Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Children Learning In Science (Clis) Berbasis Concept Attainment Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Ditinjau dari Gaya Belajar Peserta Didik Nasution, Sri Purwanti; Saputra, Edy; Maharani, Laila; Ayu Putri, Radin
Ta'dib: Jurnal Pemikiran Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2021): Maret 2021
Publisher : IAIN Takengon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/tdb.v11i1.24

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model pembelajaran Children Learning In Science (CLIS) berbasis Concept Attainment terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis ditinjau dari gaya belajar peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis eksperimen, menggunakan metode quasy experimental design dengan penelitian factorial 2 x 3. Sampel yang digunakan sebanyak 60 peserta didik yang diambil dengan teknik acak kelas. Teknik dalam pengumpulan data yang digunakan adalah tes kemampuan pemecahan masalah matematis dan angket gaya belajar peserta didik. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas dengan uji liliefors dan uji homogenitas dengan uji barlett. Uji hipotesis menggunakan uji analisis variansi dua jalan sel tak sama. Menurut hasil penelitian dan pembahasan perhitungan uji analisis variansi dua jalan sel tak sama diperoleh ditolak dan diterima dan diterima. Berdasarkan kajian teori dan perhitungan dapat disimpulkan bahwa: (1) terdapat pengaruh model pembelajaran Children Learning In Science (CLIS) berbasis Concept Attainment terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis. (2) tidak terdapat pengaruh gaya belajar terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis. (3) tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran Children Learning In Science (CLIS) berbasis Concept Attainment dengan gaya belajar terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis.
GAULL (Game Edukasi Wordwall) dalam Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Berdasarkan Minat Belajar Peserta Didik Aghata, Frecelia; Nasution, Sri Purwanti; Anggoro, Bambang Sri
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 4 (2024): October - December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i4.2115

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah melahirkan berbagai inovasi pada dunia pendidikan, salah satunya adalah game edukasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana media pembelajaran GAULL (Game Edukasi Wordwall) meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis berdasarkan minat belajar peserta didik. GAULL adalah permainan edukasi digital yang tersedia di internet yang dimaksudkan untuk membantu pendidik dalam penilaian dan mengevaluasi materi yang menyenangkan bagi peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen semu dan bersifat kuantitatif. Populasi pada penelitian ini yaitu peserta didik kelas VII SMP 23 Bandar Lampung. Teknik cluster random sampling digunakan dalam pengambilan sampel. Kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dalam penelitian ini, sedangkan kelas VIII C berperan sebagai kelas kontrol. Penelitian ini menggunakan tes dan angket untuk mengumpulkan data. Pada tingkat signifikansi 0,05 digunakan uji Anova dua arah (Two Way Anova) untuk analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan hasil kemampuan pemecahan masalah matematis dengan skor rata-rata hasil posttest 71,9 untuk kelas eksperimen dan skor 61,6 untuk kelas kontrol. Hasil kemampuan pemecahan masalah metematis dengan menggunakan media pembelajaran GAULL lebih baik dibandingkan pembelajaran konvensional. Pemanfaatan media pembelajaran GAULL memberikan dampak positif pada minat belajar peserta didik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan GAULL efektif dan mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, sehingga dapat meningkatkan minat belajar peserta didik dan kemampuan pemecahan masalah matematis.
Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif dan Self Efficacy pada Model RICOSRE Berbantuan Media Question Card Khoiriyah, Sa'yatul; Anggoro, Bambang Sri; Nasution, Sri Purwanti
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 4 (2024): October - December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i4.2267

Abstract

Kemampuan berpikir secara kreatif dan self efficacy merupakan keterampilan yang harus dikuasai siswa untuk membantu memecahkan masalah matematika. Hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa siswa masih membutuhkan peningkatan dalam dalam kedua kemampuan tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh model pembelajaran RICOSRE yang didukung media question card terhadap kemampuan berpikir kreatif dan self efficacy siswa. Penelitian ini melibatkan siswa kelas VIII SMP Negeri 23 Bandar Lampung dengan menggunakan pendekatan Quasy-ekperimen desain dan post-test only group design. Analisis data melibatkan uji normalitas, homogenitas, dan hipotesis menggunakan MANOVA. Hasil uji MANOVA menunjukkan nilai signifikansi 0,002 0,05 , hal ini menunjukkan model pembelajaran RICOSRE dengan media question card berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan berpikir secara kreatif dan self efficacy.
PROTOTYPE E-MODUL: MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) BERNUANSA ISLAMI DAN LINGKUNGAN PADA MATERI KOORDINAT KARTESIUS Nasution, Sri Purwanti; Alda, Trilisa; Andriani, Siska; Alhaq, Arini; JL, Ana Risqa
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i1.14979

