Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Penggunaan Laboratorium untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Siswa di MIN Yogyakarta 2 Shulkhah Shulkhah; Sofyan Mustoip
EduBase : Journal of Basic Education Vol 1 No 1 (2020): Edubase : Journal of Basic Education
Publisher : Jurnal IAI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/edubase.v1i1.39

Abstract

This study aims to see the improvement of students' process skills in MIN Yogyakarta 2 using laboratories. This research is a classroom action research (CAR) consisting of three cycles. The subjects of this study were 39 students in class IV. The data collection technique used was observation while the instrument used was a process skills observation sheet, a student's scientific attitude observation sheet, and a student's performance observation sheet. The collected data were analyzed with qualitative and quantitative techniques. The results showed that the use of laboratories can improve: (1) students' scientific process skills, (2) student performance, (3) scientific attitude. Improved process skills can be seen in the average score of science process skills in students in the first cycle is 13.96 in the low category. In the second cycle increased to 21.84 in the high category. In the third cycle it increased to 26.35 in the very high category. The average performance score of students in the first cycle was 5.167 (very low), the second cycle was 6.872 (moderate) and the third cycle was 9.336 (high). The average scientific attitude of students in the first cycle was 10.256 (low), the second cycle was 14.923 (high) and in the third cycle it increased to 18.128 (very high). Thus it can be concluded that there is an increase in students' process skills through the use of laboratories. Keywords: laboratory; improvement; process skills. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk melihat peningkatan keterampilan proses siswa di MIN Yogyakarta 2 menggunakan laboratorium. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas ( PTK) yang terdiri dari tiga siklus. Subyek penelitian ini adalah sejumlah 39 siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi sedangkan instrument yang digunakan adalah lembar observasi keterampilan proses, lembar observasi sikap ilmiah siswa, dan lembar observasi unjuk kerja siswa. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunakan laboratorium dapat meningkatkan: (1) Keterampilan proses sains siswa, (2) Unjuk kerja siswa, (3) Sikap Ilmiah. Peningkatan keterampilan proses dapat dilihat pada rata-rata skor keterampilan proses sains pada siswa pada siklus pertama adalah 13,96 dalam kategori rendah. Pada siklus kedua meningkat menjadi 21,84 dalam kategori tinggi. Pada siklus ketiga meningkat menjadi 26,35 dalam kategori sangat tinggi. Rata-rata skor unjuk kerja siswa pada siklus pertama 5,167 (sangat rendah), siklus kedua 6,872 (sedang) dan siklus ketiga 9,367 ( tinggi). Rata-rata sikap ilmiah siswa pada siklus pertama adalah 10,256 ( rendah), siklus kedua 14,923 (tinggi) dan pada siklus ketiga meningkat menjadi 18,128 (sangat tinggi). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan keterampilan proses siswa melalui penggunaan laboratorium. Kata Kunci: laboratorium; peningkata; keterampilan proses.
Pengembangan Penilaian Autentik Keterampilan Berbahasa Tulis Di Sekolah Dasar Witgia Indah Rosayu; Sofyan Mustoip
EduBase : Journal of Basic Education Vol 1 No 2 (2020): EduBase : Journal of Basic Education
Publisher : Jurnal IAI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/edubase.v1i2.123

