Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Publikasi Pendidikan

PKM Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Literasi Di Kelas Awal Bagi Guru SD Faisal, Muh.; Nurhaedah, Nurhaedah; Rohana, Rohana; Bahar, Bahar; Latri, Latri
Publikasi Pendidikan Vol 12, No 1 (2022)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v12i1.24527

Abstract

Kegiatan pelatihan pembuatan media pembelajaran literasi kelas awal dilaksanakan di SDN No.73 Bontorita I Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar di Kecamatan. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada peserta tentang macam-macam media literasi untuk kelas awal dan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada peserta untuk mengembangkan media literasi yang dapat dimanfaatkan di kelas awal. Pelatihan ini menggunakan metode in house training dan workshop. Adapun yang menjadi sasaran dalam pelatihan adalah guru-guru kelas awal yang ada di SDN No. 73 Bontorita I, SDN No. 74 Bontorita II, dan SDN No. 191 Inpres Paku. Pelatihan dilakukan dalam dua tahap yaitu tahap persiapan dan tahap pelaksanaan. Tahap persiapan mempersiapkan bahan dan alat, tahap pelaksanaan membuat alat media literasi Big Book, presentasi dan demonstrasi baik secara mandiri maupun berkelompok. Dalam pelatihan, mahasiswa akan dibantu mulai dari merancang pembuatan media sampai cara penggunaanya. Evaluasi dari kegiatan pengabdian yang dilakukan nantinya adalah simulasi media  literasi Big Book. Media literasi Big Book memiliki karakteristik khusus, seperti penuh dengan warna-warni, gambar yang menarik. Media literasi Big Book merupakan cerita bergambar yang berisi materi yang disajikan secara naratif dan deskriptif yang berfungsi membantu siswa dalam memahami konsep yang rumit serta mampu mengoptimalkan otak untuk mengingat materi pelajaran. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini telah berjalan efektif, hasil pengamatan selama pelatihan berlangsung nampak bahwa, sekitar 85% peserta pelatihan memperlihatkan keseriusan dan antusias mengikuti selama pelatihan berlangsung. Hal tersebut terlihat bahwa peserta pelatihan sudah memahami pembuatan media literasi walaupun dengan cara yang sederhana. Kemudian peserta pelatiahan sudah memahami bagaimana memilih bahan atau materi yang dapat dijadikan sebagai media literasi yang sesuai dengan kondisi lingkungan sekolah
Investigasi Kesalahan Siswa dalam Pemecahan Masalah Matematika Berdasarkan Kemampuann Awal Bahar, Bahar; Sayidiman, Sayidiman; Hermuttaqien, Bhakti Prima Findiga
Publikasi Pendidikan Vol 14, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v14i3.67151

Abstract

Tujuan penelitian dalah untuk mendeskripsikan kesalahan siswa Dalam pemecahan masalah matematika berdasarkan dari kemampuan awal, dan untuk mendeskripsikan perbandingan karakteristik kesalahan siswa Dalam pemecahan masalah matematika. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri sebagai instrumen utama yang dipandu oleh tugas pemecahan soal matematika dan pedoman wawancara yang valid dan reliabel. Subjek penelitian adalah siswa UPT SPF SDN Sangir Makassar yang terdiri dari dua orang subjek yaitu subjek tinggi dan subjek rendah. Proses penelitiannya mengikuti tahap-tahap: (a) merumuskan indikator kesalahan (b) pedoman wawancara, (c) menetapkan dan mengambil subjek penelitian (d) melakukan pengambilan data (e) melakukan triangulasi data yang valid, (f) melakukan analisis dan pembahasan data, (g) penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian menunjukkan: 1) tidak ada perbedaan secara signifikan antara kesalahan yang dilakukan subjek tinggi dan subjek rendah dalam pemecahan soal matematika, 2) kesalahan yang dilakukan kedua subjek dalam pemecahan soal matematika pada tiap tahapan adalah: a) memahami soal. Pada tahapan ini, kedua subjek melakukan karakteristik kesalahan faktual dalam memahami fakta-fakta secara eksplisit, b) merencanakan penyelesaian. Pada tahapan ini, kedua subjek mengalami karakteristik kesalahan fakta dalam menuliskan model matematika, c) mengimplementasikan penyelesaian. Pada tahapan ini, kedua subjek melakukan karakteristik kesalahan operasi dalam menyelesaian model matematika
Penggunaan Kartu Bergambar Berbasis Qr Code Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Kelas V SD Negeri 35 Sangtempe Djaga, Syamsiah; Nasri, Sitti Hafiyah; Suarlin, Suarlin; Bahar, Bahar
Publikasi Pendidikan Vol 13, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v13i3.57077