Abstract

Pelaksanaan penelitian ditujukan untuk mengembangkan media pembelajaran berbentuk modul elektronik berbasis Realistic Mathematics Education (RME) yang bernuansa islami dan lingkungan pada materi koordinat kartesius. Pengembangan e-modul dilaksanakan untuk mengetahui kelayakan produk, kemenarikan produk, dan keefektifan produk yang dirancang sebagai media pembelajaran untuk peserta didik. Jenis penelitian ini menggunakan jenis Research and Development (R & D) dengan model pengembangan Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation (ADDIE). Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan peserta didik kelas VIII MTs yang dikelompokkan menjadi dua kelompok yaitu kelompok kecil sebanyak 26 peserta didik dan kelompok besar sebanyak 56 peserta didik. Hasil validasi oleh ahli materi mendapatkan nilai sebesar 3,56, selanjutnya hasil validasi ahli media mendapatkan nilai sebesar 3,50. Hasil validasi ahli agama pada e-modul ini mendapatkan nilai sebesar 3,50, adapun hasil implementasi pada kelompok kecil mendapatkan hasil sebesar 3,46 sementara pada kelompok besar mendapatkan hasil sebesar 3,27. Uji efektivitas menggunakan effect size mendapatkan hasil sebesar 0,67 dengan kategori “sedang”.
Pengaruh POGIL terhadap Kemampuan Koneksi Matematis dan Metakognitif Siswa Ditinjau dari AQ Triani, Nur; Nasution, Sri Purwanti; Farida, Farida; Salsabila, Salsabila
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/juring.v8i2.32900

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kemampuan koneksi matematis dan metakognitif dipengaruhi oleh model POGIL atau tidak yang dilihat dari AQ. Hasil dari pra penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa kemampuan koneksi matematis dan metakognitif siswa masih kurang. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan metode kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah 153 siswa kelas VII SMP Negeri 1 Banjar Baru. Sedangkan sample adalah kelas VIII A sebagai kelompok kontrol dalam penelitian ini dengan menggunakan model pembelajaran Direct Instruction dan kelas VIII E sebagai kelas eksperimen dengan pendekatan POGIL. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan angket. Kemudian instrumen yang digunakan yaitu soal tes kemampuan koneksi dan metakognitif serta angket AQ. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji Two-Way Manova. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa siswa yang menggunakan model pembelajaran POGIL memiliki kemampuan koneksi matematis dan metakognitif yang lebih baik dibandingkan siswa yang menggunakan model pembelajaran Direct Instruction.
MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING DAN MOTIVASI BELAJAR : BAGAIMANA PENGARUHNYA TERHADAP KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS PESERTA DIDIK ? DEWI, NOVIAN RISKIANA; YUSUF, FITRIA AGUSTINA; PUTRA, RIZKI WAHYU YUNIAN; ANDRIANI, SISKA; NASUTION, SRI PURWANTI
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i2.2989

