Claim Missing Document
Check
Articles

IRONI DALAM SINIAR DEDDY CORBUZIER YANG BERTEMA “COVID 19” Oktarina Puspita Wardani dan Turahmat
Sasando Vol 4 No 1 (2021): SASANDO APRIL 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sasando.v4i1.139

Abstract

Media sosial menjadi salah satu pilihan masyarakat dalam mencari informasi dan hiburan. Saat ini, media sosial yang sedang dalam perbincangan adalah siniar. Siniar biasa dikenal masyarakat sebagai podcast. Siniar disiarkan dalam kanal youtube seorang youtuber. Siniar ialah satu rangkaian pada media digital yang diterbitkan dan bisa di unduh sewaktu-waktu. Sebuah siniar terkadang mengandung ironi dalam tuturannya. Hal tersebut dikarenakan tema yang dibahas terkadang berhubungan dengan hal yang sedang ramai diperbincangkan. Merode penelitian menggunakan metode deskripsi kualitatif. Data berupa kata, frasa, klausa atau kalimat. Sember data berupa siniar dalam kanal youtube Deddy corbuzier. Teknik analisis data berupa teknik simak tulis. Teknik analisis data menggunakan Teknik trianggulasi. Intrumen yang digunakan ialah peneliti sendiri. Ditemukan lima belas ironi dalam siniar tersebut.
INTERNALISASI NILAI ISLAM DALAM BERPENDAPAT DI MEDIA SOSIAL MAHASISWA PBSI UNISSULA Wardani, Oktarina Puspita; Turahmat, Turahmat; Arsanti, Meilan
Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 9, No 2 (2021): Juli - Desember 2021
Publisher : PBSI, FKIP UNISSULA, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpbi.9.2.44-49

Abstract

Perkembangan teknologi memiliki pengaruh besar bagi masyarakat. Salah satu bentuk teknologi yang digunakan masyarakat adalah internet. Salah satu manfaat internet ialah digunakan untuk media sosial. Perkembangan media sosial saat ini semakin masif. Media sosial yang digunakan secara baik dan bermanfaat mampu dijadikan sebagai bahan dalam menambah ilmu pengetahuan. Mahasiswa memiliki kesempatan dalam memilih informasi yang sesuai dengan apa yang diinginkan. Hal tersebut juga bisa dimanfaatkan dalam meningkatkan keterampilan ketika berkomentar atau berpendapat di sosial media. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data dan uumber data dalam penelitian ini ialah kalimat dari hasil angket mahasiswa PBSI Unissula. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ahsiswa PBSI Unissula telah menggunakan nilai-nilai Islam ketika berpendapat di media sosial. Hal itu juga digunakan ketika proses pembelajaran, sehingga mahasiswa sudah terbiasa. Beberapa mahasiswa masih terbawa situasi ketika berpendapat di media sosial tetapi masih menjaga hal yang menjadi poin pada nilai Islam. Nilai Islam yang perlu ditanamkan meliputi aspek aqidah, akhlak dan ibadah. Penanaman nilai aqidah dan akhlaq mahasiswa PBSI unissula diberikan melalui proses pembelajaran dan materi ajar. Secara formal nilai Islam disampaikan dengan diinternalisasikan pada materi ajar dan proses pembelajaran. Sikap mahasiswa ketika bermedia sosial sudah mencerminkan sikap dan perilaku untuk sesama manusia. Menahan diri untuk tidak berprasangka buruk terhadap orang dan informasi mengenai seseorang.
Pengembangan Model Supervisi Akademik pada Sekolah Menengah Kejuruan di Kota Semarang Andi Maulana; Turahmat Turahmat; Leli Nisfi Setiana; Ulil Albab
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 10 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v10i1.5322

