p-Index From 2021 - 2026
6.465
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pembangunan dan Pemberdayaan Perempuan terhadap Pendapatan dan Profesionalitas Perempuan di Pulau Sulawesi: Penelitian Mughni Latifah; Alamsyah Agit; Andi Athifah Amalia Achruh P; Suhartono Suhartono
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7279

Abstract

Studi ini menganalisis perkembangan dan pemberdayaan gender di Sulawesi dengan fokus pada kesenjangan antara kemajuan pembangunan manusia perempuan dan kontribusi ekonomi mereka. Penelitian menggunakan desain metode campuran (mixed methods) melalui analisis data Badan Pusat Statistik dan telaah 30 artikel ilmiah, yang dipadukan dengan analisis deskriptif, tematik, interpretatif, triangulasi, dan integrasi naratif. Hasil menunjukkan bahwa perkembangan gender telah melampaui 90%, sedangkan pemberdayaan gender masih berkisar 70–75%. Kontribusi pendapatan perempuan hanya sekitar 33%, sementara profesionalisme perempuan mencapai 55% tetapi masih terkonsentrasi pada sektor pendidikan, kesehatan, administrasi, dan pekerjaan teknis, bukan pada posisi kepemimpinan. Kondisi ini mencerminkan masih adanya segregasi pekerjaan, norma patriarki, beban pengasuhan, dan terbatasnya akses ke sektor bernilai tinggi. Studi menyimpulkan bahwa kemajuan pembangunan manusia perempuan belum diikuti pemberdayaan ekonomi yang memadai, sehingga diperlukan kebijakan ketenagakerjaan yang lebih inklusif, penguatan dukungan pengasuhan, serta perluasan akses perempuan ke kepemimpinan dan sektor produktif.
Peran Sektor Kesehatan Dalam Menunjang Kualitas Sumber Daya Manusia Dan Dampaknya Terhadap Pembangunan Ekonomi Alamsyah Agit; Mashuri Masri; Rusny Rusny
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.17552

Abstract

This study aims to analyze the role of the health sector in supporting the quality of human resources and its impact on economic development in Indonesia. The study used a descriptive quantitative method utilizing data from the Central Statistics Agency (BPS) for the 2021–2025 period and relevant literature. The data analyzed included the health sector budget, health insurance coverage, the number of health workers, the Human Development Index (HDI), and economic growth. The results indicate that the health sector plays a strategic role in human capital formation through improvements in health, labor productivity, and life expectancy. This is reflected in the upward trend in Indonesia's HDI during 2021–2025 and the continued positive trend in economic growth. Theoretically, these findings support human capital theory, the health-led growth hypothesis, and endogenous growth theory, which position health as a key determinant of economic growth. However, the study also found inefficiencies in health budget realization and disparities in health facilities between regions, potentially hampering the optimization of its impact. Therefore, the health sector needs to be positioned as a long-term development investment, not simply a burden on public spending.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Peningkatan Literasi Ekonomi dan Agama di Desa Kulo Kabupaten Sidenreng Rappang Alamsyah Agit; Nurdiati Amiruddin; Alwardi Alwardi; Asra Dewi; Nurfadillah Nurfadillah; Rasdiana Rasdiana; Muhammad Zarkawi Putra; Jufri Jufri; Syamsul Achmad; Susilawati Muharram
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 3 No. 3 (2025): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v3i3.8364