Abstract

Mathematical connection ability is the ability to connect math subjects with other subjects or with other topics. Blended learning model is a teaching and learning strategy that aims to achieve learning objectives by combining classroom-based/face-to-face learning with technology-based learning conducted online. The objectives in this study were to determine: 1) the effect of blended learning model on the numerical ability of students by controlling the learning motivation of junior high school students, 2) the effect of the covariate variable of learning motivation on the mathematical connection ability of junior high school students, 3) the simultaneous effect of blended learning model and learning motivation on the mathematical connection ability of junior high school students.The sampling technique used Cluster Random Sampling. The instrument used in this research is a description test of mathematical connection ability and learning motivation questionnaire, on pytagoras material. The results of the study showed the effect of blended learning model on the numerical ability of students by controlling the learning motivation of junior high school students, the effect of covariate variables of learning motivation on the mathematical connection ability of junior high school students and the simultaneous effect of blended learning model on the mathematical connection ability of junior high school students. ABSTRAKKemampuan Koneksi matematis merupakan kemampuan dalam menguhubungkan mata pelajaran matematika dengan mata pelajaran lainnya atau dengan topik lain. Motivasi belajar adalah suatu keadaan yang terdapat pada diri seseorang individu dimana ada suatu dorongan untuk melakukan sesuatu guna mencapai tujuan.Model pembelajaran Blended Learning adalah sebuah strategi belajar mengajar yang bertujuan untuk mencapai tujuan pembelajaran dengan cara memadukan pembelajaran berbasis kelas/tatap muka dengan pembelajaran berbasisteknologi yang dilakukan secara online. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui: 1) pengaruh model blended learning terhadap kemampuan numerik peserta didik dengan mengontrol motivasi belajar SMP, 2) pengaruh variabel kovariat motivasi belajar terhadap kemampuan koneksi matematis peserta didik SMP, 3) pengaruh secara simultan model pembelajaran blended learning dan motivasi belajar terhadap kemampuan koneksi matematis peserta didik SMP.Teknik pengambilan sampel menggunakan Cluster Random Sampling. Instrument yang digunakan dalam penelitia ini berupa tes uraian kemampuan koneksi matematis dan angket motivasi belajar, pada materi pytagoras. Hasil dari penelitian adanya pengaruh model blended learning terhadap kemampuan numerik peserta didik dengan mengontrol motivasi belajar peserta didik SMP, adanya pengaruh variabel kovariat motivasi belajar terhadap kemampuan koneksi matematis peserta didik SMP dan adanya pengaruh secara simultan model pembelajaran blended learning dan motivasi belajar terhadap kemampuan koneksi matematis peserta didik SMP.
Enhancing Mathematical Representation Ability through ClassPoint-Assisted Situation-Based Learning Lestari, Lulu Indah; Farida, Farida; Nasution, Sri Purwanti
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 4 (2025): October - December 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v5i4.4314

Abstract

Mathematical representation skills are an important aspect in supporting students' success in mathematics learning. This study aims to determine the influence of ClassPoint-assisted Situation-Based Learning (SBL) learning model on students' mathematical representation skills. The results of the pre-research show that students' mathematical representation skills are still relatively low in presenting real-situation problems in visual, symbolic, and verbal forms. This condition shows that there is a gap between the demands of mathematics learning that emphasizes the ability to represent and learning practices that are still conventional. This study uses a quantitative method with a quasi-experimental design in the form of a posttest only control group design. The research sample consisted of two classes selected using cluster random sampling. The research instrument is in the form of a test of mathematical representation ability on equation material and quadratic functions. Data analysis used the Independent Sample T-Test at a significance level of 5%. The results of the study showed that the value of sig. 0.007 < 0.05, which indicates a significant influence of the application of the ClassPoint-assisted SBL learning model on students' mathematical representation skills. These findings provide an empirical contribution that ClassPoint-media-supported situation-based learning   is effectively used as an alternative to mathematics learning to develop mathematical representation skills.
Ecobrick: Fostering Sustainable Environmental Awareness in Tanjung Baru Village Community Anggi Widiarni; Sri Purwanti Nasution; M Ridho Syarlisjiswan
Smart Society Vol. 4 No. 1 (2024): Smart Society
Publisher : FOUNDAE (Foundation of Advanced Education)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58524/smartsociety.v4i1.408

