Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI DESKRIPTIF TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH ACEH TENTANG IMUNISASI POLIO PADA BAYI TAHUN 2023 Darmawan, Aldi; Santi, Tahara Dilla; Fahdhienie, Farrah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37169

Abstract

Program imunisasi adalah satu upaya untuk penurunan angka kematian bayi dan balita. Imunisasi Polio merupakan salah satu program pemerintah untuk mencegah penularan penyakit polio. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Aceh tentang imunisasi polio pada bayi. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Aceh semester 6 dan 8 sebanyak 344 orang. Sampel penelitian adalah 70 orang diambil dengan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan angket. Uji statistik independent sample t-test digunakan untuk menguji hipotesis. Dari hasil penelitian diketahui responden yang menjawab pertanyaan benar adalah pada pertanyaan tentang pengertian imunisasi (100%), tujuan imunisasi dasar (90%), tujuan imunisasi pada anak (97%), manfaat imunisasi (91,4%), pengertian polio (86%) dan tujuan pemberian imunisasi polio (95,7%). Namun terdapat beberapa responden menjawab salah antara lain mengenai jenis-jenis imunisasi (21%), pengertian polio (27%), pengertian vaksin polio (27%) dan pernyataan setelah pemberian imunisasi polio bayi tidak boleh disusui oleh orang tua (24,3%). Rata-rata skor pengetahuan mahasiswa semester enam adalah 8,71 lebih tinggi dibandingkan dengan skor mahasiswa semester delapan yaitu 8,27. Dengan nilai standar mean difference 0,439. Kesimpulan penelitian bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara pengetahuan mahasiswa semester enam dengan mahasiswa semester delapan tentang imunisasi polio.
PREDIKSI MODEL KEBAKARAN DAN LEDAKAN PADA SPBU DI KOTA BANDA ACEH DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI TAHUN 2024 Al-Fattah, Muhammad Dea; Santi, Tahara Dilla; Ariscasari, Putri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.38653

Abstract

Ukuran tangki timbun yang memiliki kapasitas minimal 30.000liter bahan bakar sangat krusial dalam menilai risiko kebakaran dan ledakan yang disebabkan oleh kebocoran. Pengisian tangki yang melebihi kapasitas maksimum dapat mengakibatkan tumpahan bahan bakar, yang meningkatkan risiko kebakaran jika tumpahan tersebut bersentuhan dengan sumber panas. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi dan mengevaluasi potensi kebakaran dan ledakan di SPBU Kota Banda Aceh dengan menggunakan metode ALOHA (Areal Location of Hazardous Atmosphere) sebagai dasar untuk mitigasi risiko dan sistem keselamatan migas. Metode penelitian yang diterapkan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan observasional analitik dan pemodelan menggunakan perangkat lunak ALOHA. Penelitian ini menganalisis skenario Leak of Tank dan BLEVE (Boiling Liquid Expanding Vapor Explosion) di empat SPBU di Kota Banda Aceh. Data sekunder diperoleh dari jurnal, artikel terkait kebakaran dan ledakan di SPBU, serta dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kota Banda Aceh. Hasil pemodelan menunjukkan variasi dalam radius area mudah terbakar dan zona ancaman di setiap SPBU. Untu scenario Leak of Tank, SPBU C memiliki radius area mudah terbakar terluas (56 meter), diikuti oleh SPBU A (46 meter), SPBU D (24 meter), dan SPBU B (19 meter). Untuk skenario BLEVE, SPBU D memiliki zona ancaman terbesar (709 meter), diikuti oleh SPBU A (673 meter), SPBU B (636 meter), dan SPBU C (625 meter).  Setiap SPBU memiliki tingkat risiko kebakaran dan ledakan yang berbeda, dipengaruhi oleh kondisi dan faktor lingkungan masing-masing lokasi. SPBU Kampung Mulia menunjukkan risiko tertinggi dari segi zona ancaman dan populasi berisiko. Untuk meningkatkan manajemen risiko, disarankan peningkatan inspeksi rutin, pelatihan staf, investasi dalam teknologi pengamanan, dan kepatuhan terhadap regulasi keselamatan.
Efektivitas Cocos Nucifera 200ml dan 330ml dalam Mengurangi Intensitas Nyeri Dismenore Primer pada Remaja Kamal, Muhammad Hasyim; Santi, Tahara Dilla; Agustina, Agustina
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 7 (2024): Volume 4 Nomor 7 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i7.14681