Abstract

Pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan literasi ekonomi dan agama menjadi strategi penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama di Desa Kulo, Kabupaten Sidenreng Rappang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dampak pemberdayaan melalui dua aspek literasi tersebut dalam meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode partisipatif dengan pendekatan kualitatif, yang melibatkan masyarakat dalam berbagai aktivitas pelatihan dan diskusi. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara, dan survei pasca kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan literasi ekonomi dan agama secara signifikan berpengaruh pada pengelolaan keuangan rumah tangga dan pemahaman nilai-nilai agama yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Literasi ekonomi membantu masyarakat dalam mengelola usaha dan meningkatkan kewirausahaan, sedangkan literasi agama berperan dalam pembentukan sikap toleransi dan pemahaman ajaran agama yang moderat. Kesimpulannya, pemberdayaan masyarakat berbasis literasi ekonomi dan agama di Desa Kulo terbukti efektif dalam memperbaiki kualitas hidup masyarakat. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan pemberdayaan masyarakat yang lebih holistik, dengan mengintegrasikan aspek ekonomi dan agama. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya sinergi antara sektor ekonomi dan keagamaan dalam meningkatkan kesejahteraan materiil dan spiritual masyarakat. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk mengeksplorasi pemanfaatan teknologi digital dalam meningkatkan literasi ekonomi dan agama di berbagai wilayah dengan karakteristik yang berbeda.
MAKSIMILISASI PENGGUNAAAN APLIKASI DIGITAL UNTUK MENUNJANG KINERJA ADMINISTRASI PERANGKAT DESA DI KECAMATAN BAJENG KABUPATEN GOWA Oktavianty; Alamsyah Agit
Aspirasi Masyarakat Vol 3 No 1 (2026): Maret
Publisher : ICON Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71154/a8505t17

Abstract

Bone Village is one of the smallest administrative areas located in Bajeng District, Gowa Regency. As an effort to support the administrative performance of village officials, which still requires attention, the use of digital applications is needed so that administrative activities can be managed in a more structured and systematic manner. One of the digital applications used is Microsoft Excel. Microsoft Excel is a spreadsheet application program designed to process and calculate numerical data (numbers). The development and implementation of digital applications in the village administrative system in Bone Village are expected to improve public services so that they become more efficient, precise, and accurate. Based on the results of a survey conducted to support the sustainability of administrative performance development, a community service activity was organized to improve and facilitate local residents in managing administrative matters. The activity was carried out through three stages: a material presentation session, a question-and-answer session, and a discussion session. The evaluation results of this activity showed the enthusiasm of community leaders in Bajeng District, Gowa Regency, to immediately implement the use of digital applications. As an initial step, they will apply this technology for their own administrative activities; however, further assistance and collaboration with various parties are still needed so that it can provide greater benefits for the village. This activity also serves as a consideration for the government to intensify efforts in encouraging the use of digital application systems for the wider community.
Peningkatan Kapasitas Masyarakat Melalui Pelatihan Pengolahan Komoditas Pepaya Di Desa Rijang Panua Kabupaten Sidenreng Rappang Dian Novianti; Alamsyah Agit; Candra Candra; Fatimah Ayu; Jumarling Jumarling; Ruslindah Andreani; Nikita Hamusti; Rika Selviah Nasir; Nurul Ilmi Ishak
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 3 No. 1 (2025): November - Februari
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v3i1.8431

Abstract

Pemberdayaan masyarakat memiliki peran yang krusial dalam meningkatkan kapasitas, pengetahuan, dan keterampilan masyarakat agar mereka dapat mencapai kemandirian dan kesejahteraan ekonomi. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan pengolahan pepaya dalam meningkatkan kapasitas masyarakat di Desa Rijang Panua, Kabupaten Sidenreng Rappang. Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan survei, observasi, dan pelaksanaan workshop. Workshop tersebut berfokus pada pengoptimalan lahan dan pengolahan pepaya menjadi produk bernilai tambah seperti kripik pepaya, manisan, selai, dan minuman. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa kegiatan pemberdayaan ini berhasil merubah persepsi masyarakat terhadap pepaya, dari sekadar komoditas subsisten menjadi bahan baku produk yang bernilai tinggi. Partisipasi aktif masyarakat yang terdiri dari petani, ibu rumah tangga, dan pemuda desa tercatat sebanyak 43 orang, yang menunjukkan tingginya minat terhadap pelatihan ini. Kegiatan ini juga mendorong peserta untuk mulai memanfaatkan lahan marginal di sekitar rumah mereka dan berinovasi dalam mengolah pepaya. Melalui pelatihan ini, masyarakat dapat memperoleh keterampilan baru yang membuka peluang usaha, meningkatkan pendapatan, dan mengurangi ketergantungan pada penjualan pepaya segar. Sebagai kesimpulan, pelatihan pengolahan pepaya di Desa Rijang Panua telah berhasil meningkatkan kesadaran ekonomi masyarakat dan memperkuat kemandirian mereka. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya dukungan kebijakan dan penguatan infrastruktur untuk mendukung keberlanjutan pengolahan komoditas lokal, serta pentingnya peran pendidikan teknis dalam meningkatkan kapasitas produksi dan kewirausahaan masyarakat.
Masa Depan Digital Monetary: Studi Reflektif Terhadap Teknologi Keuangan Digital Dalam Perekonomian Alamsyah Agit; Susilawati Muharram; Mashuri Masri; Rusny; Subhan Akbar Abbas
JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) Vol. 9 No. 2 (2026): JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan)
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdep.v9i2.1097

