Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Integrasi Kecerdasan Buatan dalam Manajemen Pendidikan Karakter Berbasis Islam di Sekolah Dasar Mustoip, Sofyan; Dz, Abdus Salam; Janur Wulan, Dwi
Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 4 No. 2 (2023): Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/permata.v4i2.2575

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas integrasi kecerdasan buatan (artificial intelligence) dalam manajemen pendidikan karakter berbasis Islam di sekolah dasar. Fokus penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana kecerdasan buatan dapat diimplementasikan dalam pengelolaan pendidikan karakter, serta dampaknya terhadap pembentukan karakter religius siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen di beberapa sekolah dasar Islam yang telah mengintegrasikan kecerdasan buatan dalam manajemen pendidikan karakter. Teknik analisis tematik digunakan untuk mengidentifikasi tema dan pola yang muncul dari data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kecerdasan buatan dalam manajemen pendidikan karakter berbasis Islam di sekolah dasar memberikan peningkatan signifikan dalam hal efektivitas dan efisiensi pengelolaan pendidikan karakter. Kecerdasan buatan membantu guru dalam memantau perkembangan karakter siswa secara real-time, menyesuaikan strategi pembelajaran berdasarkan kebutuhan individu siswa, serta menyediakan data analitis yang mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik dalam manajemen pendidikan karakter. Selain itu, kecerdasan buatan juga mempermudah dokumentasi dan pelaporan perkembangan karakter siswa. Kesimpulannya, integrasi kecerdasan buatan dalam manajemen pendidikan karakter berbasis Islam di sekolah dasar menunjukkan potensi besar dalam meningkatkan kualitas pendidikan karakter. Namun, keberhasilan integrasi ini sangat bergantung pada kesiapan teknologi sekolah dan pelatihan guru dalam memanfaatkan teknologi tersebut. Oleh karena itu, disarankan adanya investasi berkelanjutan dalam infrastruktur teknologi dan pengembangan kapasitas guru untuk memastikan implementasi yang efektif.
Analysis of Social Criticism in Indonesian Folk Tales as a Media for Learning Literature in Elementary Schools As, Umi Sumiati; Hardiansyah, Hadi; Mustoip, Sofyan; Christian, Erica Wahyu
EduBase : Journal of Basic Education Vol. 6 No. 1 (2025): EduBase : Journal of Basic Education
Publisher : LJPI UI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/edubase.v6i1.3079

Abstract

Building the Spirit of Nationalism through Culture-Based Learning in Elementary Schools: A Comparative Study of Indonesia and Türkiye Mustoip, Sofyan; Fadhlullah, Muhammad Ziyad Fakhri
EduBase : Journal of Basic Education Vol. 6 No. 1 (2025): EduBase : Journal of Basic Education
Publisher : LJPI UI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study explores the role of culture-based learning in fostering nationalism among elementary school students in Indonesia and Türkiye. Objective: This study aims to analyze and compare the effectiveness of cultural elements in shaping students' national identity and patriotic values ​​in both countries. Novelty: This study is novel in its comparative approach, highlighting similarities and differences in cultural learning strategies implemented in elementary schools in Indonesia and Turkey. Methods: This study uses a qualitative approach with a case study, involving observation, interviews with teachers, and content analysis of curriculum documents. Results: Both countries integrate local traditions, historical narratives, and national symbols in their education systems, but with different pedagogical approaches. While Indonesia emphasizes local wisdom and folklore, Turkey combines historical events and civic education. Conclusion: Culture-based learning contributes significantly to nurturing nationalism, and integrating local pedagogical strategies can further enhance students' sense of national identity.
Penggunaan Laboratorium untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Siswa di MIN Yogyakarta 2 Shulkhah, Shulkhah; Mustoip, Sofyan
EduBase : Journal of Basic Education Vol. 1 No. 1 (2020): Edubase : Journal of Basic Education
Publisher : LJPI UI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/edubase.v1i1.39

