Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Remaja Perempuan Gap Year Melalui Pelatihan Membuat Buket Bunga Sebagai Alternatif Peluang Usaha Kreatif Di Desa Bayumundu, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang Nurazkia, Nadlira; Siregar, Herlina; Fauzi, Ahmad
Social Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/se.v3i1.9864

Abstract

Banyak remaja gap year khususnya perempuan di Desa Bayumundu, Kecamatan Kaduhejo, Pandeglang yang membutuhkan kegiatan produktif untuk mengisi kekosongan di masa jeda tahun. Dalam situasi seperti ini, pelatihan membuat buket bunga adalah solusi alternatif yang kreatif dan berpotensi menguntungkan. Pelatihan ini tidak hanya memberikan keterampilan praktis kepada remaja, tetapi juga membuka kemungkinan bagi mereka untuk mengeksplorasi dan mengembangkan usaha kreatif. Pelaksanaan pelatihan dilakukan dengan tiga tahap, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Peserta pelatihan cukup antusias untuk mengikuti kegiatan pengabdian dari awal sampai dengan selesai.
The Role of Good Promise School Volunteers in Supporting SDGs 4 for Underprivileged Children Octavina, Triansani; Rosmilawati, Ila; Siregar, Herlina
Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Vol. 8 No. 1 (2024): Lifelong Learning
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jnfc.v8i1.3799

Abstract

"Sekolah Janji Baik" is one of the non-profit organizations that provides free education to underprivileged communities through volunteerism. This research aims to identify the role of Janji Baik school's volunteerism as a non-formal educational institution and to build Sustainable Development Goals (SDGs) pillar 4. The research used a qualitative descriptive method conducted from September 2023 to February 2024. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. Data validity was ensured through technique triangulation and source triangulation. Data analysis followed three stages: data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The research results indicate that Janji Baik school volunteers have roles in a) administrative tasks, handling student files until they are registered in the Education Data Registry; b) work service, preparing learning facilities and infrastructure; c) teaching, conducting both academic and non-academic teaching; d) fundraising, raising funds to support learning programs. Janji Baik school also provides adequate access to education, evaluates learning activities to enhance teaching and learning quality, and provides educational facilities preparing students for the future, thereby contributing to the realization of SDGs pillar 4.
Kelola Sampah, Selamatkan Bumi: Penyuluhan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) Mewujudkan Lingkungan Berkelanjutan Pertiwi, Fitri; Siregar, Herlina
Empowerment : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 01 (2025): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v8i01.11457

