Claim Missing Document
Check
Articles

Bidikmisi: Analisis Pelaksanaan Program Beasiswa Pendidikan Tinggi Rusi Rusmiati Aliyyah; Sri Wahyuni Ulfah; Endang Sri Budi Herawati; Reza Rachmadtullah; Andes Safarandes Asmara
Alignment:Journal of Administration and Educational Management Vol 3 No 1 (2020): Alignment:Journal of Administration and Educational Management
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.445 KB) | DOI: 10.31539/alignment.v3i1.1282

Abstract

The study aims to determine the implementation of the BM scholarship program. This study uses a qualitative case study method by analyzing program implementation according to criteria. The results showed that the implementation of the BM program was in accordance with the planning criteria for the program. The program manager structure has roles in accordance with its tasks and functions. The mechanism for selecting program participants, fostering program participants, monitoring and evaluation as well as reporting on program implementation went very well. In conclusion, the program implementing HR is very supportive of BM so that the duties and responsibilities of program managers are very well realized. Keywords: Bidikmisi Scholarship, Program Implementation, Higher Education
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kreatif dengan Konteks Budaya Lokal Karawang Menggunakan Realistic Mathematics Education Pada Masa Pandemi Andes Safarandes Asmara; Ayu Fitri; Aang Solahudin Anwar; Fahrudin Muhtarulloh
SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Vol 6 No 1 (2022): Supremum Journal of Mahematics Education
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Singaperbangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/sjme.v6i1.5761

Abstract

Creative thinking can be said to construct an idea that emphasizes several aspects of ability, such as flexibility and originality. This can familiarize students not only with knowing the material but also understanding and applying it in everyday life so that understanding becomes long-term memory in memory. This creative thinking ability can be facilitated during the learning process in a mathematically realistic approach or better known as RME. So the purpose of this research is to improve students' creative abilities through a mathematical realistic approach with local culture as a context. This study uses a quasi-experimental method with a research design of The Nonequivalent Control Group Design through a creative thinking test. The study was conducted in two classes with different treatments, one class as the experimental class and the other as the control class. Conducted at the seventh grade junior high school level. The results of this study are the improvement of students' mathematical creative thinking skills who receive RME learning is better than students who receive expository learning methods.
Analisis Model Cooperatif Learning Tipe Student Team Achievement Division terhadap Hasil Belajar Matematika masa Pandemi COVID-19 Sindy April Lia Eka Putri; Anggy Giri Prawiyogi; Andes Safarandes Asmara
Jurnal Basicedu Vol 5, No 1 (2021): February 2021, Pages 1-445
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i1.785

Abstract

Pada tahun 2019 ditemukan wabah penyakit yang berasal dari China yaitu Corona Virus atau COVID 19 yang menyebar dengan cepat ke seluruh dunia. Penyebaran virus ini sangat merugikan Negara khususnya dalam bidang pendidikan di Indonesia. Keberadaan lembaga pendidikan COVID-19 di Indonesia pada masa liburan sangat berpengaruh dalam proses pembelajaran di sekolah, banyak sekolah yang menerapkan pembelajaran online atau E-learning. Di bidang pendidikan masih banyak sekolah yang ditutup dan diganti dengan pembelajaran online, namun ada juga sekolah yang melaksanakan pembelajaran dengan membuat kelompok kecil. Model pembelajaran dalam kelompok dapat membantu siswa lebih mudah memahami materi pembelajaran karena adanya proses interaksi antar siswa dan interaksi dengan guru. Model pembelajaran yang dapat diterapkan dalam pembelajaran kelompok adalah model pembelajaran kooperatif STAD (Student Team Achievement Division), penerapan model pembelajaran ini dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Improving Students Honesty Behavior Through English Subject Depi Prihamdani; Andes Safarandes Asmara; Haerudin Haerudin; Harmawati Harmawati; Anggy Giri Prawiyogi
Jurnal Basicedu Vol 5, No 3 (2021): June Pages 1111-1682
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.788