Abstract

This study aims to see the improvement of students' process skills in MIN Yogyakarta 2 using laboratories. This research is a classroom action research (CAR) consisting of three cycles. The subjects of this study were 39 students in class IV. The data collection technique used was observation while the instrument used was a process skills observation sheet, a student's scientific attitude observation sheet, and a student's performance observation sheet. The collected data were analyzed with qualitative and quantitative techniques. The results showed that the use of laboratories can improve: (1) students' scientific process skills, (2) student performance, (3) scientific attitude. Improved process skills can be seen in the average score of science process skills in students in the first cycle is 13.96 in the low category. In the second cycle increased to 21.84 in the high category. In the third cycle it increased to 26.35 in the very high category. The average performance score of students in the first cycle was 5.167 (very low), the second cycle was 6.872 (moderate) and the third cycle was 9.336 (high). The average scientific attitude of students in the first cycle was 10.256 (low), the second cycle was 14.923 (high) and in the third cycle it increased to 18.128 (very high). Thus it can be concluded that there is an increase in students' process skills through the use of laboratories. Keywords: laboratory; improvement; process skills. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk melihat peningkatan keterampilan proses siswa di MIN Yogyakarta 2 menggunakan laboratorium. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas ( PTK) yang terdiri dari tiga siklus. Subyek penelitian ini adalah sejumlah 39 siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi sedangkan instrument yang digunakan adalah lembar observasi keterampilan proses, lembar observasi sikap ilmiah siswa, dan lembar observasi unjuk kerja siswa. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunakan laboratorium dapat meningkatkan: (1) Keterampilan proses sains siswa, (2) Unjuk kerja siswa, (3) Sikap Ilmiah. Peningkatan keterampilan proses dapat dilihat pada rata-rata skor keterampilan proses sains pada siswa pada siklus pertama adalah 13,96 dalam kategori rendah. Pada siklus kedua meningkat menjadi 21,84 dalam kategori tinggi. Pada siklus ketiga meningkat menjadi 26,35 dalam kategori sangat tinggi. Rata-rata skor unjuk kerja siswa pada siklus pertama 5,167 (sangat rendah), siklus kedua 6,872 (sedang) dan siklus ketiga 9,367 ( tinggi). Rata-rata sikap ilmiah siswa pada siklus pertama adalah 10,256 ( rendah), siklus kedua 14,923 (tinggi) dan pada siklus ketiga meningkat menjadi 18,128 (sangat tinggi). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan keterampilan proses siswa melalui penggunaan laboratorium. Kata Kunci: laboratorium; peningkata; keterampilan proses.
Pengembangan Penilaian Autentik Keterampilan Berbahasa Tulis Di Sekolah Dasar Rosayu, Witgia Indah; Mustoip, Sofyan
EduBase : Journal of Basic Education Vol. 1 No. 2 (2020): EduBase : Journal of Basic Education
Publisher : LJPI UI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/edubase.v1i2.123

Abstract

This study aims to (1) find out the profile of writing assessment in elementary schools today. (2) explain the prototype of developing authentic assessment of written language skills in elementary schools. (3) describes the results of the implementation of the prototype development of an authentic assessment instrument for written language skills in elementary schools. This research was conducted using research and development methods that refer to the Sukmadinata steps, namely preliminary studies, development stages and trials. Products for developing written language authentic assessment instruments consist of (1) assessment instruments for writing book reports; (2) instrument for writing rhymes assessment; (3) poetry writing evaluation instruments and; (4) attitude assessment instruments in writing activities. The results of this development research are (1) authentic assessment instruments writing book reports, rhyming writing, poetry writing and attitude assessment in writing activities declared valid by assessment experts and practitioners; (2) the consistency of kappa coefficient> 0.775 in the consistency test of the book writing assessment instrument means that the rhyme writing assessment instrument obtains the average kappa coefficient value> 0.709, and the poetry writing evaluation instrument obtains an average value of kappa coefficient> 0.651 which means that the instrument Valuation of writing book notes, rhymes and poetry has a high consistency in the assessment by several assessors. Thus the authentic assessment developed was declared valid and reliable so that it could be used as an alternative to written language assessment instruments in elementary schools. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui profil penilaian menulis di Sekolah Dasar saat ini. (2) memaparkan prototipe pengembangkan penilaian autentik keterampilan berbahasa tulis di Sekolah Dasar. (3) memaparkan hasil implementasi prototipe pengembangan instrumen penilaian autentik keterampilan berbahasa tulis di Sekolah Dasar. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penelitian dan pengembangan yang mengacu pada langkah-langkah Sukmadinata yaitu studi pendahuluan, tahap pengembangan dan uji coba. Produk pengembangan instrumen penilaian autentik berbahasa tulis terdiri dari (1) instrumen penilaian menulis laporan buku; (2) instrumen penilaian menulis pantun; (3) instrumen penilaian menulis syair dan; (4) instrumen penilaian sikap dalam kegiatan menulis. Hasil penelitian pengembangan ini yaitu (1) instrumen penilaian autentik menulis laporan buku, menulis pantun, menulis syair dan penilaian sikap dalam kegiatan menulis dinyatakan valid oleh ahli penilaian dan praktisi; (2) dalam uji kekonsistenan instrumen penilaian menulis buku diperoleh nilai rata-rata koefisien kappa > 0,775, instrumen penilaian menulis pantun memperoleh nilai rata-rata koefisien kappa > 0,709, dan instrumen penilaian menulis syair memperoleh nilai rata-rata koefisien kappa > 0,651 artinya instrumen penilaian menulis catatan buku, pantun dan syair memiliki kekonsistenan yang tinggi dalam penilaian oleh beberapa penilai. Dengan demikian penilaian autentik yang dikembangkan dinyatakan valid dan reliabel sehingga dapat digunakan sebagai alternatif instrumen penilaian berbahasa tulis di Sekolah Dasar
Urgensi Penguatan Pendidikan Karakter untuk Anak Usia Sekolah Dasar di Era Digital Mustoip, Sofyan
EduBase : Journal of Basic Education Vol. 4 No. 2 (2023): EduBase : Journal of Basic Education
Publisher : LJPI UI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/edubase.v4i2.665

