Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Desain Komunikasi Visual Melalui Motif Ukir Klasik Pesisir Berbasis Arsitektur Untuk Publikasi Wisata Pantai Eko Darmawanto; Mochammad Qomaruddin; Sholeh Fandi Hendriyono
SULUH: Jurnal Seni Desain Budaya Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : SULUH: Jurnal Seni Desain Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hingga saat ini motif ukir masih menjadi karakter yang kuat dalam mitologi di wilayah Jepara yang perlu dikokohkan dengan bentuk yang berbeda dan terintegrasi dengan dunia wisata sebagai pintu gerbang dalam memperkenalkan ikonik ukir kepada dunia luar. Kegiatan publikasi dengan unsur seni dan budaya saat ini belum menyentuh ranah unsur motif, sehingga desain yang bersifat ketimuran saat ini telah pudar dari yang seharusnya. Upaya penelusuran data berdasarkan realitas lapangan pada penelitian awal menunjukkan setidaknya terdapat sebaran wisata pantai Jepara yang memiliki potensi kuat dalam pengembangan desain publikasi dengan balutan motif. Dengan data yang komprehensif setidaknya diperoleh manfaat dalam penelitian ini yaitu: (1) perancangan desain melalui motif ukir sebagai penunjang publikasi wisata pantai dalam bentuk desain ikonik; (2) hasil penelitian ini dapat dijadikan masukan kebijakan untuk perubahan perbub no. 10 tahun 2014 di wilayah kabupaten Jepara terkait cakupan bangunan ikonik yang tidak hanya di lingkungan pemerintah semata melainkan juga objek wisata. Metode penelitian dengan menggunakan metode glass box, yakni desain yang terukur, sistematis, dan rasional dengan pendekatan budaya lokal dan analisis data menggunakan alur Specific, Measurable, Attainable, Relevant, Timely (SMART).
Kajian Perbandingan Analisis Harga Satuan Pekerjaan Terhadap Output Upah Dan Bahan Di Lapangan (Studi Kasus Pembangunan Pasar Di Jepara) nor hidayati; decky rochmanto; surya aninda; mochammad qomaruddin
Teknika Vol 18, No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v18i1.6315

Abstract

Dalam merancang kebutuhan suatu plafon diperlukan kalkulasi terperinci untuk mendapatkan jumlah material yang dipakai maupun upah pekerja yang dibutuhkan. analisa harga satuan pekerjaan konstruksi diperlukan sebagai mengetahui efisiensi anggaran dan tepat sasaran. Analisis/perhitungan tersebut juga berpengaruh terhadap keluaran atau output yang akan didapatkan oleh pemilik proyek baik dari pemerintah maupun pihak swasta. Pada saat ini ada beberapa standarisasi metode perhitungan analisis harga satuan pekerjaan, diantaranya analisa BOW, SNI, dan analis satuan pekerjaan yang berdasarkan permen PUPR. Makud dan tujuan dari Penelitian manganalisis harga sesuai studi lapangan dan membandingkan AHSP yang diperoleh dari literatur yang sudah ada dengan pengamatan lapangan. Lingkup dari penelitian ini adalah pada pekerjaan tanah, pekerjaan dinding bata kalipucang/clering, pekerjaan plesteran dan acian pekerjaan beton meliputi sloof, kolom, balok, pekerjaan baja, pekerjaan penutup lantai dan pekerjaan pengecatan. Hasil dari penelitian Untuk besaran selisih antara 74% untuk item pekerjaan dengan selisih paling besar dan selisih 7% untuk item pekerjaan yang paling kecil. Untuk item pekerjaan dengan selisih diatas 50% didominasi oleh pekerjaan bekisting atau pencetak beton, pekerjaan dinding dan pengecatan sedangkan item pekerjaan dengan selisih paling sedikit adalah pekerjaan beton dan pembesian yang meliputi  pemasangan besi polos, besi profil dan pemasangan folding door.
ANALISIS PENERAPAN REKAYASA NILAI (VALUE ENGINEERING) PEKERJAAN STRUKTUR PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG HOTEL PERMAI BANJARNEGARA Nur Khanifah; Nasyiin Faqih; Ashal Abdussalam; Mochammad Qomaruddin
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 13 No 1 (2023): Juni
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v13i1.5132