Abstract

The implementation of outreach activities to the community is motivated by low public awareness of environmental cleanliness. Awareness in waste management, especially household waste, still needs to be increased. Lopang urban village, especially Taman Lopang Indah neighbourhood 11, is an area that faces problems in managing household waste. The lack of concern among residents in managing waste and the absence of final disposal sites have resulted in waste not being properly organized and often scattered around. This outreach activity aims to increase public awareness in neighbourhood 11 Lopang urban village regarding the importance of managing household waste by applying the 3R principle (Reduce, Reuse, Recycle). The lack of public understanding of the 3R concept is caused by a lack of support and involvement from both the community and government in facilitating waste management. This problem is the main focus that needs to be resolved through outreach activities aimed at providing an understanding of the 3R concept and its implementation in everyday life. In this way, it is hoped that waste management habits will be formed which can contribute to improving the culture of waste management in the community. This activity was carried out at the Al-Fath Mosque, neighbourhood 11, Lopang urban village. After attending education regarding waste management, the public understands better the importance of waste management and sorting. In fact, the community is starting to plan to establish a waste bank as a concrete step in improving waste management in the area.
PERAN PELATIHAN KEAHLIAN KERJA TEKSTIL DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME KINERJA KARYAWAN PT. INDORAMA TEKNOLOGIES COMPLEX Rihanah, Ana; Suherman, Suherman; Siregar, Herlina
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v9i1.32181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap proses implementasi program pelatihan keahlian kerja di bidang tekstil serta pengaruhnya terhadap peningkatan kinerja karyawan di PT. Indorama Teknologies Complex yang berlokasi di Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini melibatkan berbagai pihak terkait sebagai subjek penelitian, yaitu tim Human Resources Development (HRD), staf personalia, pelatih (trainer), dan karyawan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program pelatihan berjalan cukup efektif, namun masih menghadapi hambatan dalam proses evaluasi, yang sebagian besar disebabkan oleh kurangnya motivasi dan keterlibatan individu peserta pelatihan. Secara umum, pelatihan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kinerja karyawan. Namun demikian, adaptasi karyawan baru terhadap lingkungan kerja masih menjadi tantangan yang perlu ditangani melalui pendekatan personal yang lebih intensif guna menciptakan kenyamanan dan keterikatan yang lebih kuat dengan perusahaan. Dari aspek pelaksanaan, materi pelatihan dinilai cukup mudah dipahami, tetapi daya serap peserta terhadap materi belum maksimal. Sementara itu, evaluasi hasil pelatihan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mampu menguasai materi dengan baik. Kendala evaluasi lebih banyak ditemukan pada karyawan lama, yang cenderung menunjukkan resistensi dan rendahnya partisipasi. Secara keseluruhan, implementasi program pelatihan keahlian kerja tekstil di PT. Indorama Teknologies Complex dinilai telah berlangsung dengan cukup baik. Namun, untuk mencapai hasil yang optimal, diperlukan sejumlah perbaikan, terutama dalam hal evaluasi pelatihan dan pendekatan terhadap peserta, guna mencetak tenaga kerja yang tidak hanya kompeten dalam bidangnya, tetapi juga profesional dalam menjalankan tanggung jawabnya.Kata kunci:Implementasi Pelatihan Keahlian Kerja Tekstil, Kinerja Karyawan, Evaluasi.
KEBERHASILAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DAN DINAMIKA PARTISIPASI KELUARGA PENERIMA MANFAAT (KPM) DI KELURAHAN RAWA BUAYA, KECAMATAN CENGKARENG, KOTA JAKARTA BARAT Susilowati, Nur; Hanafi, Syadeli; Siregar, Herlina
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v9i1.32185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam tiga aspek utama dalam pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Kota Jakarta Barat, yaitu: (1) tingkat partisipasi masyarakat dalam program tersebut, (2) capaian keberhasilan PKH berdasarkan indikator-indikator program, serta (3) faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi tingkat partisipasi masyarakat. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif, yang memadukan data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan 12 anggota dan ketua kelompok Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH serta dua pendamping PKH, sementara data sekunder berasal dari dokumen perkembangan KPM, artikel, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat, khususnya KPM, sangat aktif dan optimal dalam pelaksanaan program. KPM tidak hanya terlibat secara administratif tetapi juga secara substantif dalam kegiatan-kegiatan PKH. Program ini terbukti memberikan dampak positif signifikan terhadap kesejahteraan KPM, sebagaimana tercermin dari capaian indikator keberhasilan yang telah dicapai secara maksimal. Selain itu, keberhasilan program ini juga dipengaruhi oleh sejumlah faktor internal seperti kesadaran individu dan motivasi, serta faktor eksternal seperti dukungan dari pendamping PKH dan lingkungan sosial. Dampak nyata terlihat dari berkembangnya usaha kecil yang dijalankan oleh para KPM melalui pemanfaatan bantuan PKH, serta meningkatnya kesadaran mereka dalam mengikuti aturan dan bimbingan dari pendamping PKH. Kata Kunci: Partisipasi Masyarakat, Program Keluarga Harapan, Keluarga Penerima Manfaat 
Program Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai Wujud Kepedulian Sosial Perusahaan PT. Suryanusa Nadicipta pada Masyarakat Desa Pasir Datar Kab. Sukabumi Siregar, Herlina; Pertiwi, Fitri
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i2.675

