Claim Missing Document
Check
Articles

PELAYANAN SOSIAL BAGI ANAK KORBAN KEKERASAN Khoirunnisa, Regita; Fedryansyah, Muhammad; Resnawaty, Risna
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 6, No 2 (2023): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Desember 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v6i2.51714

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripikan pelayanan sosial bagi anak korban kekerasan. Pembahasan diawali dengan kekerasan terhadap anak kemudian pelayananan sosial untuk anak korban kekerasan. Metode penelitian yang digunakan yaitu studi literatur. Menurut temuan penelitian ini, pelayanan sosial memiliki beberapa tahap diantaranya adanya penjangkauan atau dengan adanya aduan lalu masuk ke tahap pendekatan, assesmen, perencanaan intervensi, pelaksanaan intervensi, monitoring, evaluasi, terminasi dan rujukan. This article aims to describe social services for children who are victims of violence. The discussion begins with violence against children and then social services for child victims of violence. The research method used is literature study. According to the findings of this research, social services have several stages, including outreach or complaints, then entering the approach, assessment, intervention planning, intervention implementation, monitoring, evaluation, termination and referral stages.
ANALISIS IMPLEMENTASI PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY PT PERTAMINA DALAM UPAYA MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT Hanan, Nabila Amirah; Resnawaty, Risna; Irfan, Maulana
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 7, No 1 (2024): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Juli 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v7i1.55556

Abstract

Penelitian ini menganalisis efektivitas implementasi program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina, yaitu Pertamina Cerdas, Pertamina Sehat, dan Pertamina Berdikari, dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, di mana data relevan dikumpulkan dan dianalisis dari berbagai sumber terpercaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga program tersebut memberikan dampak positif pada berbagai aspek kehidupan masyarakat.Program Pertamina Cerdas berhasil meningkatkan akses dan kualitas pendidikan kepada masyarakat wilayah 3T melalui pembangunan fasilitas pendidikan, pemberian beasiswa, dan pelatihan tenaga pendidik. Program Pertamina Sehat berhasil meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dengan menyalurkan layanan kesehatan gratis, pembangunan fasilitas kesehatan, dan penyuluhan-penyuluhan. Selain itu, program Pertamina Berdikari memiliki fokus pada pemberdayaan ekonomi dengan mengimplementasikan pelatihan keterampilan masyarakat yang berdampak pada peningkatan pendapatan dan kemandirian ekonomi masyarakat.
Undang-undang 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia : Stagnasi atau Revisi Akbar, Muhammad; Nulhaqim, Soni Akhmad; Deliarnoor, Nandang Alamsah; Resnawaty, Risna
Journal of Public Administration and Local Governance Vol 7, No 2 (2023): Public Policy Analysis
Publisher : Social and Political Science Faculty - Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jpalg.v7i2.7965

Abstract

Indonesia is undergoing a period of demographic aging. In the fifty years after 1971, the proportion of the elderly population has climbed by 6.2% to 10.7% of the overall population of Indonesia in 2020. This proportion is expected to rise to 9.2% or 19.9% of Indonesia's overall population in the following 25 years (2045). The Indonesian people's life expectancy has likewise increased. Men have a life expectancy of 69.67 years, while women have a life expectancy of 73.55 years. One of the numerous elements influencing Indonesians' life expectancy is the quality and quantity of development in terms of social protection, health, education, and the economy. However, the growing number of elderly people is accompanied by social difficulties such as neglect, economic/social exploitation, acts of violence, maltreatment, and dealing with the law, resulting in gaps in intergenerational interactions. This can occur in both the smallest environments, such as the family, and in society as a whole. The major legislation, notably Law No. 13 of 1998 on Social Welfare of the senior, has not yet been amended to balance the development of diverse senior concerns. This modification is critical and urgent, especially given that pandemic conditions have made the elderly one of the most vulnerable groups. Reexamination of old-age categories, rights and obligations of the elderly, and the notion of service to the elderly. The role and participation of the central, province, and district/city governments, the commercial sector, academics, the family, community, media, and local groups must therefore be expanded and updated. The National Elderly Commission's independence and strengthening are other issues that require more attention. This is to adapt to society's increasingly complicated problems and advancements in the digital era, in which the old have equal access to knowledge and technology. This research technique makes use of journal literature, rules and regulations, and the author's activities as a gerontology social worker. The draft amendment of the law on old welfare is supposed to serve as a catalyst for providing optimal protection for the aged, who are projected to become healthier, more independent, and productive.
PENDAMPINGAN LEMBAGA LOKAL DALAM PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK UNTUK MENDUKUNG BUDIDAYA MAGGOT Darwis, Rudi Saprudin; Gutama, Arie Surya; Resnawaty, Risna
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v6i2.43284