Abstract

Suatu pekerjaan konstruksi perlu adanya evaluasi perencanaan dengan tujuan untuk penghematan biaya tanpa mengurangi kualitas mutu bangunan tersebut. Maka perlu dilakukan Rekayasa Nilai dalam suatu proyek konstruksi agar dapat memperoleh penghematan yang sesuai. Dalam rencana kerja (Job Plan) rekayasa nilai ada beberapa tahapan yaitu : tahap informasi, tahap spekulasi/kreatif, tahap analisis dan tahap rekomendasi/penyajian. Informasi yang didapatkan yaitu data proyek antara lain Rencana Anggaran Biaya, lalu dari Rencana Anggaran Biaya dilakukan urutan analisis dengan metode pareto untuk memperoleh pekerjaan yang memiliki biaya tinggi. Setelah memperoleh pekerjaan yang memiliki biaya tinggi lalu dilakukan analisis fungsi untuk mengelompokan fungsi sesuai yang dibutuhkan untuk mendapatkan rasio cost/worth. Apabila usulan alternatif tersebut dapat digunakan maka dilanjutkan dengan biaya daur hidup untuk mendapatkan penghematan biaya kemudian dilakukan estimasi biaya pada tahap analisis lalu disajikan dalam tahap rekomendasi/penyajian. Dari analisis rekayasa nilai pada pekerjaan balok, plat lantai, dan kolom, pada proyek pembangunan Gedung Hotel Permai Banjarnegara menghasilkan biaya total sebelum analisis rekayasa nilai pada pekerjaan balok sebesar Rp. 6.457.876.617, pada perkerjaan plat lantai sebasar Rp. 5.241.070.950, pada pekerjaan kolom sebesar Rp. 2. 649.763.619. Setelah dilakukan analisis rekayasa nilai mendapatkan penghematan biaya pada pekerjaan balok sebesar Rp. 1.168.138.027, pada pekerjaan plat lantai sebesar Rp. 56.150.537 dan pada pekerjaan kolom sebesar Rp. 467.442.190.
Perencanaan Jembatan Komposit Bentang 50 M Desa Kecapi Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara Khotibul Umam; Yayan Adi Saputro; Maulana Anwar Safi’i; Tira Roesdiana; Mochammad Qomaruddin
Teknika Vol 18, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v18i2.7812

Abstract

Upaya dalam meningkatkan mobilisasi masyarakat perlu adanya pembangunan sarana dan prasarana perhubungan yang memadai sejalan dengan pertumbuhan teknologi dan industri. Masalah yang sering terjadi dalam pembangunan jalan raya terutama pembangunan jalan raya di Dukuh Ngesing RT 21 RW 04 dan Dukuh Telahap RT 09 RW 02 Desa Kecapi terhalangnya oleh rintangan berupa sungai sehingga perlu dibangun bangunan penghubung seperti jembatan. Tahapan perencanaan diawali dengan survey pendahuluan, Perencanaan struktur atas jembatan dan Perencanaan struktur bawah jembatan. Hasil yang diperoleh dari perencanaan struktur atas jembatan menggunakan pipa sandaran 3 inch. Sandaran pipa panjang 20 cm lebar 15 cm tinggi 100 cm dengan tulangan D10-100 mm dan D10-150. Lantai trotoar lebar 70 cm tebal 20 cm dengan tulangan D12-200 mm dan D12-200. Lantai kendaraan lebar 7,4 m tebal 20 cm dengan susunan tulangan atas bawah D22-250 mm  dan D16-450 mm. Gelagar Memanjang (Girder) dengan dimensi WF 850.300.39.19 dan Gelagar Melintang (Diafragma) dengan dimensi WF 250.125.9.6. Untuk struktur bawah jembatan menggunakan pier dengan dimensi panjang 7,5 m tinggi 7,5 m lebar 1,75 m susunan tulangan D32 – 120 mm, D25 – 170 mm, dan tulangan hoops D13-500 mm, pile cap dengan dimensi panjang 11 m tinggi 1,5 m lebar 7 m susunan tulangan atas bawah D32 – 300 mm, dan D28 – 150 mm. Pada mutu beton pier dan pile cap menggunakan kuat tekan pada f’c 30 MPa dan mutu besi tulangan pada fy 400 MPa. Tiang pancang dengan mutu beton f’c 30 MPa diameter 40 cm membutuhkan 8 tiang dengan kedalaman sesuai perhitungan dan hasil sondir.  
PERENCANAAN PEMBANGUNAN GEDUNG BARU LIMA LANTAI RS PKUM WONOSOBO Ahmad Muzaki; Nasyiin Faqih; Ahmad Alfin; Mushthofa Mushthofa; Mochammad Qomaruddin
Device Vol 14 No 1 (2024): Mei
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/device.v14i1.7032