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis perlunya penguatan pendidikan karakter di era digital bagi anak usia Sekolah Dasar (SD) sebagai respons terhadap tantangan baru yang dihadapi dalam lingkungan digital. Era digital telah membawa perubahan signifikan dalam cara anak-anak mengakses dan memproses informasi. Dalam konteks ini, pendidikan karakter menjadi semakin penting untuk membekali mereka dengan nilai-nilai moral, etika, dan keterampilan sosial yang diperlukan dalam menghadapi dunia digital yang kompleks dan beragam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan wawancara mendalam dan observasi partisipatif sebagai metode pengumpulan data. Sampel penelitian terdiri dari guru, orang tua, dan anak-anak usia Sekolah Dasar yang aktif menggunakan teknologi digital dalam kegiatan sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan pendidikan karakter di era digital memegang peran penting dalam membentuk perilaku dan sikap positif anak-anak. Guru dan orang tua memiliki peran sentral dalam membimbing anak-anak dalam memahami nilai-nilai moral dan etika dalam penggunaan teknologi digital. Selain itu, anak-anak menunjukkan kemampuan untuk menginternalisasi dan menerapkan nilai-nilai karakter dalam interaksi online. Implementasi pendidikan karakter yang efektif membutuhkan kerjasama erat antara sekolah dan keluarga, serta dukungan yang kuat dari komunitas. Melalui pendidikan karakter, anak-anak dapat memanfaatkan potensi positif dari teknologi digital sambil tetap mempertahankan nilai-nilai moral dan etika yang kuat.
Eksplorasi Implementasi Pendidikan Karakter Di Sekolah Dasar: Studi Kualitatif Mustoip, Sofyan; As, Umi Sumiati; Salam Dz, Abdus
EduBase : Journal of Basic Education Vol. 4 No. 1 (2023): EduBase : Journal of Basic Education
Publisher : LJPI UI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter dianggap sebagai hal yang penting untuk diberikan kepada siswa di sekolah dasar. Sebagai institusi yang memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak-anak, sekolah harus mampu memberikan pendidikan karakter yang efektif agar siswa dapat menjadi individu yang berkarakter baik. Penelitian ini bertujuan untuk menggali informasi yang lebih mendalam tentang implementasi pendidikan karakter di sekolah dasar melalui pendekatan kualitatif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk memahami implementasi pendidikan karakter di dua Sekolah Dasar Negeri yang ada di Kota Cirebon. Subjek penelitian meliputi guru, siswa, dan orang tua di kedua sekolah tersebut. Teknik pengambilan data yang digunakan meliputi wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen. Data yang telah terkumpul dianalisis melalui teknik analisis tematik dengan tahapan pengkodean, pengelompokan, dan interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sekolah Dasar Negeri A dan B memiliki pendekatan yang berbeda dalam melaksanakan pendidikan karakter. Adapun beberapa faktor internal, antara lain: kepemimpinan yang baik, komitmen guru dalam melaksanakan pendidikan karakter, sumber daya yang tersedia untuk pelaksanaan pendidikan karakter, dan beberapa faktor eksternal, meliputi: dukungan orang tua siswa, kurikulum pendidikan karakter yang jelas dari pemerintah, kondisi sosial dan lingkungan sekitar sekolah.
Implementation of the Literacy Movement in Shaping Student Character in Elementary School Marleni, Eva; Mustoip, Sofyan; Sulkhah, Sulkhah
EduBase : Journal of Basic Education Vol. 5 No. 2 (2024): EduBase : Journal of Basic Education
Publisher : LJPI UI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/edubase.v5i2.2627

