Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pelatihan Microsoft Office Word Bagi Anak-Anak dan Pemuda Kebun Tuli Yotoro, Sentani, Kabupaten Jayapura Paranoan, Nicea Roona; Tuhumena, Lolita; Hamzah, Hardi; Gultom, Ayub Sahala; Umbekna, Sara; Allo, Caecilia Bintang Girik; Haryati, Kristina; Tommi, Tommi
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2024): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v3i1.4162

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk memberikan ilmu pengetahuan bagi para anak-anak dan pemuda dalam pengenalan dan penggunaan Microsoft Office Word guna meningkatkan keterampilan diri baik menuju jenjang perkuliahan maupun dunia kerja. Pengabdian ini dilakukan dengan tiga tahapan diantaranya pengenalan software Microsoft Office Word, praktek dalam menggunakan Microsoft Office Word dan terakhir sesi tanya jawab Kegiatan pelatihan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan pada bulan Juni tahun 2024 dan ditujukan untuk para anak-anak yang bersekolah tingkat SD hingga SMA dan pemuda Kebun Tuli Yotoro, Sentani, Kabupaten Jayapura, serta melibatkan Samdhana Institut, dosen FMIPA dan Fakultas Teknik, dosen Universitas Ottow Geissler Papua, mahasiswa/i FMIPA Uncen.
Pemodelan Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kemiskinan dengan Efek Spasial di Provinsi Papua Paranoan, Nicea Roona; Allo, Caecilia Bintang Girik; B, Winda Ade Fitriya
SAINTIFIK Vol 11 No 1 (2025): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v11i1.538

Abstract

Salah satu masalah sosial yang disebabkan faktor ekonomi adalah kemiskinan. Kemiskinan merupakan masalah sosial yang serius dan hingga saat ini masih dihadapi oleh pemerintah Indonesia. Provinsi Papua merupakan wilayah yang memiliki persentase penduduk miskin tertinggi di Indonesia dari tahun 2020 hingga 2023. Provinsi Papua memiliki sumber daya alam yang melimpah dan potensi yang besar untuk dimanfaatkan bagi kesejahteraan masyarakat. Akan tetapi, pemanfaatan sumber daya alam tersebut belum mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua, sehingga perlu dilakukan penelitian mengenai faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kemiskinan di Provinsi Papua menggunakan analisis spasial. Melalui pendekatan spasial, dapat diketahui distribusi spasial dari kemiskinan beserta faktor-faktor yang mempengaruhinya dan dapat mengidentifikasi pola-pola yang mungkin terjadi pada Kabupaten/Kota di Provinsi Papua. Tahapan awal yang dilakukan pada penelitian ini yaitu mengumpulkan data persentase penduduk miskin dan faktor-faktor yang diduga mempengaruhi kemiskinan di Provinsi Papua, kemudian mendeskripsikan data penelitian, mendapatkan model regresi klasik (Ordinary Least Square). Langkah selanjutnya adalah membuat matriks pembobot spasial yang akan digunakan untuk menguji efek spasial pada sebaran data, kemudian melakukan uji dependensi spasial dengan Moran’s I dan penggandaan Lagrange Multiplier (LM). Setelah itu, dipilih model regresi yang sesuai dengan uji LM lalu dilakukan estimasi dan pemodelan SAR. Langkah akhir adalah menginterpretasikan model terbaik dan menarik kesimpulan. Luaran yang ditargetkan dalam penelitian ini adalah jurnal nasional terakreditasi.
Mengatasi Tantangan Melalui Pengembangan Keterampilan: Studi Kasus Pelatihan Microsoft Excel di Komunitas Tunarungu Yotoro Hamzah, Hardi; Tuhumena, Lolita; Paranoan, Nicea Roona; Appa, Felycitae Ekalaya; Fitriya B, Winda Ade; Mishbach, Imam; Papriani, Nada Pertiwi; Nazal, Muhammad Asghar
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.11922