Abstract

ABSTRACT The development of effective academic supervision is essential to improve the quality of learning in Vocational High Schools (SMK), particularly in Semarang City, which has dynamic vocational education demands. This community service activity aimed to develop a systematic, reflective, and technology-based academic supervision model to enhance teachers’ professionalism and performance. The implementation method employed a participatory developmental approach, including needs assessment, model design, training, limited implementation, and evaluation stages. The results indicated improvements in supervision planning, classroom observation, reflective feedback, and follow-up actions. Furthermore, there was a significant increase in teachers’ pedagogical and professional competencies after the model implementation. Teachers’ responses to the developed model were positive, particularly regarding reflective dialogue and structured documentation systems. Although challenges such as time constraints and digital literacy were identified, the academic supervision model proved practical and sustainable. Therefore, this developed supervision model contributes to improving instructional quality and teacher professionalism in vocational high schools in Semarang City.   Keywords: Academic Supervision, Teacher Professionalism, Teacher Performance, Vocational High School, Community Service.   ABSTRAK Pengembangan supervisi akademik yang efektif menjadi kebutuhan mendesak dalam meningkatkan mutu pembelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), khususnya di Kota Semarang yang memiliki dinamika pendidikan vokasi yang tinggi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan model supervisi akademik yang sistematis, reflektif, dan berbasis teknologi guna meningkatkan profesionalisme dan kinerja guru. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis pengembangan model melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan model, pelatihan, implementasi terbatas, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pada kualitas perencanaan supervisi, observasi kelas, umpan balik reflektif, dan tindak lanjut pembinaan. Selain itu, terjadi peningkatan signifikan pada kompetensi pedagogik dan profesional guru setelah penerapan model supervisi. Respon guru terhadap model yang dikembangkan berada pada kategori positif, terutama pada aspek dialog reflektif dan sistem dokumentasi yang lebih terstruktur. Meskipun terdapat hambatan seperti keterbatasan waktu dan literasi digital, model supervisi akademik ini terbukti aplikatif dan berpotensi diterapkan secara berkelanjutan. Dengan demikian, pengembangan model supervisi akademik ini berkontribusi terhadap peningkatan mutu pembelajaran dan profesionalisme guru di SMK Kota Semarang.   Kata kunci: Supervisi akademik, profesionalisme guru, kinerja guru, SMK, pengabdian masyarakat
Pelatihan Penulisan Naskah Drama berbasis Artificial Intelligence (Chat Gpt): Pendekatan Konseptual Turahmat Turahmat; Andi Maulana; Puguh Ardianto Iskandar; Leli Nisfi Setiana; Ulil Albab
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 10 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v10i1.5323

Abstract

ABSTRACT The development of digital technology, particularly Artificial Intelligence (AI), has brought significant changes to the fields of education and creative literacy. One widely utilized innovation is ChatGPT, an AI-based writing aid. This community service activity aims to improve participants' competence in writing drama scripts by utilizing AI conceptually and ethically. The implementation method includes conceptual counseling, demonstrations of AI use, writing practice, and mentoring and evaluation of work. The results of the activity indicate that participants experienced an increased understanding of drama script structure, conflict development, dialogue, and effective prompting techniques in the use of AI. In addition, participants were able to produce more systematic and creative drama scripts while maintaining the originality of ideas. The conceptual approach applied emphasizes that AI functions as an assistive tool, not a substitute for human creativity. This activity contributes to strengthening digital literacy and developing technology-based creative writing skills.   Keywords: training, drama scripts, artificial intelligence, ChatGPT, digital literacy   ABSTRAK Perkembangan teknologi digital, khususnya Artificial Intelligence (AI), telah membawa perubahan signifikan dalam bidang pendidikan dan literasi kreatif. Salah satu inovasi yang banyak dimanfaatkan adalah ChatGPT sebagai alat bantu penulisan berbasis kecerdasan buatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam menulis naskah drama dengan memanfaatkan AI secara konseptual dan etis. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan konseptual, demonstrasi penggunaan AI, praktik penulisan, serta pendampingan dan evaluasi karya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai struktur naskah drama, pengembangan konflik, dialog, serta teknik prompting yang efektif dalam penggunaan AI. Selain itu, peserta mampu menghasilkan naskah drama yang lebih sistematis dan kreatif dengan tetap mempertahankan orisinalitas ide. Pendekatan konseptual yang diterapkan menekankan bahwa AI berfungsi sebagai alat bantu (assistive tool), bukan pengganti kreativitas manusia. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam penguatan literasi digital dan pengembangan keterampilan menulis kreatif berbasis teknologi.   Kata Kunci: pelatihan, naskah drama, artificial intelligence, ChatGPT, literasi digital
Pemberdayaan Guru SMP dalam Pemanfaatan Powtoon untuk Pengembangan Media Komik Audio Visual Aida Azizah; Evi Chamalah; Turahmat Turahmat; Oktarina Puspita Wardani; Leli Nisfi Setiana; Meilan Arsanti; Andi Maulana; Muchamad Abdul Basir; Cahyo Hasanudin
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 10 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v10i1.5334

