Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan Modul Ajar Berdiferensiasi Bagi Guru-guru IPA di OKU Selatan Destiansari, Elvira; Anwar, Yenny; Susanti, Rahmi; Madang, Kodri; Meilinda, Meilinda; Slamet, Adeng; Anggraini, Nike; Amizera, Suzy; Somakim, Somakim
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Pada implementasi Kurikulum Merdeka, guru-guru masih mengalami keterbatasan informasi baik dalam hal pembelajaran maupun dalam penyusunan perangkat pembelajarannya. Hal ini karena lokasi sekolah yang cukup jauh dari pusat kota dan belum adanya pelatihan sejenis di daerah tersebut, sehingga akses informasi masih belum memadai. Oleh sebab itu, perlu dilakukan kegiatan pelatihan dan pendampingan untuk mengatasi hal tersebut. Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan secara tatap muka (offline) dan dilanjutkan pendampingan penyusunan modul ajar berbasis pembelajaran berdiferensiasi secara online. Hasil: Berdasarkan perbandingan hasil pretest dan posttest diperoleh peningkatan pengetahuan peserta terkait modul ajar berdiferensiasi. Hasil pre-test dan post-test antara lain pada kategori kurang dari 70% ke 0%, kategori cukup dari 30% ke 10%, kategori baik dari 0% ke 15 % dan kategori sangat baik dari 0% ke 75%. Peserta dapat menghasilkan produk berupa modul ajar berbasis pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran IPA SMP. Kesimpulan: Terjadi peningkatan pemahaman guru terkait pembelajaran berdiferensiasi, kemampuan menyusun modul ajar, dan diperoleh respon yang baik dari peserta pelatihan terhadap kegiatan pengabdian yang dilaksanakan.
Inovasi Bahan Ajar Digital Berbasis PjBL & PBL untuk Mendukung Implementasi Deep Learning bagi Guru Sekolah Menengah Dalam Menuju Pendidikan Berkualitas Amizera, Susy; Nazip, Khoiron; Madang, Kodri; Ermayanti, Ermayanti; Setioningrum, Putri; Khairah, Miftahul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 2 No. 7 (2026): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v2i6.210

Abstract

Upaya peningkatan kualitas pembelajaran dan pengembangan kompetensi peserta didik menuntut adanya perencanaan pembelajaran yang sistematis serta inovatif. Artikel ini bertujuan menggambarkan pengembangan dan implementasi bahan ajar digital berbasis Project-Based Learning (PjBL) dan Problem-Based Learning (PBL) sebagai strategi peningkatan kapasitas guru dalam menerapkan pembelajaran yang berorientasi pada deep learning. Konteks penelitian ini berada di SMA Srijaya Negara Palembang yang tengah melakukan transformasi menuju Lab-school Unsri, sehingga memerlukan penguatan praktik pembelajaran melalui bahan ajar digital yang kontekstual, kolaboratif, dan berpusat pada siswa. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, workshop, dan pendampingan intensif bagi guru. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman guru terhadap konsep deep learning (mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning) serta keterampilan dalam menyusun bahan ajar digital berbasis PjBL dan PBL. Identifikasi masalah di lapangan menunjukkan tiga isu utama: rendahnya pemahaman guru tentang deep learning, terbatasnya bahan ajar digital berbasis PjBL dan PBL, serta kurangnya integrasi bahan ajar digital dengan konsep deep learning. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test pemahaman konsep, validasi produk bahan ajar digital, serta observasi implementasi pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kompetensi guru, ditandai dengan 80% guru mencapai nilai post-test ≥70, 50% mampu menghasilkan bahan ajar digital yang layak, dan 50% berhasil mengintegrasikan bahan ajar digital dengan prinsip deep learning dalam pembelajaran. Dengan demikian, program ini terbukti efektif mendorong transformasi pembelajaran menuju model yang lebih partisipatif, bermakna, dan berkualitas.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUGMENTED REALITY (AR) BERBASIS TPACK PADA MATERI SISTEM EKSKRESI MANUSIA DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI SMA Natasha, Kinanti; Anwar, Yenny; Madang, Kodri
Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 19 No. 1 (2026): Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/biosferjpb.58133

Abstract

This study aimed to develop Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK)-based Augmented Reality (AR) learning media on the topic of the human excretory system for high school students. The research was conducted from October to December 2024 at a sample high school in Palembang and the Biology Education Laboratory of Sriwijaya University. The research method used the ADDIE development model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), reported up to the small group trial stage. Media validation was carried out by a material expert and a media expert, while practicality testing involved 30 students and 1 biology teacher. Validation results showed content validity of 81.7% (very valid) and media design validity of 92.5% (very valid). The small group trial revealed practicality scores of 95.2% from students and 100% from the teacher. Student learning evaluation results indicated that all students scored above 80 after using the media, demonstrating its effectiveness in enhancing conceptual understanding of the excretory system. In conclusion, the TPACK-based AR learning media developed is valid, practical, and effective for improving biology learning on the human excretory system topic.