Abstract

Melonjaknya kebutuhan pelayanan kesehatan di RS PKUM Wonosobo diperlukan peningkatan layanan kesehatan. Direncanakan gedung lima lantai menggunakan struktur beton rigid serta atap menggunakan struktur baja profil. Perencanaan struktur gedung mengacu pada SNI 2847:2019 dan SNI 1729:2020. Beban yang bekerja ditinjau berdasarkan SNI 1727:2019 dan SNI 1726:2019. Pengambilan data perencanaan, menentukan standart acuan, menentukan sistem struktur, preliminary design, menganalisa menggunakan program SAP2000 dan SPColumn, menentukan kebutuhan tulangan, serta mendesain fondasi.Perencanaan konstruksi terlebih dahulu menentukan sistem rangka pemikul momen. Struktur pada gedung dianalisa menggunakan aplikasi SAP2000 dan dihitung berdasarkan gaya dalam yang terjadi. Dari pengolahan data digunakan atap: WF 390.300, profil kanal 150.75.9.12,5; balok: B1 50×70 cm, B2 40×60 cm, B3 35×50 cm, BA1 25×50 cm, BA2 25×45 cm, BA3 20×40 cm, BA4 15×25 cm, BC1 30×40 cm; tebal pelat: P-1 120 mm, P-2 120 mm, P-3 120 mm, P-T 120 mm, P-B 120 mm, P-Atap 100 mm, P-Dasar 100 mm; tebal shearwall 350 mm; kolom: K1 70×70 cm, K2 60×60 cm; dan fondasi footplate 250×250×80 cm.
The Analysis Of Bela H. Banathy’s Model And Its Relevance To Islamic Education Learning In Schools Hakim, Luqman; Jamil, Alvian Nur; Qomaruddin, Mochammad; Rifa'i, Ahmad Suzaki
AL-WIJDÃN Journal of Islamic Education Studies Vol. 9 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Faculty of Islamic Sciences, Raden Rahmat Islamic University Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58788/alwijdn.v9i2.4008

Abstract

Learning Islamic religious education is an essential part of achieving national education goals. Meanwhile, choosing a learning model is important in achieving success in Islamic Religious Education. This research aims to reveal how applying the Bela H. Banathy learning model in Islamic religious education can improve the quality of learning. This qualitative research uses a literature study approach. The data analysis method uses descriptive analysis methods to reveal the application of the learning model developed in 1968 by Bela H. Banathy in learning Islamic religious education in schools. The research results show that the Bela H. Banathy learning system is relevant to learning Islamic religious education. This model uses an approach oriented towards student learning outcomes by developing the concept of a spiral or learning cycle. Implementation of this model is carried out through six stages, namely: (1) formulating goals, (2) developing tests, (3) analyzing learning activities, (4) designing a teaching system, (5) carrying out test development activities, (6) and making improvements based on Banathy's evaluation results. The Banathy model has advantages in formulating goals according to student abilities and a structured and measurable learning system. This model can provide meaningful learning experiences, improve critical thinking skills and creativity, and use a holistic learning approach. On the other hand, weaknesses include the need for more steps in designing learning and the tendency to ignore previously learned knowledge.   Keywords: Learning Model, Bela H. Banathy, Islamic Religious Education
REDESIGN PEMBANGUNAN GEDUNG B TAHAP 1 RSUD HJ. ANNA LASMANAH BANJARNEGARA MENGGUNAKAN METODE BETON PRACETAK Faqih, Nasyiin; Purwati, Anika; Abdussalam, Ashal; Mushthofa, Mushthofa; Qomaruddin, Mochammad; Febrianty, Ruliana
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 11 No 2 (2024): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v11i2.7147