Abstract

Komunitas Tunarungu Yotoro, sebuah kelompok yang aktif di Yotoro, Sentani, Jayapura. Komunitas ini berfokus pada pemberdayaan kaum muda dan komunitas tuli melalui berbagai kegiatan yang mendukung interaksi sosial dan pengembangan keterampilan. Perlunya keterampilan komputer dan spreadsheet, khususnya Microsoft Excel, dalam komunitas ini untuk meningkatkan peluang kerja mereka. Pendekatan kualitatif digunakan untuk mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan survei untuk memahami kebutuhan dasar komunitas tunarungu dan pemuda di Yotoro. Lokakarya tiga bulan diadakan dimana para peserta diajarkan dasar-dasar Microsoft Excel hingga aplikasi manajemen data yang lebih maju. Evaluasi dilakukan di akhir kegiatan untuk menilai dampak pelatihan dan menyusun rencana tindakan selanjutnya. Pelatihan Microsoft Excel baru-baru ini diikuti oleh 20 peserta, dengan 85% di antaranya berhasil menyelesaikan pelatihan. Namun, 15% peserta tidak berhasil karena berbagai faktor seperti perbedaan tingkat pemahaman, metode pembelajaran, keterbatasan waktu, kurangnya dukungan, motivasi dan keterlibatan, serta faktor eksternal. Pelatihan menunjukkan hasil yang positif, dengan tingkat kepuasan sebesar 90%. Namun, hasil survei menunjukkan bahwa 90% peserta membutuhkan laptop tambahan untuk menjangkau lebih banyak peserta. Kepuasan terhadap pendalaman materi dan bentuk kelompok belajar sesuai dengan kondisi di lapangan dan kebutuhan peserta, yaitu mencapai 100%. Diperlukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan terhadap program pelatihan untuk meningkatkan tingkat keberhasilan peserta secara keseluruhan.
Pengenalan Desain Prototipe Alat Pembuat Pakan Ikan bagi Kelompok Oblokhouw Sejahtera Mandiri di Papua Mishbach, Imam; Himawan, Himawan; Titalessy, Pisi Bethania; Tuhumena, Lolita; Hamzah, Hardi; Paranoan, Nicea Roona
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v3i2.4904

Abstract

Papua memiliki potensi besar dalam sektor perikanan budidaya, tetapi kendala utama yang dihadapi adalah harga pakan yang tinggi dan distribusi yang sulit. Untuk mengatasi permasalahan ini, dilakukan pengenalan desain prototipe alat pembuat pakan ikan bagi Kelompok Oblokhouw Sejahtera Mandiri di Papua. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang desain alat yang memungkinkan pembudidaya memproduksi pakan secara mandiri dengan bahan baku lokal. Metode kegiatan mencakup survei kebutuhan, sosialisasi konsep desain, diskusi teknis, serta evaluasi kelayakan desain. Kegiatan ini dilaksanakan pada Oktober 2024 di Kampung Yoka dengan melibatkan 11 orang, terdiri dari pembudidaya skala kecil hingga menengah. Sosialisasi memberikan wawasan mengenai pentingnya produksi pakan mandiri, sedangkan diskusi teknis bertujuan menyempurnakan desain agar sesuai dengan kebutuhan pembudidaya. Hasil kegiatan menunjukkan respons positif dari peserta, dengan masukan penting terkait kemudahan operasional, sumber energi, dan efisiensi alat. Evaluasi desain mengindikasikan bahwa alat ini berpotensi mengurangi ketergantungan pada pakan komersial serta meningkatkan keberlanjutan usaha budidaya ikan di Papua. Diharapkan desain prototipe ini dapat menjadi solusi bagi pembudidaya untuk mengakses pakan alternatif yang lebih murah dan mudah diproduksi.
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Harga Beras di Provinsi Papua Menggunakan Regresi Linear Berganda Kobak, Unyil; Paranoan, Nicea Roona; Aryanto, Aryanto; B, Winda Ade Fitriya
Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology Vol. 7 No. 2 (2025): Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology
Publisher : Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36339/

Abstract

The food security of a country decreases, then the price of staple foods will increase. This price increase can worsen the economic gap and can trigger an increase in poverty rates. Indonesia is one of the countries that has a major food need, namely the need for rice, which is very large. The importance of rice as a staple food and maintaining the stability of rice prices are things that need to be considered. The instability of rice prices can affect the lives of people in a country or region. This study using the price of rice as a response variable and four predictor variables including the farmer's exchange rate, total rice production, and corn prices. The analysis method using multiple linear regression analysis. To see the goodness of the model formed by looking at the coefficient of determination (R2). The results of this study indicate that all research variables do not have a significant effect on influencing the price of rice in Papua Province. The coefficient of determination value obtained from the multiple linear regression model formed is 4.4%.
Pemanfaatan Microsoft Excel Bagi Anak Muda di Kampung Enggros, Kota Jayapura Paranoan, Nicea Roona; Tuhumena, Lolita; Aryanto, Aryanto; Wanimbo, Efray; Ayer, Popi Ida Laila; Payapo, Muhammad Zia Ulhaq; Gultom, Ayub Sahala; Numberi, Yulindra Margaretha; Pattipeilohy, Christian Ernsz; Pirhel, Pirhel
Cahaya Pengabdian Vol. 1 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Apik Cahaya Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61971/cp.v1i2.116