Abstract

The integration of digital tools in education plays a crucial role in enhancing a more interactive and captivating learning experience. Nonetheless, the application of the Powtoon tool by educators remains insufficiently utilized due to inadequate practical training opportunities. To tackle this challenge, this community-oriented project was implemented, which involved training and coaching on how to effectively use Powtoon to create audiovisual comic materials through a collaborative approach. The outcomes of this initiative indicate that educators gained proficiency in using Powtoon, designing learning storyboards, and generating audiovisual comic materials. Furthermore, 85 percent of the attendees managed to create their own storyboards, while 80 percent effectively produced educational media. This project also motivated teachers to start incorporating digital media into their instruction, thus enhancing the engagement and interactivity of the learning experience.   Pemanfaatan teknologi digital dalam dunia pendidikan menjadi salah satu elemen penting dalam mendukung proses pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif. Namun, pemanfaatan aplikasi Powtoon sebagai media pembelajaran oleh guru masih belum optimal karena terbatasnya pelatihan yang bersifat praktis dan aplikatif. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui pelatihan dan pendampingan pemanfaatan Powtoon dalam pengembangan media komik audio visual dengan pendekatan partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru memperoleh keterampilan dalam mengoperasikan Powtoon, menyusun storyboard pembelajaran, serta mampu menghasilkan media komik audio visual. Selain itu, sebanyak 85% peserta mampu menyusun storyboard dan 80%  peserta berhasil menghasilkan media pembelajaran. Kegiatan ini juga mendorong guru untuk mulai memanfaatkan media digital dalam pembelajaran sehingga proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan interaktif.
Transformasi Puisi menjadi Teater: Pendampingan Kreatif Komunitas Sastra dan Teater untuk Pendidikan Karakter Andrian, Setia Naka; Turahmat, Turahmat; Chamalah, Evi; Azizah, Aida; Wardani, Oktarina Puspita; Maulana, Andi; Setiana, Leli Nisfi; Arsanti, Meilan
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.8730

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan transformasi puisi menjadi pertunjukan teater melalui pendampingan kreatif pada komunitas sastra dan teater, dengan studi praktik pada pementasan Meneroka Tubuh oleh Teater Atmosfer Kendal. Permasalahan yang dihadapi meliputi keterbatasan ruang ekspresi kreatif dan rendahnya pemaknaan nilai karakter dalam karya sastra di kalangan generasi muda, terlebih dalam karya transformasi puisi menjadi teater. Metode yang diterapkan mencakup lokakarya puisi, adaptasi teks menjadi naskah teater, eksplorasi tubuh, latihan pementasan, serta refleksi terhadap nilai karakter. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa proses transformasi puisi menjadi teater mampu meningkatkan kemampuan interpretasi, ekspresi artistik, serta kesadaran reflektif peserta terhadap nilai eksistensial dan karakter. Pertunjukan Meneroka Tubuh menghadirkan pengalaman estetis yang menggambarkan tubuh sebagai ruang konflik antara ingatan, sejarah, dan pencarian makna, sehingga efektif dijadikan media pendidikan karakter. Kegiatan ini memiliki peran penting dalam memperkuat literasi sastra berbasis komunitas serta mengembangkan seni sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda dalam karya pementasan teater.
Nilai Religius dalam Naskah Drama "Sumur Tanpa Dasar" Karya Arifin C. Noer (Religious Values in Sumur Tanpa Dasar`s Drama Scripts By Arifin C. Noer) Turahmat Turahmat
Indonesian Language Education and Literature Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v7i2.10393

Abstract

It is interesting to study Sumur Tanpa Dasar's drama script as it contains many symbols describing conflicts between the characters and God. This study aimed to describe religious values in the drama script. The study used a descriptive research design. Data was collected through reading and note-taking techniques. Instruments of the study were arranged according to criteria of 3 aspects of religious values; faith, living standards, and attitude. The data was validated by conducting extended observation and increasing the reading routine. The data was analyzed by: grouping into data of religious values; elaborating the data; concluding the data; and displaying the data. This study ended up with a concept that religious values could not be seen from the physical appearance, but more essentially could be seen from attitude and behavior as the manifestation of a pure heart. Religious values in STD drama scripts emerged in 3 aspects; faith, life standard, and attitude aspects.Naskah drama Sumur Tanpa Dasar menarik untuk dikaji karena menampilkan banyak simbol yang menggambarkan pergulatan para tokoh dengan Tuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai religius dalam naskah drama tersebut. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik pembacaan dan teknik pencatatan. Instrumen penelitian disusun berdasarkan kriteria tiga aspek nilai religius, yaitu keimanan, norma kehidupan, dan sikap perilaku. Teknik keabsahan data dilakukan dengan perpanjangan pengamatan dan meningkatkan ketekunan pembacaan. Teknik analisis data dilakukan dengan cara: mengelompokkan data nilai religius; menguraikan data; menyimpulkan data; dan menyajikan data. Penelitian ini menghasilkan satu konsep bahwa nilai religius tidak bisa hanya dilihat dari tampilan fisik saja, tetapi yang lebih esensial adalah kejernihan hati nurani yang mengejawantah melalui tutur dan laku. Nilai religius dalam STD muncul dalam tiga aspek yaitu aspek keimanan, norma kehidupan, dan aspek sikap perilaku. 
Expressing Emotions in Activity Write a Poetry: an Investigation of Literacy Abilities (Ekspresi Emosi pada Aktivitas Menulis Puisi: Sebuah Investigasi Kemampuan Literasi) Turahmat Turahmat; Mohammad Afandi; Atikah Syamsi
Indonesian Language Education and Literature Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v9i1.13631

