Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : jurnal pendidikan bahasa

Eufemisme dalam Berita Politik pada Portal Jambi Ekspres Online Tahun 2025 Selviani Selviani; Agus Setyonegoro; Deri Rachmad Pratama
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v16i1.4183

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penggunaan eufemisme sebagai strategi wacana politik dalam pemberitaan Portal Jambi Ekspres online tahun 2025 dengan menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis model Eriyanto (2001). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling. Data penelitian berupa satuan kebahasaan yang mengandung eufemisme dalam 15 berita politik periode Juli–September 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan lima jenis eufemisme, yaitu deskriptif, metaforis, litotes, teknis, dan idiomatis, masing-maasing berjumlah tiga data 20%. Pada tingkat teks eufemisme berfungsi menghaluskan dan membingkai peristiwa politik melalui pilihan leksikal yang netral dan simbolik. Pada tingkat praktik wacana, penggunaan eufemisme menunjukkan pertimbangan redaksional dalam membangun representasi politik. Pada tingkat praktik sosial, eufemisme merefleksikan relasi kekuasaan dan dinamika ideologis dalam ruang politik lokal. Temuan ini menegaskan bahwa bahasa media bukan sekadar penyampai informasi, melainkan sarana konstruksi realitas sosial politik.
Bentuk Bahasa Sindiran dalam Tuturan Sehari-hari Masyarakat Melayu Riau di Desa Pulau Aro Kabupaten Kuantan Singingi Popy Aprilia Ningsih; Andiopenta Purba; Deri Rachmad Pratama
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v16i2.4233

Abstract

Kehidupan sehari-hari masyarakat Melayu yang tinggal di Desa Pulau Aro, Kabupaten Kuantan Singingi, sering menggunakan bahasa kiasan. Dalam situasi sosial tertentu, bahasa kiasan sering digunakan untuk menyindir. Tulisan ini membahas tentang bentuk bahasa sindiran yang dituturkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Melayu Riau di Desa Pulau Aro. Adapun tujuan tulisan ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan berbagai bentuk sindiran yang ditemukan dalam tuturan orang Melayu Riau di Desa Pulau Aro. Selain itu, penelitian ini bertujuan mendeskripsikan makna dan fungsi serta konteks penggunaan dari setiap bentuk sindiran yang ditemukan dalam interaksi sosial di masyarakat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui teknik pengumpulan data wawancara tak terstruktur. Data penelitian berupa kata, frasa, dan kalimat yang mengandung bahasa sindiran. Hasil analisis data menunjukkan bahwa bahasa sindiran dalam tuturan masyarakat Melayu Riau di Desa Pulau Aro terdiri atas lima bentuk yaitu ironi, sinisme, sarkasme, satire, dan antifrasis, sedangkan bentuk innuendo tidak ditemukan dalam data. Setiap bentuk sindiran memiliki makna konotatif yang berbeda dan berfungsi sebagai sarana kritik sosial, teguran, nasihat, serta penilaian terhadap perilaku seseorang tanpa menyampaikan secara langsung.