Abstract

A study has been conducted to evaluate the application of the Literacy Movement in shaping the character of students at MI Al Huda, Cirebon Regency. The focus of this research is on programs such as Qiraati, readlah, Tahfidz, and literacy zones. The purpose of this research is to understand the character education applied at MI Al Huda. The character applied can encourage all students to show empathy, care, and respect for each other. So character education is an activity that is carried out consciously and helps students know good things, have noble character, are full of affection, and are intelligent. The Literacy Movement in Schools is a social initiative that involves cooperation from various sectors. One way to achieve this is to create a reading habit in students for 15 minutes. The achievement targets of the literacy movement in schools can gradually improve skills achieved through appropriate activities in elementary schools that emphasize reading, listening, and writing skills. This study uses a qualitative method by collecting data through observation, interviews, and documentation. The results show that the Literacy Movement, especially through the Literacy Movement program, is considered effective and receives support from the local community because being interested in these programs can help shape the positive character of students. The implementation of the Literacy Movement to shape the character of grade II students at MI Al Huda, Cirebon Regency has proven to be effective. Through this literacy program, students can develop a disciplined, responsible, independent, intelligent, and capable of respecting others, loving virtue, maintaining honesty, being polite, obeying rules, and obeying religious teachings. This research is expected to provide valuable information and input for the learning process in various institutions or schools, especially at MI Al Huda Cirebon Regency.
Implementation of Line Card Number Media in Improving Elementary School Students’ Addition and Subtraction Ability Inayah, Ismatun; Mustoip, Sofyan; Somantri, Somantri
EduBase : Journal of Basic Education Vol. 5 No. 2 (2024): EduBase : Journal of Basic Education
Publisher : LJPI UI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to explore the implementation of Line Card Number media in improving the addition and subtraction abilities of elementary school students at MIS Dar Al Tauhid, Cirebon City. This research uses a qualitative method with a case study approach. Data was collected through direct observation, in-depth interviews with teachers and students, as well as analysis of documents related to the learning process using Line Card Number media. The research results show that the use of Line Card Number media helps students understand the concepts of addition and subtraction more easily and interactively. Teachers reported an increase in student participation during learning, as well as a decrease in errors in solving addition and subtraction problems. Students also stated that this media made them more interested and motivated in learning mathematics. The conclusion of this research is that the Line Card Number media is effective as a learning tool to increase students' understanding of addition and subtraction operations. This media not only makes the learning process more interesting but also helps students internalize basic mathematical concepts in a deeper and more enjoyable way.
Exploration of the Use of Play Money Media in Learning Currency Material in Elementary Schools Rokhimah, Ratna; Mustoip, Sofyan; Su'aedah, Siti
EduBase : Journal of Basic Education Vol. 5 No. 2 (2024): EduBase : Journal of Basic Education
Publisher : LJPI UI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to explore the use of play money media in learning currency material in elementary schools. The research was conducted with a qualitative approach, using observation methods, in-depth interviews and documentation. The research subjects were teachers and students at an elementary school that had implemented play money as a medium in learning. The research results show that the use of play money can help students understand the concept of the value of money, transaction methods and simple financial management. This media also encourages active student interaction during learning and increases learning motivation. Apart from that, the teacher stated that the play money media made it easier to convey abstract material into a more concrete one. However, this research also found several challenges, such as limited time for preparation and use of media. The implication of this research is the need for support and training for teachers to integrate innovative learning media effectively.