Abstract

Pemanfaatan sampah organik yang berasal dari rumah tangga akan dapat mengurangi pencemaran Sungai Citarum. Kajian ini bertujuan menggambarkan upaya pengembangan tindakan kolektif masyarakat dalam pengelolaan sampah organik yang sekaligus juga mendukung upaya pengembangan budidaya maggot di Desa Rancamanyar. Metode yang digunakan dalam pengembangan tindakan kolektif adalah pendampingan terhadap karang taruna sebagai lembaga lokal yang mengembangkan potensi budidaya maggot dengan memanfaatkan sampah organik dari rumah warga masyarakat. Upaya pengelolaan sampah organik di Desa Rancamanyar oleh lembaga karang taruna sejalan dengan pengembangan budidaya maggot yang sedang dijalankannya. Pendampingan terhadap karang taruna dalam pengembangan tindakan kolektif melalui kegiatan penyuluhan dapat memberikan wawasan tentang pengelolaan sampah pada tingkat rumah tangga serta dukungannya terhadap upaya pengembangan budidaya maggot. Pemahaman yang dicapai melalui kegiatan penyuluhan perlu ditindaklanjuti dengan kesepakatan dan ketentuan pengurus RT/RW mengenai pengelolaan sampah tersebut agar sinergi dengan upaya dari karang taruna. Utilization of organic waste originating from households will be able to explain the pollution of the Citarum River. This study aims to describe efforts to develop community collective action in organic waste management which at the same time supports efforts to develop maggot cultivation in Rancamanyar Village, Baleendah District, Bandung Regency. The method used in developing collective action is assisting youth organizations as a local institution that develops the potential for maggot cultivation by utilizing organic waste from the homes of community members. Efforts to manage organic waste in Rancamanyar Village by the youth organization are in line with the development of maggot cultivation which it is currently carrying out. Assistance to youth organizations in developing collective action through extension activities can provide insight into waste management at the household level and support for efforts to develop maggot cultivation. The understanding achieved through outreach activities needs to be followed up with agreements and provisions of the RT/RW management regarding waste management so that it is in synergy with the efforts of youth organizations.
ANALISIS PENGEMBANGAN KAMPUNG WISATA GEBLAK JAMBANGAN SEBAGAI IMPLEMENTASI CSR PT PERTAMINA (PERSERO) IT SURABAYA DITINJAU DARI PERSPEKTIF PEKERJAAN SOSIAL Resnawaty, Risna; Rivani, Rivani; Nulhakim, Soni A.
Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkrk.v6i1.53287