Abstract

The use of Microsoft Excel is very helpful in making tables, graphs, financial reporting and so on. The tools in Microsoft Excel provide convenience to its users. However, in fact, in the era of the development of science and technology, many people are still not familiar with the use of Microsoft Excel. Especially youth in Enggros Village, Jayapura City who are still collecting data manually or in writing and also few of them can operate Microsoft Excel. This community service aims to increase hardskills related to knowledge and understanding of Microsoft Excel so that it can facilitate data processing and help in completing the performance of youth and the people of Enggros Village by utilizing Microsoft Excel. This service is in the form of socialization with stages of surveys, participant data collection, program preparation, provision of materials, training, question and answer sessions and pre-tests and post-tests are carried out for activity evaluation. The community service lasted for 2 days, with 18 participants. The evaluation results after this community service activity showed that 78% of participants knew and could operate Microsoft Excel very well and had values ​​that were in accordance with expectations.
HILIRISASI HASIL PERIKANAN KELOMPOK PELAGIS KECIL DALAM UPAYA MEWUJUDKAN KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT PULAU KOSONG Tuhumena, Lolita; Rumahorbo, Basa T.; Boli, Elisabert Bre; Way, Jufentus Ronaldo; Ramadei, Yohana; Hamzah, Hardi; Paranoan, Nicea Roona; Hehanussa, Kedswin Gerson
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 8 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i8.2789

Abstract

Peningkatan produksi olahan hasil perikanan tidak disertai dengan optimalisasi pengembangan produk karena bertumpu pada pengeringkan ikan saja di Pulau Kosong Kota Jayapura. Upaya untuk memaksimalkan produk olahan  perikanan dapat dilakukan dengan memperbaiki penampilan produk dan varian, sehingga pembeli berkeinginan membeli lagi produk dengan penampilan baru (dari segi bentuk, ukuran, gaya, kemasan, maupun cita rasa). Hal ini dapat dilakukan dengan cara membuat terobosan lain seperti produk olahan perikanan berbasis nilai tambah. Program ini menggunakan metode PRA (Participatory Rural Appraisal) merupakan salah satu metode yang dapat diterapkan. Analisa yang digunakan adalah pelatihan dengan pemberian materi dan demonstrasi dalam pembuatan ragam olahan produk perikanan serta penilaian tampilan dari ragam olahan produk perikanan dengan skala likert dari segi warna, aroma, tekstur dan rasa. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kemitraan masyarakat kepada istri-istri nelayan di Pulau Kosong Kota Jayapura dengan memberikan pelatihan dalam pembuatan ragam olahan produk perikanan. Ragam olahan produk perikanan yang dicampur dengan daun kelor seperti nugget ikan kelor (green fish nugget), samosa ikan kelor (green fish samosa) dan rolade ikan kelor (green fish roll). Selanjutnya, melakukan penilaian terhadap tampilan warna, aroma, tekstur dan rasa dari nugget ikan kelor (green fish nugget), samosa ikan kelor (green fish samosa) dan rolade ikan kelor (green fish roll). Mitra yang menilai produk olahan ikan yang dicampur dengan daun kelor sangat setuju untuk dikembangkan dalam mewujudkan ketahanan pangan yang bergizi bagi Masyarakat yang ada di Pulau Kosong Kota Jayapura.
Pemberdayaan Ibu-Ibu Rumah Tangga Melalui Pelatihan Pembuatan Tahu Tuna di Koya Timur Paulangan, Yunus P.; Rumahorbo, Basa T.; Tuhumena, Lolita; Paranoan, Nicea Roona; Hamzah, Hardi; Appa, Felycitae Ekalaya; Bakri, Nur Fadilah
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v4i1.5313