KEANEKARAGAMAN BURUNG (ORDO PASSERIFORMES) DI KAMPUS UNIVERSITAS SRIWIJAYA INDRALAYA, SUMATRA SELATAN Aziman, Muhammad; Santri, Didi Jaya; Madang, Kodri
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingkat konservasi dari spesies Passeriformes masih relatif rendah dan populasinya sudah mulai menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja jenis burung ordo passeriformes yang ditemukan di kawasan Universitas Sriwijaya. Penelitian ini menggunakan metode jelajah dan metode pulut. Hasil penelitian menunjukkan12 spesies burung ordo Passeriformes yang termasuk kedalam 9 famili yaitu Pycnonotidae, Laniidae,  Cisticolidae,  Sturnidae,  Muscicapidae,  Nectariniidae,  Artamidae,  Dicaeidae,  dan  Acanthizidae. Dengan jenisnya yaitu Lanius schach, Pycnonotus aurigaster, Acridotheres javanicus, Orthotomus ruficeps, Rhipidura javanica, Anthreptes malacensis, Nectarinia jugularis, Artamus leucorynchus, Dicaeum trochileum, Pycnonotus goiavier, Gerygone sulphurea, dan Dicaeum trigonostigma. Dua diantaranya merupakan spesies burung yang dilindungi yaitu Dicaeum trochileum dan Rhipidura javanica. Kesimpulan penelitian ini ditemukan 12 spesies burung ordo passeriformes dan 2 diantaranya merupakan spesies burung ordo passeriformes yang di lindungi.
PERSEPSI PESERTA DIDIK TERHADAP PEMBELAJARAN BERBASIS STEM UNTUK MATA PELAJARAN BIOLOGI DI SEKOLAH Yulistra, Reizka; Tibrani, Masagus Mhd.; Madang, Kodri
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi sekarang mempengaruhi banyak aspek kehidupan, salah satunya adalah aspek pendidikan. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menghadapi tantangan dan mengembangkan keterampilan abad 21 adalah menerapkan pendekatan pembelajaran berbasis STEM di sekolah khususnya pada pelajaran biologi. Namun persepsi peserta didik mengenai pendekaran pembelajaran berbasis STEM ini perlu diidentifikasi , oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan persepsi peserta didik mengenai pembelajaran STEM pada pelajaran biologi di SMA (Sekolah Menengah Atas). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 159 peserta didik kelas X yang pernah mendapatkan pembelajaran berbasis STEM pada pelajaran biologi di sekolah. Data didapatkan dari angket (kuesioner) yang mengukur empat indikator: persepsi terhadap guru, persepsi terhadap assessment atau penilaian, persepsi terhadap belajar dan pembelajaran, dan persepsi terhadap lingkungan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi peserta didik secara keseluruhan termasuk ke dalam kategori baik (rata-rata skor 4,2 dari skala 5). Secara spesifik persepsi peserta didik terhadap guru mendapatkan skor 4,3 yang termasuk kategori sangat tinggi, lalu persepsi terhadap assessment atau penilaian memiliki skor 4,1 yang termasuk pada kategori tinggi, yang ketiga persepsi terhadap belajar dan pembelajaran yang memiliki skor 4,0 termasuk kategori tinggi dan terakhir persepsi terhadap lingkungan sosial mendapatkan skor 4,2 dan masuk ke dalam kategori sangat tinggi. Berdasarkan hasil ini disimpulkan bahwa persepsi peserta didik mayoritas memiliki respon positif terhadap pelaksanaan pembelajatan STEM pada pelajaran biologi di sekolah.