Abstract

This study aims to (1) find out the profile of writing assessment in elementary schools today. (2) explain the prototype of developing authentic assessment of written language skills in elementary schools. (3) describes the results of the implementation of the prototype development of an authentic assessment instrument for written language skills in elementary schools. This research was conducted using research and development methods that refer to the Sukmadinata steps, namely preliminary studies, development stages and trials. Products for developing written language authentic assessment instruments consist of (1) assessment instruments for writing book reports; (2) instrument for writing rhymes assessment; (3) poetry writing evaluation instruments and; (4) attitude assessment instruments in writing activities. The results of this development research are (1) authentic assessment instruments writing book reports, rhyming writing, poetry writing and attitude assessment in writing activities declared valid by assessment experts and practitioners; (2) the consistency of kappa coefficient> 0.775 in the consistency test of the book writing assessment instrument means that the rhyme writing assessment instrument obtains the average kappa coefficient value> 0.709, and the poetry writing evaluation instrument obtains an average value of kappa coefficient> 0.651 which means that the instrument Valuation of writing book notes, rhymes and poetry has a high consistency in the assessment by several assessors. Thus the authentic assessment developed was declared valid and reliable so that it could be used as an alternative to written language assessment instruments in elementary schools. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui profil penilaian menulis di Sekolah Dasar saat ini. (2) memaparkan prototipe pengembangkan penilaian autentik keterampilan berbahasa tulis di Sekolah Dasar. (3) memaparkan hasil implementasi prototipe pengembangan instrumen penilaian autentik keterampilan berbahasa tulis di Sekolah Dasar. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penelitian dan pengembangan yang mengacu pada langkah-langkah Sukmadinata yaitu studi pendahuluan, tahap pengembangan dan uji coba. Produk pengembangan instrumen penilaian autentik berbahasa tulis terdiri dari (1) instrumen penilaian menulis laporan buku; (2) instrumen penilaian menulis pantun; (3) instrumen penilaian menulis syair dan; (4) instrumen penilaian sikap dalam kegiatan menulis. Hasil penelitian pengembangan ini yaitu (1) instrumen penilaian autentik menulis laporan buku, menulis pantun, menulis syair dan penilaian sikap dalam kegiatan menulis dinyatakan valid oleh ahli penilaian dan praktisi; (2) dalam uji kekonsistenan instrumen penilaian menulis buku diperoleh nilai rata-rata koefisien kappa > 0,775, instrumen penilaian menulis pantun memperoleh nilai rata-rata koefisien kappa > 0,709, dan instrumen penilaian menulis syair memperoleh nilai rata-rata koefisien kappa > 0,651 artinya instrumen penilaian menulis catatan buku, pantun dan syair memiliki kekonsistenan yang tinggi dalam penilaian oleh beberapa penilai. Dengan demikian penilaian autentik yang dikembangkan dinyatakan valid dan reliabel sehingga dapat digunakan sebagai alternatif instrumen penilaian berbahasa tulis di Sekolah Dasar
Tanggapan Guru Sekolah Dasar Terhadap Inovasi Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 Novi Hidayati; Dwi Janur Wulan; Sofyan Mustoip
EduBase : Journal of Basic Education Vol 2 No 2 (2021): EduBase : Journal of Basic Education
Publisher : Jurnal IAI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/edubase.v2i2.634

Abstract

Abstrak Sistem pembelajaran yang berubah karena Covid-19, memaksa sekolah untuk mencari alternatif pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan kondisi lingkungan sekolahnya. Pembelajaran online atau pembelajaran jarak jauh dalam jaringan ini menjadi salah satu alternatif bagi guru agar pembelajaran dapat berjalan seperti biasanya. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji tanggapan guru terhadap pembelajaran daring selama pandemi Covid-19. Metode pengumpulan data ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif yang dikumpulkan melalui survei dan wawancara semi terstruktur dengan 55 guru kelas Sekolah Dasar Negeri Sekolah Dasar Negeri di Kabupaten Cirebon. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa perubahan sistem pembelajaran yaitu tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, metode pembelajaran, media pembelajaran, waktu, dan penilaian pembelajaran. Selain itu, guru menanggapi pembelajaran daring yang digunakan pada masa pandemi Covid-19 secara positif didukung atau dimotivasi oleh berbagai pemangku kepentingan, dan guru menghadapi beberapa hambatan atau tantangan yang terkait dengan pelaksanaannya, dikarenakan banyak pihak yang memberikan reaksi negatif terhadap pembelajaran daring. Abstract The learning system has changed due to Covid-19, forcing schools to look for alternative learning that is appropriate and in accordance with the conditions of their school environment. Online learning or distance learning in this network is an alternative for educators so that learning can run as usual. The purpose of this study was to examine educators' responses to online learning during the Covid-19 pandemic. This data collection method used a qualitative case study approach which was collected through surveys and semi-structured interviews with 55 class teachers of public elementary schools in the city of Cirebon. The collected data were analyzed using thematic analysis techniques. The results of this study indicate that there are several changes in the learning system, namely learning objectives, learning steps, learning methods, learning media, time, and learning assessment. In addition, educators responding to online learning used during the Covid-19 pandemic were positively supported or motivated by various stakeholders, and educators faced several obstacles or challenges related to its implementation, because many parties gave negative reactions to online learning.
Urgensi Penguatan Pendidikan Karakter untuk Anak Usia Sekolah Dasar di Era Digital Sofyan Mustoip
EduBase : Journal of Basic Education Vol 4 No 2 (2023): EduBase : Journal of Basic Education
Publisher : Jurnal IAI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/edubase.v4i2.665