Abstract

Seiring dengan terus meningkatnya perkembangan zaman populasi masyarakat juga ikut meningkat, ada beberapa masalah yang timbul di kota besar, salah satunya masalah kesehatan.. Dengan fasilitas yang sudah ada pada gedung lama (existing) kurang memadai, dalam hal ini Pihak RSUD terdorong untuk memberikan fasilitas yang lebih memadahi dengan dilakukannya pengadaan pembangunan gedung baru. Sebagai Studi Perencanaan pada Penelitian ini menggunakan metode beton pracetak.. Perencanaan merujuk pada pedoman yang berlaku di Indonesia yaitu SNI 03-1727-2020, SNI 1726-2019, SNI 2847-2019. Metodologi penelitian yang saya gunakan diawali dari tahap persiapan, pengumpulan data, menentukan desain bangunan dan pembebanan, Penentuan dimensi struktur, Analisa momen dengan menggunakan program SAP2000 v.14, pembuatan Gambar kerja perhitungan RAB struktur, dan diakhiri dengan Pembuatan Rencana Schedule.
Perencanaan Jaringan Distribusi Air Bersih Desa Kalikarung Kalibawang Wonosobo Faqih, Nasyiin; Kharianto, Aan; hermawan, hermawan; Qomaruddin, Mochammad; Mushthofa, Mushthofa
Device Vol 14 No 2 (2024): November
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/device.v14i2.7651

Abstract

Desa Kalikarung, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten wonosobo, Jawa Tengah merupakan salah satu desa yang sumber mata airnya melimpah namun karena kurangnya pengelolaan dari pihak desa sehingga desa kalikarung mengalami krisis air bersih ketika musim kemarau datang . Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan jaringan air bersih di Desa Kalikarung di rencanakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih sampai 15 tahun. Proyeksi Jumlah Penduduk renncana di lakukan dengan menggunakan 3 metode yaitu Geometrik, Arimatika dan eksponensial. Dan kemudian di lanjutkan perhitungan secara manual dan analisis menggunakan softwere QGIS dan EPANET 2.2.Perencanaan jaringan air bersih ini memerlukan data-data seperti keadaan sumber air, pengukuran debit, jumlah konsumen serta lokasi peletakan bak. Untuk menentukan elevasi dan panjang pipa dapat menggunakan aplikasi QGIS dan EPANET untuk memodelkan jaringan di lapangan. Mata air di Desa Kalikarung memiliki debit 13,51 lt/dt yang akan di gunakan untuk mengaliri penduduk sebanyak 3719 di tahun 2039 dengan metode perhitungan Exsponensial dengan rasio pertumbuhan 0,36% Dengan debit rencana yang akan di alirkkan ke Desa Kalikarung sebesar 6,86 lt/dt sampai tahun 2039. Kemudian gambar pemodelan di lakukan di aplikasi QGIS kemudian di export ke EPANET Perencanaan jaringan pipa distribusi tersebut menggunakan pipa jenis PVC dengan besarnya diameter disesuaikan dengan kebutuhan aliran debit.Berdasarkan hasil analisis EPANET dibutuhkan 1 PRV(Pressure Reducing Valve) untuk mmengatur tekanan air pada jaringan pipa yang mempunyai tekanan besar pada pipa dan untuk biaya perencanaan dibutuhkan sebesar Rp 2.416.867.000 dengan tarif seting per sambungan sebesar 2.200.00/m3
VARIASI PANJANG PEMASANGAN FRP PADA BALOK HAUNCH GEOPOLIMER Zulfahmi, Rifqi Iqbal; Qomaruddin, Mochammad; Prasetya, Blinka Hernawan; Purwanto, Purwanto; Tudjono, Sri; Victor, Victor
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 14 No 2 (2024): Desember
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v14i2.8523

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh variasi panjang pemasangan Fiber Reinforced Polymer (FRP) pada balok haunch berbahan geopolimer yang digunakan untuk memperkuat balok komposit beton. Penelitian dilakukan melalui simulasi menggunakan software DIANA 10.5 untuk analisis elemen hingga (FEA). Benda uji memiliki panjang total 3,8 meter, jarak tumpuan 3,4 meter, dimensi balok 340 x 170 mm, dan dimensi kolom 300 x 250 mm. Balok haunch dilengkapi tulangan longitudinal D13 dan sengkang 8D-50. Metode eksperimen mencakup sistem pembebanan sesuai standar, penempatan instrumen presisi, serta pencatatan data selama pengujian. Simulasi menggunakan string CFRP dalam FEA menunjukkan bahwa panjang FRP memengaruhi beban-deformasi, pola retak, dan daktilitas balok haunch. Grafik hubungan panjang FRP dan beban ultimate memberikan wawasan penting untuk optimasi perkuatan, sehingga berkontribusi pada pengembangan metode perkuatan struktur yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Perencanaan Gedung Bertingkat 5 Lantai Asrama Putri Pondok Pesantren Hasyim Asy’ari Bangsri Jepara Ariyanto; Wicaksono, Adi; Hidayati, Nor; Mochammad Qomaruddin; Roesdiana, Tira
Jurnal Basement : Jurnal Teknik Sipil Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Basement : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/basement.v2i1.10878

