Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Kondisi Sosial Budaya Nelayan Tradisional Dan Teknis Dalam Penggunaan Pancing Ulur (Hand Line) Di Dok IX Kelurahan Tanjung Ria Kota Jayapura Gabriela O Karisoh; Lolita Tuhumena; Nicea Roona Paranoan; Efray Wanimbo; Basa T. Rumahorbo; Jeirel Wattilete
Amanisal: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Tangkap Vol 14 No 2 (2025): Amanisal: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Tangkap
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/amanisal.v14i2.22939

Abstract

Jayapura City is a coastal area that has the potential of marine resources, making it the center of economic activity for fishermen. The fishermen who live in Dock IX consist of two tribes, namely Serui and Buton, who have long been fishing in the waters of Jayapura. The culture of fishermen from both tribes is closely related to an orientation towards the sea. However, this needs to be balanced with the use of environmentally friendly fishing gear so that in the future, the sustainability of fishery resources, especially Yellowfin Tuna (Thunnus albacares), can be maintained. Therefore, it is necessary to understand the fishing gear used in the fishing process and the socio-cultural conditions of traditional fishermen in fishing using handlines. Primary and secondary data collection was conducted from March to May 2025 at Dock IX, Tanjung Ria Village, Jayapura City. The social conditions of fishermen were observed in terms of age, education, length of time working as fishermen, and number of dependents in Dok IX, Tanjung Ria Village, Jayapura City. From a cultural perspective, the Buton tribe does not catch fish (as it is not fishing season), so they offer sacrifices by feeding the sea. They believe that by feeding the sea, they will catch a lot of fish. In contrast, the Serui community does not perform rituals (customs) to make offerings in the process of catching fish. They use fiberglass boats, Yamaha engines with a capacity of 15 horsepower, and fish in the waters of Jayapura City, Pasir 6, Papua New Guinea, and even the waters of Sarmi Regency.
Pengenalan Desain Prototipe Alat Pembuat Pakan Ikan bagi Kelompok Oblokhouw Sejahtera Mandiri di Papua Imam Mishbach; Himawan Himawan; Pisi Bethania Titalessy; Lolita Tuhumena; Hardi Hamzah; Nicea Roona Paranoan
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v3i2.4904

Abstract

Papua memiliki potensi besar dalam sektor perikanan budidaya, tetapi kendala utama yang dihadapi adalah harga pakan yang tinggi dan distribusi yang sulit. Untuk mengatasi permasalahan ini, dilakukan pengenalan desain prototipe alat pembuat pakan ikan bagi Kelompok Oblokhouw Sejahtera Mandiri di Papua. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang desain alat yang memungkinkan pembudidaya memproduksi pakan secara mandiri dengan bahan baku lokal. Metode kegiatan mencakup survei kebutuhan, sosialisasi konsep desain, diskusi teknis, serta evaluasi kelayakan desain. Kegiatan ini dilaksanakan pada Oktober 2024 di Kampung Yoka dengan melibatkan 11 orang, terdiri dari pembudidaya skala kecil hingga menengah. Sosialisasi memberikan wawasan mengenai pentingnya produksi pakan mandiri, sedangkan diskusi teknis bertujuan menyempurnakan desain agar sesuai dengan kebutuhan pembudidaya. Hasil kegiatan menunjukkan respons positif dari peserta, dengan masukan penting terkait kemudahan operasional, sumber energi, dan efisiensi alat. Evaluasi desain mengindikasikan bahwa alat ini berpotensi mengurangi ketergantungan pada pakan komersial serta meningkatkan keberlanjutan usaha budidaya ikan di Papua. Diharapkan desain prototipe ini dapat menjadi solusi bagi pembudidaya untuk mengakses pakan alternatif yang lebih murah dan mudah diproduksi.
Pemberdayaan Ibu-Ibu Rumah Tangga Melalui Pelatihan Pembuatan Tahu Tuna di Koya Timur Yunus P. Paulangan; Basa T. Rumahorbo; Lolita Tuhumena; Nicea Roona Paranoan; Hardi Hamzah; Felycitae Ekalaya Appa; Nur Fadilah Bakri
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v4i1.5313