Abstract

The objective of this community service project is to enhance sustainable environmental awareness among the residents of Tanjung Baru Village, Merbau Mataram District, South Lampung Regency, through the use of ecobricks. The method used involves a training approach with several stages, including initial discussions and social mapping, problem identification, outreach, practice, and evaluation. A total of 40 residents of Tanjung Baru Village participated in this ecobrick outreach program. Data was collected using pre-tests and post-tests analyzed with a Likert scale. The pre-test results showed that 38.7% of participants had sustainable environmental awareness. After participating in the outreach and hands-on practice, the post-test results showed a significant increase to 70.2%. This improvement indicates the effectiveness of the training in raising sustainable environmental awareness. The study emphasizes the need for more training on renewable energy and environmental sustainability to boost community participation and the effectiveness of future outreach programs. Developing a more structured and sustainable outreach program, along with using more advanced evaluation methods, is essential to measure the long-term impact of these interventions.
Penjaminan Mutu Raudhatul Athfal dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini di Indonesia: Tinjauan Sistematis Standar, Kepemimpinan, dan Implementasi Agus Suprijanto; Sri Purwanti Nasution
SAKALIMA: Pilar Pemberdayaan Masyarakat Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2026): March | SAKALIMA: Pilar Pemberdayaan Masyarakat Pendidikan
Publisher : WISE Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70211/sakalima.v3i1.539

Abstract

Quality assurance in Raudhatul Athfal (RA) and Islamic early childhood education (PIAUD) institutions in Indonesia has become increasingly urgent because these institutions must align child development, Islamic values, national standards, accreditation requirements, and institutional leadership. However, studies on RA/PIAUD quality remain fragmented, often discussing standards, leadership, evaluation, accreditation, and implementation barriers separately. This systematic literature review synthesizes Indonesian studies published between 2019 and 2025 on quality assurance in RA and PIAUD institutions, focusing on standards, leadership, and implementation. The review followed PRISMA 2020 reporting guidance and PRISMA-S principles for transparent search reporting. Searches were conducted in Scopus, Web of Science, Google Scholar, Garuda, and Neliti using Indonesian and English keywords related to RA, PIAUD, Islamic early childhood education, quality assurance, accreditation, leadership, standards, and evaluation. From 202 records initially identified, 18 studies met the eligibility criteria and were included in the qualitative thematic synthesis. The synthesis indicates that quality assurance research in RA/PIAUD is dominated by three interrelated themes: fulfillment of national standards and accreditation, leadership and educator professionalism, and implementation constraints in learning evaluation, infrastructure, financing, and stakeholder participation. Most studies are local, descriptive, and institution-specific, with limited comparative, longitudinal, or mixed-method evidence. The article contributes a thematic map of RA/PIAUD quality assurance and highlights the need for integrated models connecting policy standards, leadership practices, and classroom-level quality improvement.
Pedagogi Digital Berbasis Kesesuaian Perkembangan Anak dalam Pendidikan Islam Anak Usia Dini: Systematic Literature Review Sri Purwanti Nasution; Agus Suprijanto
SAKALIMA: Pilar Pemberdayaan Masyarakat Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2026): Juni | In Press
Publisher : WISE Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70211/sakalima.v3i2.544

Abstract

Digital transformation in early childhood education has created new opportunities and challenges for Islamic Early Childhood Education, particularly in ensuring that digital learning remains aligned with children’s developmental characteristics, Islamic values, and pedagogical ethics. This study aims to systematically review relevant literature on developmentally appropriate digital pedagogy in Islamic Early Childhood Education, with specific attention to teacher roles, child agency, parental involvement, and developmental risks. This research employed a Systematic Literature Review design guided by the PRISMA framework. Articles were identified through selected national and international scholarly databases using keywords related to digital pedagogy, early childhood education, Islamic early childhood education, developmentally appropriate practice, digital play, digital literacy, teacher mediation, and child well-being. The selected studies were analyzed using thematic synthesis to identify patterns, conceptual intersections, and research gaps. The findings indicate that digital pedagogy in Islamic Early Childhood Education should not be reduced to the technical use of digital tools; rather, it must be understood as an integrative pedagogical approach that combines developmentally appropriate practice, teacher mediation, child participation, parental guidance, digital safety, and the internalization of Islamic moral values. The review also reveals that excessive screen exposure, low-quality content, weak adult supervision, and passive digital consumption may pose risks to children’s holistic development. The novelty of this study lies in its integrative synthesis of digital pedagogy, child developmental appropriateness, and Islamic educational values. The study implies that Islamic early childhood institutions need clear pedagogical guidelines, digitally and religiously competent teachers, developmentally suitable Islamic digital content, and active parental collaboration to ensure safe, meaningful, and value-oriented digital learning for young children.