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis perlunya penguatan pendidikan karakter di era digital bagi anak usia Sekolah Dasar (SD) sebagai respons terhadap tantangan baru yang dihadapi dalam lingkungan digital. Era digital telah membawa perubahan signifikan dalam cara anak-anak mengakses dan memproses informasi. Dalam konteks ini, pendidikan karakter menjadi semakin penting untuk membekali mereka dengan nilai-nilai moral, etika, dan keterampilan sosial yang diperlukan dalam menghadapi dunia digital yang kompleks dan beragam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan wawancara mendalam dan observasi partisipatif sebagai metode pengumpulan data. Sampel penelitian terdiri dari guru, orang tua, dan anak-anak usia Sekolah Dasar yang aktif menggunakan teknologi digital dalam kegiatan sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan pendidikan karakter di era digital memegang peran penting dalam membentuk perilaku dan sikap positif anak-anak. Guru dan orang tua memiliki peran sentral dalam membimbing anak-anak dalam memahami nilai-nilai moral dan etika dalam penggunaan teknologi digital. Selain itu, anak-anak menunjukkan kemampuan untuk menginternalisasi dan menerapkan nilai-nilai karakter dalam interaksi online. Implementasi pendidikan karakter yang efektif membutuhkan kerjasama erat antara sekolah dan keluarga, serta dukungan yang kuat dari komunitas. Melalui pendidikan karakter, anak-anak dapat memanfaatkan potensi positif dari teknologi digital sambil tetap mempertahankan nilai-nilai moral dan etika yang kuat.
Pembelajaran Daring di Sekolah Dasar Pada Era Pandemi Covid 19 Muhammad Iqbal Al Ghozali; Sri Fatmawati; Sofyan Mustoip
EduBase : Journal of Basic Education Vol 2 No 2 (2021): EduBase : Journal of Basic Education
Publisher : Jurnal IAI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/edubase.v2i2.427

