Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Aksara

DEKONSTRUKSI TOKOH GAJAH MADA DALAM NOVEL PERANG BUBAT KARYA AAN MERDEKA PERMANA Hidayat, Sarip
Aksara Vol 30, No 2 (2018): Aksara, Edisi Desember 2018
Publisher : Balai Bahasa Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.133 KB) | DOI: 10.29255/aksara.v30i2.317.237-250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan sejumlah upaya yang dilakukan pengarang dan pemaknaan dari penginterpretasian tokoh Gajah Mada dalam novel yang berjudul Perang Bubat. Rumusan masalahnya adalah bagaimana cara Aan Merdeka Permana menginterpretasikan tokoh Gajah Mada dalam novelnya dan apa makna yang dapat diperoleh dari upaya pengarang tersebut. Teori yang digunakan untuk menganalisis novel ini adalah teori dekonstruksi. Melalui teori ini, data dalam novel akan dianalisis melalui kehadiran sejumlah oposisi biner yang berkaitan dengan tokoh Gajah Mada dalam novel dan menghubungkannya dengan narasi besar tentang Gajah Mada dalam teks-teks sumber-sumber sejarah yang telah dikenal selama ini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif yang bersifat deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada sejumlah upaya yang dilakukan pengarang dalam menginterpretasikan tokoh Gajah Mada. Simpulan yang dapat dikemukakan adalah (1) upaya pengarang dalam menginterpretasikan tokoh Gajah Mada adalah dengan cara menciptakan informasi baru mengenai tokoh Gajah Mada berdasarkan logika penceritaan novel; (2) makna yang diperoleh dari upaya interpretasi ini adalah bahwa tidak ada interpretasi tunggal terhadap suatu fenomena. 
Co-Authors Adhyakhsa, Gios Adzkari, Feby Agus Suherman Agus Sutisna, Agus Agustian, Agung Gumelar Agustina, Vinda Akmaddhian, Suwari Alfa Nelwan Alfi, Muhamad Andini Khoirunnisa Andriyani, Yani Andryani, Yani Antinah Latif, Antinah Apriyani, Pipin Ardian, Rio Arief Rahman Bachtiar, Beben Muhammad Bahtiar, Muhammad Beben Bias Lintang Dialog Bilhaq, Rhejan Gema Mahardika Dewi Lestari Dewi Setiawati Dikha Anugrah Elvany, Virgin Erga Yuhandra Fadilah, Dikri Alpan Fauzan, Abel Capan Furqon, Eki Gios Adhyaksa Gumilar , Doni Cakra Hermansyah, Dadan Iman Jalaludin Rifa’i Ircham Ali Jalaludin Rifa'i, Iman Kusumah, Fathan Arya Wijaya Lam Thanh Danh Luthfianda, Sahira M, M. Rayiz Ayinul M. Banda Selamat, M. Banda M. Rizal Mahsun, Mohamad Mardiani, Teti Maulana, Akbar Maulana, Pani Maulani, Sri Meilani Safitri Ms. Sineenat Suasungnern Muhamad Rizal Muhammad Romli dan Suprihatin Andes Ismayana Muhidin Muhidin Mukti Zainuddin Muliani, Raden Yeni Mutiara, Seli Nabila, Dila Nabiyan Ali, Sulaiman Nurmayanti, Andini Nurzatifah, Nurzatifah Okolie, Ugo Chuks Pani Maulana Prasetyo, Dwi Ari Pujiyanto Pujiyanto Rahayu, Ratih Rahmatwati, Suci Ramadhan, Mahendra Utama Cahya Ramliki, Ramliki Rhejan Gema Mahardika Bilhaq Riana, Meisi Rifa'i, Iman Jalaludin Rifai, Iman Jalaludin Rifa’i, Iman Jalaludin Rizky Maulana, Rizky Safruddin Safruddin Sembiring, Rinawati Setiadi, Sandi Simanjorang, Ruben Situngkir, Yessy Yerta Sony Harbintoro, Sony St. Aisjah Farhum, St. Aisjah Sundari, Pipi Susiani Susiani, Susiani Sutrischastini , Ary Suwari Akhmaddhian Syafei, M. Yani Tiaranita, Intan Trimelawati, Reni Umi Narimawati Vinda Agustina Virgin Elvany Yani Andriyani Yudhistira, Donny Yudistira, Dony Yusup Irawan, Yusup