Claim Missing Document
Check
Articles

BAHAN AJAR MULTIMEDIA INTERAKTIF ILMU PENGETAHUAN ALAM SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN INOVATIF Jupriyanto Jupriyanto; Turahmat Turahmat
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Prodi PGSD FKIP Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/pendas.4.2.119-128

Abstract

Penelitian terkonsentrasi pada pengembangan bahan ajar berbentuk multimedia interaktif sebagai alternatif media pembelajaran inovatif. Penelitian ini menggunakan model four-D yang telah dimodifikasi, menjadi tahap Define (analisis materi, analisis laboratorium, dan merumuskan tujuan pembelajaran), Design (pemilihan media, pemilihan format, dan draft awal) dan Develop (validasi ahli dan uji coba). Analisis data yang dilakukan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji beda rata-rata. Nilai validasi untuk multimedia interaktif secara rata – rata 3.72 termasuk dalam kategori valid. Hasil uji kelas kontrol menghasilkan mean 61.15 dan kelas eksperimen 88.75 dengan signifikansi hitung yang digunakan 0.004. Secara keseluruhan multimedia interaktif sangat baik dan inovatif digunakan dalam permbelajaran
HUMANISASI DALAM NOVEL PEMIMPIN YANG “TUHAN” KARYA EMHA AINUN NADJIB Helmi Nur Laily; Turahmat Turahmat; Evi Chamalah
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 24, No 1 (2019)
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4100.064 KB) | DOI: 10.21831/hum.v24i1.27631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aspek etika profetik, yakni humanisasi yang terdapat pada novel Pemimpin yang “Tuhan” karya Emha Ainun Nadjib. Penelitian ini berlandaskan pada teori sastra profetik Kuntowijoyo. Penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif yakni mendeskripsikan dan menggambarkan gejala fenomena yang ada. Data yang digunakan berupa data kata, frasa, kalimat dalam kutipan yang memuat humanisasi dalam novel ini. Sumber data adalah novel Pemimpin Yang “Tuhan” karya Emha Ainun Najib. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik baca dan catat. Hasil klasifikasi etika profetik dari penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa sastra ini berlandaskan pada terminologi-terminologi Islam dari alquran yang berjiwa transendental dan sufistik. Novel ini juga sarat dengan naura sastra profetik. Aspek humanisasi yang terkandung dalam novel tersebut ada sembilan, yaitu humanisasi dengan menyebarkan kasih sayang, humanisasi dengan menyelami kebijaksanaan, membangkitkan rasa percaya diri, toleransi, memperjuangkan tujuan pendidikan, menjaga keharmonisan, saling mengamankan, saling menyelamatkan, dan menyebarkan cinta kasih yang tercermin dalam 18 kutipan.HUMANISM IN “PEMIMPIN YANG "TUHAN" “, A NOVEL BY EMHA AINUN NADJIB: A PROPHETIC LITERARY CRITICISMThis study examines aspects of prophetic ethics, namely humanization contains in a novel entitled “Pemimpin Yang “Tuhan” ”, writen by Emha Ainun Nadjib. The analysis done within this study was based on Kuntowijoyo's prophetic literary theory. The nature of this study is descriptive qualitative as it describes the existed phenomena depicted in the novel. The data consisted of words, phrases, sentences as represented in quotes taken from the novel through in-depth reading and note taking techniques. The classification of prophetic ethics resulted that this piece of literature was mainly based on Islamic terminologies taken from the Holy Qur'an which has a transcendental and sufistic spirits. This novel is also heavily loaded with prophetic literature. There are nine aspects of humanization contained in the novel namely humanization by spreading  loves, nurturing wisdom, building self-confidence, being tolerance, striving for education, maintaining harmony, protecting and saving others, and  dispersing devotion to all living beings – all were reflected throughout the 18 quotes.
Nilai Religius dalam Naskah Drama "Sumur Tanpa Dasar" Karya Arifin C. Noer (Religious Values in Sumur Tanpa Dasar`s Drama Scripts By Arifin C. Noer) Turahmat Turahmat
Indonesian Language Education and Literature Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v7i2.10393