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi istri nelayan di Koya Timur melalui pelatihan pembuatan tahu tuna sebagai produk olahan bernilai tambah. Metode pelaksanaan mencakup ceramah, diskusi, demonstrasi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Peserta dilibatkan secara aktif dalam praktik pembuatan tahu tuna, mulai dari persiapan bahan, pencampuran, pencetakan, hingga pengukusan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap pemahaman peserta, dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 51,8 dan post-test 82,9, serta N-gain sebesar 64,6 yang termasuk kategori cukup efektif. Produk tahu tuna yang dihasilkan dinilai bergizi tinggi, bercita rasa baik, serta berpotensi dikembangkan sebagai usaha rumahan berbasis potensi lokal.Secara keilmuan, kegiatan ini memberikan kontribusi pada literatur pemberdayaan perempuan di sektor perikanan, khususnya dalam konteks diversifikasi produk berbasis ikan yang dapat meningkatkan nilai tambah hasil tangkapan. Implikasi praktis dari kegiatan ini adalah tersedianya model pelatihan sederhana dan aplikatif yang dapat direplikasi di wilayah pesisir lain dengan karakteristik serupa.
Analysis of Stunting Data in Indonesia Using K-Means and Self Organizing Map (SOM) Allo, Caecilia Bintang Girik; Nicea Roona Paranoan; Winda Ade Fitriya B; Bobi Frans Kuddi; Feby Seru
Statistika Vol. 25 No. 2 (2025): Statistika
Publisher : Department of Statistics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/statistika.v25i2.7778

Abstract

Abstract. Stunting is a global public health concern, including in Indonesia. The Indonesian government establishes a target for stunting prevalence reduction every year. The government is aiming for a stunting prevalence of 18% in 2025. The government certainly requires policy recommendations to achieve this target. Clustering analysis can be used to identify provinces with similar characteristics or those that still require special attention based on stunting related indicators. There are several clustering methods, including K-Means and Self-Organizing Map (SOM). This study aims to classify provinces in Indonesia based on indicators related to stunting and to compare the performance of two clustering methods. Based on the obtained data, it was found that the data contains outliers. The best clustering method can be determined using the Silhouette Coefficient (SC) and Davies Bouldin Index (DBI). The results showed that the highest SC value, 0.62, was obtained using the SOM method and the lowest DBI, 0.75, was obtained also using SOM method. Two clusters were formed using the SOM method. Cluster 1 consisted of 36 provinces in Indonesia. Cluster 2 consisted of 2 provinces, namely Highland Papua and Central Papua.
Upaya dasar pencegahan stunting di Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua: Basic Efforts of Stunting Prevention in Yaffi District, Keerom Regency, Papua Province Girik Allo, Albertus; Tubur , Herman Wafom; Mentansan , George; Yuminarti , Umi; Widati , Agatha Wahyu; Sonbait , Lukas Yowel; Uria , Darmawanto; Rachim , Armansyah; Girik Allo , Caecilia Bintang; Paranoan , Nicea Roona
IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46549/igkojei.v5i3.478