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan media kartu bergambar berbasis QR Code men ingkatkan hasil belajar siswa berupa keterampilan menulis mata pelajaran Bahasa Indonesia. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas. Fokus pada penelitian ini adalah fokus proses dan fokus hasil. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 35 Sangtempe Kec Curio Kab Enrekang dengan subjek penelitian yaitu guru dan siswa kelas V SD Negeri 35 Sangtempe tahun ajaran 2022/2023 yang berjumlah 12 siswa, terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 3 siswa perempuan. Penelitian ini dilakukan sebanyak 2 siklus dengan masing-masing siklus 2 pertemuan. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Dari pelaksanaan diperoleh data yang dikumpulkan dengan teknik observasi, tes hasil belajar dan dokumentasi. Pada siklus I hasil penelitian observasi aktivitas siswa berada pada kualifikasi cukup (C), observasi aktivitas guru berada pada kualifikasi baik (B), dan hasil tes belajar berada pada kualifikasi cukup (C). Sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan, dimana hasil penelitian observasi aktivitas siswa berada pada kualifikasi baik (B), observasi aktivitas guru berada pada kualifikasi baik (B), dan hasil tes belajar berada pada kualifikasi baik (B). Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan media kartu bergambar berbasis QR Code dapat meningkatkan proses dan hasil belajar siswa mata pelajaran bahasa Indonesia kelas V SD Negeri 35 Sangtempe Kec Curio Kab Enrekang.
Mengeksplorasi Dampak Resource Based Learning Pada Mata Pelajaran IPA, Literasi Lingkungan: Studi Kasus Kelas V Di UPT SPF SDN Mangkura V, Kota Makassar Sahabuddin, Erma Suryani; Amrah, Amrah; Syam, Agung Velayati; Bahar, Bahar; Yusnadi, Yusnadi; Nurferiyani, Andi; Arwien, Rizki Trisnawaty
Publikasi Pendidikan Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v14i1.59556

Abstract

Sasaran dari studi kasus ini adalah untuk (1) Mendeskripsikan metode Resource-Based Learning (RBL) pada materi pembelajaran IPA Pengetahuan Lingkungan kelas V UPT SPF SDN Mangkura Kota V Makassar (2) Mendeskripsikan siswa dalam pembelajaran dengan menerapkan Resource-Based Learning (RBL) ), Model Pembelajaran berbasisi Sumber daya (3). Membuktikan pengaruh perubahan pemahaman siswa selama proses pembelajaran dalam konteks ilmu pengetahuan lingkungan. Studi ini merupakan jenis studi kuanatitatif dengan rancangan penelitian pra-eksperimental berskema kelompok pre-test post-test. Sebanyak 36 siswa menjadi sampel dalam prosedur pengambilan data dimana strategi yang digunakan adalah metode purposive sampling. Teknik analisis inferensial dan teknik analisis deskriptif adalah strategi analisis data yang akan diterapkan dalam penelitian ini. Hasil analisis statistik deskriptif menampilkan pencapaian awal siswa (pre-test) rata-rata berada pada tingkat kurang dan meningkat setelah diberikan perlakuan (post-test) rata-rata berada pada tingkat baik. Dari hasil uji statistik diketahui terdapat perbedaan pengetahuan lingkungan hidup siswa kelas V di UPT SPF SDN Mangkura V Kota Makassar antara sebelum dan sesudah menerapkan metode pembelajaran berbasis sumber daya. Kesimpulannya pembelajaran berbasis sumber daya, Resource-Based Learning (RBL) berdampak terhadap pengetahuan siswa tentang ilmu lingkungan.