Abstract

It is interesting to study Sumur Tanpa Dasar's drama script as it contains many symbols describing conflicts between the characters and God. This study aimed to describe religious values in the drama script. The study used a descriptive research design. Data was collected through reading and note-taking techniques. Instruments of the study were arranged according to criteria of 3 aspects of religious values; faith, living standards, and attitude. The data was validated by conducting extended observation and increasing the reading routine. The data was analyzed by: grouping into data of religious values; elaborating the data; concluding the data; and displaying the data. This study ended up with a concept that religious values could not be seen from the physical appearance, but more essentially could be seen from attitude and behavior as the manifestation of a pure heart. Religious values in STD drama scripts emerged in 3 aspects; faith, life standard, and attitude aspects.Naskah drama Sumur Tanpa Dasar menarik untuk dikaji karena menampilkan banyak simbol yang menggambarkan pergulatan para tokoh dengan Tuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai religius dalam naskah drama tersebut. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik pembacaan dan teknik pencatatan. Instrumen penelitian disusun berdasarkan kriteria tiga aspek nilai religius, yaitu keimanan, norma kehidupan, dan sikap perilaku. Teknik keabsahan data dilakukan dengan perpanjangan pengamatan dan meningkatkan ketekunan pembacaan. Teknik analisis data dilakukan dengan cara: mengelompokkan data nilai religius; menguraikan data; menyimpulkan data; dan menyajikan data. Penelitian ini menghasilkan satu konsep bahwa nilai religius tidak bisa hanya dilihat dari tampilan fisik saja, tetapi yang lebih esensial adalah kejernihan hati nurani yang mengejawantah melalui tutur dan laku. Nilai religius dalam STD muncul dalam tiga aspek yaitu aspek keimanan, norma kehidupan, dan aspek sikap perilaku. 
Eksploitasi Lingkungan dalam Cerpen Di Seine Meratapi Citarum melalui Pendekatan Ekokritik Rizal Firmansyah; Turahmat Turahmat
Aksara: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 20, No 2 (2019): AKSARA: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (21.671 KB)

Abstract

Disasters, pollution, and animal hunting continue to occur unnoticed that humans are part of their lives. The purpose of this study is to explore the form of the study of the short story writer "On the Seine Lamenting Citarum" which has an environmental theme. and analyze the ecocritical elements reflected by the author through a short story, "On the Seine Lamenting Citarum". This study uses a qualitative descriptive method. The approach used is the Garrard ecocritical approach. The data source consists of three short stories, namely, "On the Seine Lamenting Citarum" the author reflects on environmental phenomena which include water pollution. Exploitation of nature which brings casualties. The environmental phenomenon contained in the short story focuses on pollution, settlements, and the earth. http://dx.doi.org/10.23960/aksara/v20i2.pp101-108
Peningkatan Literasi bagi Guru MGMP Bahasa Indonesia SMP/MTs Kota Tegal melalui Pendampingan Penulisan Artikel Evi Chamalah; Aida Azizah; Meilan Arsanti; Leli Nisfi Setiana; Turahmat; Oktarina Puspita Wardani
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2022): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v6i4.10460