Abstract

The aim of this study is to analyze the effectiveness of the role of English subject to implant and to improve students’ university behavior to be honest, do not cheat on the test, and do not corrupt on their daily life. Subject of this study is the first semester student of PGSD the academic year of 2019/2020 University of Buana Perjuangan Karawang. In order to reach the goal of this study the writer uses qualitative research method with descriptive qualitative approach. While, technique of data collecting is done by observing, field studying, interviewing and documenting. The result of this study is expected to be able to have a contribution and is useful for all related parties, especially university or college in order to build students’ behavior to be honest, do not cheat on the test and do not corrupt in their life
TREND KURIKULUM DALAM PENDIDIKAN MATEMATIKA Andes Safarandes Asmara; Iwan Junaedi
Jurnal Sekolah Dasar Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Sekolah Dasar
Publisher : LPPM Universitas Buana Perjungan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jurnalsekolahdasar.v2i1.199

Abstract

Abstract: The curriculum that applies to education is always changing according to the level of science needs and the world of the future. The curriculum is a set of rules and procedures in conducting education or in the broad sense contains the meaning related to the purpose and content of mathematics education and the means to achieve that goal. (ICMI, 1997). The purpose of this article is to know the trend of national and international curriculum in example through France. The applicable 2013 curriculum in Indonesia emphasizes the components of observing, questioning, trying, processing, presenting, summarizing and creating what is called the scientific aproach. These components should be generated in every learning process. While almost all formal education systems in France are implemented in a strictly centralized and controlled by the Ministry of Education Tadjab, and the distinctive features of the curriculum (1994: 99). Thus, in terms of the similarities and differences of the prevailing educational system, there is overall a relationship and has many similarities between education in Indonesia and France. Keywords: Curriculum, Mathematics Education Abstrak: Kurikulum yang berlaku untuk pendidikan selalu berubah sesuai dengan tingkat kebutuhan ilmu dan dunia masa depan.kurikulum adalah seperangkat aturan dan tatacara dalam melakukan pendidikan atau dalam arti luas mengandung arti hal yang berkaitan dengan tujuan dan isi pendidikan matematika serta sarana untuk mencapai tujuan tersebut. (ICMI,1997). Tujuan dari artikel ini adalah ingin mngetahui trend kurikulum nasional maupun internasional yang di contohkan memalui negara Perancis. Kurikulum 2013 yang berlaku di Indonesia menekankan komponen mengamati, menanya, mencoba, mengolah, menyajikan, menyimpulkan serta mencipta yang disebut pendekatan ilmiah (scientific Aproach). Komponenkomponen tersebut seyogyanya dapat di munculkan pada setiap proses pembelajaran. Sedangkan hampir seluruh sistem pendidikan formal di Perancis dilaksanakan secara tersentralisasi yang ketat dan dikontrol oleh Kementerian Pendidikan Tadjab, dan ciri yang khas dari kurikulum (1994: 99). Maka di dapat persamaan dan perbedaan dari sistem pendidikan yang berlaku, namun secara keseluruhan terdapat hubungan dan memiliki banyak kesamaan antar pendidikan yang ada di Indonesia dan Perancis. Kata kunci: Kurikulum, Pendidikan Matematika.
Trend Evaluasi dalam Pendidikan Matematika Andes Safarandes Asmara; Tarpan Suparman
Jurnal Sekolah Dasar Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Sekolah Dasar
Publisher : LPPM Universitas Buana Perjungan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jurnalsekolahdasar.v3i1.414