Abstract

Artikel ini merupakan hasil penelitian pada program CSR PT. Pertamina (Persero) dalam mengembangkan desa wisata Kampung Geblak. Fenomena CSR terus berkembang dari tahun ke tahun, pengembangan desa wisata menjadi salah satu model CSR yang dilakukan oleh perusahaan. desa wisata ini dinilai mampu meningkatkan perekonomian masyarakat, namun tidak hanya itu pengembangan desa wisata menyentuh aspek keberfungsian sosial dalam perspektif Pekerjaan sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan fenomena pengembangan desa wisata terkait pemenuhan aspek kompas keberlanjutan serta pengaruhnya pada individu, kelompok dan masyarakat sebagai penerima manfaat program dalam menjalankan keberfungsian sosialnya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara, observasi serta studi literatur pada subjek penelitian yaitu masyarakat penerima manfaat, pelaksana program, dan menghimpun informasi dari artikel maupun hasil penelitian sebelumnya. Temuan hasil lapangan menyatakan bahwa pengembangan kampung wisata Jambangan bukan hanya meningkatkan pendapatan masyarakat namun meningkatkan keberfungsian sosial warga khususnya dalam menjalankan perannya di dalam pembangunan, sehingga wellbeing dapat tercipta sebab lingkungan fisik (environment) yang dibangun menghasilkan harmonisasi dalam interaksi antar warga masyarakat. Kesimpulan menyatakan bahwa pengembangan kampung wisata mampu memenuhi kriteria kompas keberlanjutan secara ekonomi, sosial, lingkungan serta kesejahteraan uang mendukung pada keberfungsian sosial masyarakat. This article is the result of research on CSR program of PT Pertamina (Persero) in developing the Kampung Geblak tourist village. The development of tourist villages is one of most popular model the CSR implementation by companies. This tourist village not only improve the community's economy capability but also touches social functioning aspects from a social work perspective. The aim of this research is to discover the phenomenon of tourism village development related to fulfilling the sustainability compass aspect and its influence on individuals, groups and communities as beneficiaries in carrying out their social functions. The research method used is a qualitative approach by conducting interviews, observations and literature studies on research subjects; beneficiary, program implementers, also collecting information from articles and previous research results. The findings of it state that the development of the Jambangan tourist village not only increases community income but also the social functioning of residents, especially in carrying out their role in development, so that wellbeing can be created due to the physical environment which produces harmonization in interactions between community members. The conclusion states that the development of a tourist village is able to meet the criteria of sustainability compass economically, socially, environmentally and welfare and support the social functioning of the community.
Sustainable Development and Green Social Work in Indonesia: A Systematic Review Putri, Risya Ananda; Raharjo, Santoso Tri; Resnawaty, Risna
WELFARE : Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol. 13 No. 1 (2024): WELFARE: Jurnal Ilmu Kesejahtaraan Sosial
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/welfare.2024.131-02