Abstract

ABSTRACT Dysmenorrhea, a painful condition experienced by women during menstruation, affects the majority of women worldwide, causing challenges to daily life and quality of life. Despite its high prevalence, effective management strategies are limited. A study investigated the potential therapeutic benefits of green coconut water, which is rich in magnesium and known for its prostaglandin inhibitory properties, in reducing primary dysmenorrhea. However, few studies have compared the levels of coconut water to determine the exact dosages.The study involved a randomized controlled trial with 30 participants, comparing the efficacy of two different volumes of green coconut water 200 ml and 330 ml in reducing pain intensity. Pain levels were assessed before and after treatment. The results of the study showed that the intervention using 200 ml green coconut water showed better efficacy in reducing pain intensity compared to the 330 ml intervention and the control group.These findings suggest that green coconut water could be a promising non-pharmacological approach to treating primary dysmenorrhea. Health professionals may consider recommending the use of 200 ml of green coconut water to improve treatment results for women experiencing dysmenorrhea. Further research is needed to elucidate the underlying mechanisms and optimize the clinical application of this natural medicine. Keywords: Dysmenorrhea, Non-Pharmacological Treatment, Green Coconut Water, Pain Relief  ABSTRAK Dismenore, kondisi nyeri yang dialami oleh wanita saat menstruasi, memengaruhi sebagian besar wanita di seluruh dunia, menyebabkan tantangan dalam kehidupan sehari-hari dan kualitas hidup. Meskipun prevalensinya tinggi, strategi pengelolaan yang efektif masih terbatas. Sebuah penelitian menyelidiki potensi manfaat terapi air kelapa hijau, yang kaya akan magnesium dan dikenal karena sifat penghambatan prostaglandinnya, dalam mengurangi dismenore primer. Namun, sedikit penelitian yang membandingkan kadar air kelapa untuk menentukan dosis yang tepat. Penelitian ini melibatkan uji coba terkontrol secara acak dengan 30 peserta, membandingkan efektivitas dua volume air kelapa hijau yang berbeda 200 ml dan 330 ml dalam mengurangi intensitas nyeri. Tingkat nyeri dinilai sebelum dan setelah pengobatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi menggunakan air kelapa hijau 200 ml menunjukkan efikasi yang lebih baik dalam mengurangi intensitas nyeri dibandingkan dengan intervensi 330 ml dan kelompok kontrol. Temuan ini menyarankan bahwa air kelapa hijau dapat menjadi pendekatan non-farmakologis yang menjanjikan untuk mengobati dismenore primer. Profesional kesehatan dapat mempertimbangkan untuk merekomendasikan penggunaan air kelapa hijau 200 ml untuk meningkatkan hasil pengobatan bagi wanita yang mengalami dismenore. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengungkap mekanisme yang mendasarinya dan mengoptimalkan aplikasi klinis dari obat alami ini. Kata Kunci: Dismenore, Pengobatan Non Farmakologi, Air Kelapa Hijau, Pereda Nyeri
Faktor Risiko Kejadian Diabetes Melitus Pada Lansia Awal (Umur 46-55 Tahun) di Wilayah Kerja Puskesmas Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar Ullya, Jaida; Santi, Tahara Dilla; Arlianti, Nopa
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 2 (2024): Volume 4 Nomor 2 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i2.13688