Abstract

Abstrak Pendidikan matematika di Indonesia berkembang dengan pesat sejalan dengan perkembangan pendidikan matematika dunia. Perubahan-perubahan yang terjadi dalam proses pembelajaran di kelas, dipengaruhi adanya tuntutan sesuai perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan juga diawali adanya perubahan pandangan tentang hakekat matematika serta pembelajarannya. Perubahan pandangan tentang trend hakekat matematika dapat mendorong terjadinya perubahan substansi kurikulum. Sementara itu perubahan pandangan tentang pembelajaran matematika sangat dipengaruhi oleh terjadinya perkembangan mengenai teori belajar baik yang bersifat umum maupun yang khusus berkaitan dengan belajar matematika. Untuk mengetahui ada nya perubahan tersebut maka di butuhkan evaluasi untuk mengukurnya. Evaluasi yang bisa digunakan untuk mengukur tingkt berpikir rendah dan tingkat berfikir tinggi, namun ada evaluasi yang dilakukan untuk mengukur pembelajaran matematika secara umum, yaitu dengan TIMMS. Abstract: Mathematics education in Indonesia is growing rapidly in line with the development of mathematics education world. Changes that occur in the learning process in the classroom, influenced by the demands according to the development of technology and science also began with a change in views about the nature of mathematics and learning. Changes in views about the trend of the nature of mathematics can encourage changes in the substance of the curriculum. Meanwhile, changes in views about learning mathematics are strongly influenced by the development of learning theories both general and specifically related to learning mathematics. To find out the existence of these changes, an evaluation is needed to measure them. Evaluation can be used to measure low thinking levels and high levels of thinking, but there are evaluations conducted to measure mathematics learning in general, namely TIMMS. Keywords: evaluation, highlevel thinking, lowlevel thinking, TIMSS
Analisis Model Cooperatif Learning Tipe Student Team Achievement Division terhadap Hasil Belajar Matematika masa Pandemi COVID-19 Sindy April Lia Eka Putri; Anggy Giri Prawiyogi; Andes Safarandes Asmara
Jurnal Basicedu Vol 5, No 1 (2021): February 2021, Pages 1-445
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i1.785

Abstract

Pada tahun 2019 ditemukan wabah penyakit yang berasal dari China yaitu Corona Virus atau COVID 19 yang menyebar dengan cepat ke seluruh dunia. Penyebaran virus ini sangat merugikan Negara khususnya dalam bidang pendidikan di Indonesia. Keberadaan lembaga pendidikan COVID-19 di Indonesia pada masa liburan sangat berpengaruh dalam proses pembelajaran di sekolah, banyak sekolah yang menerapkan pembelajaran online atau E-learning. Di bidang pendidikan masih banyak sekolah yang ditutup dan diganti dengan pembelajaran online, namun ada juga sekolah yang melaksanakan pembelajaran dengan membuat kelompok kecil. Model pembelajaran dalam kelompok dapat membantu siswa lebih mudah memahami materi pembelajaran karena adanya proses interaksi antar siswa dan interaksi dengan guru. Model pembelajaran yang dapat diterapkan dalam pembelajaran kelompok adalah model pembelajaran kooperatif STAD (Student Team Achievement Division), penerapan model pembelajaran ini dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Pengaruh Metode Suku Kata terhadap Keterampilan Membaca Permulaan Anggy Giri Prawiyogi; Tia Latifatu Sa'diah; Andes Safarandes; Qori Nurjanah
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.1437