Abstract

Kepedulian sosial melalui program CSR berfungsi sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan citra perusahaan dan memastikan keberlangsungan dalam masyarakat. Namun, sengketa tanah telah menimbulkan ketegangan antara hubungan masyarakat, dipicu oleh kekhawatiran warga setempat tentang keamanan kerja akibat potensi alih fungsi lahan untuk agrowisata. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis program CSR sebagai wujud kepedulian sosial perusahaan PT. Suryanusa Nadicipta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi langsung dengan informan, yaitu staf perusahaan, tokoh masyarakat, dan penerima manfaat. Hasil menunjukkan bahwa program CSR, khususnya melalui strategi dukungan emosional seperti prinsip 3S (sapa, senyum, dan salam), mendorong kohesi sosial, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memperkuat kepercayaan, membentuk hubungan simbiosis antara perusahaan dan masyarakat, sekaligus menekankan perlunya keterlibatan keberlanjutan untuk memastikan dampak jangka panjang. Selain itu, dukungan penghargaan dan informasi terkait kesempatan kerja meningkatkan partisipasi masyarakat. Temuan penelitian menekankan pentingnya pendekatan humanistik dalam CSR, yang tidak hanya meningkatkan kesejahteraan psikologis dan emosional masyarakat, tetapi juga memperkuat ikatan sosial.
Studi Evaluatif: Keselarasan Antara Program Pendidikan Kecakapan Hidup Di Pkbm Safari Dengan Panduan Teknis Pelaksanaan Program Di Dinas Pendidikan Kota Serang Pertiwi, Fitri; Siregar, Herlina
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Volume 3 No 4
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v3i4.311

Abstract

Pendidikan kecakapan hidup (PKH) merupakan pendekatan strategis untuk meningkatkan kualitas sumber dayamanusia, terutama bagi komunitas dengan akses terbatas terhadap pendidikan formal. Program ini bertujuanmembekali peserta didik dengan keterampilan praktis yang relevan dengan dunia kerja dan mendukungpemberdayaan sosial-ekonomi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi keselarasan antara program PKH di PusatKegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Safari, Kota Serang, dengan panduan teknis yang disusun oleh DinasPendidikan Kota Serang. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan untuk menggambarkan implementasiprogram dan tantangan yang dihadapi dalam menyelaraskan program dengan panduan teknis. Data dikumpulkanmelalui wawancara semi-terstruktur dengan seorang pendidik yang memiliki pengalaman terkait implementasiprogram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program PKH di PKBM Safari telah diterapkan sesuai denganpanduan teknis, termasuk penerimaan peserta didik dari berbagai usia dan pemenuhan fasilitas melalui BantuanOperasional Pendidikan (BOP). Namun, tantangan tetap ada dalam menjaga fleksibilitas program agar inklusifdan memastikan evaluasi yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan berjalan efektif  
PEMBUATAN MAJALAH DINDING (MADING) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN LITERASI DAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK DI SANGGAR KEGIATAN BELAJAR (SKB) KABUPATEN PANDEGLANG Amelia, Mia; Amalia, Mila; Siregar, Herlina
Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia SEAN (ABDIMAS SEAN) Vol. 2 No. 01 (2024): Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia SEAN (ABDIMAS SEAN), Februari 2024
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58471/abdimassean.v2i01.392

Abstract

Salah satu aspek penting yang harus dimiliki oleh peserta didik adalah kemampuan dalam literasi. Literasi adalah kemampuan seorang individu dalam membaca, menulis, berbicara dan berhitung. Peningkatan literasi bagi peserta didik dapat dilakukan melalui lembaga pendidikan nonformal Sanggar Kegiatan Belajar yang terletak di Kabupaten Pandeglang. Sanggar Kegiatan Belajar Kabupaten Pandeglang sebagai tempat bagi peserta didik untuk belajar ilmu pengetahuan dan sebagai lulusan yang setara dengan pendidikan formal. Melalui Sanggar Kegiatan Belajar Kabupaten Pandeglang peningkatan kemampuan literasi dilakukan dengan pembuatan majalah dinding. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pembuatan majalah dinding sebagai upaya peningkatan literasi dan kreativitas peserta didik di Sanggar Kegiatan Belajar Kabupaten Pandeglang. Penelitian ini menggunkan metode kualitatif dengan memahami dan mengamati fenomena di sekitar yang dituliskan dalam kata-kata. Serta menggunakan teknik observasi dengan melakukan pengamatan secara langsung ditempat objek penelitian. Tahapan pembuatan majalah dinding (mading) sebagai upaya peningkatan literasi dan kreativitas peserta didik di Sanggar Kegiatan Belajar Kabupaten Pandeglang terdiri dari tiga tahap yaitu 1) tahap persiapan, 2) tahap pembuatan, 3) tahap pelaksanaan. Hasil yang didapatkan dari kegiatan ini adalah peserta didik dapat meningkatkan literasi dan kreativitas, terbukti dengan keikutsertaan peserta didik dalam menghasilkan karya berupa poster, dari adanya pembuatan majalah dinding. Kesimpulannya majalah dinding merupakan salah satu media komunikasi yang digunakan untuk penyempaian informasi dan sebagai sarana peserta didik untuk memajang hasil karyanya sehingga membantu peserta didik dalam peningkatan literasi dan kreativitas di Sanggar Kegiatan Belajar Kabupaten Pandeglang
DAPUR SEHAT ATASI STUNTING (DASHAT): MENGUBAH POLA HIDUP SEHAT IBU DAN ANAK DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI JAKARTA BARAT Pramudita, Djulia; Lutfiah, Nadia; Tanjung, Khairunnisa; Siregar, Herlina
Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia SEAN (ABDIMAS SEAN) Vol. 2 No. 01 (2024): Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia SEAN (ABDIMAS SEAN), Februari 2024
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58471/abdimassean.v2i01.401

