Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Journal of Forest Science Avicennia

Estimasi Stok Karbon pada Ekosistem Mangrove di Pulau Lepar Pongok, Kabupaten Bangka Selatan, Bangka Belitung: Estimated Carbon Stock in the Mangrove Ecosystem on Lepar Pongok Island, South Bangka Regency, Bangka Belitung Okto Supratman; Henri, Henri; Farhaby, Arthur Muhammad; Supratman, Okto
Journal of Forest Science Avicennia Vol. 7 No. 1 (2024): FEBRUARI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/avicennia.v7i1.29661

Abstract

Ekosistem mangrove merupakan salah satu lahan basah pesisir yang berperan penting dalam siklus karbon global terutama karena kapasitas penyimpanan karbonnya yang tinggi. Estimasi penyimpanan karbon menjadi penting sehingga penelitian ini bertujuan mendapatkan informasi mengenai cadangan karbon pada ekosistem hutan mangrove di Pulau Lepar, Kabupaten Bangka Selatan. Metode pengambilan vegetasi dan biomassa dilakukan secara systematic sampling method dan pengukuran biomassa pohon mangrove mati mengacu pada SNI (7724:2011), sedangkan pengambilan sampel substrat dilakukan dengan metode komposit yang selanjutnya dianalisis kandungan karbon menggunakan metode Loss of Ignition (LOI). Hasil penelitian terdapat sebanyak 11 spesies mangrove pada keempat stasiun dengan Rhizophora apiculata dan Sonneratia alba yang selalu ada pada setiap stasiun kecuali pada stasiun IV. Kerapatan rata-rata ekosistem mangrove di Pulau Lepar masuk dalam kriteria kerapatan sangat padat (1.689,75 ind/ha). Nilai rata-rata aboveground biomass sebesar 87,55 ton/ha dan stok karbonnya sebesar 41,15 ton/ha, dan yang tertinggi pada stasiun IV sebesar 182,88 ton/ha untuk aboveground biomass dan 85,95 ton/ha untuk stok karbon sedangkan terendah pada stasiun II yaitu 30,90 ton/ha untuk aboveground biomass dan 14,52 stok karbonnya. Potensi stok karbon yang ada dapat dijadikan upaya pentingnya konservasi dan restorasi ekosistem mangrove dalam menghadapi mitigasi perubahan iklim.
Co-Authors Adha, Muhammad Thoriq Ahmad Syazili Akbarini, Dian Alissyah, Radiva Putri Angelia, Fera Animah Animah Aprilia, Selvy Aprilita, Desi Apriyadi, Rion Ardiyansah, Feri AYU LESTARI Budi Afriyansyah Bulan, Fitri Husada Sri Chalifah, A. Noer Dian Akbarini Edelweis, Mutia Anggita Eka Sari, Eka Emillia, Emillia Fahri Setiawan Farhaby, Arthur M Farhaby, Arthur M Fauziyah, Zaenab Ferizal, Jemi Fitri, Gita Haerul, Haerul Haptari, Rapita Harun, Salmah HERI, RIRIN NURFAATHIRANY Herry Marta Saputra Ibrahim Ibrahim Insyira, Rania Islamiyah, Umiyatul Jati Batoro Julisa, Shella Indila Junaeda, St khairul fajri, khairul Kurniawan Kurniawan Lingga, Rahmad Lissoliha, Lissoliha Luchman Hakim Maharani Maharani, Maharani Maya Kasmita Meilya, Risna Muftiadi, M. Rizza Muftiadi, Muhammad Rizza Musa Musa Nababan, Vitryany Nasir Nasir Nasir Nasir Ningsih, Gea Ratri Novyandra Ilham Bahtera Okto Supratman Pamungkas, Aditya Papingka, Tirma Pasaribu, Pilip Noel Parnangkok Pratoyo, Genta Hazi Putri, Lizha Dwi Mulya Rahmasari, Rahmasari Rahmawati, Venny Ramadhany, A. Noer Chalifah Randiansyah, Randiansyah Rangga, M Yusuf Raniah, Nadhifah Ras, Atma Riko Irwanto Roanisca, Occa Robby Gus Mahardika Robika, Robika Roshan, Rani Arizki Septiani, Hikmah Simatupang, Mikha Josevan Siti Aisyah Sudirman Sudirman Sulastri, Neli Sumilih, Dimas Ario Supriadi Supriadi Syafa'ati, Rizqy Tahir, Hery Taufik, Parham Tiara Nur’aini Tiwi, Raka Torro, Supriadi tri wahyuni Wahyu Adi Wahyu Adi winanto, winanto Zainal Arifin