Abstract

Sustainable development and the role of social workers have emerged as interconnected concepts and essential components for enhancing societal welfare. Nevertheless, the comprehensive approach necessary to mitigate the adverse effects of development is frequently neglected, as the emphasis tends to be placed on profit-driven outcomes rather than on sustainable livelihoods. To address this gap, the current research aims to explore the intersection of green social work in Indonesia, which adopts a holistic perspective, and sustainable development, which is viewed as a long-term objective. A systematic literature review was conducted, resulting in the identification of approximately 17 relevant articles utilizing the PRISMA 2020 methodology. Through content analysis, the study revealed that the disparity in the sustainable development framework from the perspective of social work ethics arises from a predominant focus on economic activities at the expense of socio-environmental considerations. This finding indicates that political ecology influences the formulation of regulations by the state, which reflects neoliberal ideologies and contributes to challenges such as forest fires, environmental pollution, deterioration of freshwater quality, and the degradation of forest ecosystems. Despite the emergence of these negative consequences, several critical factors must be addressed to advance the principles of green social work. These include strengthening the foundational principles and roles of social workers and fostering stakeholder networks as a primary agenda for future development initiatives. This study advocates for the integration of the values and principles of green social work into all activities related to development and welfare by social workers. Keywords: Sustainable Development, Green Social Work, A Systematic Review, Social Workers, Indonesia   Sustainable development and the role of social worker telah menjadi konsep integratif and sumber utama untuk peningkatan kesejahteraan. Namun, pendekatan holistik dalam implikasi negatif dari pembangunan cenderung terabaikan, karena lebih berorientasi kepada profit-oriented daripada kesejahteraan berbasis sustainable livelihoods. Untuk memetakan kesenjangan ini, riset ini hadir untuk mencari titik temu antara green social work sebagai pendekatan holistic dengan sustainable advancement sebagai konsep jangka panjang di Indonesia. Sistematika literatur review digunakan, dan berhasil menemukan topik sekitar 17 articles yang berhasil diekstraksi dengan metode PRISMA 2020. Berdasarkan konten analisis, studi menemukan bahwa kesenjangan konsep pembangunan berkelanjutan dari etika pekerja sosial muncul karena skema tersebut lebih condong pada aktivitas ekonomi daripada socio-environmental approaches. Hal ini mengindikasikan bahwa politik ekologi merupakan penyusunan regulasi negara sebagai ejawantah dari pengusung neoliberalisme, sehingga memicu kebarakan hutan, pencemaran lingkungan, kualitas air segar, dan keterbatasn fungsi hutan. Meskipun implikasi negatif tersebut telah berkembang, ada beberapa aspek penting yang perlu diubah dalam mempromosikan konsep green social work, yaitu prinsip dan peran pekerja sosial harus ditingkatkan dan membangun jaringan stakeholder menjadi agenda utama dalam mempromosikan pembangunan di masa depan. Studi ini merekomendasikan bahwa peran pekerja sosial harus menginternalisasikan nilai dan prinsip green social work dalam segala aktivitas yang berhubungan dengan pembangunan dan kesejahteraan.   Kata kunci: Pembangunan Berkelanjutan, Tinjauan Sistematis, Pekerjaan Sosial, Indonesia
3. KESIAPAN PERLAWANAN ELEKTRONIKA PERTAHANAN UDARA TNI AU ELECTRONIC RESISTANCE READINESS STUDY AIR DEFENSE Tri Adi Nugroho, Prasetiyo; Resnawaty, Risna; Sutrasno
Jurnal TNI Angkatan Udara Vol 2 No 1 (2023): Jurnal TNI Angkatan Udara Triwulan Pertama
Publisher : Staf Komunikasi dan Elektronika, TNI Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62828/jpb.v2i1.53

Abstract

Pada jaman perang modern sekarang ini, kekuatan dan kedaulatan negara bukanhanya diukur oleh penguasaan terhadap kekuatan militer dan tingginya perekonomian. Akantetapi juga tergantung pada aspek penguasaan dan pengelolaan dari pemberdayaan teknologiinformasi dan komunikasi serta electronic warfare. Elektronic Warfare berdasarkan terdiri dari3 bagian yaitu electronic attact/EA (operasi serangan elektronika), electronic protect/ep (operasiperlindungan elektronika), elektronic warfare support/es (operasi dukungan elektronika).Fenomena yang terjadi saat ini tentang studi kesiapan perlawanan elektronika pertahananudara TNI AU belum maksimal dan optimal dalam mendukung operasi pernika TNI AU. Tujuandilaksanakan penelitian yaitu adalah untuk mengetahui sejauh mana kesiapan perlawananelektronika TNI AU. Dalam penulisan penelitian menggunakan metoda yang digunakan yaitumetoda kualitatif digunakan untuk menganalisa permasalahan yang terjadi di Komando OperasiUdara Nasional (Koopsudnas), Pusdiklat Hanudnas dan Satuan Radar 222. Peneliti melaksanakanpenelitian mengenai indikator-indikator dan aspek-aspek yang sesuai dengan rumusan masalahdiambil kesimpulan. Pelaksanaan kesiapan perlawanan elektronika pertahanan udara TNI AUsaat ini belum optimal seperti yang diinginkan karena keterbatasan personel dan peralatan yangdimiliki Pernika, Minimnya pendidikan, penugasan dan pelatihan bidang Pernika menyebabkan kemampuan dan keahlian personel sangat kurang dan berdampak pada pembinaan kemampuannya di bidang Pernika, pengembangan dan pengadaan peralatan pernika terbatas dari satuan atas dan diharapkan peralatan pernika yang sudah lama mengalami pergantian sesuaidengan perkembangan teknologi.
Penerapan Program Child Care sebagai Praktik CSR di Perusahaan Indonesia Aprilia, Nadya Putri; Raharjo, Santoso Tri; Resnawaty, Risna
Journal Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Indonesia (JPMI)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPKM) Universitas Prasetiya Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21632/jpmi.6.2.122-132