Abstract

ABSTRACT Diabetes is a complex chronic disease that requires ongoing medical care with multifactorial risk reduction strategies of glycemic control. The purpose of this research is to determine the relationship between risk factors and the occurrence of diabetes mellitus in early elderly individuals (aged 46-55 years) in the working area of Puskesmas Ingin Jaya, Aceh Besar Regency. The research design used was descriptive analytical with a case control design. The population in this study were elderly people suffering from diabetes mellitus who visited the Want Jaya Community Health Center, Aceh Besar Regency, totaling 503 people. The samples taken were 57 people aged 46 – 55 years. The sample in this study used a 1:1 ratio so that the total respondents were 114 consisting of 57 people who suffered from diabetes mellitus and 57 people in the control group who did not suffer from diabetes mellitus. Data collection was carried out using interviews and measurements using questionnaires. Data analysis used the Chi-Square test with the Stata 17 Application. Based on the results of the Chi-square test, there was a significant relationship between obesity and the incidence of DM p-value = 0.0128 with an OR value of 4.45, eating patterns and the incidence of DM p-value = 0 .0228 with OR value 5.18, Physical Activity with DM p-value = 0.0006 with OR value 3.85, Family History with DM p-value = 0.024 with OR value 3.35, education with DM P-value Value 0.0488 with an OR value of 2.76. Based on the research conducted, it can be concluded that the six variables have a relationship with the incidence of DM. It is hoped that health workers at the Want Jaya Community Health Center, Aceh Besar Regency can provide counseling to families of the early elderly. Keywords: Diabetes, Early Elderly, Case Control  ABSTRAK Diabetes adalah penyakit kronik yang kompleks yang membutuhkan perawatan medis berkelanjutan dengan strategi pengurangan risiko multifaktorial kontrol glikemik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan faktor risiko kejadian diabetes mellitus pada lansia awal (Umur 46-55 tahun) di Wilayah Kerja Puskesmas Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif Analitik dengan desain Case Control. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia menderita penyakit diabetes melitus yang berkunjung ke Puskesmas Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar yang berjumlah 503 orang. Sampel yang diambil sebanyak 57 orang berusia 46 – 55 tahun. Sampel dalam penelitian ini menggunakan perbandingan 1:1 sehingga total responden 114 terdiri dari 57 orang yang menderita diabetes mellitus dan 57 orang kelompok control yang tidak menderita diabetes mellitus. Pengumpulan data dilakukan dengan   menggunakan   wawancara   dan   pengukuran   menggunakan   kuesioner. Analisis data menggunakan uji Chi- Square dengan Aplikasi Stata 17. Berdasarkan Hasil uji Chi square terdapat hubungan yang signifikan antara Obesitas Dengan Kejadian DM p-value = 0,0128 dengan nilai OR 4,45, Pola Makan Dengan Kejadian DM p-value = 0,0228 dengan nilai OR 5,18, Aktivitas Fisik Dengan Kejadian DM p-value =0,0006 dengan nilai OR 3,85, Riwayat Keluarga Dengan Kejadian DM p-value = 0,024 dengan nilai OR 3,35, pendidikan kejadian DM P-Value 0,0488 dengan nilai OR 2,76. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa ke enam variabel memiliki hubungan dengan Kejadian DM. Diharapkan kepada petugas kesehatan Puskesmas Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar dapat memberikan penyuluhan kepada Keluarga Pada Lansia Awal. Kata Kunci: Diabetes, Lansia Awal, Case Control
ANALYSIS OF OINTMENT FORMULATION FROM BILIMBI LEAVES (Averrhoa bilimbi) Santi, Tahara Dilla; Zakaria, Radhiah; Nauval, Muhammad Dharma
Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh (JUKEMA)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jukema.v8i1.1562

Abstract

Averrhoa bilimbi/Bilimbi leaf extract has anti-inflammatory activity in several studies. Development of bilimbi leaf extracts ointment can maximize anti-inflammatory therapy. The purpose of this study was to determine the phytochemical compounds and evaluate bilimbi leaf extract ointment. Method: The leaf compounds examined by phytochemical screening and ointment tests were for their physical properties including pH, organoleptic, and dispersive tests. The organoleptic test and pH test were analyzed descriptively. Spreadability data were analyzed using Kruskal Wallis. Results: Qualitative analysis of bilimbi leaf extract showed a positive reactions of alkaloids to Mayer, Wagner, and Dragendorff, steroids, flavonoids, phenols, terpenoids, and saponins.Meanwhile leaf do not contain tannins. Organoleptic test showed the green ointment with a distinctive aroma of leaves. The pH of the leaves is classified as weakly acidic, close to neutral, which is 5-6. The spreadability of the ointment was not significantly different based on the Kruskal Wallis test. Conclusion: The resulting ointment is predominantly green in color and the ointment formulation has no different in dispersion.
ANALISIS SENYAWA FITOKIMIA DAUN Moringa oleifera DARI KAWASAN GEOTERMAL ACEH BESAR SEBAGAI KANDIDAT ANTIINFLAMASI Santi, Tahara Dilla; Candra, Aditya
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 34 No. 4 (2024): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v34i4.2638

