of flower drop, number of fruit, and fruit weight per plant. From the results, it can be seen that the treatment with 500 ppm paclobutrazol gave the highest number of flowers, number of fruits, and fruit weight compared to other treatments. The interaction between silica and paclobutrazol gave results that were not significantly different except for plant height.
PENGARUH PUPUK SILIKA DAN PAKLOBUTRAZOL TERHADAP PEMBUNGAAN DAN PRODUKSI BUAH PADA TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L) Jufri, Afifah Farida; Dewi, Denisa Kartika; Azhari, Anjar Pranggawan; Nurrachman, Nurrachman
Publikasi Informasi Pertanian Vol 20 No 2 (2024): PIPER
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/piper.v20i2.1284

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat respon pembungaan dan produksi cabai rawit terhadap pemberian pupuk silika dan paklobutrazol. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai dengan November 2023 di Desa Selengen, Kabupaten Lombok Utara. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok Faktorial. Faktor pertama yaitu aplikasi paklobutrazol yang terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu tanpa paklobutrazol (P0), paklobutrazol 250 ppm (P1) dan paklobutrazol 500 ppm (P2), sedangkan faktor kedua adalah aplikasi silika yang terdiri dari 2 taraf perlakuan, yaitu tanpa silika (S0) dan silika 2 ml L-, (S1). Parameter yang diamati yaitu waktu mulai berbunga, jumlah bunga, persentase fruitset, total buah panen per tanaman, dan bobot buah panen per tanaman.  Hasil penelitian menunjukkan perlakuan  silika tidak memberikan pengaruh yang berbeda nyata pada waktu mulai berbunga dan jumlah bunga, tetapi memberikan pengaruh yang berbeda nyata pada pembentukan fruitset. Fruitset tanaman dengan perlakuan silika sebesar 62.93%. Perlakukan paklobutrazol  memberikan pengaruh yang berbeda nyata pada waktu mulai berbunga dan persentase fruitset, namun tidak memberikan pengaruh yang berbeda nyata pada jumlah bunga. Fruiset tanpa paklobutrazol lebih rendah daripada tanaman dengan perlakuan paclobutrazol 250 ppm dan 500 ppm yaitu 53.92%. Total buah panen dan bobot buah panen per tanaman selama 7 kali panen pada tanaman dengan perlakuan silika memberikan hasil yang lebih tinggi daripada tanaman tanpa perlakuan silika. Tanaman yang diberikan perlakuan paklobutrazol dengan konsentrasi 250 ppm dan 500 ppm tidak memberikan pengaruh yang berbeda nyata  terhadap total buah panen dan bobot buah panen per tanaman.  Namun berbeda nyata dengan tanaman  yang tidak diberikan paclobutrazol.
Pelatihan Identifikasi dan Inventarisasi Tumbuhan di Bukit Rangsot, Desa Sigar Penjalin, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara Jufri, Afifah Farida; Nufus, Novita Hidayatun; Azhari, Anjar Pranggawan; Jihadi, Amrul; Adriansyah, Al-Fajr; Adji, Alif Pradipta
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 5 No 3 (2024): Edisi Desember 2024
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v5i3.2326

Abstract

Bukit Rangsot terletak di Desa Sigar Penjalin, Kabupaten Lombok Utara. Berbagai bentuk wisata yang hadir di Bukit Rangsot memberikan tantangan dan peluang dalam menjaga keanekaragaman hayati bukit. Pemahaman tentang keanekaraman hayati menjadi penting dalam merumuskan strategi pariwisata yang berkelanjutan. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya keanekaragaman hayati di Bukit Rangsot adalah dengan melibatkan masyarakat dalam menginventarisasi dan mengidentifikasi tumbuhan di sekitar bukit. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan meningkatkan keterampilan mitra dalam menginventarisasi dan mengidentifikasi tumbuhan di sekitar bukit. Kegiatan dilaksanakan di Bukit Rangsot, Dusun Rangsot, Desa Sigar Penjalin, Kabupaten Lombok Utara pada bulan September 2024. Sasaran kegiatan ini adalah para remaja yang tergabung dalam KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat) Rangsot. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para peserta dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengdentifikasi dan menginventarisasi tumbuhan. Hasil dari kegiatan ini juga diperoleh draft booklet tentang keanekaragaman hayati Bukit Rangsot
Peningkatan Kapasitas Pengurus Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Rangsot Melalui Pelatihan Pemasaran Digital dalam Mendukung Edu-ekowisata Bukit Cahaya Novita Hidayatun Nufus; Afifah Farida Jufri; Anjar Pranggawan Azhari; Amrul Jihadi; Reni Apriani; Al-Fajr Adriansyah; M. Alif Pradipta Adji
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v6i1.200