Abstract

Selama pandemi covid-19, kemampuan literasi Guru Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kota Tegal yang tergabung dalam MGMP Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kota Tegal, tergolong rendah. Hal ini dibuktikan dengan menurunnya jumlah publikasi artikel ilmiah ataupun artikel populer. Padahal di sisi lain, kebutuhan guru untuk kenaikan kepangkatan terus meningkat. Oleh karena itu, dengan adanya tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan keterampilan menulis artikel ilmiah dan artikel populer bagi Guru MGMP Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kota Tegal, dan meningkatkan budaya literasi guru dalam masa pandemi covid-19. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan cara pendampingan bagi guru MGMP Bahasa Indonesia SMP/MTs. di Kota Tegal. Hasil luaran yang diharapkan adalah (1) guru memiliki keterampilan dalam menulis artikel ilmiah dan artikel populer sebagai solusi meningkatkan literasi pada masa pandemi covid-19, (2) guru dapat menghasilkan artikel ilmiah dan artikel populer yang dapat dipublikasikan dan dapat digunakan untuk kenaikan pangkat.
Pelatihan Pembuatan Iklan pada Media Digital E-Commerce sebagai Strategi Marketing para Pelaku Umkm Biyunge di Desa Panusupan Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga Meilan Arsanti; Oktarina Puspita Wardani; Evi Chamalah; Aida Azizah; Leli Nisfi Setiana; Turahmat Turahmat
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5, No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.408 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v5i2.2184

Abstract

ABSTRACTSince the pandemic, the number of tourists visiting Panusupan Tourism Village has decreased drastically. The BIYUNGE MSME sales turnover also decreased drastically because of the lack of buying by tourists. Until now, these MSME actors have not utilized digital e-commerce, to sell their products widely. Through this community service, the team provides training on making advertisements in e-commerce digital media as a marketing strategy so that it is expected that product sales are wider and sales figures increase. With training in making advertisements in e-commerce digital media, MSME actors can increase the number of product sales. The training is carried out offline with strict health protocols. The training is carried out to provide skills to the community of MSME actors so that they can promote their products in e-commerce digital media. The training provided by the service team includes creating accounts on social media, how to upload advertisements, and how to process buying and selling transactions on digital media. The target of the training was focused on MSME actors in Candi Hamlet, RT 05 RW 06, Panusupan Village, Rembang District, Purbalingga Regency. Based on the results of the training, BIYUNGE MSME actors already have the skills to create advertisements and market them through e-commerce digital media on social media such as whatsapp, facebook, and instagram. The training participants admitted that their sales turnover had increased, although not drastically due to the effects of the pandemic. Keywords: MSME, Panusupan Tourism Village, digital media, e-commerce, digital marketing strategy ABSTRAKSemenjak pandemi jumlah wisatawan yang berkunjung ke Desa Wisata Panusupan menurun drastis. Hal tersebut selain berdampak pada pendapatan desa dari sektor wisata juga berdampak pada UMKM BIYUNGE. Omset penjualan UMKM tersebut pun menurun drastis karena sepinya wisatawan yang membeli. Sampai saat ini pelaku UMKM tersebut belum memanfaatkan e-commerce digital yaitu memakai platform online, media sosial, market place, google bisnis untuk memasarkan produknya secara luas. Strategi pemasaran yang dilakukan hanya dari mulut ke mulut sehingga jangkauan pemasaran produknya tidak luas. Melalui pengabdian masyarakat (PKM) ini tim pelaksana memberikan pelatihan pembuatan iklan di media digital e-commerce sebagai strategi pemasaran agar penjualan produknya lebih luas dan angka penjualan meningkat. Dengan pelatihan pembuatan iklan di media digital e-commerce tersebut para pelaku UMKM dapat meningkatkan jumlah penjualan produknya. Pelatihan dilaksanakan secara luring dengan protokol kesehatan ketat. Pelatihan dilakukan untuk memberi keterampilan kepada masyarakat pelaku UMKM agar dapat mempromosikan produknya di media digital e-commerce. Pelatihan yang diberikan tim pengabdian meliputi pembuatan akun di media sosial, cara mengunggah iklan, dan  bagaimana proses transaksi jual beli di media digital tersebut. Sasaran pelatihan difokuskan pada pelaku UMKM di Dusun Candi RT 05 RW 06, Desa Panusupan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga. Berdasarkan hasil pelatihan para pelaku UMKM BIYUNGE sudah memiliki keterampilan membuat iklan dan memasarkannya melalui media digital e-commerce di media sosial seperti whatsapp, facebook, dan instagram. Para peserta pelatihan tersebut mengaku omset penjualannya meningkat meskipun belum drastis karena efek pandemi. Kata kunci : UMKM, Desa Wisata Panusupan, media digital, e-commerce, strategi marketing digital 
Pendampingan Pemasaran Online Hasil Pengolahan Kopi di Desa Wisata Lerep Ungaran Barat Kabupaten Semarang Aida Azizah; Evi Chamalah; Meilan Arsanti; Oktarina Puspita Wardani; Leli Nisfi Setiana; Turahmat Turahmat
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6, No 1 (2022): April 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1213.563 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v6i1.2246