Abstract

Corporate Social Responsibility is a commitment from a company to give more contribution to society, either through social action or environmental responsibility. In Indonesia, CSR is now stated more firmly in the Limited Liability Company Law (UUPT) Article 74 No.40 of 2007. CSR is also a company action in solving existing social problems, one of which is the problem of children. Problems with children within the company's scope occur internally (children of company employees) and externally (children of communities around the company). With these various problems, one type of CSR practice emerged in the form of a childcare program. In the social work literature, child care refers to the care of children at home in groups or in orphanages. This study aims to (1) find out how the implementation of childcare programs in CSR practices, (2) find out CSR practices in Indonesia that implement childcare programs. The method used in this research is the literature study method. Researchers conducted research from the results of a literature review of previously published literacy relating to CSR practices in the form of childcare programs in Indonesia.
PROGRAM DESA BERSEKA: IMPLEMENTASI CSR PT BIO FARMA DALAM MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT MARGINAL MELALUI SUSTAINABILITY LIVING VILLAGE Resnawaty, Risna; Firmansyah, Tendry; Sarmedi, Sarmedi; Adiansah, Wandi
Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Kebijakan Publik Vol 7, No 4 (2024): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/responsive.v7i4.61666

Abstract

Disatu sisi pembangunan bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Namun, disisi yang lain pembangunan juga seringkali menimbulkan ketimpangan sosial dengan munculnya kelompok marjinal sebagai dampak dari pembangunan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi CSR PT Bio Farma (Persero) dalam memberdayakan masyarakat Desa Pada Asih Kecamatan Conggeang Kabupaten Sumedang yang termarjinalkan oleh pelaksanaan pembangunan tol Cisumdawu. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi non partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan tahapan display data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan serta verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program CSR yang dilakukan oleh PT Bio Farma (Persero) tidak hanya dilakukan di wilayah sekitar perusahaan namun juga telah menyentuh masyarakat yang termarginalkan yang terdampak pembangunan. Program yang dilaksanakan merujuk pada peningkatan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat yang menjadi karakteristik khusus dari perusahaan. Dalam implementasi program pendekatan yang dilakukan oleh perusahaan adalah pendekatan kelompok yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan solidaritas dari masyarakat sehingga keberlanjutan program dapat terjaga.
Corporate Social Responsibility (CSR) Berbasis Environment Social Government (ESG) 4Plus Oleh PT. Semen Jawa: Corporate Social Responsibility (CSR) Based on Environment Social Government (ESG) 4Plus By PT. Semen Jawa Nurmiati, Dwi Rahayu; Resnawaty, Risna
Economic and Education Journal (Ecoducation) Vol. 7 No. 1 (2025): Economic and Education Journal (Ecoducation)
Publisher : Pendidikan Ekonomi, Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/ecoducation.v7i1.1401