Abstract

Indonesia is home to a diversity of herbal plants, particularly in Aceh. Moringa oleifera is traditional medicinal plant utilized by locals in the geothermal area Aceh Besar, recognized for its anti-inflammatory properties. However, the bioactive compounds in M. oleifera leaves sourced from Ie Seum have not been documented, making it challenging to explain the roles of the compounds scientifically to anti-inflammatory factors. This research aimed to identify the phytochemical compounds in the ethanol extract of M. oleifera leaves (referred to as EDM) and analyze the physicochemical characteristics of the soil in the geothermal area. This study used a qualitative design to identify EDM compounds with GC-MS and soil physicochemistry. The identification of EDM compounds is conducted through gas chromatography with mass spectrometry (GC-MS). The physicochemical properties of the soil are assessed by examining its texture, pH, organic carbon content, total nitrogen, exchangeable cations, and phosphorus. Sample collection on  topsoil (0-20 cm) with an area of ​​100cmx100cm on one land where M. oleifera plants grow in Ie Seum area in September 2024. A soil sample of 500g was using several methods, namely the hydrometermethod, pH meter, Walkey and Black, ammonium acetate 1M pH 7, Kjeldahl, KCl 1N, Bray 1, HCl 25%, and DTPA extraction. The soil test result showed classified as silty clay. The results GC-MS indicated the presence 11 metabolites, including linolenic acid, phytol, 9,12,15-octadecatrienoic acid ethyl ester, hexadecanoic acid, neophytadiene, gamma-tocopherol, vitamin E, squalene, icosane, and beta-pinene. EDM from the Ie Seum contains compounds that are beneficial in anti-inflammatory.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Pencegahan Covid-19 Pada Masyarakat Desa Seutui Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh Tahun 2022 Sari, Fera Indah; Arifin, Vera Nazhira; Santi, Tahara Dilla
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3345

Abstract

Covid-19 merupakan suatu zoonosis yang bersumber dari hewan yang penyebabnya adalah severe acute respiratory syndrome 2 (SARS-CoV-2) yang penyebarannya melalui droplet maupun kontak langsung, masyarakat harus lebih memahami pentingnya untuk menerapkan protokol Kesehatan demi mencegah penularan covid-19 pada lingkungan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan covid-19 di Desa Seutui Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh 2022. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Sampel pada penelitian ini adalah masyarakat desa seutui yang berjumlah 89 responden. Penelitian dimulai dari tanggal 15 s/d 25 juli 2022 pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan pengisian kuisioner. Uji statistik menggunakan chi- square,. Hasil analisis univariat menunjukkan perilaku pencegahan baik 79,8% Pendidikan tinggi 87,6%, pengetahuan baik 61,8%, sikap positif 65,2%, stigma positif 57.3%, sumber informasi ada 73,0%. Hasil analisis bivariat menunjukkan hubungan antara perilaku pencegahan covid-19 terhadap Pendidikan (p value: 0,041), pengetahuan (p value: 0,002), sikap (p value: 0,004), stigma (p value: 0,000), sumber informasi (p value 0,006). Kesimpulan pada penelitian ini adalah ada hubungan antara Pendidikan, pengetahuan, sikap, stigma, sumber informasi terhadap perilaku pencegahan covid-19. Diharapkan kepada tenaga Kesehatan dan masyarakat desa seutui agar terus meningkatkan kewaspadaan terhadap covid-19 dengan cara membentuk suatu perilaku pencegahan yang baik pada lingkungan masyarakat.Kata Kunci: Covid-19, Pendidikan, Sikap, Stigma, Informasi.Covid-19 disease is a zoonosis originating from animals, the cause is severe acute respiratory syndrome 2 (SARS-CoV-2) wich spreads thorugh droplets or contact, the public must understand the importance of implementing health protocols to prevent transmissions of covid-19 in the community. This study aims to determine the factors associated with covid-19 prevention behavior in seutui village, Baiturrahman District, Banda Aceh city 2022. This research is descriptive analytic with a cross sectional design. The sampling technique used simple random sampling. the sample in this study was the village community of seutui, amounting to 89 respondents. The study at 15 to 25 july 2022, Data collection was carried out by means of interviews and filling out questionnaires, then statistical tests with chi-square. The result of the univariate study showes good preventive behavior 79,8%, higher education 87,6%, good knowledge 61,8%, positive attitude 65,2%, positive stigma 57,3%, available information sources 73,0%. Bivariate analysis shows the relationship between covid-19 prevention behavior on education (p value: 0,041) knowledge (p value: 0,002), attitude (p value 0,004), stigma (p value 0,000), sources of information (p value: 0,006). The conclusion of this study is that there is a relationship between education, knowledge, attitudes, stigma, sources of information on covid-19 prevention behavior. It is hoped that health workers and the community village seutui will continue to increase vigilance againts covid-19 by forming a good preventive behavior in the community.Keywords: Covid19, Education, Knowledge, Attitude, Stigma, Information
Hubungan Personal Hygiene Dengan Kejadian Scabies Di Dayah Terpadu Al-Muslimun Desa Munjee Kabupaten Aceh Utara Afnita, Ana; Santi, Tahara Dilla; Ariscasari, Putri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3338

