Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN LEGALITAS USAHA BAGI UMKM DESA BINAAN DI KABUPATEN TANGERANG Ratoko, Sita Kurniaty; Toyosito, Rakay Edhiargo; Abimanyu, Abimanyu; Suhaeri, Suhaeri
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v5i1.8911

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman pelaku UMKM desa binaan di Kabupaten Tangerang mengenai pentingnya legalitas usaha sebagai dasar penguatan kapasitas dan keberlanjutan bisnis. Program ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif tentang manfaat legalitas, jenis-jenis perizinan, serta mendorong kemampuan pelaku usaha untuk mengurus dokumen legalitas secara mandiri. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sosialisasi materi legalitas, diskusi interaktif, observasi lapangan, serta pendampingan teknis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif berbasis participatory action. Selama kegiatan, peserta mendapatkan penjelasan mengenai alur perizinan seperti NIB, PIRT, dan sertifikasi halal, kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung mempersiapkan dokumen dan membuat akun perizinan daring. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kesiapan UMKM untuk memenuhi legalitas usaha, di mana mayoritas peserta mampu mengenali prosedur, manfaat, dan langkah administratif yang diperlukan. Program ini memberikan indikasi kuat bahwa pendampingan langsung dan berbasis partisipasi efektif dalam memperkuat literasi legalitas serta mendorong transformasi perilaku menuju kepatuhan usaha yang berkelanjutan.
Optimasi Parameter Proses Sealing Pada Kemasan Fleksibel Laminasi PET/ALU/PE/LLDPE Menggunakan Metode Design Of Experiments (DOE) Rahmadi, Septian; Fattahillah, Rangga Wahyu; Suhaeri, Suhaeri
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 9 No. 1 (2026): January
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v9i1.54180

Abstract

High seal integrity is critical for multilayer flexible packaging (PET/ALU/PE/LLDPE) to ensure product quality and safety. This study aims to optimize heat-sealing parameters—temperature, pressure, and time—using Design of Experiments (DOE) within a response surface approach. A full-factorial design (3×3×3) was applied, involving three levels for each factor (temperature: 120–140 °C; pressure: 2–4 bar; time: 0.5–1.5 s), resulting in 27 experimental runs. Seal strength was measured in g/15 mm according to ASTM F88/F88M, and analyzed using ANOVA and quadratic regression modeling. Results indicate that all main effects and interactions are statistically significant (p < 0.05), with temperature and time as dominant factors, and a substantial temperature×pressure interaction. The model demonstrated excellent fit (Adjusted R² ≈ 97%). Optimization using Response Optimizer identified the best conditions at 134.7 °C, 4.0 bar, and 1.18 s, predicting seal strength of approximately 5,812 g/15 mm with desirability ≈ 0.95. These findings provide actionable guidance for improving seal quality, reducing defects, and enhancing process efficiency in flexible packaging manufacturing.
Antara prohibisi dan legitimasi: Analisis Komparatif Hukum Berjabat Tangan dengan Lawan Jenis dalam Pandangan Ulama Suhaeri, Suhaeri
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Sharia Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ijijel.v4i1.1729

Abstract

The practice of handshaking between men and women who are not mahram (permissible marriage partners) remains a controversial issue among Muslims, especially when religious norms intersect with modern cultural and professional expectations. Divergent scholarly opinions on this issue reflect a broader tension between classical fiqh textualism and contemporary contextual reasoning. Scholars from schools such as Shafi’i and Hanbali generally prohibit it absolutely, while Hanafi scholars and some contemporary figures like Yusuf al-Qaradawi allow it under specific conditions, emphasizing intention and social context. This study investigates how classical and modern scholars interpret the ruling on handshaking with the opposite sex and how the maqāṣid al-sharīʿah framework can be used to assess the relevance and applicability of these rulings in today’s pluralistic societies. Employing a qualitative method through library research and comparative analysis, this study highlights the importance of integrating Islamic legal principles with contemporary social realities. This study concludes that the stronger opinion is the opinion that it is permissible, as long as it is not accompanied by lust and does not give rise to slander.
HUKUM ADAT SUKU BUGIS Rahmatiar, Yuniar; Sanjaya, Suyono; Guntara, Deny; Suhaeri, Suhaeri
Jurnal Dialektika Hukum Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Dialektika Hukum
Publisher : Law Department Jenderal Achmad Yani University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.062 KB) | DOI: 10.36859/jdh.v3i1.536