Abstract

The Covid-19 pandemic has affected all sectors of human activity, including the education sector. The pandemic forced learning activities to be carried out online (online). Of course this is a new habit especially at the elementary school level where the learning process is carried out face-to-face in full. In overcoming these problems, various distance learning media in the form of applications were introduced to students and parents. However, there is an application that is familiarly used by students and parents of students that can be used for the online learning process, namely the Whatsapp application. The purpose of this study is to look at the online learning process in elementary schools during the Covid-19 pandemic era. This study uses a qualitative approach with survey research methods. The research subjects were teachers of SDN 1 Kalipasung in Cirebon Regency as well as research informants. The data collection technique was carried out by conducting in-depth interviews related to the process of implementing online learning for elementary school teachers during the Covid-19 pandemic. The activity of analyzing and presenting research data is carried out descriptively. The results of this study are Online Learning in Elementary Schools During the Covid 19 Pandemic Era, especially at SDN Kalipasung 1 when viewed from the learning process, it is only used as a means of sending assignments, but the learning process does not involve WhatsApp media completely. In the aspect of supervision, the teacher is also not fully able to monitor the student learning process, as a result, the teacher must cooperate with parents in conducting supervision. The responses of parents and students related to the online learning process stated that they wanted to return to carrying out normal learning (face to face) as usual because they felt they were not used to online learning. Abstrak Pendemi Covid-19 telah mempengaruhi segala sektor aktifitas kegiatan manusia, termasuk sektor pendidikan. Pandemi tersebut memaksa kegiatan pembelajaran dilakukan secara dalam jaringan (daring). Tentu ini menjadi kebiasan baru apalagi di jenjang sekolah dasar yang mana proses pembelajaran dilakukan secara tatap muka secara penuh. Dalam mengatasi permasalah tersebut, berbagai media pembelajaran jarak jauh dalam bentuk aplikasi mulai diperkenalkan kepada siswa maupun orangtua siswa. Namun ada aplikasi yang familiar digunakan oleh siswa maupun orang tua siswa yang dapat digunakan untuk proses pembelajaran daring yakni aplikasi Whatsapp. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk melihat proses pembelajaran daring di sekolah dasar pada era panedemi Covid – 19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian survei. Subjek penelitian ialah guru-guru SDN 1 Kalipasung yang ada di Kabupaten Cirebon sekaligus menjadi informan penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara mendalam (In-depth Interview) terkait proses pelaksanaan pembelajaran daring guru Sekolah Dasar selama pandemik Covid-19. Kegiatan analisis dan penyajian data hasil penelitian dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian ini yakni Pembelajaran Daring di Sekolah Dasar Pada Era Pandemi Covid 19 khususnya di SDN Kalipasung 1 jika ditinjau dari proses pembelajarannya hanya dijadikan sebagai sarana pengiriman tugas, tetapi proses pembelajaran tidak melibatkan media whatsapp sepenuhnya. Dalam aspek pengawasan juga tidak sepenuhnya guru dapat memantau proses belajar siswa, alhasil guru harus bekerjasama dengan orang tua dalam melakukan pengawasan. Adapun respon orangtua siswa dan siswa terkait dengan proses pembelajaran daring menyatakan ingin kembali melaksanakan pembelajaran secara normal (tatap muka) seperti biasa karena merasa belum terbiasa dengan pembelajaran daring.
Integrasi Kecerdasan Buatan dalam Manajemen Pendidikan Karakter Berbasis Islam di Sekolah Dasar Sofyan Mustoip; Abdus Salam Dz; Dwi Janur Wulan
Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 2 (2023): Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas integrasi kecerdasan buatan (artificial intelligence) dalam manajemen pendidikan karakter berbasis Islam di sekolah dasar. Fokus penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana kecerdasan buatan dapat diimplementasikan dalam pengelolaan pendidikan karakter, serta dampaknya terhadap pembentukan karakter religius siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen di beberapa sekolah dasar Islam yang telah mengintegrasikan kecerdasan buatan dalam manajemen pendidikan karakter. Teknik analisis tematik digunakan untuk mengidentifikasi tema dan pola yang muncul dari data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kecerdasan buatan dalam manajemen pendidikan karakter berbasis Islam di sekolah dasar memberikan peningkatan signifikan dalam hal efektivitas dan efisiensi pengelolaan pendidikan karakter. Kecerdasan buatan membantu guru dalam memantau perkembangan karakter siswa secara real-time, menyesuaikan strategi pembelajaran berdasarkan kebutuhan individu siswa, serta menyediakan data analitis yang mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik dalam manajemen pendidikan karakter. Selain itu, kecerdasan buatan juga mempermudah dokumentasi dan pelaporan perkembangan karakter siswa. Kesimpulannya, integrasi kecerdasan buatan dalam manajemen pendidikan karakter berbasis Islam di sekolah dasar menunjukkan potensi besar dalam meningkatkan kualitas pendidikan karakter. Namun, keberhasilan integrasi ini sangat bergantung pada kesiapan teknologi sekolah dan pelatihan guru dalam memanfaatkan teknologi tersebut. Oleh karena itu, disarankan adanya investasi berkelanjutan dalam infrastruktur teknologi dan pengembangan kapasitas guru untuk memastikan implementasi yang efektif.
ANALISIS PENILAIAN PERKEMBANGAN DAN PENDIDIKAN KARAKTER DI KURIKULUM MERDEKA SEKOLAH DASAR Mustoip, Sofyan
PANDU : Jurnal Pendidikan Anak dan Pendidikan Umum Vol 1 No 3 (2023): AGUSTUS
Publisher : CV. Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/pandu.v1i3.470

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cara penilaian perkembangan siswa dan pendidikan karakter yang diterapkan pada Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada beberapa SD yang menggunakan kurikulum merdeka di Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian perkembangan siswa lebih fokus pada kemajuan dan potensi individu dalam konteks pembelajaran. Pendekatan ini juga mengintegrasikan pendidikan karakter dalam pembelajaran dan penilaian. Pendidikan karakter tidak hanya melalui mata pelajaran khusus, tapi juga dalam tugas sehari-hari dan interaksi di sekolah. Kurikulum Merdeka di SD menerapkan pendekatan holistik dalam penilaian yang mendukung perkembangan pribadi siswa. Dengan demikian, pendidikan karakter merupakan bagian penting dalam kurikulum ini untuk membantu siswa mengembangkan nilai positif dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Adapun tantangan yang timbul, diantaranya perlu dilakukan pelatihan guru untuk mengintegrasikan pendidikan karakter dalam pembelajaran dan penilaian yang konsisten.
Influence of Introverted and Extroverted Personalities on English Learning Interaction for Elementary School Students Mustoip, Sofyan; Al Ghozali, Muhammad Iqbal; Fadhlullah, Muhammad Ziyad Fakhri; Assenhaji, Salih Abdulrahman Yousuf
Elsya : Journal of English Language Studies Vol. 6 No. 1 (2024): Elsya : Journal of English Language Studies
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/elsya.v6i1.14291