Abstract

Scabies masih menjadi masalah kesehatan pada masyarakat Indonesia, bahkan Scabies menempati urutan ke tiga dari dua belas penyakit kulit paling sering ditemukan. Scabies sering diabaikan karena dianggap sebagai penyakit yang tidak mengancam jiwa, sehingga prioritas pengobatannya rendah. Namun nyatanya, Scabies kronis jika tidak segera ditangani dapat menyebabkan komplikasi yang berbahaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan Personal Hygiene dengan kejadian Scabies pada siswa di Dayah Terpadu Al-Muslimun Desa Munjee Kecamatan Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan desain penelitian cross sectional, yang dilaksanakan pada tanggal 07 Februari s/d 15 Februari 2023 di Dayah Terpadu Al-Muslimun Desa Munjee Kecamatan Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 83 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Uji statistik yang digunakan adalah chi square, data diolah dengan SPSS versi 23. Hasil analisa statistik menunjukkan bahwa 65,1% santri tidak mengalami scabies, 50,5% berjenis kelamin perempuan, 61,4% menjaga kebersihan pakaian denga baik, 55,4% memiliki kebersihan kulit yang baik, 56,6% menjaga kebersihan handuk dengan baik dan 60,2% memiliki kebersihan tempat tidur yang baik. Terdapat hubungan antara jenis kelamin (p=0,000), kebersihan pakaian (p=0,041), kebersihan kulit (p=0,000), kebersihan handuk (p=0,022) dan kebersihan tempat tidur (p=0,001) dengan kejadian scabies. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan jenis kelamin, kebersihan pakaian, kebersihan kulit, kebersihan handuk dan kebersihan tempat tidur dengan kejadian scabies. Diharapkan kepada pihak pesantren hendaknya bekerja sama dengan petugas kesehatan dalam memberikan penyuluhan melalui petugas kesehatan sebagai masukan informasi kepada para santri dalam rangka pencegahan scabies.Kata Kunci : Scabies, Personal HygieneScabies is still a health problem in Indonesian society, even ranking third out of the twelve most common skin diseases. Scabies is often overlooked because it is considered a non-life-threatening disease, so its treatment priority is low. But in fact, chronic scabies, if not treated immediately, can cause dangerous complications. This study aims to analyze the relationship between personal hygiene and the incidence of scabies in students at Dayah Terpadu Al-Muslimun, Munjee Village, Lhoksukon District, and North Aceh Regency. This study used an analytical survey method with a cross-sectional research design and was conducted on February 07– February 15, 2023, at Dayah Terpadu Al-Muslimun Munjee Village, Lhoksukon District, North Aceh. The sample in this study amounted to 83 people. Data collection using questionnaires and observation sheets. This study used chi-square to do bivariate analysis, and the data was processed with SPSS version 23. The results of statistical analysis showed that 65,1% of students did not experience scabies, 50.5% were female, 61.4% maintained good clothing hygiene, 55.4% had good skin hygiene, 56.6% maintained good towel hygiene and 60.2% had good bed hygiene. There was an association between gender (p=0.000), clothing hygiene (p=0.041), skin hygiene (p=0.000), towel hygiene (p=0.022) and bed hygiene (p=0.001) with the incidence of scabies. Maintan good personal hygiene for all students and doing regular room and personal cleanliness inspections. It is expected that the boarding school management should provide more counseling through health workers as information input to the students in order to prevent scabies.Keywords: Scabies, Personal Hygiene.
Hubungan Mutu Pelayanan Kesehatan dengan Kepuasan Pasien Poli Umum di Puskesmas Baiturrahman Banda Aceh Syarifah Fazhila Azzahra; Tahara Dilla Santi; Nopa Arlianti
SEHATI: Jurnal Kesehatan Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Pelantar Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52364/sehati.v5i2.114