Abstract

ABSTRACTThe production of coffee processing in Lerep Tourism Village, West Ungaran District, Semarang Regency is quite abundant, namely pure robusta coffee, pure exelsa coffee, and wine coffee. The various kinds of processed coffee produced have their own pleasure and taste. Based on the results of initial observations made by the service team, it was found that the marketing of coffee processing so far has only been carried out in the rural culinary market of the Lerep tourism village, it has never been marketed online. This is because society has limitations in the field of technology. Seeing such conditions, the service team is trying to provide solutions to help the economy of the Lerep village community to improve, especially in the current conditions even though it is still a Covid-19 pandemic condition, by providing online marketing assistance. The success of this program is a milestone in the development and improvement of the economic level of the Lerep village community during the Covid-19 pandemic. Keywords: Mentoring, online marketing, coffee processing results.                                                     ABSTRAKProduksi hasil pengolah kopi di Desa Wisata lerep Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang cukup melimpah, yaitu kopi murni robusta, kopi murni  exelsa, dan kopi wine. Aneka macam olahan kopi yang dihasilkan memiliki kenikmatan dan cita rasa tersendiri. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh tim pengabdian di awal kegiatan telah ditemukan data bahwa pemasaran hasil pengolahan kopi selama ini hanya dilakukan di pasar kuliner ndeso desa wisata lerep, belum pernah dipasarkn secara online. Hal ini dikarenakan masyarakat memiliki keterbatasan dalam bidang tekhnologi. Melihat kondisi yang demikian tim pengabdian berusaha untuk memberikan solusi untuk membantu perekonomian masyarakat desa lerep agar meningkat khususnya dalam kondisinsaat ini meskipun masih kondisi pandemi Covid-19 adalah dengan memberikan pendampingan pemasaran online. Keberhasilan program ini merupakan tonggak perkembangan dan peningkatan tingkat perekonomian masyarakat desa lerep dalam masa pandemi Covid-19.  Kata kunci:  Pendampingan, pemasaran online, hasil pengolahan kopi. 
Pelatihan Pembuatan Iklan berbantuan Aplikasi Canva di Desa Pringsari Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang sebagai Trik Market Online Oktarina Puspita Wardani; Meilan Arsanti; Evi Chamalah; Aida Azizah; Leli Nisfi Setiana; Turahmat Turahmat
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6, No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.311 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v6i2.2241