Abstract

Aspek keuangan merupakan fondasi penting bagi keberlangsungan usaha karena pengelolaan yang baik mampu mengoptimalkan alokasi anggaran dan meningkatkan kinerja perusahaan jangka panjang. Perkembangan teknologi keuangan digital turut membentuk perilaku cashless society, yaitu transaksi tanpa uang fisik yang dinilai praktis, cepat, dan terstruktur. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas teknologi keuangan serta kontribusinya terhadap perekonomian. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan systematic literature review terhadap 28 artikel relevan, kemudian dianalisis secara deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, bagi pemilik bisnis, teknologi keuangan memperbaiki pencatatan, mempercepat transaksi, menghemat waktu, dan meningkatkan produktivitas. Kontribusinya terhadap perekonomian mencapai 60% pada perusahaan besar dan 40% pada UMKM. Bagi konsumen, teknologi ini menyediakan beragam pilihan pembayaran yang memudahkan transaksi. Namun, risiko keamanan, seperti pembobolan akun, kebocoran data pribadi, dan gangguan transaksi, masih menjadi perhatian. Secara umum, teknologi keuangan memperlancar siklus bisnis, mendukung inklusi keuangan bagi masyarakat secara luas, dan memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dan global.
Inclusive Entrepreneurship and Sustainable Development in the Special Region of Yogyakarta: A Conceptual Study from the Perspective of Community Empowerment Alamsyah Agit; Oktavianty
International Journal Business and Entrepreneurship Vol 3 No 1 (2026): March
Publisher : ICON Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71154/3zm50r47

Abstract

Inclusive entrepreneurship has developed as a strategic approach to addressing social and economic disparities by expanding access to entrepreneurial opportunities for marginalized groups. This study aims to conceptualize how inclusive entrepreneurship can be utilized as a pathway toward sustainable regional development in the Special Region of Yogyakarta, with a focus on community empowerment. Through a conceptual review based on a systematic selection of scientific publications from the past decade, this research synthesizes theoretical and empirical findings related to inclusive entrepreneurship, sustainable development, and local empowerment strategies. The analysis results show that inclusive entrepreneurship makes a significant contribution to improving local livelihoods by creating jobs, reducing income inequality, and encouraging grassroots innovation. Empowerment initiatives such as participatory training, financial inclusion, and institutional support have proven to strengthen community resilience and promote economic diversification. In addition, the integration of local cultural values into entrepreneurial practices enhances social cohesion and supports environmental sustainability. This study concludes that inclusive entrepreneurship is an important driver of long-term regional resilience and equitable development. It recommends the formulation of integrated policies that link education, local governance, and digital innovation with inclusive economic practices, while also opening directions for further empirical research on locally based entrepreneurial ecosystems.
Urgensi Kesadaran Masyarakat dalam Memutus Rantai Kebiasaan Transaksional Politik Uang Susilawati Muharram; Alamsyah Agit
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i4.16228