Abstract

Suku Dinas PPAPP (Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk) merupakan salah satu bagian dari struktur pemerintahan di Kota Jakarta Barat yang bertanggung jawab atas berbagai program dan kegiatan terkait pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, dan pengendalian penduduk. Metode pengabdian yang dilakukan kepada Masyarakat pada kegiatan program ini ialah dengan melakukan penyuluhan Kesehatan yang memiliki tema “Dapur Sehat Mengatasi Stunting” dengan menggunakan beberap media berupa Laptop, proyektor, alat memasak dan bahan masakan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini ialah mahasiswa yang mengikuti kegiatan Dahsat yang dilakukan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Kota Administrsi Jakarta Barat, Dinas Kesehatan dan Kader PKK Kelurahan Palmerah dapat mengetahui lebih lanjut bagaimana mengenai program pemerintah yang terjun langsung ke masyarakat. Kegiatan Dahsat ini juga melibatkan para ibu yang memiliki balita dan pihak puskesmas sebagai pihak yang memberikan materi mengenai apa itu stunting dimana kegiatan ini dilakukan untuk menekan angka stunting yang ada dan mencegah serta mengedukasi para ibu untuk ikut berperan dalam pencegahan stunting.
Dongeng Boneka sebagai Media Edukasi: Implementasi Modul Pencegahan Kekerasan Seksual oleh Kakak Aman Indonesia di SDN Kaloran Kidul Kota Serang Zidan, Muhammad; Siregar, Herlina; Pertiwi, Fitri; Maysara, Siska Resti
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 6 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63447/jpni.v6i2.1461

Abstract

This The issue of sexual violence against children remains a serious and often overlooked challenge, particularly at the elementary school level. Prevention efforts must be carried out through educational and communicative approaches, tailored to the psychological developmental stages of children. This community service activity aims to implement a sexual violence prevention module developed by the Kakak Aman Indonesia organization, utilizing puppet storytelling as the main medium at SDN Kaloran Kidul, Serang. The implementation process included storytelling sessions, presentations on sexual education—such as understanding private body parts that should not be touched by others and what to do when experiencing sexual violence or harassment—singing educational songs about sexual violence which were specifically adapted by Kakak Aman Indonesia), and was concluded with interactive games. The use of puppet storytelling was chosen due to its narrative and visual strengths, which are effective in capturing children's interest while delivering self-protection messages in a gentle yet impactful way. Based on the results, students showed increased understanding of personal body boundaries, the importance of saying “no” to inappropriate touches, and the ability to recognize risky or unsafe situations. Teachers also responded positively, recognizing the media as a fun and value-rich learning tool.These findings suggest that puppet storytelling is an effective, child-friendly, and easily applicable medium in efforts to prevent sexual violence. Through a simple yet meaningful approach, this method creates a safe and enjoyable space for children to learn how to protect themselves. This small effort is hoped to be a starting point toward the realization of a school environment that is more aware, caring, and free from violence.