Abstract

Patient satisfaction is a level of feeling that arises as a result of the performance of health services obtained after the patient compares. The aim of this research is to determine the relationship between the quality of health services and the satisfaction of general polypatients at the Baiturrahman Community Health Center in Banda Aceh. This research contains descriptive analytics with a cross sectional design. The population in this study were patients who came to the Baiturrahman Community Health Center general clinic from January to December 2023, totaling 368 people, with a sample of 80 people and taken using accidental sampling technique, the research was conducted on January 22-31 2024 by means of interviews and questionnaires. Data were analyzed using the chi-square test. the results show that there is a relationship between patient satisfaction and responsiveness (p-value 0.019), physical evidence (p-value 0.024), and guarantee (p-value 0.0014), while what is not related to patient satisfaction is reliability (p-value 0.594).  empathy (p-value 0.717)
Co-Authors Aditya Candra Aditya Candra Aditya Candra Aditya Candra, Aditya Afnita, Ana Agustina Al-Fattah, Muhammad Dea Alfais, M. Razi Alma Aletta Amin, Fauzi Ali Andria, Dedi Anwar Arbi Arbi, Anwar Arifin, Vera Nazhira Ariscasari, Putri Arlianti, Nopa As Sadiyyah, Halimah Asnawi Abdullah Aulia, Putra Rizki Azwar, Eddy Basri Aramico Basri Aramico Cahyani, Amelia Regita Darmawan, Aldi Devy Surya Mawaddah Dharina Baharuddin Era Fazira Fahmi Ichwansyah Farrah Fahdhienie Fauzi Ali Amin Febyolla Presilawati Hanifah Hasnur Hasnur, Hanifah Heni Pujiastuti Hermansyah Hermansyah Hidayani, Halimah Jabari, Jabari Jazila, Ulfatul Kamal, Muhammad Hasyim kausar, aidil Kausar, Muhammad Anis AL Khaira, Uswatul Laweung, Ibrahim Lestari, Citra Yuli Linggo, Aris Luthfi Nanda Perdana M. Yani Mahrani, Ayu Maidar, Maidar Maidayani Maidayani MAQFIRAH, MONA HILOKA Mashuri, Evan Maulidya, Rizki Meutia Zahara Muetia Nandia Putri Muhammad Muhammad Muhammad Ziqraullah muid, abd Munandar, Arief Munawarah, Zakiya Nauval, Muhammad Dharma Nizam, Fahrul Parisi, Tgk Adil Putri Riza Yana Putri, Hasdiani Radhiah Zakaria Rahmi, Ananda Fathur Raihani, Fitri Ramadhana, Desfrianda Riza Septiani Riza Septiani Salbila Salbila Sambo, Azimi Sanju, Bunga Salsa Santi, Hafnidar Sari, Fera Indah Savira Fitri Savira Usrati Septiani, Riza Sonia Bella Sanjaya Surna Lastri Sutri Helfianti Syarifah Fazhila Azzahra Syarifuddin Syarifuddin Syawaluddin Syawaluddin, Syawaluddin Tri Mulyani Ullya, Jaida Usrati, Savira Utari, Nadia Vera Nazhira Arifin Wardiati, Wardiati Winda Putri Diah Restya, Winda Putri Zaafira, Zaafira Zahara, Amelia Zakaria, Radhiah Zulkifli Zulkifli Zuriati, Nura