Abstract

This study examines how introverted and extroverted personalities impact the interaction of learning English at the elementary school level in Indonesia. By using a quantitative method approach through surveys, this research seeks to understand how students' personality traits affect their involvement in learning English. 300 fifth grade public elementary school students in Cirebon City were given a personality assessment questionnaire to identify introverted and extroverted students. Information about students' English learning interactions was collected through observation and self-report measurements. Data analysis used to analyze survey data using multiple linear regression assisted by SmartPLS version 3 includes the use of descriptive statistics, Outer Model Testing and Inner Model Testing. The study revealed that introvert students tend to experience higher levels of anxiety and prefer solitary learning, while extrovert students show more enthusiasm and prefer group activities in English learning interactions. Introverted and extroverted students face challenges in their language learning, such as expressing themselves and finding opportunities to practice. This finding has important implications for English language education in Indonesian primary schools. Educators can use these results to tailor instructional approaches and create inclusive learning environments that meet the diverse needs of introverted and extroverted students. Understanding the influence of personality on language learning interactions can also lead to strategies that enhance student engagement and facilitate effective language acquisition. In conclusion, this study highlights the influence of introverted and extroverted personalities on the interaction of learning English in Indonesian elementary schools. These findings contribute to the teaching of English that teachers should give different treatment to students considering that students have introverted and extroverted personalities.
Program Gerakan Meningkatkan Literasi dan Pengetahuan (GEMILANG) Sebagai Upaya Peningkatan Minat Baca Siswa SD di Desa Gombang Kabupaten Cirebon Mustoip, Sofyan; Nurliyana; Sofi Ana Nurmaliki; Nurul Ambiya; Meliana Indriani; Aisyah Fadiatu Rizqi; Wiwi Robiah Adawiyah; Dian; Puput Putriyani; Sofyan Sauri; Rizka Herman; Burhanudin; Fatiah Rahmi; Salamah; Muhammad Azharreza Aufa; Muhammad Fahad
Inisiatif : Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2024): Inisiatif : Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/inisiatif.v3i1.184

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi di Desa Gombang, Kabupaten Cirebon melalui revitalisasi perpustakaan desa dan pengaktifan minat baca dengan memanfaatkan acara Pasar Malam desa. Metode yang digunakan adalah pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang meliputi identifikasi aset lokal, pemetaan kebutuhan, pengembangan program, dan implementasi serta evaluasi. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam minat baca masyarakat berkat penambahan koleksi buku dan fasilitas perpustakaan serta keberhasilan integrasi kegiatan literasi di Pasar Malam. Kesimpulan dari program ini adalah bahwa penggabungan kegiatan literasi dengan acara lokal dapat efektif dalam meningkatkan minat baca dan memperkuat budaya membaca di masyarakat.
Assistance to School Principals in Designing and Managing Independent Curriculum Programs in Elementary Schools Mustoip, Sofyan; Al Ghozali, Muhammad Iqbal; Rahman, Delfia Ikhlasiah
Inisiatif : Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2024): Inisiatif : Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/inisiatif.v3i2.218

Abstract

The implementation of the Independent Curriculum in elementary schools requires principals to be active, visionary leaders in designing and managing programs aligned with its principles. This study evaluated the effectiveness of assistance provided to principals in understanding and implementing the curriculum to improve educational quality and holistic student development. A participatory approach was used to support 10 elementary school principals in Kabupaten Sleman through mentoring sessions. Data were collected via semi-structured interviews to identify challenges, document analysis to assess current practices, and direct observations during sessions. This approach revealed the challenges principals faced in curriculum design and management. Collaborative sessions encouraged dialogue and sharing of strategies. Pre- and post-intervention assessments showed that many principals initially struggled with understanding the curriculum, especially integrating Profil Pelajar Pancasila and designing Project-Based Learning (PBL) activities. Post-assistance, significant improvements were noted in strategic planning, curriculum implementation, and outcome evaluation. The study highlighted the importance of continuous training and collaborative forums for principals. The findings confirm that such assistance effectively equips principals with essential skills, suggesting that sustained professional development is vital for the curriculum’s success and positive impacts on student learning and character. Future research could focus on programs for teachers to support curriculum integration at the classroom level