Abstract

Penelitian ini untuk menganalisis sifat politik uang dan penyebab terjadinya, serta mengkaji dampaknya terhadap integritas sistem politik dan demokrasi. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah politik uang, dengan melibatkan berbagai pihak termasuk pemerintah, masyarakat sipil, dan individu, dalam rangka memperkuat demokrasi dan memperbaiki kualitas pemilihan umum. Gap dalam penelitian ini terletak pada kurangnya pemahaman mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi praktik politik uang dan strategi komprehensif yang efektif untuk mengatasinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Penelitian ini mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai sumber literatur yang relevan, termasuk jurnal, artikel, buku, dan informasi lain yang mendukung argumentasi yang dibangun dalam penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa politik uang adalah masalah kompleks yang dipengaruhi oleh faktor budaya, sosial, dan ekonomi. Upaya untuk mengurangi praktik ini meliputi penerapan sanksi pidana bagi pemberi politik uang, pembentukan Kampung Anti Politik Uang, keterlibatan akademisi dalam pendidikan politik, pembenahan sistem dan struktur organisasi, transformasi budaya politik, dan penguatan sikap kritis masyarakat. Novelty dari penelitian ini terletak pada pendekatan multi-faset yang diusulkan untuk mengatasi politik uang, yang tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga mencakup peningkatan kesadaran masyarakat, penguatan norma dan nilai budaya, serta pembangunan kesadaran kolektif.
Co-Authors A. Athifah Amalia Achruh P A. Rio Makkulau Wahyu Abbas, Subhan Akbar Abilio da Costa Ahdad, Munadirah M. Ahmad Farhan Aisyah Aisyah Akila, Nur Alwardi Alwardi Aminuddin, Aminuddin Amiruddin, Nurdiati Andi Asy'hary J. Arsyad Andi Athifah Amalia Achruh P AR, Muhammad Ridwan Arifin, Andi Putri Maharani Asra Dewi Auliyah, Iriana Bunyamin Bunyamin Candra Candra Darmana, Dady Desy Arum Sunarta Dian Novianti Egi Astuti Delia Fatimah Ayu Fauzan, Muhammad Fauzan, Ryan Ahmad Fitriyani Syukri Fitriyani Syukri Gaby, Baiq Regina Hasbi, Hasbi Hasdar B. Haryanto Hasmawati Herman, Bahtiar Inayah, Nindyah Lutfi Nur Iriana Auliyah Jufri Jufri Jumarling Jumarling Junaiddin Zakaria Junaidin Zakaria Khotimatul Barki Mapparenta Mapparenta Mapparenta, Mapparenta Mashuri Masri Misrah Misrah Mughni Latifah Muh. Fajar Rezki Pratama Muhammad Fadly Muhammad Zarkawi Putra Muharram, Susilawati Mujahidin Mujahidin Mujahidin Mujahidin Mujahidin Murni Ningsih Mutiara Indah Nikita Hamusti Nikmatullah Nur Nikmatullah Nur, Nikmatullah Novianti, Dian Nugrawan Saharuddin Nur Fatmawati Asran Nurdiati Amiruddin Nurfadillah Nurfadillah Nurul Ilmi Ishak Nurul Ilmy Oktavianty Oktavianty Oktavianty Peter John Wanner Raehana Putri Karyadi Ramadhani, Salsabila Eka Rasdiana Rasdiana Rika Selviah Nasir Ruslindah Andreani Rusny Rusny Rusny Ryan Aldiansyah Akbar Sahurri Salsabila Eka Ramadhani Sari Yunus Sari, Erna Juwita Sri Hasnawati Sri Wisanti Ilyas Subhan Akbar Abbas Subhan Akbar Abbas Sufri, Muchlis Suhartono Sulaiman Sulaiman Surnajawia Surnajawia Susilawati Muharram Susilawati Muharram Susilawati Muharram Syamsinar Syamsinar Syamsul Achmad Syariati, Namla Elfa wahid Wahid Wahid Wahyuni Saleh Wildayanti, Wildayanti Zainuddin Rahman