STUDI KEANEKARAGAMAN FAUNA DI TAMAN WISATA ALAM GREEN PARADISE PAGAR ALAM Maharani, Dwi; Santri, Didi Jaya; Madang, Kodri
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keanekaragaman fauna di Taman Wisata Alam Green Paradise Pagar Alam. Eksplorasi jenis-jenis fauna dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif, yaitu pengamatan langsung dan dokumentasi di sepanjang jalur jelajah. Hewan diidentifikasi berdasarkan karakteristik morfologi menggunakan aplikasi digital berbasis android, serta literatur pendukung. Sebanyak 36 spesies fauna yang terklasifikasi dalam 16 ordo dan 26 famili tercatat dalam penelitian ini. Setiap jenis ini termasuk dalam lima kelas vertebrata utama: pisces, amfibi, reptil, aves, dan mamalia. Setiap spesies yang ditemukan diklasifikasikan secara sistematis berdasarkan tingkatan taksonomi, yaitu filum, kelas, ordo, suku, genus, dan spesies. Hasil klasifikasi disertai dengan deskripsi karakteristik morfologi utama masing-masing spesies. Hasil ini memberikan informasi dasar tentang keanekaragaman fauna di kawasan Taman Wisata Alam Green Paradise Pagar Alam dan dapat menjadi acuan bagi upaya konservasi dan penelitian lebih lanjut.
PEMANFAATAN TANAMAN SEBAGAI BAHAN PANGAN OLEH ORANG LOM DI KABUPATEN BANGKA Prananda, Emilia; Santri, Didi Jaya; Madang, Kodri
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan tanaman sebagai bahan pangan oleh Orang Lom di Kabupaten Bangka mencerminkan kearifan lokal yang berperan penting dalam kehidupan sehari-hari dan kelestarian budaya. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis tanaman pangan yang digunakan serta menganalisis tingkat signifikansi budayanya menggunakan Cultural Food Significance Index (CFSI). Penelitian dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap 15 informan yang terdiri atas ibu rumah tangga, juru masak, tokoh adat, dan individu yang diakui memiliki pengetahuan tradisional di Dusun Pejem dan Dusun Air Abik. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 83 jenis tanaman pangan yang tergolong ke dalam 32 suku tumbuhan. Tanaman tersebut diolah menjadi berbagai makanan tradisional, seperti kelamay, aruk, buk ajit, dan lempah darat, yang sebagian memiliki keterkaitan dengan upacara adat dan tradisi budaya Orang Lom. Berdasarkan analisis CFSI, diperoleh kategori sangat tinggi sebanyak 16 jenis tanaman, tinggi 24 jenis, sedang 20 jenis, rendah 10 jenis, sangat rendah 9 jenis, dan tidak signifikan 4 jenis. Tanaman dengan nilai sangat tinggi antara lain Singkong (Manihot esculenta), Kencur (Kaempferia galanga) dan Pepaya (Carica papaya). Hasil ini menunjukkan bahwa pengetahuan tradisional Suku Lom mengenai tanaman pangan masih lestari dan berperan penting dalam menjaga keberlanjutan sumber daya hayati serta memperkuat identitas budaya masyarakat setempat.
PENGETAHUAN DAN KEARIFAN LOKAL TANAMAN OBAT TRADISIONAL SUKU SEMENDE MARGA BERSEMA OKUS Rayyis, Muhammad Fathan; Santri, Didi Jaya; Madang, Kodri
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menginventarisasi dan mendeskripsikan tumbuhan obat yang dimanfaatkan oleh masyarakat Suku Semende di Kecamatan Sindang Danau, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnobotani melalui observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi terhadap 10 responden, terdiri atas 2 tokoh adat, 3 pengobat tradisional (batera), dan 5 warga yang memiliki pengetahuan turun-temurun mengenai pengobatan tradisional. Hasil penelitian mengidentifikasi 42 spesies tumbuhan obat dari berbagai suku yang digunakan untuk mengatasi gangguan kesehatan seperti demam, batuk, luka, sakit perut, dan penyakit kulit. Beberapa jenis yang dominan antara lain Kemiling (Aleurites moluccanus), Bawang Behekung (Eleutherine bulbosa), Sediangin (Kalanchoe pinnata), Kunyit (Curcuma longa), Jahe (Zingiber officinale), Sirih (Piper betle), Lidah Buaya (Aloe vera), Temulawak (Curcuma xanthorrhiza), Kumis Kucing (Orthosiphon aristatus), dan Sambiloto                    (Andrographis paniculata). Bagian tanaman yang paling sering digunakan adalah daun, diikuti oleh akar, buah, dan batang. Cara pengolahan yang umum dilakukan meliputi perebusan, penumbukan, dan pemanasan, sedangkan penggunaannya dilakukan dengan cara diminum, dioleskan, atau ditempelkan. Analisis nilai kegunaan (Use Value/UV) menunjukkan bahwa Zingiber officinale (UV = 0,8) dan Curcuma longa (UV = 0,7) memiliki frekuensi pemanfaatan tertinggi. Nilai Cultural Importance Index (CI) pada kedua spesies tersebut juga paling tinggi, menandakan peran pentingnya dalam praktik pengobatan tradisional masyarakat Semende.