Abstract

Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Rangsot merupakan kelompok usaha masyarakat dusun Rangsot Desa Sigar Penjalin, Kabupaten Lombok Utara yang mengelola potensi desa dalam bentuk tiga kelompok usaha, salah satunya adalah edu-ekowisata Bukit Cahaya. Untuk meningkatkan kapasitas pengurus KSM Rangsot pada segi pemasaran, telah dilaksanakan pelatihan pemasaran digital yang bertujuan untuk membantu KSM Rangsot tidak hanya dalam memasarkan produknya melainkan juga untuk memetakan potensi wisata yang dimiliki sebagai bahan pembuatan paket wisata yang dapat ditawarkan nantinya. Kegiatan tersebut mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pemasaran produk secara digital yang ditunjukkan dari tingkat partisipasi peserta yang tinggi, serta peningkatan tingkat pengetahuan dan keterampilan peserta mengenai konsep, muatan, dan strategi pemasaran digital yang ditunjukkan dari meningkatnya nilai pada pre-tes dan pos-tes sebelum dan setelah kegiatan dilaksanakan. Selain itu, pelatihan juga menghasilkan output berupa leaflet paket wisata edu-ekowisata Bukit Cahaya yang dapat ditawarkan melalui platform digital.
Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Rawit (Capisicum frutescens L.) Terhadap Interval Irigasi dan Aplikasi Silika di Lahan Kering Lombok Utara Utami, Dianti Suciati; Nurrachman; Anjar Pranggawan Azhari; Afifah Farida Jufri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v4i1.7075

Abstract

Optimalisasi produktivitas cabai rawit (Capsicum frutescens L.) pada lahan kering memerlukan manajemen irigasi dan nutrisi yang tepat. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi respons pertumbuhan dan hasil cabai rawit terhadap interval irigasi dan aplikasi silika di Desa Slengen, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara selama Juli-November 2023. Eksperimen menggunakan rancangan faktorial dalam split plot dengan tiga ulangan. Petak utama terdiri dari tiga interval irigasi (harian, dwiharian, dan triharian), sedangkan anak petak meliputi tiga level aplikasi silika (0, 2, dan 4 mL/L), menghasilkan 27 unit percobaan dengan 20 tanaman per unit. Parameter pengamatan penelitian adalah laju pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah cabang produktif, jumlah bunga, dan persentase bunga menjadi buah. Analisis ragam pada taraf 5% dan uji lanjut BNJ menunjukkan bahwa aplikasi silika berpengaruh nyata terhadap laju pertumbuhan tinggi tanaman, namun tidak signifikan pada parameter cabang produktif, jumlah bunga, dan persentase bunga menjadi buah. Interval irigasi memberikan pengaruh nyata hanya pada persentase bunga menjadi buah. Interaksi perlakuan irigasi dwiharian dan aplikasi silika 2 mL/L menghasilkan persentase fruit set tertinggi (69,34%) dan laju pertumbuhan optimal (4,46 cm/minggu). Kombinasi tersebut juga mampu meningkatkan efisiensi penggunaan air hingga 50% dibandingkan irigasi harian tanpa mengurangi produktivitas secara signifikan. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa optimalisasi manajemen air dan silika dapat menjadi strategi efektif dalam budidaya cabai rawit pada lahan kering.
Optimalisasi Pakan Lebah Trigona melalui Penanaman Bunga Rosela di Kawasan Bukit Rangsot, Lombok Utara Jufri, Afifah Farida; Nufus, Novita Hidayatun; Azhari, Anjar Pranggawan; Jihadi, Amrul; Putri, Dwi Noorma; Adriansyah, Al Fajr; Adji, Alif Pradipta
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 2 (2025): April-Juni 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i2.11594