Abstract

The development of the world of Islamic education in Indonesia also includes Islamic boarding schools, Hasyim Asy'ari Bangsri Jepara Islamic boarding school is one of the best Islamic boarding schools, to support the smooth teaching and learning, it is necessary to have adequate student facilities and facilities. This research aims to help fulfill the capacity of santri facilities and infrastructure at the Hasyim Asy'ari Bangsri Jepara Islamic boarding school. The building structure calculations were reviewed for dead loads, live loads and earthquake loads using the SAP 2000 program. The structural calculations carried out included roofs, floor plates, beams, columns, stairs, sloofs and foundations. The building planning location is Jl. Jepara-Bangsri No. 9, Krasak Bangsri, District. Bangsri, Kab. Jepara, Central Java 59452. From the structural planning, the roof structure is obtained with 2L steel trusses 50.50.7, floor plate 130 mm ∅ 12-100, beam B1 500x300 mm 10 D19, beam B2 400x250 mm 10 D19, column K1 500x500 mm 18 D19, column K2 400x400 mm 12 D19, ladder plate thickness 150 mm ∅ 12-150, sloof 500x300 mm 9 D19, pile cap foundation 160x160x60 mm, pile D30 cm 6 m long, with concrete quality (f'c) = 30 MPa, reinforcement quality (fy) = 400 MPa and (fy) = 240 MPa. The programs used are Microsoft Office, Microsoft Excel, Autocad, SAP 2000, and SketchUp.
Co-Authors Abda Rizka Nabella Abdussalam, Ashal Adib, Muhammad Ahmad , Arrisal Khoirudin Ahmad Alfin Ahmad Muzaki Ahmad Muzaki Ainis Safaah Akhmad Firdos Khoiril Khitam Alfin, Ahmad ANDRI KURNIAWAN Arie Irvanto Adhi Saputra ARIF HIDAYAT Ariyanto Ariyanto Ariyanto Ariyanto Ariyanto Ashal Abdussalam Bobby Rio Darmoko, Wahyu Setyo Decky Rochmanto Decky Rochmanto, Decky Dian Chandrasasi Dian Eko Santoso Dina Limbong Pamuttu Dina Pasa Lolo Dyah Ari Wulandari Fadhila, Fajrina Nur Fakhriyan, Adi Noor Faqih, Nasyiin Fatchur Roehman Fatimatuz Zahro Febrianty, Ruliana FERI FIRMAN Ferdiasah Hairulla Han Ay Lie Han Ay Lie Hermawan Hermawan Irene Sitohang Istianah Istianah Istianah Istianah Jamil, Alvian Nur Kharianto, Aan khoiru nisa Khotibul Umam Khotibul Umam Khotibul Umam Luqman Hakim Maemonah, Maemonah Maria Yekiana Mulyahati Maulana Anwar Safi’i Muh. Akbar Mushthofa Nabella, Abda Rizka Nastain Nasyiin Faqih Nasyiin Faqih Nasyiin Faqih Nor Hidayati Novita Sari Nunuk Sulistyaningrum Suprapto Nur Khanifah Pamungkas, Hannung Prasetya, Blinka Hernawan Pratama, Andrie Mandala Yudha Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Purwati, Anika Rendy, Oktarisa Aviska Rifa'i, Ahmad Suzaki Roesdina, Tira S. Suripin Saputro, ST., MT., Yayan Adi Saputro, Yayan Adi Sena Mahendra Sholeh Fandi Hendriyono Silva Keiza Sahelangi Silviana Ika Ariyani Sitohang, Irene Sri Tudjono Sudarno Sudarno Sudarno Sudarno Sudarno Sudarno Suprapto, Nunuk Sulistyaningrum surya aninda Tarsisius Dwi Wibawa Budianta Tira Roesdiana Tri Hanafiah Munawaroh Tri Hanafiah Munawaroh Tristan, Alfian Ulumudin, Fadhilah Ilham Umam, Sohibul Victor Victor wahyu adhi, Bagas WICAKSONO, ADI Windiya Lista Putri Yayan Adi Saputro Yulia Indriani Yulita Arni Priastiwi Zulfahmi, Rifqi Iqbal Zuli Rubiatin Zurfa Isnaini