STUDI KEANEKARAGAMAN FAUNA DI TAMAN WISATA ALAM GREEN PARADISE PAGAR ALAM Maharani, Dwi; Santri, Didi Jaya; Madang, Kodri
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keanekaragaman fauna di Taman Wisata Alam Green Paradise Pagar Alam. Eksplorasi jenis-jenis fauna dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif, yaitu pengamatan langsung dan dokumentasi di sepanjang jalur jelajah. Hewan diidentifikasi berdasarkan karakteristik morfologi menggunakan aplikasi digital berbasis android, serta literatur pendukung. Sebanyak 36 spesies fauna yang terklasifikasi dalam 16 ordo dan 26 famili tercatat dalam penelitian ini. Setiap jenis ini termasuk dalam lima kelas vertebrata utama: pisces, amfibi, reptil, aves, dan mamalia. Setiap spesies yang ditemukan diklasifikasikan secara sistematis berdasarkan tingkatan taksonomi, yaitu filum, kelas, ordo, suku, genus, dan spesies. Hasil klasifikasi disertai dengan deskripsi karakteristik morfologi utama masing-masing spesies. Hasil ini memberikan informasi dasar tentang keanekaragaman fauna di kawasan Taman Wisata Alam Green Paradise Pagar Alam dan dapat menjadi acuan bagi upaya konservasi dan penelitian lebih lanjut.
PEMANFAATAN TUMBUHAN SEBAGAI BAHAN BANGUNAN DAN ALAT RUMAH TANGGA OLEH ORANG LOM DI KABUPATEN BANGKA Tasya, Jingga Y Ana; Santri, Didi Jaya; Madang, Kodri
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat Orang Lom di Bangka Belitung masih mempertahankan pemanfaatan tumbuhan sebagai bagian integral dari kearifan lokal yang mencerminkan praktik budaya yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi keanekaragaman jenis tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai bahan bangunan dan alat rumah tangga oleh Orang Lom serta mendokumentasikan pengetahuan tradisional yang berpotensi terancam oleh perubahan sosial dan lingkungan. Pendekatan deskriptif kualitatif dilakukan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan identifikasi dengan 11 informan yang meliputi ketua lembaga adat Mapor, ketua adat, ibu rumah tangga, serta warga yang memiliki pengetahuan tradisional di Dusun Pejem dan Dusun Air Abik. Hasil penelitian mengungkapkan terdapat 21 jenis tanaman yang terbagi dalam 10 bangsa dan 11 suku, yang diolah menjadi 24 jenis komponen bahan bangunan serta 31 jenis alat rumah tangga. Analisis nilai guna menunjukkan bahwa Mentangor (Calophyllum inophyllum), Pelempang putih (Adinandra sarosanthera Miq.), Mengkuang (Pandanus artocarpus), dan Rotan (Calamus manan) merupakan tanaman yang paling banyak dimanfaatkan. Secara keseluruhan, temuan ini menegaskan bahwa pengetahuan tradisional masyarakat Orang Lom dalam pemanfaatan tumbuhan untuk bahan bangunan dan alat rumah tangga masih terjaga dengan baik dan berperan penting dalam mendukung keberlanjutan sumber daya hayati sekaligus memperkuat identitas budaya komunitas lokal.