Abstract

Keberlanjutan dalam dunia bisnis modern semakin penting seiring meningkatnya kesadaran akan dampak lingkungan dan sosial. Penelitian ini mengkaji integrasi prinsip ESG 4Plus dalam program CSR PT Semen Jawa. Studi literatur kualitatif dilakukan dengan menganalisis publikasi terkait CSR dan kerangka ESG di industri semen. Tema utama diidentifikasi pada dimensi Environmental, Social, dan Governance, dengan tambahan elemen inovasi dan kolaborasi. Hasil menunjukkan bahwa PT Semen Jawa berhasil mengimplementasikan inisiatif berbasis ESG, termasuk pengelolaan limbah, konservasi keanekaragaman hayati, dan adopsi energi terbarukan untuk keberlanjutan lingkungan. Program sosial menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur. Praktik Governance menjamin transparansi dan etika bisnis. Inovasi, seperti teknologi ramah lingkungan, dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan memperkuat dampak program CSR. Penelitian ini menyoroti kontribusi kerangka ESG 4Plus PT Semen Jawa terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dengan menjawab kesenjangan dalam penelitian sebelumnya, seperti kurangnya integrasi ESG dan pelibatan masyarakat. Temuan ini memperkuat potensi strategi ESG yang komprehensif untuk menciptakan dampak berkelanjutan jangka panjang di industri semen dan sektor lainnya.
Co-Authors Ade Jafar Sidiq Agus Wahyudi Agus Wahyudi Riana Alika, Salsabila Tresna Anita Listyani Anita Listyani, Anita Apep Risman Apep Risman, Apep Aprilia, Nadya Putri Arie Surya Gutama Aufar, Alma Fildzah Budhi Wibhawa Budhi Wibhawa, Budhi Budi Muhammad Taftazani Budi Muhammad Taftazani, Budi Muhammad Cita Insaniah Muhammad Danis Dea Rizky Danis Dea Rizky, Danis Dea Deliarnoor, Nandang Alamsah Dessy Hasanah Dessy Hassanah Eka Maulia Agustine Eka Maulia Agustine, Eka Maulia ELIKA, ELMAGHFIRA PUTRI Fachria Octaviani Fakhriadi, Irham Ahmad Feronika, Ester Sarah Firmansyah, Tendry Gevia Nur Isna Deraputri Gevia Nur Isna Deraputri, Gevia Nur Isna Gina Bunga Nayenggita Hanan, Nabila Amirah Hani Fauziyyah Hani Fauziyyah, Hani Hery Wibowo, Hery Hetty Krisnani, Hetty Hikmah, Arropi In-In Hanidah Ishartono Ishartono Ishartono Ishartono, Ishartono Isnajati, Louisiani Mansoni Khoirunnisa, Regita Lenny Meilany Lenny Meilany, Lenny Lin Aqiela Martha Sintaully Agustine Martha Sintaully Agustine, Martha Sintaully Maulana Irfan Maulana Irfan, Maulana Meilanny Budiarti S. Meilanny Budiarti S., Meilanny Budiarti Meilanny Budiarti Santoso, Meilanny Budiarti Muhammad Akbar Muhammad Fedryansyah Muhammad Fedryansyah, Muhammad Nandang Alamsah Deliarnoor Nandang Mulyana Nandang Mulyana, Nandang Nandang Muyana Nulhakim, Soni A. Nunung Nurwati Nunung Nurwati Nurdin, M. Fadhil Nurliana Cipta Apsari NURMIATI, Dwi Rahayu Pratama, Yudhistira Anugerah Pristhalia Vernanda Gunawan Putri, Risya Ananda Rahmadani Rahmadani Ricky Michael Rivani, Rivani - RR. Ella Evrita Hestiandari Rudi Saprudi Darwis Rudi Saprudin Darwis, Rudi Saprudin Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi Santoso Tri Raharjo Sarmedi, Sarmedi Sella Khoirunnisa Sella Khoirunnisa, Sella Setiadji, Hidayat Shafira Putri Ramadhani Sidiq, Ade Jafar Silva, Khairani Rahma SINTIA, ARUM Siti Zahara Nur Mega Siti Zahara Nur Mega, Siti Zahara Nur Soni Akhmad Nulhaqim Suleman, Syahputra Adisanjaya Sutrasno Syahputra Adisanjaya Suleman Tri Adi Nugroho, Prasetiyo Wandi Adiansah, Wandi Yasmin Anwar Putri Yasmin Anwar Putri, Yasmin Anwar Yudhistira Anugerah Pratama Yumna Nurtanty Tsamara