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi istri nelayan di Koya Timur melalui pelatihan pembuatan tahu tuna sebagai produk olahan bernilai tambah. Metode pelaksanaan mencakup ceramah, diskusi, demonstrasi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Peserta dilibatkan secara aktif dalam praktik pembuatan tahu tuna, mulai dari persiapan bahan, pencampuran, pencetakan, hingga pengukusan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap pemahaman peserta, dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 51,8 dan post-test 82,9, serta N-gain sebesar 64,6 yang termasuk kategori cukup efektif. Produk tahu tuna yang dihasilkan dinilai bergizi tinggi, bercita rasa baik, serta berpotensi dikembangkan sebagai usaha rumahan berbasis potensi lokal.Secara keilmuan, kegiatan ini memberikan kontribusi pada literatur pemberdayaan perempuan di sektor perikanan, khususnya dalam konteks diversifikasi produk berbasis ikan yang dapat meningkatkan nilai tambah hasil tangkapan. Implikasi praktis dari kegiatan ini adalah tersedianya model pelatihan sederhana dan aplikatif yang dapat direplikasi di wilayah pesisir lain dengan karakteristik serupa.
Co-Authors Abda Abda Albertus Girik Allo Allo, Caecilia Bintang Girik Allo, Ceacilia Bintang Girik Allo, Cecilia Bintang Girik Alpredo Diaz Agapi L. Aryanto Aryanto Aryanto Axelon Samuel Renyaan Ayub Sahala Gultom Basa T Rumahorbo Basa T Rumahorbo Basa T. Rumahorbo Battu, Yudistira S. Bobi Frans Kuddi Boli, Elisabert Bre Caecilia Bintang Girik Allo Daniel Z.K. Wambrauw Daniel ZK. Wambrauw Deppa Ringgi’ Efray Wanimbo Efray Wanimbo Eygner Talakua Fabianus Batlayeri FEBY SERU Felycitae Ekalaya Appa Fitriya B , Winda Ade Frans Augusthinus Asmuruf Friyuanita Lubis Gabriela O Karisoh Girik Allo , Caecilia Bintang Gunawan, Vincentius Abdi Gusthvi, Wickly Halle Fenny Peday Watori Hamzah, Hardi Hardi Hamzah Hardi Hamzah Haryati, Kristina Hehanussa, Kedswin Gerson Himawan Himawan Himawan Himawan Imam Mishbach Imam Mishbach Jeirel Wattilete Jonathan k. Wororomi Karisoh, Gabriela O. Kobak, Unyil Leopold A. Tomasila Liyatin Gea Lolita Tuhumen Lolita Tuhumena Lolita Tuhumena Mandey, Vera Kostansie Maruanaya, Yan Mentansan , George Muhammad Hisyam Muhammad Hisyam Muhammad Zia Ulhaq Payapo Nada Pertiwi Papriani Nazal, Muhammad Asghar Numberi, Yulindra Margaretha Nur Fadilah Bakri Papriani, Nada Pertiwi Pattinaja, Yvonne I. Pattipeilohy, Christian Ernsz Paulangan, Yunus P. Payapo, Muhammad Zia Ulhaq Pirhel Pirhel Pirhel, Pirhel Pisi Bethania Titalessy Popi Ida Laila Ayer Putra, Leonardus Sandy Ade Rachim , Armansyah Ramadei, Yohana Ramson Ompusunggu Retno Angraeni S RR. Ella Evrita Hestiandari Santinia Andiva Pramesti Sara Umbekna Sara Umbekna Sara Umbekna Sara Umbekna Sitti Rosnafi’an Sumardi Sonbait , Lukas Yowel Suarni. S Tomasila, Leopold A. Tommi Tommi, Tommi Tubur , Herman Wafom Umbekna , Sara Umbekna, Sara Umi Yuminarti Uria , Darmawanto Vita Purnamasari Wambrauw, Daniel Z.K. Way, Jufentus Ronaldo Widati , Agatha Wahyu Winda A F Butar butar Winda Ade B Fitriya Winda Ade Fitriya B Yofreds Tanamal Yulindra M. Numberi Yunus P. Paulangan