Abstract

ABSTRACT  Stunting is a condition where toddlers experience prolonged malnutrition, resulting in growth disturbances manifested by shorter height compared to age standards. Stunting receives significant attention from the government because it not only affects a child's height but can also impact cognitive functions and lead to health problems such as diabetes, high blood pressure, and other health issues. In 2022, stunting in Indonesia reached 22.6%, a figure that remains high compared to the target of the National Medium-Term Development Plan (RPJMN), which is 14%. Papua Province is among the top three provinces with a high prevalence of stunted toddlers, reaching 34.6%. Papua Province consists of several districts, one of which is Keerom District with a prevalence of stunted toddlers at 25.9%. ne of the influencing factors is the community's lack of awareness about stunting, including its symptoms, impacts, and prevention methods. Therefore, a team conducted awareness campaigns through lectures with the assistance of posters/leaflets as media to village chiefs and several community figures in one of the districts in Keerom District, namely Yaffi District. The team conducted the campaign in 7 villages in Yaffi District, namely Yabanda Village, Jifanggri Village, Yuruf Village, Amgotro Village, Fefenumbun Village, Akarinda Village, and Manggoapi Village. The total participants in the campaign were 73 household. Village chiefs and community figures showed great enthusiasm in participating in the campaign and expressed hope that the campaign would continue to reach the broader community.  Keywords: Stunting; Malnutrition; Awareness Campaign; Keerom District; Yaffi District   ABSTRAK Stunting merupakan kondisi balita kurang gizi dalam jangka waktu yang lama sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan berupa tinggi badan lebih pendek dari standar usia. Stunting mendapatkan perhatian yang besar dari pemerintah karena stunting tidak hanya berdampak pada tinggi badan anak tetapi dapat berdampak pada kognitif hingga dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti diabetes, darah tinggi, dan masalah kesehatan lainnya. Pada tahun 2022, stunting di Indonesia mencapai 22,6%. Angka yang masih tinggi jika dibandingkan dengan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), yaitu 14%. Provinsi Papua masuk dalam tiga besar provinsi dengan prevalensi balita stunting yang tinggi, yaitu 34,6%. Provinsi Papua terdiri dari beberapa Kabupaten/Kota, salah satunya adalah Kabupaten Keerom yang memiliki prevalensi balita stunting sebesar 25,9%. Salah satu faktor yang memengaruhi adalah ketidaktahuan masyarakat terhadap stunting mulai dari gejala, dampak, dan cara mencegahnya. Oleh karena itu, tim membuat sosialisasi berupa ceramah dengan bantuan poster/leaflet sebagai media kepada kepala kampung dan beberapa tokoh masyarakat pada salah satu distrik di Kabupaten Keerom, yaitu Distrik Yaffi. Tim melakukan sosialisasi pada 7 kampung di Distrik Yaffi, yaitu Kampung Yabanda, Kampung Jifanggri, Kampung Yuruf, Kampung Amgotro, Kampung Fefenumbun, Kampung Akarinda, dan Kampung Manggoapi. Total peserta yang mengikuti sosialisasi adalah 73 rumah tangga. Kepala kampung dan tokoh masyarakat sangat antusias mengikuti sosialisasi dan memberikan harapan bahwa sosialisasi dapat terus dilakukan hingga ketingkat masyakarat. Kata kunci: Stunting; Malnutrisi; Kampanye Kesadaran; Kabupaten Keerom; Distrik Yaffi
Co-Authors Abda Abda Albertus Girik Allo Allo, Caecilia Bintang Girik Allo, Ceacilia Bintang Girik Alpredo Diaz Agapi L. Aryanto Aryanto Aryanto Axelon Samuel Renyaan Ayub Sahala Gultom Basa T Rumahorbo Basa T Rumahorbo Basa T. Rumahorbo Battu, Yudistira S. Bobi Frans Kuddi Boli, Elisabert Bre Caecilia Bintang Girik Allo Cecilia Bintang Girik Allo Daniel Z.K. Wambrauw Daniel ZK. Wambrauw Deppa Ringgi’ Efray Wanimbo Efray Wanimbo Eygner Talakua Fabianus Batlayeri FEBY SERU Felycitae Ekalaya Appa Fitriya B , Winda Ade Frans Augusthinus Asmuruf Friyuanita Lubis Gabriela O Karisoh Girik Allo , Caecilia Bintang Gunawan, Vincentius Abdi Gusthvi, Wickly Halle Fenny Peday Watori Hamzah, Hardi Hardi Hamzah Hardi Hamzah Haryati, Kristina Hehanussa, Kedswin Gerson Himawan Himawan Himawan Himawan Imam Mishbach Imam Mishbach Jeirel Wattilete Jonathan k. Wororomi Karisoh, Gabriela O. Kobak, Unyil Leopold A. Tomasila Liyatin Gea Lolita Tuhumen Lolita Tuhumena Lolita Tuhumena Mandey, Vera Kostansie Maruanaya, Yan Mentansan , George Muhammad Hisyam Muhammad Hisyam Muhammad Zia Ulhaq Payapo Nada Pertiwi Papriani Nazal, Muhammad Asghar Numberi, Yulindra Margaretha Nur Fadilah Bakri Papriani, Nada Pertiwi Pattinaja, Yvonne I. Pattipeilohy, Christian Ernsz Paulangan, Yunus P. Payapo, Muhammad Zia Ulhaq Pirhel Pirhel Pirhel, Pirhel Pisi Bethania Titalessy Popi Ida Laila Ayer Putra, Leonardus Sandy Ade Rachim , Armansyah Ramadei, Yohana Ramson Ompusunggu Retno Angraeni S RR. Ella Evrita Hestiandari Santinia Andiva Pramesti Sara Umbekna Sara Umbekna Sara Umbekna Sara Umbekna Sitti Rosnafi’an Sumardi Sonbait , Lukas Yowel Suarni. S Tomasila, Leopold A. Tommi Tommi, Tommi Tubur , Herman Wafom Umbekna , Sara Umbekna, Sara Umi Yuminarti Uria , Darmawanto Vita Purnamasari Wambrauw, Daniel Z.K. Way, Jufentus Ronaldo Widati , Agatha Wahyu Winda A F Butar butar Winda Ade B Fitriya Winda Ade Fitriya B Yofreds Tanamal Yulindra M. Numberi Yunus P. Paulangan