Abstract

ABSTRACTMarketing on social media is one way to promote an item. Promotion also needs the right content. The content provided by social media in the promotion process is able to attract buyers. For this reason, it is necessary to pay attention to the use of content in promoting a product on social media. Because the right content in a business can increase the income of business actors. This method of community service is in the form of training in making persuasive advertising media for online products with the help of the Canva application. Participants went through all stages of the training well, even though the training was carried out according to the conditions of the participants. Some participants also brought their children because they could not be left at home, but participants were still active in the training activities. This service activity is carried out in several steps, namely (1) situation analysis and socialization, (2) implementation, (3) mentoring and practice and (4) follow-up service. The result of community service activities is the design of advertisements for partner online sales. The ad design is tailored to the sales of each participant. The implementation team accompanies and guides how to create attractive ad designs Keywords: advertising, canva apps, pringapus village ABSTRAKPemasaran di media sosial merupakan salah satu cara untuk mempromosikan sebuah barang. Promosi juga butuh konten yang tepat. Konten yang diberikan oleh media sosial pada proses promosi mampu menjadi daya tarik pembeli. Untuk itu, perlu diperhatikan penggunaan konten dalam mempromosikan sebuah produk di media sosial. Karena konten yang tepat dalam sebuah bisnis mampu meningkatkan pendapatan para pelaku usaha. Metode dalam pengabdian masyarakat ini berupa pelatihan pembuatan media iklan persuasif produk online berbantu aplikasi canva. Peserta melalui semua tahap pelatihan dengan baik, waloupun pelatihan dilaksanakan menyesuaikan kondisi peserta. Beberapa peserta juga membawa anak karena tidak bisa ditinggal di rumah, tetapi peserta masih aktif dalam jalannya kegiatan pelatihan. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan beberapa langkah, yaitu (1) analisis situasi dan sosialisasi, (2) penerapan, (3) pendampingan dan praktik dan (4) tindak lanjut pengabdian. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ialah desain iklan untuk penjualan online mitra. Desain iklan disesuaikan dengan penjualan masing-masing peserta. Tim pelaksana mendampingi dan memandu cara pembuatan desain iklan yang menarik Kata Kunci: iklan, aplikasi canva, desa pringapus
Analisis Frasa Endosentrik dalam Teks Cerita Hikayat pada Buku Bahasa Indonesia Kelas X Kurikulum Merdeka Nur Saidah; Farida Ainur Rohmah; Ainun Rahma Dani; Asep Purwo Yudi Utomo; Turahmat; Nina Queena Hadi Putri
Student Research Journal Vol. 1 No. 2 (2023): April : Student Research Journal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/srjyappi.v1i2.359

Abstract

This study aims to determine the use of endocentric phrases as well as describe fragments of phrases contained in the Hikayat text in the Buku Bahasa Indonesia Kelas X Kurikulum Merdeka. This study uses a theoretical approach, namely syntax, and a methodological approach, namely a qualitative descriptive approach. The research data comes from the Hikayat text in the Buku Bahasa Indonesia Kelas X Kurikulum Merdeka. This analysis was carried out by reading the entire text and continuing with note-taking techniques, which functioned to record important points to find data in research analysis and continued to outline the material for further analysis. The results of this study found all types of endocentric phrases in the Hikayat text. In the entire text of the Hikayat that had been read, endocentric phrases were found based on their categories, namely 25 coordinating endocentric phrases, 80 attributive endocentric phrases, and 5 appositive phrases. The characteristics of the phrases obtained are based on their form, type, and structure. In this study, it was concluded that in determining the type of endocentric phrases, it can be analyzed by determining the categories of phrases based on the word class. For example, the equivalence of coordinating phrases can be determined based on word class and grammatical meaning, followed by phrases that express the same condition, conjunctive phrases, or no conjunctions. Then the attributive element in an attributive coordinating phrase is not always a word but can be a clitic as an explanatory element, both proclitic and enclitic. This analysis is intended to develop research in the analysis of types of endocentric phrases and to add knowledge and insight regarding endocentric phrases.
Sosialisasi Pencegahan Speech Delay pada Anak Balita dengan Metode Terapi Wicara berbantu Media Video Edukasi kepada Ibu-Ibu Kelompok Pengajian Aisyiyah di Desa Panusupan, Kecamatan Rembang Kabupaten Purbalingga Meilan Arsanti; Oktarina Puspita Wardani; Aida Azizah; Evi Chamalah; Leli Nisfi Setiana; Turahmat Turahmat
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v7i2.2864