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat hubungan yang signifikan antara keterampilan membaca permulaan menggunakan metode suku kata dengan keterampilan membaca permulaan tanpa metode suku kata pada siswa kelas I SDN Talagasari II. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas I yang berjumlah 23 orang, yang keseluruhannya dijadikan sampel. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Metode penelitian yang digunakan Pre - eksperimental design dengan tipe One Grup Pretest – Posttest. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes lisan.  Pada pengukuran awal keterampilan membaca permulaan sebelum diberikan perlakuan menunjukkan kategori sangat rendah mencapai 65,21%, kategori rendah mencapai 34,78%, kategori baik, tinggi dan sangat tinggi mencapai 0%. Sedangkan sesudah diberikan perlakuan pada kategori sangat tinggi mencapai 13,04%, karegori tinggi mencapai 34,78%, kategori baik mencapai 39,13%, kategori rendah 8,69%, dan kategori sangat rendah 4,34%. Pengujian analisis data menunjukkan bahwa berdasarkan perhitungan uji-t perolehan nilai thitung  sebesar  27,43 dan ttabel sebesar 2,07. Dapat disimpulkan thitung = 27,43 > ttabel = 2,07 maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya bahwa penggunaan metode suku kata terhadap keterampilan membaca permulaan berpengaruh terhadap peningkatan keterampilan membaca permulaan siswa kelas I SDN Talagasari II
Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis pada Materi Bangun Datar di Kelas IV Sekolah Dasar Andes Safarandes Asmara; Ayu Fitri; Nur Lailatul Faizah
Jurnal Sekolah Dasar Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Sekolah dasar
Publisher : LPPM Universitas Buana Perjungan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jurnalsekolahdasar.v7i2.2953

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada materi bangun datar di kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengambilan subjek dalam penelitian ini yaitu purposive sampling. Siswa kelas IV masing-masing dipilih sebagai subjek berdasarkan kelompok siswa yang berkemampuan pemahaman konsep tinggi, sedang, dan rendah. Instrumen yang digunakan dalam penelitian berupa soal tes kemampuan pemahaman konsep pada meteri bangun datar persegi, persegi panjang, dan segitiga. Kategori diambil berdasarkan hasil pekerjaan soal tes siswa yang disesuaikan dengan indikator kemampuan pemahaman konsep matematis. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa tingkat pemahaman konsep matematis dari 19 siswa di kelas IV berdasarkan hasil tes yang diperoleh siswa secara keseluruhan terdapat 9 siswa berkemampuan tinggi dengan presentase 47% dan 4 siswa berkemampuan sedang dengan presentase 21% dapat memenuhi indikator menyatakan ulang konsep, indikator menggunakan, memanfaatkan, dan memilih prosedur atau operasi tertentu, serta indikator mengaplikasikan konsep atau algoritma dalam pemecahan masalah, sedangkan siswa berkemampuan rendah terdapat 6 siswa dengan presentase 32% hanya memenuhi indikator mengaplikasikan konsep atau algoritma dalam pemecahan masalah saja.
Pengaruh Metode Suku Kata terhadap Keterampilan Membaca Permulaan Anggy Giri Prawiyogi; Tia Latifatu Sa'diah; Andes Safarandes; Qori Nurjanah
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.1437

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat hubungan yang signifikan antara keterampilan membaca permulaan menggunakan metode suku kata dengan keterampilan membaca permulaan tanpa metode suku kata pada siswa kelas I SDN Talagasari II. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas I yang berjumlah 23 orang, yang keseluruhannya dijadikan sampel. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Metode penelitian yang digunakan Pre - eksperimental design dengan tipe One Grup Pretest – Posttest. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes lisan.  Pada pengukuran awal keterampilan membaca permulaan sebelum diberikan perlakuan menunjukkan kategori sangat rendah mencapai 65,21%, kategori rendah mencapai 34,78%, kategori baik, tinggi dan sangat tinggi mencapai 0%. Sedangkan sesudah diberikan perlakuan pada kategori sangat tinggi mencapai 13,04%, karegori tinggi mencapai 34,78%, kategori baik mencapai 39,13%, kategori rendah 8,69%, dan kategori sangat rendah 4,34%. Pengujian analisis data menunjukkan bahwa berdasarkan perhitungan uji-t perolehan nilai thitung  sebesar  27,43 dan ttabel sebesar 2,07. Dapat disimpulkan thitung = 27,43 > ttabel = 2,07 maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya bahwa penggunaan metode suku kata terhadap keterampilan membaca permulaan berpengaruh terhadap peningkatan keterampilan membaca permulaan siswa kelas I SDN Talagasari II