Abstract

Bukit Rangsot Desa Sigar Penjalin Kabupaten Lombok Utara merupakan Kawasan perbukitan dengan keindahan alam dan keanekaragaman hayati yang tinggi. Di Kawasan ini terdapat kelompok usaha trigona yang telah melakukan budidaya lebah madu trigona sejak 2020. Namun, terbatasnya sumber pakan yang dapat diakses oleh lebah madu trigona menyebabkan penurunan produktivitas koloni lebah bahkan mengalami kematian. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan ketersediaan pakan lebah madu trigona melalui penanaman bunga rosela (Hibiscus sabdariffa) yang memiliki morfologi bunga terbuka, kandungan nektar dan polen tinggi serta dapat tumbuh dilingkungan yang kering. Metode kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif dan aplikatif melalui pelatihan dan pendampingan teknis budidaya serta penanaman langsung di lahan demplot bersama masyarakat. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi dan survey lokasi, pelatihan dan pendampingan penanaman rosela, serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kondisi agroklimat bukit Rangsot sesuai untuk pertumbuhan rosela. Sebanyak 80% tanaman berhasil tumbuh dan berbunga yang menyebabkan terjadinya peningkatan aktivitas lebah madutrigona di sekitar lahan. Partisipasi aktif dalam kegiatan menunjukkan antuusiasme kelompok sasaran terhadap informasi dan pengetahuan tentang tanaman rosela sebagai sumber pakan alternatif lebah madu trigona. Kegiatan ini tidak hanya menyediakan pakan bagi lebah madu trigona tetapi juga dapat membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Pekarangan melalui Microfarming sebagai Strategi Mewujudkan Kemandirian Pangan Berbasis Komunitas Di Desa Segala Anyar, Lombok Tengah Jufri, Afifah Farida; Nikmatullah, Aluh; Yanuartati, Baiq Yulfia Elsadewi; Putri, Dwi Noorma; Danasari, Idiatul Fitri; Fitri; Sail, Fazila
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 2 (2025): April-Juni 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i2.11901

Abstract

Food insecurity remains a significant challenge in many rural areas, including in Segala Anyar Village, Pujut District, Central Lombok. This village is characterized by dryland farming systems that heavily rely on the rainy season, causing agricultural activities to halt during the dry season. This condition directly affects food availability and household income. Meanwhile, Segala Anyar Village has considerable yard space (home gardens) that has yet to be optimally utilized. This community engagement program aimed to optimize yard utilization through a microfarming approach as a strategy to achieve community-based food self-sufficiency. The activity was carried out from April to June 2025 using participatory and applicative methods. The participatory method was applied in identifying land potential and planning the program with local residents, while the applicative method involved hands-on training in organic home garden cultivation and growing media preparation. The results of the program indicated an increase in community knowledge and skills in managing yard space, along with the formation of a microfarming working group to support program sustainability. The microfarming approach proved to be a strategic solution for addressing food access disparities in dryland farming areas and promoting sustainable food self-sufficiency at the household and community levels
Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) terhadap Pemberian Pupuk Silika pada Kondisi Lengas Tanah yang Berbeda Wideratih, Anggun Angling; Nurrachman, Nurrachman; Jufri, Afifah Farida
Jurnal Agrotek Ummat Vol 12, No 2 (2025): Jurnal Agrotek Ummat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jau.v12i2.30152

Abstract

This research aims to examine the effect of Silica fertilizer on cayenne pepper (Capsicum frutescens) under water stress conditions on the growth and yield of chili plants. The study was designed with a 2-factor treatment arranged in a completely randomized design (CRD). The treatments tested were the effects of various concentration of Silica fertilizer (0 ml/l, 2 ml/l, and 4 ml/l) under different soil moisture conditions (80%, 100%, and 120% field capacity). The parameters observed included plant height, canopy width, stem diameter, number of productive branches, number of flowers, number of fruits per plant, and fruit weight per plant. The results showed that the use of Silica fertilizer at different concentration under water stress conditions had no significant effect on growth parameters such as plant height, canopy width, and stem diameter. However, the application of 4 ml/l Silica fertilizer resulted in better outcomes compared to plants with no Silica or 2 ml/l Silica in terms of yield parameters, such as fruit set percentage, number of harvested fruits, and fruit weight. The best interaction between Silica fertilizer treatment and water stress conditions was found in the S2KL1 treatment (4 ml/l Silica, 80% field capacity) and S2KL2 treatment (4 ml/l Silica, 100% field capacity).