Abstract

ABSTRACTCases of speech delay in children under five in Indonesia have increased during the pandemic. Cases of increasing speech delay are not only in urban areas but also in rural areas. One of the causes of the increase in speech delay cases among toddlers in Panusupan Village, Rembang District, Purbalingga Regency is the number of mothers who provide their children with devices to listen to videos and play games. The use of gadgets in these children is not accompanied by their parents. When playing on mobile devices, children only focus on the screen so they don't interact with the environment. In addition, the use of gadgets in children is also not given a time limit. Because children lack interaction with other people and the environment, their speaking skills do not develop. This causes speech delay in toddlers. However, parents, especially mothers, do not realize that their children have speech  delays, so they assume that there is no problem giving their children a device to watch videos or play games. Therefore, it is necessary to disseminate speech delay prevention to mothers, especially the Aisyiyah recitation group in Panusupan Village, Kec. Rembang, Kab. Purbalingga. The purpose of this outreach is to provide an understanding of the dangers and ways to prevent speech delay in children under five. Speech delay can be prevented by utilizing the videos seen by toddlers on devices using speech therapy methods. Speech therapy methods with the help of educational video media can be used to train toddlers to talk to avoid speech delay. The socialization was carried out in 6 stages, namely 1) preparation (situation analysis), 2) planning (needs analysis), 3) developing materials (instruments), 4) implementation, 5) evaluation, and 6) reporting and dissemination. After participating in the PKM activities, the mothers of the Aisyiyah recitation group had knowledge about the dangers, causes, and ways to prevent speech delay in children under five. In addition, the mothers of the Aisyiyah study group have the skills to apply speech therapy methods with educational video media to prevent children under five from experiencing speech delay. Keywords: speech delay, speech therapy, educational video, aisyiyah mothers  ABSTRAKKasus speech delay pada anak usia balita di Indonesia meningkat selama pandemi. Kasus meningkatnya speech delay tersebut tidak hanya di daerah perkotaan, tetapi juga di daerah pedesaan. Salah satu penyebab naiknya kasus speech delay pada balita di Desa Panusupan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga adalah banyaknya ibu yang memberikan gawai untuk menyimak video maupun bermain game kepada anak-anaknya. Penggunaan gawai pada anak-anak tersebut tidak didampingi oleh orang tuanya. Ketika sedang bermain gawai anak-anak hanya fokus pada layar sehingga membuat kurang berinterkasi dengan lingkungan. Selain itu, penggunaan gawai pada anak juga tidak diberi batasan waktu. Oleh karena anak kurang berinterkasi dengan orang lain dan lingkungan maka keterampilan berbicaranya tidak berkembang. Hal tersebut yang menyebabkan speech delay pada anak balita. Akan tetapi, para orangtua khususnya ibu tidak menyadari bahwa anaknya mengalami speech delay sehingga menganggap bahwa memberikan gawai pada anak untuk menyimak video atau bermain game tidak ada masalah. Oleh karena itu, perlu dilakukan sosialisasi pencegahan speech delay pada ibu-ibu khususnya kelompok pengajian Aisyiyah di Desa Panusupan, Kec. Rembang, Kab. Purbalingga. Tujuan sosilisasi tersebut untuk memberikan pemahaman tentang bahaya dan cara pencegahan speech delay pada anak balita. Speech delay dapat dicegah dengan memanfaatkan video-video yang dilihat balita di gawai dengan metode terapi wicara. Metode terapi wicara dengan berbantuan media video edukasi dapat dimanfaatkan untuk melatih bicara balita agar terhindar dari speech delay.  Sosialisasi tersebut dilaksanakan dengan 6 tahap, yaitu 1) persiapan (analisis situasi), 2) perencanaan (analisis kebutuhan), 3) mengembangkan materi (instrument), 4) pelaksanaan, 5) evaluasi, dan 6) pelaporan dan diseminasi. Setelah  mengikuti kegiatan PKM ibu-ibu kelompok pengajian Aisyiyah memiliki pengetahuan tentang bahaya, penyebab, dan cara mencegah speech delay pada anak balita. Selain itu, ibu-ibu kelompok pengajian Aisyiyah juga memiliki keterampilan mengaplikasikan metode terapi wicara dengan media video edukasi untuk mencegah anak-anak usia balita mengalami speech delay. Kata Kunci: speech delay, terapi wicara, video edukasi, ibu-ibu aisyiyah