Abstract

Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang majemuk karena terdiri atas berbagai suku bangsa, adat istiadat, bahasa daerah, serta agama yang berbedabeda. Keanekaragaman terdapat di berbagai wilayah yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Indonesia adalah negara yang melahirkan beragam suku bangsa dan dari suku-suku itulah yang membuat adanya ciri khas atau keunikan dari setiap suku yang berada di Indonesia. Bugis adalah salah satu etnik besar di Sulawesi Selatan. Kebudayaan Bugis-Makassar adalah kebudayaan dari suku bangsa Bugis Makassar yang mendiami jazirah selatan pulau Sulawesi. Suku Bugis sebagai salah satu suku terbesar di Sulawesi Selatan memiliki nilai kebudayaan tersendiri. Ada tiga wujud kebudayaan, yaitu sistem budaya, sistem sosial dan hasil nyata budaya yang satu sama lain berhubungan secara timbal balik dan saling berhubungan dengan struktur kebudayaan. Struktur kebudayaan yang dimaksud antara lain adalah sistem politik yang mengatur hubungan antara anggota masyarakat terutama yang barkaitan dengan pembagian tugas dan penyelenggaraan kekuasaan. Kekuasaan kerajaan yang dianut oleh bangsa Bugis zaman dulu adalah berbentuk monarchi atau kerajaan Kata Kunci : Hukum Adat, Suku Bugis
Implementasi Sistem Bank Sampah Digital Terpadu sebagai Solusi Minimnya Tempat Pembuangan Sampah dan Penguatan Ekonomi Masyarakat Desa Bakung Kronjo Rosadi, Imron; Supriyadi, Usep; Pradana, Anbiya Gilang; Suhaeri, Suhaeri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37074

Abstract

Pengelolaan sampah, masih menjadi masalah utama di daerah pedesaan, terutama di desa yang tidak memiliki Tempat Penampungan Sementara (TPS), yang memadai. Salah satu daerah yang mengalami masalah ini adalah, Desa Bakung yang terletak di Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang. Tujuan kuliah kerja nyata (KKN, ini adalah untuk membangun Sistem Bank Sampah Digital Terpadu, sebagai solusi atas minimnya TPS, dan penguatan ekonomi masyarakat. Persiapan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi, adalah bagian dari metode pelaksanaan. Salah satu inisiatif utama yang dilaksanakan adalah pelatihan tentang pengelolaan sampah, kampanye pemilahan sampah di masyarakat, penempatan tong sampah terpilah, peluncuran aplikasi Bank Sampah Digital "Bakung Bersih", dan bantuan kepada pengelola bank sampah. Hasilnya menunjukkan peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat, antara 70 dan 80 persen. Warga sasaran mulai menggunakan sistem digital, untuk pemilahan sampah, dan penyetoran sampah. Ditunjukkan bahwa program ini dapat berfungsi sebagai alternatif untuk pengelolaan sampah, yang tidak membutuhkan TPS fisik. Selain itu, program ini dapat memberikan nilai tambah ekonomi melalui tabungan sampah.
Implementation of augmented reality-based digital citizenship learning to improve students' civic communication competence in higher education Fadhillah, Dini Nur; Taufik, Cevi Mochamad; Febrianti, Nurul; Suhaeri, Suhaeri; Nur, Syurya Muhammad
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol. 23 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jc.v23i1.90017

Abstract

Civic education is not limited to contemporary learning through traditional methods. Students are encouraged to actively participate through dialogue, collaboration, contribution, and discussion. Thus, the resulting discussions can stimulate their critical thinking regarding social issues. This study aims to analyse the implementation of augmented reality-based digital citizenship learning to improve the civic communication competence of higher education students. This study uses a qualitative case study approach. The participants in this study were 15 students from communication studies who took civic education courses. In-depth interviews were conducted using semi-structured techniques to collect data. The results of this study indicate that the use of augmented reality in civic education courses can help students identify forms of digital citizenship. Students can practise their civic communication competence through the DC-AR application. In addition, students can use the DC-AR application independently through their smartphones. Thus, the DC-AR application can be an alternative digital citizenship learning technology that can minimise the spread of hoaxes. Students are also encouraged to practise their social and cultural literacy skills through civic communication practices. This study concludes that civic education is not limited to theoretical elements. In higher education, civic education can be integrated with technology and communication science. Students not only understand digital citizenship but are also able to implement it through the DC-AR application by practising communication. The DC-AR application can also instil citizenship communication competencies in students as a strategy to improve the quality of human resources through education.