Abstract

Penelitian ini berupaya menawarkan dan menyajikan pembelajaran bahasa Indonesia yang menarik melalui pengungkapan emosi dalam kegiatan menulis puisi sebagai upaya meningkatkan kemampuan literasi berdasarkan pengalaman belajar bahasa siswa sekolah dasar di Indonesia. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Eksperimental). Penelitian ini mengambil sampel sekolah dasar di Jakarta, Bekasi dan Cirebon dengan jumlah sampel sebanyak 107 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket, tes, dan observasi. Hasil penelitian diperoleh rata-rata hasil belajar siswa kelas eksperimen sebesar 68,52 dan kelas kontrol sebesar 53,70. Hal ini menunjukkan bahwa pembiasaan literasi melalui ekspresi emosi membaca puisi cocok untuk meningkatkan kemampuan literasi bahasa siswa, sehingga pembiasaan literasi dapat menjadi alternatif bagi guru untuk meningkatkan kemampuan literasi bahasa siswa.This research seeks to offer and present interesting Indonesian language learning through conveying emotions in writing poetry activities as an effort to improve literacy skills based on the language learning experiences of elementary school students in Indonesia. This type of research is quasi-experimental (Quasi Experimental). This research took samples from elementary schools in Jakarta, Bekasi and Cirebon with a total sample of 107 respondents. The data collection techniques used in this research were questionnaires, tests and observations. The research results showed that the average learning outcome for experimental class students was 68.52 and that of the control class was 53.70. This shows that literacy habituation through the emotional expression of reading poetry is suitable for improving students' language literacy skills, so that literacy habituation can be an alternative for teachers to improve students' language literacy skills.
GAYA BAHASA KIASAN DALAM ALBUM TANPA AKU KARYA PANJI SAKTI Ahmad Sutisna; Turahmat Turahmat
Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 14, No 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : PBSI, FKIP UNISSULA, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpbi.14.1.12-22

Abstract

Gaya bahasa kiasan merupakan salah satu elemen yang penting untuk dipahami karena sering kali mencerminkan makna yang lebih dalam dan tidak tersurat secara langsung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui teknik simak dan catat. Sumber data yang telah diperoleh dari lirik-lirik lagu dalam album musik Tanpa Aku, yang kemudian diklasifikasikan berdasarkan jenis gaya bahasa kiasan dan jenis nilai religiositas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 41 data gaya bahasa kiasan, meliputi 1 data gaya bahasa kiasan antonomasia, 20 data gaya bahasa kiasan metafora, 4 data gaya bahasa metonimia, 8 data gaya bahasa kiasan personifikasi, 1 data gaya bahasa satire, 4 data gaya bahasa simile, 2 data gaya bahasa sinekdoke, dan 1 data gaya bahasa sinisme. Penelitian ini menjelaskan bahwa album musik Tanpa Aku karya Panji Sakti terdapat adanya penggunaan gaya bahasa kiasan yang tersirat melalui lirik-lirik lagu dalam album musik tersebut.
PENERAPAN TEACHING AT THE RIGHT LEVEL (TARL) UNTUK MENGATASI KESULITAN BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XI K SMA N 6 SEMARANG PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA MATERI KARYA TULIS ILMIAH Fita Dwi Damayanti; Turahmat; Oktarina Puspita Wardani
Jurnal Tunas Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2025): JURNAL TUNAS PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/pgsd.v8i1.2956

Abstract

ABSTRACT Many students at the Senior High School (SMA) level face obstacles in understanding and compiling Scientific Papers (KTI). These difficulties include understanding the structure of the text, using scientific language, to writing citations and bibliographies. The Teaching at the Right Level (TaRL) approach is present as an innovative strategy to overcome these challenges. TaRL emphasizes the importance of aligning the learning process with the level of ability of students, not only based on class level. This study describes how the application of TaRL in class XI K of SMA Negeri 6 Semarang can improve students' understanding and skills in writing Scientific Papers through initial assessments, grouping based on ability levels, and the use of differentiated learning strategies. Keywords: TaRL, Scientific Papers, learning, learning difficulties, SMA.